<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736</id><updated>2012-02-15T22:55:32.422-08:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Politik'/><category term='Dunia Islam'/><category term='cerpen'/><category term='risalah ikhwan'/><category term='palestina'/><category term='Tips'/><category term='Tokoh'/><category term='democrazy'/><category term='tanya jawab'/><category term='Taujih'/><category term='thagutcrazy'/><category term='jihad'/><category term='Curhat'/><title type='text'>La Izzata illa Bil Jihad</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>138</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-8841822397407826830</id><published>2009-12-04T19:20:00.000-08:00</published><updated>2009-12-04T19:25:59.220-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thagutcrazy'/><title type='text'>Penerapan Syari'at Islam</title><content type='html'>Sungguh mengherankan sikap umat Islam yang loyal terhadap partai-partai sekuler yang memisahkan agama dari negara. Mereka pun tidak berkeinginan menerapkan syari‘at Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas politik Islam bertunjuan untuk menerapkan syari‘at Islam dalam kehidupan umat Islam dan merealisasikan Islam sebagai agama dan negara dalam kehidupan mereka. Ini adalah masalah penting sekali yang terkait dengan akidah itu sendiri. Betapa mengherankan sikap banyak umat Islam yang lupa akan masalah ini, bahkan kita mendapat banyak dari mereka yang loyal terhadap partai-partai sekuler yang memisahkan agama dari negara, tidak menerapkan syari‘at Islam. Seolah-olah masalah penrapan syari‘at ini tidak ada hubungannya dengan keyakinan seorang muslim. Lalu, apa kata ulama?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Shalah ash-Shawi dalam bukunya Qadhiyyah Tathbiq asy-Syari‘ah fil-‘Alam al-Islami (23) mengatakan, “Prinsip-prinsip Islam adalah ridha kepada Allah sebagai Tuhan pencipta, Islam sebagai agama, Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul. Prinsi-prinsip tersebut menuntut kita untuk menjadikan hakimiyyah (hak menetapkan hukum) tertinggi dan supremasi absolut di tangan Allah, dan untuk menjadikan kalimat-kalimat Allah semata sebagai hukum tertinggi dan argumen yang telak. Sebagaimana prinsip-prinsip tersebut menuntut pengakuan hal yang dipastikan sebagai bagian dari agama dengan sikap membenarkan dan patuh. Dalam hal ini tidak ada perbedaan antara ibadah dan muamalah. Membatasi agama pada dimensi akidah dan ibadah saja merupakan salah satu bentuk kemurtadan dan penyimpangan agama. Sebagaimana prinsip-prinsip tersebut menuntut pengakuan terhadap berita yang shahih dari Nabi SAW dengan sikap membenarkan dan patuh, dan bahwa barangsiapa yang menolak sebagian dari apa yang dibawa Rasulullah SAW (baik penolakannya itu karena ragu atau karena enggan menerima) maka ia seperti orang yang tidak rela terhadap kenabiannya. Karena hakikat rela terhadap kenabiannya adalah membenarkan berita beliau seluruhnya meskipun ia tidak mengetahui hakikatnya, komit terhadap petunjuknya meskipun ia tidak mengetahui hakikatnya. Barangsiapa yang dalam hatinya tidak ada pembenaran dan kepatuhan yang demokrasi itu, maka ia terbilang kafir dan keluar dari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segenap orang yang beriman kepada Allah sebagai Tuhan Pencipta, Islam sebagai agama yang benar dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasul! Pengakuan iman Anda tidak akan sah sebelum Anda menolong Rasulullah SAW, membelanya dan menghargainya. Caranya adalah dengan patuh kepada beliau secara sempurna dan tunduk kepadanya secara mutlak, menerima petunjuk dari kalimat-kalimat beliau huruf demi huruf dan tidak menentang keputusan beliau sama sekali. Pengakuan iman akal tidak akan sah sebelum Anda mengetahui bahwa supremasi tertinggi ada pada syari‘at, bukan yang lain; bahwa hak menetapkan aturan yang mutlak itu tidak diberikan Allah kepada seorang pun selain beliau SAW; dan bahwa apa yang diajarkan sekularisme, yaitu menjadikan kehendak rakyat sebagai penentu menggantikan Kitab dan Sunnah, merupakan salah satu bentuk kemurtadan, melepas tali agama dan merebut salah satu karakteristik terpenting dan sifat yang paling komprehensif milik Allah. Pengakuan iman Anda tidak akan sah sebelum Anda mengetahui bahwa Anda tunduk dengan kekuasaan-Nya, dan bahwa Kitab dan Sunnah merupakan argumen yang telak dan hukum tertinggi, dan bahwa keduanya berada di atas undang-undang dan konstitusi, serta berbagai aturan dan sistem yang dibuat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah aneh jika al-Qur’an itu mengalahkan seluruh kitab suci, padahal seluruhnya diturunkan dari sisi Allah, sementara itu al-Qur’an dalam agama Anda tidak hegemoni terhadap konstitusi dan undang-undang yang Anda inginkan, padahal konstitusi dan undang-undang itu buatan tangan Anda, dimana Anda bisa mengubahnya dan menggantinya sesuka hati? Apakah Anda ingin mendahulu Allah dan Rasul-Nya dengan aturan-aturan buatan Perancis dan Inggris, padahal mereka telah memperlakukan Anda, bangsa dan agama Anda sedemikian buruk, baik yang Anda tahu atau yang tidak Anda tahu.&lt;br /&gt;Kebenaran telah terkuat! Pengakuan sebagai seorang muslim tidak bisa berdampingan dengan sikap menolak syari‘at Islam, baik karena mendustakan atau enggan dalam kondisi apapun. Anda harus menentukan pilihan antara menjadi pembela Islam di parlemen dan selainnya, tidak mengingkari hukum Allah dan tidak menolak perintah-Nya, tidak berusaha untuk melemahkan ayat-ayatnya dan tidak berusaha menghalang-halangi penerapan syari‘at Allah, sehingga Anda menjadi muslim dan hamba Allah yang baik; atau Anda terbawa hawa nafsu untuk menjauhi agama dan loyal terhadap musuh-musuh syari‘at, berusaha melemahkan ayat-ayat Allah, tidak menerapkan syari‘at-Nya dan menolak hukum-hukum-Nya, sehingga kalian tidak punya hubungan apapun dengan Allah dan Islam, meskipun kalian shalat, puasa dan mengaku sebagai seorang muslim.” (ash-Shawi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ijma‘ tentang Kufurnya Orang yang Enggan Berhukum Kitab dan Sunnah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Al-Hafizh Ibnu Katsir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menafsirkan firman Allah, “Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (al-Ma’idah [5]: 50), Ibnu Katsir berkomentar, “Allah menghujat orang yang keluar dari hukum Allah dan beralih kepada pendapat, ego dan istilah yang dibuat manusia, sebagaimana kesesatan dan kebodohan yang dijadikan bangsa jahiliyah dalam menetapkan hukum, sebagaimana politik kerajaan bangsa Tartar yang diambil dari raja mereka, Jengis Khan yang membuat Yasiq, yaitu undang-undang yang dikumpulkan dari berbagai sumber hukum dan pandangannya sendiri, lalu ia menjadi aturan yang diikuti bagi bangsa Tartar. Barangsiapa yang mengikuti hukum tersebut, maka ia kafir dan wajib diperangi sampai ia kembali kepada hukum Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab al-Bidayah wan-Nihayah (13/119), Ibnu Katsir juga mengatakan, “Barangsiapa meninggalkan syari‘at yang muhkam (tegas dan tidak mengandung takwil) yang diturunkan kepada Muhammad bin Abdullah Penutup para Nabi SAW, lalu mengikuti hukum syari‘at yang telah dihapus, maka ia telah kufur. Lalu, bagaimana dengan orang yang mengikuti hukum Yasiq dan lebih mengutakannya daripada hukum Allah? Barangsiapa yang berbuat demokrasi, maka ia telah kufur berdasarkan ijma’ umat Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyyah dalam kitab al-Fatawa (3/267) mengatakan, “Ketika seseorang menghalalkan sesuatu yang disepakati haram, atau mengharamkan sesuatu yang disepakati halal, mengganti syari‘at yang telah disepakati, maka ia kafir dan murtad menurut kesepakatan para ulama fikih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Syaikh Muhammad bin Ibrahim, Mantan Mufti Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam risalah Tahkim al-Qawanin Syaikh Muhammad berkata, “Di antara bentuk kufur yang paling besar adalah menempatkan undang-undang yang terlaknat menggantikan apa yang diturunkan malaikat Jibril pada hari Muhammad SAW untuk dijadikan hukum yang berlaku di antara manusia. Hal itu sesuai firman Allah, “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (an-Nisa’ [4]: 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, “Seruan nasionalisme Arab dan persatuan di bawah panjinya mengakibatkan masyarakat menolak hukum al-Qur’an, karena orang-orang nasionalis non-muslim tidak akan rela mengikuti hukum al-Qur’an, sehingga hal itu mengharuskan para pemimpin nasionalisme untuk mengambil hukum positif yang bertentangan dengan hukum al-Qur’an, agar semua masyarakat memiliku kedudukan yang sama di hadapan hukum-hukum tersebut. Banyak dari mereka yang meneriakkan hal ini sebagaimana telah dijelaskan. Ini merupakan kerusakan besar, kekafiran yang nyata dan kemurtadan yang jelas, sebagaimana firman Allah, “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (al-Maidah [5]: 44) Setiap orang yang tidak memutuskan menurut syari‘at Allah dan tidak tunduk terhadap hukum Allah, maka dia orang yang jahil, kafir, zhalim lagi fasiq berdasarkan nash ayat-ayat yang muhkam ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul ‘Aziz bin Baz juga mengatakan, “Sesungguhnya orang-orang yang menyerukan sosialisme atau sosialisme atau paham-paham destruktif lain yang kontradiksi dengan hukum Islam itu kafir dan sesat, lebih kafir daripada Yahudi dan Nasrani. Mereka itu adalah orang-orang atheis yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Tidak satu pun di antara mereka yang boleh menjadi khathib atau imam di suatu masjid milik umat Islam, dan tidak sah shalat di belakang mereka. Setiap orang yang membantu kesesatan mereka, menganggap baik apa yang mereka dakwakan, serta mencaci dan mencemooh pada dai yang menyerukan Islam itu juga kafir lagi sesat. Kedudukannya sama seperti kedudukan kelompok yang sesat dimana ia berjalan dalam paradenya dan membantu mereka. Para ulama sepakat bahwa barangsiapa yang membantu orang-orang kafir untuk memusuhi umat Islam dengan cara apapun, maka ia kufur sepeti mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Syaikh Dr. Yusuf al-Qardhawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab al-Islam wal-‘Ilmaniyyah (73) mengatakan, “Seorang sekuler yang menolak penerapan syari‘at dari awal itu tidak memiliki hubungan apapun dengan Islam kecuali nama saja. Ia telah murtad dari Islam secara pasti, dan wajib diminta untuk bertaubat, dijauhkan dari syubhat dan diajukan argumen kepadanya. Kalau di atidak bertaubat, maka mahkamah memutuskannya murtad dan melepas statusnya sebagai muslim, dipisahkan dari istri dan anak-anaknya, dan berlaku padanya hukum orang-orang murtad, baik semasa hidup atau sesudah mati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian sarjana, atau orang yang telah menjual agama mereka dengan duniawi, mengklaim bahwa memutuskan perkara tidak berdasarkan wahyu Allah asalkan tidak menghalalkan sesuatu yang haram itu termasuk dosa dan maksiat yang tidak mengeluarkannya dari Islam. Jawaban atas pernyataan ini akan kami ambil dari buku Dr. Abdurrahman bin Shalih al-Mahmud, guru besar fakultas Ushuluddin, Riyadh, yang berjudul al-Hukmu bi Ghairi ma Anzalallah. Ia menulis, “Para ulama menyepakati kekafiran orang yang memutuskan perkara tidak dengan apa yang diturunkan Allah meskipun ia tidak menghalalkannya, sebagaimana yang dikemukakan banyak ulama. Di antara mereka adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Ibnu Katsir, Ibnu Qayyim. Umat Islam tidak mengenal adanya perubahan atas syari‘at dan keputusan berdasarkan hukum positif sebelum kedatangan Tartar dengan membawa hukum mereka yang bernam Yasiq. Kemudian datanglah era modern ketika bangsa Nasrani dan selainnya menyerang umat Islam. Di antara peninggalkan mereka yang paling besar adalah hukum positif ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ibnul Qayyim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan dalam al-Qur’an dan ijma’ yang shahih bahwa agama Islam menghapus setiap agama sebelumnya, dan bahwa barangsiapa yang mengikuti ajaran Taurat dan Injil dan tidak mengikuti al-Qur’an maka hukumnya kafir.” (Ahkam Ahlidz-Dzimmah, 1/259) Jika demikian, maka apalagi dengan mengikuti hukum positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ibnu Katsir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa meninggalkan syari‘at yang muhkam yang diturunkan kepada Muhammad bin Abdullah Penutup para Nabi, lalu ia bermahkamah kepada syari‘at lain yang telah dihapus, maka ia telah kufur. Lalu, bagaimana dengan orang yang mengikuti hukum Yasa dan lebih mengedepankannya daripada al-Qur’an?” (al-Bidayah wan-Nihayah, 13-119)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kesepakatan yang dituturkan ulama mengenai kufurnya orang yang mengikuti hukum selain syari‘at Islam. Undang-undang kontemporer itu bukan syari‘at yang dihapus al-Qur’an, melainkan lebih menyerupai Yasiq milik bangsa Tartar yang terhimpun dari syari‘at-syari‘at yang ada dalam agama Yahudi, Nasrani dan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad bin Hamid al-Hasani dalam bukunya ath-Thariq ilal-Khilafah (56) menjelaskan syarat-syarat untuk tidak menghukumi kafir orang yang memutuskan perkara tidak menurut wahyu Allah. Ia mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ia komit dan menerima secara lahir dan batin setiap hal yang ditetapkan Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;2. Ia mengakui bahwa dengan tidak memutuskan perkara sesuai dengan wahyu Allah dalam perkara-perkara yang diajukan kepadanya itu berarti ia berdosa, dan bahwa keputusannya tersebut keliru, dan keputusan Allah saja-lah yang benar. Apabila ia berkata dengan bahasa verbal atau bahasa kondisi bahwa keputusannya lebih baik daripada keputusan Allah dan Rasul-Nya, atau bahwa keputusannya sama dengan keputusan Allah dan Rasul-Nya, bahwa keputusan Allah dan Rasul-Nya itu lebih sesuai untuk masa lalu, bahwa apa yang diputuskannya itu lebih tepat dan lebih baik untuk masa kini, bahwa hukum Allah dan Rasul-Nya itu lebih tepat dan lebih sesuai untuk setiap tempat dan waktu tetapi ia boleh memutuskan dengan apa yang dilihatkannya sesuai meskipun bertentangan dengan hukum Allah, seandainya ia mengatakan ini semua atau sebagiannya, maka ia telah menjadi kafir murtad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Keputusan yang tidak menurut wahyu Allah itu berkaitan dengan kasus-kasus khusus dan tertentu, bukan dalam perkara-perkara universal dan umum. Seperti seorang pencuri dihadapkan kepada hakim yang merupakan kerabat pencuri. Sebenarnya hakim tersebut mengakui bahwa hukuman pencuri adalah potong tangan, tetapi ia membela kerabatnya dan menjatuhinya hukuman selain potong tangan. Lalu hakim tersebut ketika dihadapkan kasus pencurian lain dimana pelakunya bukan kerabatnya, maka ia akan menjatuhkan hukuman potong tangan. Hakim dengan perbuatannya seperti ini disebut kafir di bawah kafir, dengan syarat ia mengakui kekeliruan dan dosanya. Maksudnya, ia melakukan perbuatan kufur amali—bukan i‘tiqadi—yang tidak mengeluarkannya dari agama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-8841822397407826830?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/8841822397407826830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/12/penerapan-syariat-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8841822397407826830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8841822397407826830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/12/penerapan-syariat-islam.html' title='Penerapan Syari&apos;at Islam'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-385594775305112405</id><published>2009-11-01T04:47:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T02:29:32.124-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='democrazy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thagutcrazy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>TOLONG JANGAN GANGGU KAMI!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Su2GFb4cesI/AAAAAAAAATQ/7TYX0GXaFsg/s1600-h/merokok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Su2GFb4cesI/AAAAAAAAATQ/7TYX0GXaFsg/s320/merokok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399118956229065410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Oleh : Muhammad Thufail Alghifari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Hey kawan..apa kabar?&lt;br /&gt;dan jika kau bertanya bagaimana kabar saya dan kawan kawan saya?&lt;br /&gt;jawabnya adalah kami dalam kondisi yang sangat luar biasa&lt;br /&gt;bahkan lebih luar biasa dari hal yang paling luar biasa yang pernah kami lewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh kok kamu masih disitu?&lt;br /&gt;pergi sana..jangan kemari lagi&lt;br /&gt;sejak terakhir kali kamu berpikir untuk menjadikan kami 'objek dakwah'&lt;br /&gt;untuk kepentingan suara partai sampah atau organisasi islammu itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu hidup kami lagi.&lt;br /&gt;kami baik - baik saja tanpa anjing, kera dan babi babi demokrasi!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu hidup kami lagi.&lt;br /&gt;karena kami mampu hidup tanpa kalian&lt;br /&gt;dan semua tetek bengek jualan agama kalian itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu kami lagi&lt;br /&gt;karena kamu akan melihat kami menjadi kuat,&lt;br /&gt;besar dan dewasa juga mandiri&lt;br /&gt;tanpa harus jadi pelacur demokrasi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu kami lagi&lt;br /&gt;apa lagi berpura pura berteman dan mendukung kami&lt;br /&gt;padahal kalian memiliki misi tersembunyi untuk memanfaatkan kami&lt;br /&gt;demi lelucon fanatisme golongan dan taklid buta kalian itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu kami lagi&lt;br /&gt;karena kami punya dunia dimana kami belajar jujur pada diri kami&lt;br /&gt;dan tetap teguh pada kejernihan prinsip kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu kami lagi&lt;br /&gt;kalau perlu kalian pergi saja dan putuskan tali silahturahim kita&lt;br /&gt;karena apa artinya ukhuwah kalau isinya cuma tendensi kepentingan&lt;br /&gt;dengan atau tanpa label dakwah di dalamnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu kami lagi&lt;br /&gt;apa lagi ajak debat tentang anjing anjing demokrasi..&lt;br /&gt;percaya deh kami punya lusinan dalil untuk mengkafirkan demokrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu kami lagi&lt;br /&gt;dengan semua ocehan demokrasi, revolusi atau apalah...&lt;br /&gt;karena hidup sudah kami jalani..&lt;br /&gt;dan kami akan menjadi lebih baik tanpa harus di retorikakan kepada kalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan ganggu kami lagi..&lt;br /&gt;cukuplah Alloh dan RasulNya yang akan menjadi tempat kami bersandar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pergilah...kami tidak butuh dukungan kalian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;RATHER BE FORGOTTEN THAN REMEMBERING LIKE A THAGUT!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;www.berandalanpuritan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-385594775305112405?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/385594775305112405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/11/oleh-muhammad-thufail-alghifari-hey.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/385594775305112405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/385594775305112405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/11/oleh-muhammad-thufail-alghifari-hey.html' title='TOLONG JANGAN GANGGU KAMI!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Su2GFb4cesI/AAAAAAAAATQ/7TYX0GXaFsg/s72-c/merokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-1978876642817019836</id><published>2009-10-28T06:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T06:28:44.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><title type='text'>TALIBAN : Penjaga terakhir negeri Afghanistan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhF79wBmnI/AAAAAAAAASw/cW1_Em86jKw/s1600-h/taliban1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 192px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhF79wBmnI/AAAAAAAAASw/cW1_Em86jKw/s320/taliban1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397641049894132338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dunia pertama kali menyadari kehadiran Taliban pada tahun 1994, ketika mereka ditunjuk oleh Islamabad untuk melindungi sebuah konvoi yang mencoba membuka rute perdagangan antara Pakistan dan Asia Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok yang terdiri dari orang-orang Afganistan yang dilatih di sekolah-sekolah agama di Pakistan bersama dengan mantan pejuang atau mujahidin Islam ini terbukti efektif mengawal, dan mengendalikan kelompok-kelompok lain yang hendak menyerang dan menjarah konvoi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, pejuang Taliba hanya berpusat di Kandahar saja. Namun, seiring dengan diterimanya mereka oleh masyarakat Afghanistan, mereka pun merambah ke ibukota, Kabul, tepatnya pada bulan September 1996.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Antikorupsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Popularitas Taliban yang menanjak dengan banyak orang Afghan itu awalnya mengejutkan semua faksi yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhGNsKYsoI/AAAAAAAAATA/ryTXVJ_MNIk/s1600-h/taliban2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 206px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhGNsKYsoI/AAAAAAAAATA/ryTXVJ_MNIk/s320/taliban2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397641354410504834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etnis Pashtun, sebagian besar dukungan mereka berasal dari masyarakat Pashtun Afghanistan, kecewa dengan etnis yang ada Tajik dan Uzbek pemimpin. Walau hal ini bukan semata-mata masalah etnis, lebih dikarenakan rakyat Afghan sudah sangat lelah dan muak akan pelanggaran hukum yang berlaku di banyak bagian negara itu. Mereka menyenangi Taliban karena Taliban berhasil memberantas korupsi, memulihkan perdamaian dan perdagangan yang memungkinkan rakyat Afghanistan untuk berkembang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taliban terkenal dengan penolakannya untuk berkerjam sama dengan pemerintah dan orang-orang kaya di negerinya. Hal itu membuat mereka semakin dihormati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Negara Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taliban mengatakan tujuan mereka adalah untuk mendirikan negara Islam, melarang hal-hal yang mubadzir seperti menonton televise dan bioskop dan atau musik. Banyak media Barat yang membesar-besarkan bahwa kebijakan Taliban ini picik dan konservatif, namun seharusnya, dengan segala sejarah yang panjang tentang Islam, keputusan Taliban itu merupakan sebuah pilihan yang harus dihormati. Mengapa media Barat tidak bereaksi terhadap para biksu agama Hindu dan Budha yang mengisolasi diri lebih daripada Taliban?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhGGX9culI/AAAAAAAAAS4/uJTgaAzSk6s/s1600-h/taliban1oks.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 234px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhGGX9culI/AAAAAAAAAS4/uJTgaAzSk6s/s320/taliban1oks.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397641228728449618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha Taliban untuk memberantas kejahatan sangat efektif karena mengenalkan hukum Islam termasuk eksekusi publik dan hukum potong tangan. Tentu saja, dalam melaksanakan hikum ini tidak sembarangan dan asal-asalan, karena ada berbagai macam prosedur yang memang telah digariskan dalam Islam sendiri. Sayang, lagi-lagi, dalam hal ini Barat menyorot dan membesar-besarkan secara tidak proporsional. Disebutkan bahwa Taliban melarang anak-anak perempuan pergi kes ekolah, padahal kenyataannya, siapa gerangan yang membuka sekolah-sekolah untuk anak perempuan di Pakistan dan Afghanistan? Tiada lagi tiada bukan, Taliban sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Memperluas kendali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taliban sekarang mengendalikan hampir semua wilayah Afghanistan. Di sebelah utara negara itu, adalah benteng terakhir dari komandan etnik Tajik Ahmed Shah Masood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhGSj_7IAI/AAAAAAAAATI/3CEUQF1GRCc/s1600-h/taliban4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 241px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhGSj_7IAI/AAAAAAAAATI/3CEUQF1GRCc/s320/taliban4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397641438118486018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan 90% negara di bawah kendali mereka, Taliban terus menekan klaim bagi pengakuan internasional akan keberadaan mereka dan hokum Islamnya. Namun sanksi PBB yang kini diberlakukan pada Afghanistan membuatnya semakin tidak mungkin bahwa Taliban akan mendapatkan pengakuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanksi ini dimaksudkan untuk memaksa Taliban menyerahkan militan kelahiran Saudi Osama bin Laden, yang dituduh oleh Amerika Serikat pada tahun 1998 merencanakan pengeboman kedutaan besar AS di Kenya dan Tanzania, yang menewaskan lebih dari 250 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afghanistan telah mengalami 20 tahun perang, dan tahun ini telah membawa keburukan terburuk dalam beberapa dasawarsa. Taliban, terlatih sejak zaman negeri mereka diperangi Russia pada tahun 1980-an, dan kini oleh AS dan sekutunya, terus berdiri di atas kaki mereka. “Ini tanah kami. Meski luka dan mati tertanam di sini.” (sa/bbc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taken from :http://www.eramuslim.com/berita/gerakan-dakwah/taliban-penjaga-terakhir-negeri-afghanistan.htm&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-1978876642817019836?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/1978876642817019836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/10/taliban-penjaga-terakhir-negeri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/1978876642817019836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/1978876642817019836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/10/taliban-penjaga-terakhir-negeri.html' title='TALIBAN : Penjaga terakhir negeri Afghanistan'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhF79wBmnI/AAAAAAAAASw/cW1_Em86jKw/s72-c/taliban1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-1803949770000329813</id><published>2009-10-28T05:49:00.000-07:00</published><updated>2009-11-01T04:45:18.278-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='palestina'/><title type='text'>Mana sikap kalian!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhCPlZmOJI/AAAAAAAAASo/dX7GBPrI9M0/s1600-h/palestina-ruyat-134-b31.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 254px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhCPlZmOJI/AAAAAAAAASo/dX7GBPrI9M0/s320/palestina-ruyat-134-b31.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397636988908484754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Woyyyy,,, Buat kalian yang merasa PEDULI terhadap PALESTINA!!!!&lt;br /&gt;Dimanakah suara-suara pembelaan kalian ketika Ahad kemarin,,, Palestina kembali menangis dan Al-Aqsha pun ternoda...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah rasa GERAM kalian!!!&lt;br /&gt;Dimanakah rasa MARAH kalian!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heyyy!!! Kalian yang disudut sana!!!!!!!&lt;br /&gt;Tidakkah kalian merasa miris ketika saudara-saudara kalian sendiri dibantai dan disiksa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan &lt;span style="font-size:180%;"&gt;ANJING-ANJING ZIONIS &lt;/span&gt;pun semakin leluasa menapakkan tapak najisnya di masjidil Aqsha yang diberkahi Allah!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah kau malu tak dapat berbuat sesuatu!!!&lt;br /&gt;Atau memang kau tak punya MALU!!!&lt;br /&gt;Atau memang kau tak PEDULI dan lebih mementingkan EGO DIRIMU!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke,,, jika kau masih berdiam diri saja. Sudahlah!!! Mungkin Allah telah menutup mata hatimu!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;*Aray Alqassam*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Rabu, 9 Dzulqa`dah 1430H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;We will not go down&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-1803949770000329813?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/1803949770000329813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/10/mana-munasharah-buat-palestina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/1803949770000329813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/1803949770000329813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/10/mana-munasharah-buat-palestina.html' title='Mana sikap kalian!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SuhCPlZmOJI/AAAAAAAAASo/dX7GBPrI9M0/s72-c/palestina-ruyat-134-b31.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-2606020000419762651</id><published>2009-10-28T05:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T05:43:31.450-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Bismillah,,,, Let's start it!!!!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sug8SYlVKgI/AAAAAAAAASg/aIZFzlq1BvI/s1600-h/mujahid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 287px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sug8SYlVKgI/AAAAAAAAASg/aIZFzlq1BvI/s320/mujahid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397630439937878530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Bismillah.....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Setelah sekian lama vakum di dunia blogger karena beberapa faktor tertentu, akhirnya bisa nyempetin lagi buat isi artikel di blog ini... Hihi... Jadi nganggur gini yak....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Okeeeeeee..... Tanpa basa basi Brotha!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;Wajah baru!!!!! Semangat Baru!!!! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Yooo!!!!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Karena ku yakin Perjuangan ini Tak akan pernah berakhir!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Sampai Kalimatullah tegak di setiap sudut dunia ini!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-2606020000419762651?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/2606020000419762651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/10/bismillah-lets-start-it.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2606020000419762651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2606020000419762651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/10/bismillah-lets-start-it.html' title='Bismillah,,,, Let&apos;s start it!!!!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sug8SYlVKgI/AAAAAAAAASg/aIZFzlq1BvI/s72-c/mujahid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-3836055041082129664</id><published>2009-09-04T03:47:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T07:47:05.109-07:00</updated><title type='text'>Ide yg aneh dlm rangka peringatan hari jilbab internasional</title><content type='html'>ide yg aneh dari kawan2 sperjuanganku.&lt;br /&gt;"gimana k'lo yg jilbabnya msh pendek/cuma dililit2 duank, qt beliin kain spanduk yg lebar biar auratnya ketutup,, kan jilbabnya jg gak pendek tp super lebar"&lt;br /&gt;hehehe. . .&lt;br /&gt;(ketawa ngakak mode : on)&lt;br /&gt;-dlm rangka memperingati hari jilbab internasional-&lt;br /&gt;ayo (ikhwan juga) dukung muslimah untuk mempertahankan haknya untuk berhijab dan berjilbab! ^^&lt;br /&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-3836055041082129664?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/3836055041082129664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/09/ide-yg-aneh-dlm-rangka-peringatan-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/3836055041082129664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/3836055041082129664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/09/ide-yg-aneh-dlm-rangka-peringatan-hari.html' title='Ide yg aneh dlm rangka peringatan hari jilbab internasional'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-1257663792241422827</id><published>2009-08-28T22:54:00.000-07:00</published><updated>2009-08-28T23:44:24.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Subhanallah, hal yang tak kuduga!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SpjOQKHsFEI/AAAAAAAAARw/BnIMNmEZhH8/s1600-h/syakh-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SpjOQKHsFEI/AAAAAAAAARw/BnIMNmEZhH8/s320/syakh-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375272932256519234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Aray Alqassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Kemarin (28-09-09) tepatnya setelah adzan maghrib terdengar dan saatnya berbuka puasa...&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Tiba-tiba terdengar bunyi dering HPku tanda SMS masuk. Setelah ku baca SMS tersebut yang isinya adalah syuro yang berlokasi di masjid agung At-tin ba'da shalat tarawih. Setelah membaca SMS tersebut aku segera bergegas untuk sholat maghrib dan berangkat ke At-tin tanpa makan terlebih dahulu. Maklum karena lokasi masjid At-tin dengan rumahku lumayan jauh, sehingga mengharuskanku untuk berangkat lebih awal...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Tepat pukul 18.30 WIB aku berangkat dari rumah menuju lokasi. Dengan kondisi terburu-buru, aku pun mengendarai motorku dengan kencang alias ngebut (kira2 kecepatannya 120 km/jam ke atas, hwehehe lebay amat yak &lt;/span&gt;:p&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;). Yah, dengan kondisi naik motor yang ugal-ugalan dalam benakku saat itu adalah jangan sampai telat. Ehh,, ternyata aku pun tiba lebih awal kira-kira pukul 18.45 WIB aku telah sampai di tempat. Padahal biasanya butuh waktu setengah jam lebih untuk sampai di sana, tapi memang karena jurus Valentino Rossiku keluar (baca : ngebut) saat mengendarai motor ya akhirnya sampai lebih awal deh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun segera berwudhu dan mengisi shaf shalat di barisan kedua terdepan. Hmmm, sambil menunggu saat Isya aku pun bertilawah sebentar.&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; Allahu Akbar,,, Allahu Akbar...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Suara adzan pun terdengar dan aku segera menunaikan shalat Isya. Sebelum melaksanakan shalat tarawih (11 raka'at+3 witir), MC pun maju ke depan mimbar untuk memberitahukan beberapa taklimat...&lt;br /&gt;Wahhh,,, tak ku sangka dan tak ku duga saat MC membacakan yang menjadi Imam Shalat Tarawihku adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;Syaikh Mahmud Siyam (Imam Besar Masjidil Aqsha)&lt;/span&gt;. Hatiku seolah-seolah tak percaya dan senang sekali. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Subhanallah.....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Dan setelah ba'da tarawih+witir di lanjutkan dengan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;tausyiah dan cerita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dari beliau tentunya ada yang menterjemahkan apa yang beliau katakan. Di saat shalat tarawih, beliau membaca surat panjang yang isinya perintah jihad seperti surat At-Taubah. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Subhanallah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; sungguh mengingatkanku dengan jihad di Palestina. Ba'da shalat, akhirnya acara memasuki sesi tausyiah dan nanti di lanjutkan dengan cerita pengalaman beliau dan kondisi di Palestina sana+sesi tanya jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Beliaupun memberikan taujih kepada para jama'ah dengan penuh ghirah yang tinggi,,, sampai-sampai perkataan beliau seolah-olah masih mendengung di fikiranku sampai sekarang. Beliau bercerita tentang sebab kemenangan yang di raih oleh para Mujahidin di sana. Dan beliau menuturkan pula bahwa beliau bangga dengan para muslim di seluruh dunia yang peduli terhadap nasib saudara-saudaranya di Palestina wa bil khusus &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;(Allahu Akbar!!!)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;. Beliau bercerita pula tentang kondisi masjidil Aqsha di sana yang masih mengenaskan, karena masih ada blokade dari Zionis Israel. Dan beliau menuturkan perasaan kecewa beliau karena ada pula &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bangsa Arab dan pemimpin-pemimpin Arab yang turut membantu memblokade wilayah Palestina (Na'udzubillah)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Setelah bercerita panjang lebar, sesi tanya jawabpun masuk. Dan para jama'ah sangat antusias untuk bertanya kepada beliau. Subhanallah,,, banyak banget yang bertanya sampai2 sesi pertanyaan ditutup karena pertanyaan yang sudah tak tertampung lagi. Wahh,,, sayang juga sih gak bertanya (hehe,,, gak kebagian aja). Sampai pukul 21.45 WIB acara pun selesai dan penarikan uang amal untuk Palestina juga sudah kelar. Aku pun sempat mengambil foto beliau dan berjabat tangan dengannya (Alhamdulillah dapet kesempatan juga).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah, aku pun lupa dengan SMS dan missed call dari temanku agar cepat menuju tangga utama di At-tin untuk segera memulai syuro (Hehehehe,,, habisnya waktunya bentrok banget sama acara tadi). Yah, teman-temanku sudah menungguku dari tadi. Dan aku pun hanya bisa bilang &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"AFWAN, soalnya tadi posisi ana sulit untuk keluar dari tempat. Ana dapet tempat di deket mimbar yang ada beliaunya"&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Emmm,,,&lt;/span&gt; sebelum syuro dimulai aku pun usul untuk makan terlebih dahulu karena tadi belum sempat makan dari rumah. Tepat pukul 22.00 WIB kami pun memulai syuro yang di hadiri oleh 5 orang ikhwan (termasuk aku). Seperti biasa syuro kami dihiasi dengan canda tawa dan ceng2an. Hwehehe, tapi tetap fokus, ya walaupun ada yang agak melenceng dari topik (udah pada ngantuk kali y). Syuro pun selesai tepat pukul 22.45 WIB dan kami pun bergegas untuk pulang sambil mengendarai motor masing-masing. Wahhh,,, udah kayak geng motor aja :p . Widihhh,,, malem-malem kebut-kebutan di jalan raya. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Udah kayak konvoy FPI aja"&lt;/span&gt;, kata salah satu temanku. Wew, aku pun tiba di rumah tepat pukul 23.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Widihhhhh,,, subhanallah pengalaman yang sulit untuk di lupakan...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Pengalaman yang tak terduga, memang Allah sudah merencanakannya untukku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaha illallah, wallahu akbar....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-1257663792241422827?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/1257663792241422827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/subhanallah-hal-yang-tak-kuduga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/1257663792241422827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/1257663792241422827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/subhanallah-hal-yang-tak-kuduga.html' title='Subhanallah, hal yang tak kuduga!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SpjOQKHsFEI/AAAAAAAAARw/BnIMNmEZhH8/s72-c/syakh-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-7336977445823909933</id><published>2009-08-22T02:06:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T02:09:45.905-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Pesan AlQaeda Asia Tenggara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/So-1sXDjcQI/AAAAAAAAARo/g-B7LggAXeo/s1600-h/pernyataan+al+qaeda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 108px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/So-1sXDjcQI/AAAAAAAAARo/g-B7LggAXeo/s320/pernyataan+al+qaeda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372712654184083714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KENYATAAN MEDIA RASMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majlis Asy-syura Al-Mujahidin Tandzim Al-Qaeda Bahagian Asia Tenggara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada: Seluruh Kaum Muslimin Terutamanya Kaum Muslimin di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkara: Bebaskan Tawanan! – Anjuran Kepada Kaum Muslimin di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah yang menganugerahkan Jihad Fi Sabililah sebagai peneguh kemuliaan Kaum Muslimin serta shalawat dan salam atas Nabi Muhammad Sallallahualaihi Wasallam yang menjadi ikutan terbaik bagi ummah ini. Amma Ba'du,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Abu Musa, dia berkata bahawa Rasulullah Sallallahualaihi Wasallam bersabda: Bebaskan tawanan, berilah makanan kepada orang yang lapar dan jenguklah orang yang sakit. (Sahih Jamius Saghir)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 3 Julai 2008, Pihak Polis Kerajaan Thagut Indonesia telah membuat sidang media dan didalam majlis itu, mereka mendakwa telah menangkap beberapa orang kaum Muslimin yang dikatakan merancang melakukan letupan di beberapa tempat di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan mereka adalah sesuatu yang tidak harus dipandang sepi. Umat Islam harus bereaksi. Mereka yang tertawan telah memberikan sesuatu untuk Islam. Apa pula sumbangan kita? Paling tidak kita harus berusaha membebaskan mereka. Bukan dengan perundingan untuk membebaskan mereka semata-mata tetapi juga dengan peggunaan senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah penangkapan demi penangkapan oleh Kerajaan Thagut Indonesia harus dibiarkan begitu sahaja? Adakah kita mahu penjara-penjara di Indonesia terus-menerus dipenuhi dengan Mujahidin dan penyokong-penyokong Mujahidin? Adakah kita sanggup hidup terus menerus dalam keadaan yang selesa, dengan segala kemewahan dan kesenangan hidup, sedangkan mereka yang tertawan terpaksa hidup dalam penderitaan? Dan, adakah kita nanti hanya mahu menangisi dan memuji tokoh-tokoh jihad semisal akhi Imam Samudera, setelah dia syahid dibunuh Pasukan Penembak tanpa mahu melakukan sesuatu untuk memastikan pembebasannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru, bangunlah wahai jiwa. Bangunlah daripada kelemahan kamu. Kami menganjurkan kaum Muslimin, terutama di Indonesia, untuk melakukan apa-apa sahaja cara yang syarie untuk menyelamatkan seluruh Ikhwanul Mujahidin yang sedang tertawan. Antara cara yang dianjurkan ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyerang penjara/tempat Ikhwanul Mujahidin ditawan untuk membebaskan mereka jika ada kemampuan untuk melakukan penyerangan sebegitu;&lt;br /&gt;Menawan tebusan daripada kalangan Polis atau Tentera Kerajaan Thagut Indonesia supaya mereka dapat dijadikan tukaran untuk Mujahidin yang tertawan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menawan tebusan daripada kalangan pelancong asing terutama daripada Amerika Syarikat, Thailand atau sekutu-sekutunya untuk dijadikan tukaran untuk Mujahidin yang tertawan di Indonesia;&lt;br /&gt;Memulakan penyerangan hendap terhadap Polis atau Tentera Kerajaan Thagut Indonesia secara berkala dan kerap dalam usaha mengugut mereka agar mereka membebaskan keseluruhan Mujahidin yang tertawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru, apa yang perlu ialah mengumpulkan kekuatan dan bertindak. Percayalah kepada Allah. Dia pasti membantu orang-orang yang beriman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (Dien) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Surah Muhammad ayat 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada pihak-pihak yang meninggalkan jihad dan tetap tidak mahu menyelamatkan kaum Muslimin yang tertawan dengan pelbagai alasan, misalnya dengan mengatakan “Indonesia aman, Jihad hanya dibolehkan di tempat konflik”, kami katakan: “teruslah dengan alasan palsu itu, dan itu tidak lain hanya akan membawa kamu kepada kehinaan.” Adakah aman namanya jika ada kaum muslimin yang tertindas? Adakah aman namanya jika pemerintah akan menawan/menangkap kita hanya lantaran Iman dan Jihad kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun, peluang masih terbuka. Bukan sekadar untuk memberikan makan anak dan isteri Mujahidin yang tertawan. Yang lebih penting, bebaskan yang tertawan itu sendiri. Itulah kewajiban kita. Laksanakannya atau kita pasti menerima kesannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ubaidah&lt;br /&gt;Muhajir dan Mujahid Pattani Darussalam&lt;br /&gt;Merangkap Jeneral Awwal Tandzim Al-Qaeda Bahagian Asia Tenggara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari http://pintusyurgadipattani.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-7336977445823909933?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/7336977445823909933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/pesan-alqaeda-asia-tenggara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7336977445823909933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7336977445823909933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/pesan-alqaeda-asia-tenggara.html' title='Pesan AlQaeda Asia Tenggara'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/So-1sXDjcQI/AAAAAAAAARo/g-B7LggAXeo/s72-c/pernyataan+al+qaeda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-3589329415172295571</id><published>2009-08-11T02:00:00.000-07:00</published><updated>2009-08-11T02:03:20.702-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Wawancara Eksklusif Arrahmah.com Dengan Mujahidin Taliban Pakistan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEzt_MyNeI/AAAAAAAAARg/ysEScoIQQAs/s1600-h/wawancara-taliban.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEzt_MyNeI/AAAAAAAAARg/ysEScoIQQAs/s320/wawancara-taliban.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368629095954527714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Alhamdulillah, atas idzin Allah, Arrahmah.com (Muhammad Jibriel Abdul Rahman)  berkesempatan mewawancarai seorang Mujahid Taliban Pakistan yang tengah berjihad fie Sabilillah di bumi Pakistan, khususnya di Lembah Swat. Di tengah situasi dan kondisi medan jihad Lembah Swat yang tengah berkecamuk dan simpang siur beritanya, Mujahidin kita ini, (yang bernama Muhammad Al Mujahid)  menjadi saksi mata sekaligus ikut berjihad langsung di dalamnya. Saat ini, kondisi beliau tengah cedera, namun tetap bersemangat menjawab seluruh pertanyaan yang kami ajukan, termasuk menyemangati kaum Muslimin di Indonesia. Berikut wawancara eksklusif tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Bagaimana kondisi mutakhir di Lembah Swat, bisakah Anda menceritakannya secara detail?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad AL Mujahid (MAM) : Di Lembah Swat kini pemerintah mencoba membawa Mujahidin ke meja perundingan. Dua bulan yang lalu, pasukan (pemerintah) menyerang mujahidin dengan gencar. Selama serangan tersebut pasukan (pemerintah) tidak memiliki sedikitpun wilayah untuk membuat pos pemeriksaan atau membuat wilayah pertahanan. Pasukan Angkatan Udara dan kekuatan udara mereka hanya menyerang mujahidin dan penduduk sipil. Kini di Swat seluruh atap rumah hancur akibat pesawat pembom. Di Swat Pirbaba, Magora, Deer, Batkhela dan tempat lain kini secara keseluruhan berada dalam kontrol mujahidin. Pasukan (pemerintah) berkata kepada penduduk sipil untuk meninggalkan rumah mereka, akan tetapi mujahidin tidak menginginkan situasi ini. Kini situasi sudah sangat baik Alhamdulillah, mujahid telah memegang kendali di Distrik Swat termasuk Deer dan tempat-tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Pasukan munafikin Pakistan selama ini mengklaim bahwa mereka berhasil membunuh ribuan mujahidin Taliban Pakistan di Lembah Swat dan sekitarnya, jadi semua itu tidak benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Tentara murtadin telah berbohong besar. Di Lembah Swat seluruh mujahidin yang syahid ada 200 dan tentara (murtadin) yang terbunuh 1200 dengan pimpinan mereka yang terbunuh berjumlah 65, Alhamdulillah. Jumlah seluruh mujahidin dari seluruh kelompok yang berada di Swat adalah 1500. Jadi jika total dari kami yang terbunuh (seperti yang dikatakan tentara murtadin) berjumlah 7000, itu adalah bohong besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Siapakah pemimpin jihad di Lembah Swat? Dan apakah ini sama dengan di daerah-daerah lainnya? Bagaimana sebenarnya koordinasi dan hubungan di antara mujahidin di Pakistan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Amir seluruh mujahidin Taliban adalah Mullah Umar Hafidzahullah. Di Swat Amir mujahidin pusat adalah Fadzlullah (Syekh Maulana Fazlullah, pen) dan lima amir lain, yaitu amir wilayah. Alhamdulillah kondisi di sana 'panas' dan dalam koordinasi dan hubungan yang kuat antara mujahidin Pakistan dan mujahidin internasional (jihad global ). Sebagai contoh, sekitar dua bulan yang lalu di Swat menginginkan mujahidin profesional dan kemudian Daulah Islamiyah Iraq (Semoga Allah melindungi mereka) mengirim saudara-saudara (mujahidin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Anda bisa ceritakan lebih jauh tentang Syekh Baitullah Meshud?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Syekh Baitullah Mehsud , Alhamdulillah telah saya temui beberapa kali. Beliau adalah pemimpin mujahidin Taliban Pakistan dan pendiri Thareek Taliban di Kuraam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Bagaimana dengan Syekh  Maulana Fazlullah? Juga kaitan beliau dengan ulama kharismatik Pakistan dari Tahree-e-Nifaz-e-Shariat-e-Muhammadi (TNSM), Syekh Sufi Muhammad?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Syekh Fadzlullah kini terluka. Alhamdulillah mujahidin telah memulai siaran radio kembali dan berhubungan baik dengan Syekh Sofi Muhammad (Sufi Muhammad, pen). Kini pemerintah menahan Syekh Sofi Muhammad dan keluarga beliau. Di Pakistan sangat sedikit ulama yang benar.Dan alhamdulillah di antara mereka semua berhubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Jadi mereka semua hormat dan mendukung Mullah Muhammad Umar? Apakah dengan demikian bisa diartikan bahwa jihad mujahidin Taliban Pakistan juga akan masuk ke Afghanistan untuk membela saudara-saudara mereka di sana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Alhamdulillah seperti saya bilang sebelumnya, Mullah Umar adalah pemimpin tertinggi seluruh Taliban di manapun. Semua kelompok Taliban yang berperang di Afghanistan, sebagian waktu berperang di Afghanistan dan sebagian waktu di Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Dalam hal ini apakah Anda tidak melihat bahwa pemerintah Pakistan hanya memanfaatkan bantuan, terutama dana yang berhasil dikumpulkan untuk menumpas mujahidin Taliban Pakistan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Pemerintah Pakistan dulu hanya mendukung kami untuk kepentingan mereka. Kini situasinya sangat berbeda di Swat, Kurram dan di seluruh Pakistan, serangan-serangan mujahidin menjadi bukti bahwa mujahidin menginginkan Islam di seluruh penjuru dunia dan pemerintahan di Pakistan adalah pemerintahan Islam dengan hukum Islam. Kini AS dan pemerintah Pakistan sama saja. AS menggunakan pemerintah Pakistan untuk menghancurkan Taliban dan kelompok mujahidin lain. Amerika tahu bahwa Al Qaeda adalah musuh besar dan pemerintah Pakistan tidak menginginkan perang Taliban, karena perang itu merupakan jalan untuk mengakhiri hukum kuffur (kekuatan pemerintah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Bagaimana dengan kondisi jihad di Waziristan? Apakah AS tengah mempersiapkan serangan ke sana?  Dan bagaimana kondisi Mujahidin di Waziristan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Di Waziristan tentara (pemerintah) menginginkan menyerang mujahidin. Tapi alhamdulillah mujahidin memberi pelajaran besar dalam peperangan di Swat. Kini AS menginginkan serangan ke Waziristan, berkaitan dengan dugaan AS bahwa Al Qaeda  membuat rencana besar di Waziristan untuk menyerang Amerika (lebih besar dari pada serangan 11 September), tapi kekuatan tentara (pemerintah) kini sangat lemah. Di Swat penduduk telah pulang kembali ke rumah mereka. Sekali lagi mujahidin membuat pos untuk Mahkamah Syari'ah, Radio Syari'ah. Alhamdulillah di Waziristan seluruh komandan bersatu dan kondisi mujahidin sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Jadi, kini semua kekuatan mujahidin bersatu dan fokus untuk memerangi penguasa atau pemerintahan munafik Pakistan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Alhamdulillah seluruh mujahidin berada dalam satu ikatan di Khurasan dan seluruh penjuru dunia. Di Afghanistan dan Pakistan mujahidin bersatu, tetapi tidak hanya fokus di Pakistan. Seluruh kelompok mujahidin memberikan setengah waktu untuk Afghanistan dan setengah waktu untuk Pakistan. Komandan mujahidin membagi pekerjaan sesuai situasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Mulla Nazeer Ahmad juga menyebut nama Gul Bahadur, dan menyatakan bahwa dirinya dengan Gul Bahadur dan juga Syekh Baitullah Meshud berada dalam satu aliansi. Bisa Anda ceritakan tentang masalah ini? Dan tentang Gul Bahadur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Sangat penting untuk mengetahui situasi Waziristan agar dapat memahaminya. Di Waziristan Selatan Nazeer adalah komandan dari Taliban setempat, di Selatan Gulbahadur adalah komandan Taliban setempat, Baitullah adalah komandan dari Taliban wilayah Masood ( sebuah tempat di Waziristan). Akan tetapi kini Baitullah menyebarkan jihad di seluruh wilayah Pakistan. Pemerintah Pakistan tidak ingin Baitullah hidup dan tidak ingin para komandan mujahidin itu bersatu. Akan tetapi Alhamdulillah seluruh mujahidin Arab bersatu dan membuat aliansi baru. Aliansi ini adalah karunia besar dari Allah dan sebuah hantaman peluru bagi pemerintah Pakistan. Gulbahadur adalah seorang pemimpin Taliban lokal di wilayah Selatan dan pria yang baik, seorang pemimpin yang berani. Gulbahadur sangat mendukung Baitullah baik dulu dan kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Kembali kepada pasukan kafir Amerika. Apakah mereka yang mengomandani pasukan  Pakistan dalam operasi-operasi di Lembah Swat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Seperti yang saya katakan sebelumnya, Alhamdulillah mujahidin kini mengontrol seluruh lembah Swat lagi dan memulai kembali radio syari'ah, mahkamah syari'ah, pelatihan serta program-program lain. Hal lain yang sangat penting adalah, sepanjang operasi serangan, tentara pemerintah tidak memiliki wilayah kekuasaan, mereka hanya bisa melakukan serangan udara. Tentara pemerintah tidak mampu menguasai satu wilayahpun. Dua hari yang lalu saya berkunjung ke Swat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Target Mujahidin Pakistan Taliban apakah sudah tercukupi dengan diterapkannya syariat di Lembah Swat? Atau akan diteruskan hingga memasuki Islamabad (ibukota Pakistan) dan seluruh negeri menerapkan syariat Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Mujahidin menginginkan Islamabad dan seluruh Pakistan menerapkan syari'ah Islam. Mereka tidak akan berhenti berjihad hingga mereka membuat seluruh Pakistan menerapkan syari'ah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Pemerintah Pakistan menganggap pemerintahannya adalah pemerintahan Islam dan negeri mereka sebagai Negara Islam, dus tentaranya juga tentara Islam. Pendapat Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Adalah hal yang sangat sederhana untuk memahami bahwa pemerintah, tentara dan mahkamah (Pakistan) adalah murtadin, bukan muslim. Di Pakistan beberapa ulama dan kaum 'jihadi' ( kementerian peperangan, Jamaat Islami, Laskar Taiba/kini Jamaad-da'wa , Jamaat Tabligh dan banyak lagi yang lain), mengatakan bahwa pemerintahan dan tentara pemerintah adalah muslim. Seluruh tentara pemerintah telah memperlihatkan kemurtadan adalah hal yang jelas dalam pandangan Ahlus Sunnah wal Jama'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Bagaimana jikalau mereka (Pemerintah Pakistan) mengajak Mujahidin untuk berdamai dan berjanji akan menerapkan syariat Islam di beberapa wilayah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Pemerintah Pakistan kini menginginkan berdamai dan menjadikan syari'ah di terapkan di beberapa wilayah, tetapi mujahidin selalu memberikan darah mereka  bagi Islam di seluruh penjuru dunia. Mujahidin tidak akan berhenti ketika telah diterapkan syari'ah di seluruh wilayah Pakistan (insyaallah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Pertanyaan terakhir. Apa harapan Anda kepada saudara-saudara Muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia terkait situasi dan kondisi di Lembah Swat, Pakistan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAM : Saya katakan bagi saudara-saudara muslim kami yang tercinta di Indonesia! Saudaraku tercinta, bangkit dan berjuanglah untuk Islam, untuk syari'ah. Kini saatnya berjihad! Sangat penting untuk kalian. Berdoalah untuk seluruh mujahidin di seluruh penjuru dunia. Insyaallah kami bersama kalian. Darah kalian adalah darah kami. Allah akan menolong dan melindungi seluruh mujahidin di seluruh penjuru dunia. Jazakumullah khair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrahmah.com : Jazakallah khairul jaza atas wawancara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Exclusive Interview&lt;br /&gt;Ar Rahmah Media&lt;br /&gt;http://www.arrahmah.com&lt;br /&gt;The Satate of Islamic Media&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(exclusive, arrahmah.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-3589329415172295571?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/3589329415172295571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/wawancara-eksklusif-arrahmahcom-dengan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/3589329415172295571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/3589329415172295571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/wawancara-eksklusif-arrahmahcom-dengan.html' title='Wawancara Eksklusif Arrahmah.com Dengan Mujahidin Taliban Pakistan'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEzt_MyNeI/AAAAAAAAARg/ysEScoIQQAs/s72-c/wawancara-taliban.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4781962223126830273</id><published>2009-08-11T01:38:00.000-07:00</published><updated>2009-08-11T01:40:25.030-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Bulan Ramadlan : Stasiun Besar Musafir Iman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEuWQZIwxI/AAAAAAAAARY/lzXGtt-HxKI/s1600-h/ramadhan-fursatun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEuWQZIwxI/AAAAAAAAARY/lzXGtt-HxKI/s320/ramadhan-fursatun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368623190694740754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ustadz KH Rahmat Abdullah (Allahu yarham)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya, mencari dataran rendah, menjadi semakin kuat ketika dibendung dan menjadi nyawa kehidupan. Lidah api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum dari kawasan maksimum, angin pun berhembus. Edaran yang pasti pada keluarga galaksi, membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer, menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan. Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh pun – dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH – menerobos kesulitan mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan gravitasi ‘bumi jasad’ memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kini – di bulan ini (Ramadhan)– ia jadi begitu ringan, menjelajah ‘langit ruhani’. Carilah bulan – diluar Ramadlan – saat orang dapat mengkhatamkan tilawah satu, dua, tiga sampai empat kali dalam sebulan. Carilah momentum saat orang berdiri lama di malam hari menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat. Carilah musim kebajikan saat orang begitu santainya melepaskan ‘ular harta’ yang membelitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah momen yang membuka seluas-luasnya kesempatan ruh mengeksiskan dirinya dan mendekap erat-erat fitrah dan karakternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Marhaban ya Syahra Ramadlan Marhaban Syahra’ Shiyami&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Marhaban ya Syahra Ramadlan Marhaban Syahra’ al-Qiyami&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Keqariban di Tengah Keghariban (pendekatan diri ditengah keterasingan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ahli zaman kini mungkin leluasa menertawakan muslim badui yang bersahaja, saat ia bertanya: “Ya Rasul ALLAH, dekatkah Tuhan kita, sehingga saya cukup berbisik saja atau jauhkah Ia sehingga saya harus berseru kepada-Nya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian kita telah begitu ‘canggih’ memperkatakan Tuhan. Yang lain merasa bebas ketika ‘beban-beban orang bertuhan’ telah mereka persetankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana rupa hati yang Ia tiada bertahta disana? Betapa miskinnya anak-anak zaman, saat mereka saling benci dan bantai. Betapa sengsaranya mereka saat menikmati kebebasan semu; makan, minum, seks, riba, suap,&lt;br /&gt;syahwat, dan seterusnya. padahal mereka masih berpijak di bumi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa menyedihkan, kader yang grogi menghadapi kehidupan dan persoalan, padahal Ia yang memberinya titah untuk menuturkan pesan suci-Nya. Betapa bodohnya masinis yang telah mendapatkan peta perjalanan, kisah kawasan rawan, mesin kereta yang luar biasa tangguh dan rambu-rambu yang sempurna, lalu masih membawa keluar lokonya dari rel, untuk kemudian menangis-nangis lagi di stasiun berikut, meratapi kekeliruannya. Begitulah berulang&lt;br /&gt;seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ayat dari 183-187 surat Al-Baqarah bicara secara tekstual tentang puasa. Hanya satu ayat yang tidak menyentuhnya secara tekstual, namun sulit untuk mengeluarkannya dari inti hikmah puasa. “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (katakanlah): ‘Sesungguhnya Aku ini dekat…” (Al-Baqarah:185).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi pada manusia dengan dada hampa kekariban (kedekatan) ini? Mereka jadi pandai tampil dengan wajah tanpa dosa didepan publik, padahal beberapa menit sebelum atau sesudah tampilan ini mereka menjadi drakula dan vampir yang haus darah, bukan lagi menjadi nyamuk yang zuhud. Mereka menjadi lalat yang&lt;br /&gt;terjun langsung ke bangkai-bangkai, menjadi babi rakus yang tak bermalu, atau kera, tukang tiru yang rakus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mereka menyelesaikan masalah antar mereka? Bakar rumah, tebang pohon bermil-mil, hancurkan hutan demi kepentingan pribadi dan keluarga, tawuran antar warga atau anggota lembaga tinggi negara, bisniskan hukum,&lt;br /&gt;jual bangsa kepada bangsa asing dan rentenir dunia. Berjuta pil pembunuh mengisi kekosongan hati ini. Berapa lagi bayi lahir tanpa status bapak yang syar’i? Berapa lagi rakyat yang menjadi keledai tunggangan para politisi&lt;br /&gt;bandit? Berapa banyak lagi ayat-ayat dan pesan dibacakan sementara hati tetap membatu? Berapa banyak kurban berjatuhan sementara sesama saudara saling tidak peduli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuzul Qur’an di Hira, Nuzul di Hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali Alqur’an diturunkan, ia telah menjadi petunjuk untuk seluruh manusia. Ia menjadi petunjuk yang sesungguhnya bagi mereka yang menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Ia benar-benar&lt;br /&gt;berguna bagi kaum beriman dan menjadi kerugian bagi kaum yang zalim. Kelak saatnya orang menyalahkan rambu-rambu, padahal tanpa rambu-rambu kehidupan menjadi kacau. Ada juga orang berfikir, malam qadar itu selesai sudah, karena ALLAH menyatakannya dengan Anzalnahu (kami telah menurunkannya), tanpa melihat tajam-tajam pada kata tanazzalu’l Malaikatu wa’l Ruhu (pada malam itu turun menurunlah Malaikat dan Ruh), dengan kata kerja permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila malam adalah malam, saat matahari terbenam, siapa warga negeri yang tak menemukan malam; kafirnya dan mukminnya, fasiqnya dan shalihnya, munafiqnya dan shiddiqnya, Yahudinya dan Nasraninya? Jadi apakah malam itu malam fisika yang meliput semua orang di kawasan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika Ramadlan di gua Hira itu malamnya disebut malam qadar, saat turun sebuah pedoman hidup yang terbaca dan terjaga, maka betapa bahagianya setiap mukmin yang sadar dengan Nuzulnya Alqur’an di hati pada malam qadarnya masing-masing, saat jiwa menemukan jati dirinya yang selalu merindu dan mencari sang Pencipta. Yang tetap terbelenggu selama hayat dikandung badan, seperti badan pun tak dapat melampiaskan kesenangannya, karena selalu ada keterbatasan bagi setiap kesenangan. Batas makanan dan minuman yang lezat adalah kterbatasan perut dan segala yang lahir dari proses tersebut. Batas kesenangan libido ialah menghilangnya kegembiraan di puncak&lt;br /&gt;kesenangan. Batas nikmatnya dunia ialah ketika ajal tiba-tiba menemukan rambu-rambu:Stop!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alqur’an dulu, baru yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah Alqur’an, ruh yang menghidupkan, sinari pemahaman dengan sunnah dan perkaya wawasan dengan sirah, niscaya Islam itu terasa ni’mat, harmoni, mudah, lapang dan serasi. Alqur’an membentuk frame berfikir. Alqur’an&lt;br /&gt;mainstream perjuangan. Nilai-nilainya menjadi tolok ukur keadilan, kewajaran dan kesesuaian dengan karakter, fitrah dan watak manusia. Penguasaan outline-nya menghindarkan pandangan parsial juz-i. Penda’wahannya dengan kelengkapan sunnah yang sederhana, menyentuh dan aksiomatis, akan memudahkan orang memahami Islam, menjauhkan perselisihan dan menghemat energi ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa da’wah Alqur’an dengan madrasah tahsin, tahfiz dan tafhimnya telah membangkitkan kembali semangat keislaman, bahkan di jantung tempat kelahirannya sendiri. Ahlinya selalu menjadi pelopor jihad di garis depan,&lt;br /&gt;jauh sejak awal sejarah ummat ini bermula. Bila Rasulullah meminta orang menurunkan jenazah dimintanya yang paling banyak penguasaan Qur’annya. Bila menyusun komposisi pasukan, diletakkannya pasukan yang lebih banyak&lt;br /&gt;hafalannya. Bahkan di masa awal sekali, ‘unjuk rasa’ pertama digelar dengan pertanyaan ‘Siapa yang berani membacakan surat Arrahman di Ka’bah?’. Dan Ibnu Mas’ud tampil dengan berani dan tak menyesal atau jera walaupun pingsan dipukuli musyrikin kota Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa: Da’wah, tarbiah, jihad dan disiplin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tertempa makan (sahur) di saat enaknya orang tertidur lelap atau berdiri lama malam hari dalam shalat qiyam Ramadlan setelah siangnya berlapar-haus, atau menahan semua pembatal lahir-batin, sudah sepantasnya mampu mengatasi masalah-masalah da’wah dan kehidupannya, tanpa keluhan, keputusasaan atau kepanikan. Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan di tengah badai takkan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air di akhir malam, lapar dan haus di terik siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terbiasa memburu dan menunggu target perjuangan, jauh sampai ke akhirat negeri keabadian, dengan kekuatan yakin yang melebihi kepastian fajar menyingsing. Namun bagaimana mungkin bisa mengajar orang lain, orang yang tak mampu memahami ajarannya sendiri? “Faqidu’s Syai’ la Yu’thihi” (Yang tak punya apa-apa tak akan mampu memberi apa-apa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu pertama turun di bulan Ramadlan, pertempuran dan mubadarah (inisiatif) awal di Badar juga di bulan Ramadlan dan Futuh (kemenangan) juga di bulan Ramadlan. Ini menjadi inspirasi betapa madrasah Ramadlan telah memproduk begitu banyak alumni unggulan yang izzah-nya membentang dari masyriq ke maghrib zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila mulutmu bergetar dengan ayat-ayat suci dan hadits-hadits, mulut mereka juga menggetarkan kalimat yang sama. Adapun hati dan bukti, itu soal besar yg menunggu jawaban serius.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4781962223126830273?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4781962223126830273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/bulan-ramadlan-stasiun-besar-musafir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4781962223126830273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4781962223126830273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/bulan-ramadlan-stasiun-besar-musafir.html' title='Bulan Ramadlan : Stasiun Besar Musafir Iman'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEuWQZIwxI/AAAAAAAAARY/lzXGtt-HxKI/s72-c/ramadhan-fursatun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-7781283149389085798</id><published>2009-08-11T00:11:00.000-07:00</published><updated>2009-08-11T00:13:24.777-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Mengenai RUU Kesehatan Reproduksi ( skenario yang lebih utama dari jebakan isu bom dan terorisme 'Noordin M Top')</title><content type='html'>[Al Islam 467] Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa saat ini DPR sedang menggodok RUU Kesehatan yang baru, menggantikan UU Kesehatan No. 23 Tahun 1992. RUU Kesehatan yang sudah diproses beberapa tahun lalu itu sedianya akan disahkan menjadi UU September mendatang oleh DPR Periode 2004-2009. Namun, dengan sisa waktu yang tinggal dua bulan lagi, pengesahan UU tersebut kemungkinan bisa disahkan tahun ini, tetapi mungkin juga baru bisa disahkan oleh DPR hasil Pemilu 2009 atau DPR Periode 2009-2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara hal penting yang terus didorong-dorong oleh sejumlah kalangan—khususnya para aktivis perempuan—agar masuk dalam RUU Kesehatan yang baru itu adalah ihwal kesehatan reproduksi perempuan. Cedaw Working Group Initiative, misalnya, mengusulkan agar RUU Kesehatan yang baru bisa mengakomodasi kesehatan reproduksi perempuan (TVOne.co.id, 10/7/2009).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agenda Terselubung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan di seputar ‘kesehatan reproduksi perempuan’ sebetulnya tidak dilepaskan dari agenda global penjajahan Barat. Upaya untuk mewujudkan gagasan ini adalah langkah lain yang dilakukan Barat yang dimotori AS untuk semakin melemahkan negara-negara berkembang, khususnya negeri-negeri Muslim, dengan cara menekan populasi (jumlah) penduduknya; selain melalui program pembatasan kelahiran melalui program KB, larangan menikah dini, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah penduduk Indonesia, misalnya, sudah mencapai 238 juta dengan pertumbuhan penduduk pertahun 3,2 juta jiwa. Dengan laju pertumbuhan seperti ini, dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan jumlah penduduk Indonesia akan menyalip jumlah penduduk Amerika Serikat (AS). Negara-negara maju seperti AS memiliki kekhawatiran yang tinggi terhadap laju pertumbuhan penduduk di Dunia Islam seperti Indonesia. Pasalnya, negara-negara maju saat ini mengalami penurunan tingkat pertumbuhan penduduk karena rendahnya angka kelahiran. Akibatnya, penduduk Dunia Islam memiliki hak suara yang lebih tinggi dalam percaturan kelembagaan internasional daripada dunia Barat (Jurnal-ekonomi.org, 2/09/08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Barat mengembangkan dan menerapkan strategi untuk menekan laju pertumbuhan di Dunia Islam dengan dua strategi: kontrol populasi dan genosida (pembantaian massal) melalui “kesehatan reproduksi”. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Barat, khususnya AS, untuk menghentikan ledakan jumlah penduduk di negeri-negeri Islam adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, pada tahun 1960-an telah diungkapkan secara terang-terangan oleh para pemimpin Eropa dan Amerika untuk melakukan ‘pemusnahan total’ terhadap bangsa-bangsa ‘tertentu’ secara bertahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tahun 1974, atas permintaan Menteri Luar Negeri AS saat itu, Henry Kissinger, AS mengeluarkan dokumen National Security Study Memorandum 200, 1974 (NSSM, 200) yang menggambarkan kebencian dan rencana AS untuk menghabisi kaum Muslim. Intinya, mereka menyebut masalah kelebihan penduduk dunia sebagai “musuh” yang mengancam keamanan nasional Amerika. Dokumen NSSM 200 yang juga disebut Kissinger’s Report itu hingga hari ini tidak pernah dicabut. Penting dicatat, dokumen itu menyebut Indonesia sebagai salah satu dari 13 negara target utama politik depopulasi (pengurangan jumlah penduduk) (hli.org/nssm_200_exposed.html).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, pada bulan Mei 1991, pemerintah AS telah mempublikasikan beberapa dokumen rahasia yang isinya berupa pandangan pemerintah AS, bahwa pertambahan penduduk Dunia Ketiga merupakan ancaman bagi kepentingan dan keamanan AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, AS mengandeng PBB (melalui Lembaga UNDP, UNFPA) dan Bank Dunia untuk mengarahkan opini dunia, bahwa “pertumbuhan penduduk adalah sebuah masalah bagi Afrika, Amerika Latin dan Asia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, AS telah menyalurkan dana yang cukup besar untuk mewujudkan dua strategi ini. Dalam suatu laporan USAID dinyatakan, tahun 1965 sampai dengan 1974, AS telah menetapkan anggaran US$ 625 juta untuk kepentingan kontrol populasi. Anggaran yang telah dihabiskan dari tahun 1968 hingga 1995 adalah sejumlah US$ 1,5 miliar. Dana sebesar itu di antaranya digunakan untuk membeli sekaligus mendistribusikan alat kontrasepsi berupa 10,5 juta kondom, 2 juta pil aborsi, lebih dari 73 juta IUD, lebih dari 116 juta tablet vaginal foaming. Semua bantuan itu ditujukan untuk negara-negara yang dinamakannya LCDs/Negara-negara berkembang (baca: Negeri-negeri Muslim). Bantuan itu di antaranya disalurkan melalui UNFPA, WHO, UNICEF, ILO, UNESCO, World Bank, ADB (Tatad, 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program KB dan Wacana ‘Kesehatan Reproduksi’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, program pembatasan kelahiran dikenal dengan istilah halus ”Keluarga Berencana (KB)”. Organisasi internasional yang mempelopori KB adalah International Planned Parenthood Federation (IPPF) yang berdiri pada tahun 1952 berpusat di London, terdiri dari delapan negara (di antaranya AS dan Inggris). IPPF membentuk federasi dengan tujuan pemberdayaan perempuan dalam mengakses layanan kontrasepsi. Selanjutnya di Indonesia didirikan sebuah LSM bernama PKBI (Perkumpulan KB Indonesia) pada tanggal 23 Desember 1957 di Jakarta, yang kemudian pada tahun 1967 PKBI menjadi anggota Federasi Keluarga Berencana Internasional (IPPF) yang berkantor pusat di London. PKBI sebagai cabang dari IPPF memiliki kesamaan dari visi dan misinya. Hal ini semakin memperjelas bahwa program KB adalah rekayasa Barat atas negeri Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia selama program KB dijalankan (1967-2000) kelahiran tercegah mencapai 80 juta, dan diperkirakan hingga tahun 2009 kelahiran tercegah menjadi 100 juta (Syarief, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada tahun 1994, dengan dihadiri sekitar 180 negara, Barat melalui UNPFA-PBB menyelenggarakan Konferensi ICPD di Kairo. Konferensi ini menghasilkan kesepakatan tentang ‘kesehatan reproduksi’ (Kespro) sebagai salah satu program kesehatan yang harus menjadi prioritas di semua negara di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita amati, kesehatan reproduksi yang diusung ICPD tidak sekadar menghendaki adanya kontrol populasi, tetapi juga ‘genosida’ (pembantaian massal). Ini dapat dibuktikan dari arsip tentang rencana Kerja ICPD terkait Kesehatan Reproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan Reproduksi Remaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yang merupakan salah satu unsur Kespro sudah digencarkan sejak diratifikasi pada tahun 1994 dan diresmikan sebagai program Pemerintah pada tahun 2000. Filosofi Pogram KRR adalah remaja harus mendapatkan pengetahuan seksualitas dan Kespro sesuai dengan kerangka kerja ICPD agar remaja tidak melakukan seks bebas dan mengalami berbagai masalah Kespro. Remaja harus mendapat penjelasan tentang perubahan fisik dan psikis remaja; alat kelamin (organ reproduksi), berikut bagaimana proses reproduksi terjadi; kehamilan dan cara pencegahan KTD (Kehamilan Tidak Dikehendaki), ‘aborsi aman’; homo dan lesbi harus diakui sebagai suatu identitas seksual; seks bebas yang ‘aman’; juga info tentang berbagai penyakit menular seksual serta cara pencegahannya (Budiharsana, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hasilnya, alih-alih reproduksi sehat, yang terjadi justru sebaliknya. Seks bebas yang menjadi pokok pangkal berbagai masalah KRR justru semakin marak dalam kehidupan remaja. Buktinya, terjadi peningkatan persentase remaja yang melakukan seks bebas sebesar 32,7-52,7%. Pada tahun 1992, sebelum ada program KRR, berdasarkan penelitian YKB di 12 kota besar Indonesia, ada 10-31% seks bebas. Lalu pada tahun 2008, setelah 14 tahun KRR digencarkan, meningkat menjadi 62,7% (Hasil survey KPA di 33 propinsi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, KRR tidak lain bentuk kontrol populasi karena:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Adanya target penundaan usia perkawinan alias “larangan menikah di usia muda”. Untuk mencegah pasangan usia subur menikah dini (di bawah usia 20 tahun), Pemerintah mengeluarkan program Penundaan Usia Perkawinan (PUP) sebagai bagian dari Program KB Nasional (Sumber: Buku PUP dan Hak-Hak Reproduksi Remaja di Indonesia, BKKBN, Direktorat Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi, Jakarta,2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penggunaan kontrasepsi. Kaum ibu dengan usia 20-35 tahun dianjurkan untuk menjarangkan kehamilan dengan hanya membatasi jumlah anak selama rentang 15 tahun dengan 2 anak (jarak 7-8 tahun). Bahkan pencegahan kehamilan akan tetap dilakukan setelah berusia 35 tahun. Seluruh pencegahan kehamilan diarahkan untuk menggunakan alat kontrasepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program KRR tidak hanya mengarahkan kontrol populasi, tetapi juga ‘genosida’ (pembantaian massal), karena:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memfasilitasi aborsi (pengguguran kandungan’) meski dikatakan ‘aman’. Dalam konteks KRR, jika seks bebas mengakibatkan terjadi kehamilan tak diinginkan (KTD) maka atas nama hak reproduksi serta terwujudnya mental yang sehat—menurut definisi ICPD—remaja diberi sarana untuk mengakhiri hasil perzinaannya itu dengan aborsi. Di Indonesia, berdasarkan survei KPA tahun 2008, ternyata 25% atau sekitar 7.000.000 remaja yang melakukan seks pranikah itu mengakhiri nyawa janinnya di meja aborsi. Lalu akibat berbagai komplikasi setelah tindakan aborsi, ada sekitar 42.000 remaja putri pelaku seks bebas yang meregang nyawa akibat perbuatan maksiat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memperluas penyebaran penyakit HIV/AIDS. Dalam KRR terdapat anjuran menggunakan kondom untuk seks yang katanya ‘aman’. Padahal kondom tidak bisa mencegah penularan virus HIV/AIDS yang melumpuhkan sistem pertahanan tubuh dan berujung pada kematian. Dengan demikian, memfasilitasi seks bebas sama saja dengan ‘menfasilitasi kematian’. Inilah bukti pembantaian massal’ melalui KRR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu ‘ledakan jumlah penduduk’ atau ‘kelebihan populasi’ hanyalah alat yang sangat berguna untuk menjelek-jelekkan negara-negara dengan pertumbuhan penduduk yang besar (baca: negeri-negeri Muslim) dan pada saat yang sama mengurangi risiko berkurangnya pengaruh negara-negara maju di masa datang. Kaum Muslim tentu harus sadar terhadap konspirasi ini. Sebab, jumlah penduduk kaum Muslim yang besar adalah modal potensial untuk membangun SDM yang tangguh dan akan memimpin dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula banyaknya jumlah penduduk di dunia tidak akan menjadi masalah berarti. Sebab, pada dasarnya Allah SWT menjamin ketersediaan sumberdaya alam ini untuk menopang kehidupan manusia sampai Hari Kiamat (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 22). Yang menjadikan sebagian manusia mengalami kemiskinan atau krisis pangan (kurang gizi/kelaparan) tidak lain karena kerakusan ideologi Kapitalisme Barat. AS, misalnya, hanya memproduksi 8% minyak bumi, namun mengkonsumsi 25% jumlah minyak bumi yang ada dunia. Jumlah penduduk Barat hanya sekitar 20% dari populasi dunia, namun menghabiskan 80% dari produksi pangan dunia. (Jurnal-ekonomi.org, 2/9/08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas, semua agenda di atas adalah untuk mengekalkan penjajahan AS dan sekutunya atas kaum Muslim. Allah SWT telah menyatakan dengan tegas bahwa penjajahan atas kaum Muslim adalah haram:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;﴿وَلَن يَجْعَلَ الَّلهُ لِلْكٰفِرِينَ عَلَى الْمُؤمِنِينَ سَبِيلاً﴾&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah sekali-kali tidak akan memberi orang-orang kafir jalan untuk memusnahkan orang-orang yang Mukmin (QS an-Nisa’ [4]:141).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kaum Muslim harus melepaskan diri dari penjajahan AS sebagai negara adidaya pengusung utama ideologi Kapitalisme. Satu-satunya jalan untuk bisa keluar dari penjajahan AS adalah dengan menegakkan kembali sistem kehidupan Islam dalam naungan Khilafah Islam. Wallâhu a’lam bi ash-shawâb. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;KOMENTAR ALISLAM:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembayaran Bunga Utang Indonesia Rp 109 Triliun (Vivanews, 1/8/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah termasuk riba (dosa besar), bunga utang jelas-jelas mencekik rakyat, karena rakyatlah yang harus membayarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2009/08/06/menyoal-ruu-kesehatan-dan-isu-‘kesehatan-reproduksi’/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-7781283149389085798?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/7781283149389085798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/mengenai-ruu-kesehatan-reproduksi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7781283149389085798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7781283149389085798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/mengenai-ruu-kesehatan-reproduksi.html' title='Mengenai RUU Kesehatan Reproduksi ( skenario yang lebih utama dari jebakan isu bom dan terorisme &apos;Noordin M Top&apos;)'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-7564963947925293250</id><published>2009-08-10T23:17:00.000-07:00</published><updated>2009-08-10T23:22:37.086-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Air mata Rasulullah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEOJipludI/AAAAAAAAARQ/6URHQYLLmQo/s1600-h/air-mata.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 233px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEOJipludI/AAAAAAAAARQ/6URHQYLLmQo/s320/air-mata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368587787885197778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sudahkah kita mencintai beliau???&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Abdullah bin Hisyam seorang sahabat nabi berkisah :&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Suatu ketika kami berjalan bersama Rasulullah SAW, lalu Umar bin Khattab berkata: “Wahai Rasulullah aku mencintaimu lebih dari segala sesuatu  kecuali dari diriku”. Rasulullah kemudian bersabda: “Kamu belum berimsn wahai Umar”. Umarpun melanjutkan: ”Kalau begitu aku mencintaimu lebih dari segalanya termasuk diriku”. Rasulullah lalu bersabda: “Sekarang kau beriman”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepenggal kisah ini memberikan gambaran yang jelas kepada kita, betapa mencintai Rasulullah bagian yang tak terlepaskan dari kesempurnaan iman kepada Allah  SWT. Sabda Nabi Muhammad SAW diriwayatkan imam Bukhari-Muslim : “Demi Allah tidak beriman diantara kalian sehingga mencintaiku lebih dari orangtuanya, anaknya dan semua manusia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;AIR MATA RASULULLAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:130%;" &gt;Tiba-tiba dari luar pintu terdengar sesorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?”, tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah ayahku sedang demam”, kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.&lt;br /&gt;Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “siapakah itu wahai anakku?”, “tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya”, tutur Fatimah lembut. Lalu Rasulullah menatap putrinya dengan pandangan yang menggetarkan, seolah-olah bagian demi bagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia, dialah malaikatul maut”, kata Rasulullah. Fatimahpun menahan ledakan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan mengapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia untuk menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jibril jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?” Tanya Rasulullah dengan suara amat lemah. “Pintu-pintu telah terbuka dan malaikat-malaikat telah menanti ruhmu, semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu”, kata Jibril. Tapi itu tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh dengan kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar kabar ini?”,  tanya Jibril. “Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” Tanya Rasulullah lagi. “Jangan khawatir wahai Rasul Allah, aku pernah ,mendengar Allah berfirman padaku: “Kuharamkan surge bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya”, kata Jibril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik-detik semakin dekat, tiba saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril betapa sakitnya sakaratul maut ini”. Perlahan Rasulullah mengadu, Fatimah terpejam, Ali disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu wahai Jibril?”, Tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup melihat kekasih Allah direnggut ajal?” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tak tertahankan lagi. “Ya Allah dahsyat nian maut ini, timpakan saja semuia siksa maut ini padaku, jangan pada umatku”, do’anya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekat ke telinganya. “Uushiikum bis shalati wa maa malakat aimanuku (Peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah diantaramu)”.&lt;br /&gt;Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatii (umatku, umatku, umatku)”. Dan berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;font-size:180%;" &gt;Kini, mampukah kita mencintai sepertinya???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-7564963947925293250?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/7564963947925293250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/air-mata-rasulullah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7564963947925293250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7564963947925293250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/air-mata-rasulullah.html' title='Air mata Rasulullah'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoEOJipludI/AAAAAAAAARQ/6URHQYLLmQo/s72-c/air-mata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-432176838608685853</id><published>2009-08-10T22:54:00.000-07:00</published><updated>2009-08-11T01:12:14.390-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Bila AlQur'an mulai berbicara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoENBXAWlwI/AAAAAAAAARI/aJzTt8-QCVs/s1600-h/al-quran.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 242px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoENBXAWlwI/AAAAAAAAARI/aJzTt8-QCVs/s320/al-quran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368586547808868098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Waktu engkau masih kanak-kanak….&lt;br /&gt;Kau laksana kawan sejatiku,&lt;br /&gt;Dengan wudhu’ kau sentuh aku dalam keadaan suci…&lt;br /&gt;Kau pegang aku, kau junjung dan kau pelajari…&lt;br /&gt;Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari,&lt;br /&gt;Setelah selesai engkau menciumku mesra...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Sekarang engkau telah dewasa….&lt;br /&gt;Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…&lt;br /&gt;Apakah aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah…?&lt;br /&gt;Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu&lt;br /&gt;Atau menurutmu, aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji…&lt;br /&gt;Sekarang aku tersimpan rapi sekali;&lt;br /&gt;Sehingga engkau lupa di mana aku tersimpan&lt;br /&gt;Aku sudah anggap engkau hanya sebagai pengisi setormu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa atau&lt;br /&gt;Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan&lt;br /&gt;Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian.&lt;br /&gt;Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu… pagi-pagi,,, surah-surah yang ada padaku, engaku baca beberapa halaman.&lt;br /&gt;Di waktu petang , aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…&lt;br /&gt;Sekarang,,, seawal pagi sambil minum kopi,, engaku baca surat kabar dahulu.&lt;br /&gt;Waktu lapang engkau baca buku karangan manusia, sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azza wa jalla,..&lt;br /&gt;Engkau,,, engkau abaikan dan engkau lupakan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (Basmalah).&lt;br /&gt;Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi.&lt;br /&gt;Tidak ada kaset yang berisi ayat-ayat Allahyang terdapat di dalam keretamu sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju kepada stasiun radio kesukaanmu.&lt;br /&gt;Mengasyikkan…&lt;br /&gt;Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.&lt;br /&gt;Di komputermu pun kau putar musik favoritmu, jarang sekali engkau putar ayat-ayatku…&lt;br /&gt;Email  dari temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan.&lt;br /&gt;Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.&lt;br /&gt;Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV, menonton siaran televisi.&lt;br /&gt;Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk, hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah.&lt;br /&gt;Waktupun cepat berlalu….&lt;br /&gt;Aku semakin kusam dalam laci-lacimu…&lt;br /&gt;Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali, itupun hanya beberapa lembar dariku.&lt;br /&gt;Dengan suara lafadzh yang tak semerdu dulu.&lt;br /&gt;Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku atau waktu kematian saudaramu atau taulanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila engkau dikubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba, engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya,&lt;br /&gt;Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kamu???&lt;br /&gt;Yang pasti ayat-ayat allah yang ada padaku menolongmu.&lt;br /&gt;Itu janji Tuhanmu, Allah SWT…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu,,,&lt;br /&gt;Setiap saat berlalu…&lt;br /&gt;Dan akhirnya……..&lt;br /&gt;Kubur yang setia menunggumu………….&lt;br /&gt;Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku engkau baca selalu dan engkau hayati…&lt;br /&gt;Di kuburmu nanti akan aku datang sebagai pemuda gagah nan tampan.&lt;br /&gt;Yang akan membantu engkau membela diri dalam perjalanan ke alam akhirat.&lt;br /&gt;Dan akulah “AlQur’an”, kitab sucimu&lt;br /&gt;Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peganglah aku kembali…&lt;br /&gt;Bacalah aku kembali setiap hari…&lt;br /&gt;Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.&lt;br /&gt;Yang berasala dari Allah Azza wa Jalla, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah&lt;br /&gt;Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu.&lt;br /&gt;Keluarkanlah aku segera dalam almari, dari lacimu…&lt;br /&gt;Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.&lt;br /&gt;Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu, sentuhilah aku kembali…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca dan pelajari lagi aku…&lt;br /&gt;Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebus ayat&lt;br /&gt;Sseperti dulu…&lt;br /&gt;Waktu engkau masih kecil…&lt;br /&gt;Di surau kecil kampungmu yang damai..&lt;br /&gt;Jangan aku engkau biarkan sendiri…&lt;br /&gt;Dalam bisu dan sepi…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-432176838608685853?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/432176838608685853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/bila-alquran-mulai-berbicara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/432176838608685853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/432176838608685853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/bila-alquran-mulai-berbicara.html' title='Bila AlQur&apos;an mulai berbicara'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SoENBXAWlwI/AAAAAAAAARI/aJzTt8-QCVs/s72-c/al-quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-867491955178000618</id><published>2009-08-02T21:33:00.000-07:00</published><updated>2009-08-02T22:00:05.953-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Maaf karena aku memang Idealistis!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnZuxIf5AFI/AAAAAAAAARA/ll-Et9RlM-4/s1600-h/loneliness.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 280px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnZuxIf5AFI/AAAAAAAAARA/ll-Et9RlM-4/s320/loneliness.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365597796432412754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jika memang kau tak suka biarlah, karena aku memang orang yang idealistis...&lt;br /&gt;Jika memang itu jalan pilihanmu, silahkan kau tempuh. Aku tak peduli memang karena aku orang yang idealistis...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Entah ada badai apa yang menerpa dirimu, kau berubah 180 derajat. Kau bukan orang yang ku kenal lagi. Senyum-senyum yang dulu membias di wajahku kini telah pudar ketika ku ingat padamu. Bukan senyum yang kini tampak tapi tatapan mataku yang tajam, hatiku yang panas terbakar emosi. Maaf karena ku memang orang yang &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;idealistis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku tidak menilaimu dari kesempurnaan seorang manusia, tidak pula dari keanggunan wajahmu dan kelihaianmu berbicara. Tidak, sekali lagi tidak!!! karena aku bukanlah tipe orang yang perfeksionis tapi aku adalah orang yang &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;idealistis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);font-size:130%;" &gt;Jika kau bermain api denganku, maka siap-siaplah kau akan terbakar dengannya jika kau menyentuhnya dan jika kau menjauh setidaknya kau akan merasakan pancaran panasnya. Hah!!! Ternyata itu tidak terjadi lantaran hatimu yang begitu dingin sedingin es yang memadamkan api itu. Maaf sekali, tapi semua itu tak berarti apa-apa lagi bagiku, karena aku memang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Idealistis!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;Maaf jika memang kau tak suka, maka silahkan saja pergi dari kehidupanku. Pintu keluar akan selalu terbuka untukmu begitu pula dengan pintu masuk. Karena aku bukanlah orang yang sempit (pikiran dan hati) bukan pula orang yang akan selalu menerima (terbuka). Maaf karena memang aku ini orang yang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;idealistis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Tak ada kata, tak ada ikatan, tak ada hubungan. Silahkan saja mau tak apa lagi? Karena aku selalu siap untuk menerima itu. Dan silahkan saja kau sembunyikan apa maksudmu, apa maumu dan apa masalahmu. Karena benar inilah aku. Aku apa adanya, aku yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;idealistis...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Tapi aku tidak akan pernah rela jika satu hal melukai hatimu, merusak jiwamu serta membuatmu kehilangan jati dirimu!!!&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Karena sesungguhnya aku berkata dari relung jiwaku yang paling dalam untuk setiap orang yang telah mewarnai dan melukis kanvas jiwaku bahwa aku... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;Aku PEDULI, SAYANG DAN CINTA KPEPADA KALIAN!!!&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;TAK LAIN KARENA ALLAH SWT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-867491955178000618?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/867491955178000618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/maaf-karena-aku-memang-idealistis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/867491955178000618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/867491955178000618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/08/maaf-karena-aku-memang-idealistis.html' title='Maaf karena aku memang Idealistis!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnZuxIf5AFI/AAAAAAAAARA/ll-Et9RlM-4/s72-c/loneliness.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-506992852358357457</id><published>2009-07-29T23:34:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T00:25:30.287-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Pernyataan Aray Alqassam terhadap "media tanzhim Alqaidah"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnFK39vmBMI/AAAAAAAAAQ4/sEi1nN_zUPo/s1600-h/bom3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 290px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnFK39vmBMI/AAAAAAAAAQ4/sEi1nN_zUPo/s320/bom3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364150956502418626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Aray-Alqassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Woyy,,, yang bikin tuh blog lu itu Intel Amerika apa beneran Noordin M TOP sihh???&lt;br /&gt;Tau gakk Lo???&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm,,, sebenarnya gua kurang sregg aja sama tuh media apalagi bawa nama ALQAIDAH!!!&lt;br /&gt;Wah,,, dasar geblek yang bikin!!! &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Bayangin aja coy, yang namanya media blog itu kan siapa aja bisa bikin dan posting artikel disitu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;(k'lo mau gua juga bisa kali)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuman gua mikirnya ada semacam konspirasi tertentu aja. Padahal kan yang malakukan pemboman itu belum terbukti siapa pelakunya. Nah di blog tersebut mengklaim bahwa yang melakukan penmboman tersebut adalah Noordin M TOP bawa-bawa nama AlQaidah pula!!!&lt;br /&gt;Padahal terdapat sejumlah kejanggalan pada peristiwa tersebut kayak ini nih : &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Menurut Al-Khaththath, sehari setelah peristiwa bom itu, sejumlah ormas Islam bertemu di PP Muhammadiyah. Dari situ mereka dapat informasi bahwa pada saat terjadi peledakan, ada 130 anggota CIA yang bermalam di Hotel Marriott. “Saya yakin, ini bukan hal kebetulan!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ujar sekjen FUI ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Tuh kan buat apa CIA ada disitu k'lo emang ada apa-apanya. Weleh-weleh sayangnya media tidak memberitakan hal tersebut kepada publik. Udah gitu banyak tuduhan yang mengarah kepada sejumlah aktivis islam maupun pergerakan Islam, sebut saja Ust. Abu Bakar Ba'asyir (Semoga Allah selalu menjagamu Abiy) dan Jama'ah Islamiyah. Lagi-lagi Ust. Abu Bakar Ba'asyir dicurigai sebagai dalang pemboman tersebut tapi Alhamdulillah tidak terbukti pada beliau. Malah Ust. Abu Bakar Ba'asyir mengutuk keras dan berkata K'lo yang melakukan pemboman tersebut adalah musuh umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lain halnya Jama'ah Islamiyah, menurut penuturan beberapa mantan Amir Jama'ah Islamiyah k'lo yang melakukan pemboman itu adalah Nurdin M TOP maka yang harus bertanggung jawab ya Noordin M TOP dan kelompoknya tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Jadi sampai saat ini kita masih tidak tahu siapa pelaku sebenarnya pemboman tersebut. So, sikap kita seharusnya jangan sampai mudah terprovokasi saling tuduh. Apalagi terprovokasi blog yang mengaku media tanzhim AlQaidah Indonesia!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh, K'lo bener eman Noordin M TOP yang menjadi dalang maka gua cuma bisa bilang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Wooyyyy!!! Goblok banget lu Noordin M TOP!!! Gua yakin lu tuh bukan AlQaidah!!!&lt;br /&gt;Geraknya AlQaidah enggak seperti geraknya kelompok elu!!!&lt;br /&gt;Elu tuh PENGECUT!!! BRENGSEK!!! Ribut aja dah Lu ama Gua!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Woyyy!!! Lu tau Kagak sih k'lo ada kode etik mujahidin untuk semaksimal mungkin menghindari korban sipil!!! Dan elu tahu apa yang terjadi pada peledakan kemarin??? Banyak korban yang berjatuhan dari kalangan SIPIL !!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Dasar TOLOL!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ehh,,, di media pemberitaan lu ada statement :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala' (Loyalitas) dan Baro' (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala'nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tapi di negeri Lu sendiri (Malaysia) malah elu biarin maen disitu!!! Mending lu urusin tuh negeri elu sendiri, nah k'lo mau ngebom jangan di Indonesia di negeri elu aja sendiri!!! Dasar Kampret lu!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Emang dasar Geblek lu Noordin!!! Bahkan karena ulah elu sendiri hampir dari kalangan umat Islam dan harakah islam di Indonesia hampir saling tuduh!!!&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Udah Ribut aja lu ama gua!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seandainya memang terbukti CIA maka gua cuma bisa bilang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;"JIHAD FIY SABILILLAH" &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;"HANCURKAN AMERIKA"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wuiiihhhh,,, Esmosi gua!!!&lt;/span&gt; :p&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-506992852358357457?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/506992852358357457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/pernyataan-aray-alqassam-terhadap-media.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/506992852358357457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/506992852358357457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/pernyataan-aray-alqassam-terhadap-media.html' title='Pernyataan Aray Alqassam terhadap &quot;media tanzhim Alqaidah&quot;'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnFK39vmBMI/AAAAAAAAAQ4/sEi1nN_zUPo/s72-c/bom3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-871281657412775227</id><published>2009-07-29T23:30:00.001-07:00</published><updated>2009-07-29T23:32:55.916-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Sejumlah Kejanggalan di Bom Ritz-Marriott</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnE-itE4E_I/AAAAAAAAAQw/Gimk6TqPrlw/s1600-h/diskusi_teroris2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnE-itE4E_I/AAAAAAAAAQw/Gimk6TqPrlw/s320/diskusi_teroris2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364137397111493618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah kejanggalan dari peristiwa meledaknya bom pada 17 Juli lalu di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott dibahas beberapa pengamat Islam. Di antara mereka ada Jose Rizal Jurnalis dari Mer-C, Fadhli Zon dari tim sukses Mega Prabowo, dan Muhammad Al-Khaththath dari Forum Umat Islam atau FUI. Diskusi diselenggarakan di Wisma Dharmala Sakti Jakarta, siang tadi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Khaththath, sehari setelah peristiwa bom itu, sejumlah ormas Islam bertemu di PP Muhammadiyah. Dari situ mereka dapat informasi bahwa pada saat terjadi peledakan, ada 130 anggota CIA yang bermalam di Hotel Marriott. “Saya yakin, ini bukan hal kebetulan!” ujar sekjen FUI ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, tidak ada media yang memberitakan soal keberadaan sejumlah agen intelijen Amerika ini yang secara kebetulan berada di lokasi kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khaththath yakin bahwa ada pihak-pihak yang sangat kompeten soal bom dan mereka sama sekali tidak dicurigai. “Bukankah yang sangat mengerti soal bom adalah mereka yang ngerti persenjataan. Dan itu bisa polisi, tentara, atau intelejen.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Hizbud Dakwah Islam ini pun menyayangkan beberapa media yang mengikuti arus aparat dengan melakukan tuduhan-tuduhan terhadap aktivis Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khaththath menambahkan, biasanya sebelum ada bom selalu ada pengkondisian terhadap siapa yang akan menjadi tertuduh. “Saya ingat benar dengan peristiwa bom Bali 2002. Seminggu sebelum kejadian, sejumlah ormas Islam diundang ke mabes Polri. Di sana, mereka mendapatkan pengarahan soal bahaya terorisme. Bahkan, di situ disebut tiga orang berbahaya yang disinyalir sebagai anggota jamaah Islamiyah. Mereka itu adalah Abu Bakar Ba’asir, Hambali, dan Imam Samudra. Dan seminggu kemudian, bom meledak. Dan mereka pun langsung menjadi target perburuan polisi,” papar Al-Khaththath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Khaththath, Jose Rizal menyorot keanehan lain dalam kasus kamar 1808 di hotel Marriott. ”Bagaimana mungkin seorang pelaku bom begitu ceroboh meninggalkan jejak dengan sejumlah bukti yang begitu jelas. Ada laptop, mur, dan sidik jari,” ujar dokter yang sudah begitu akrab dengan korban bom di beberapa tempat konflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, pada saat kejadian, di hotel tersebut sedang berlangsung pertemuan para top manejer dari beberapa perusahaan besar yang berbisnis di Indonesia. ”Bagaimana mungkin seorang Nurdin M Top bisa secanggih itu dalam soal informasi?” ucap Jose meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jose menambahkan, agak aneh kalau pelaku bom bunuh diri dengan menggunakan tas troli di bom, tapi kepala dan tubuhnya terpisah. ”Ini juga kejanggalan. Kalau bom diletakkan di ransel, hal itu mungkin terjadi. Tapi kalau bom di tas troli atau dijinjing, sulit menangkap itu sebagai sebuah kebenaran,” papar ketua presidium Mer-C ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadhli Zon punya pendapat lain soal keterkaitan peristiwa bom Marriot II dengan pemilu presiden. Terutama soal konfrensi pers SBY beberapa jam setelah terjadinya peledakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, agak aneh seorang presiden tiba-tiba bereaksi emosional dan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang sangat provokatif dan berlebihan. ”Seharusnya seorang kepala negara memberikan pernyataan yang menenangkan. Memberikan jaminan medis untuk para korban misalnya, memberikan jaminan keamanan, dan serius akan menangkap pelaku pengeboman. Bukan justru memberikan pernyataan yang tambah meresahkan,” ujar anggota tim sukses Mega Prabowo ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lebih aneh lagi ketika polri justru memberikan pernyataan yang sangat berbeda dengan presiden. Bahwa, pelaku peledakan diduga kuat jaringan Al-Qaidah atau Nurdin M Top. ”Bagaimana mungkin dua institusi negara bisa punya pendapat yang tidak klop,” tambah Fadhli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menurutnya, pemaparan SBY soal data-data intelijen dalam bentuk foto-foto yang sebenarnya foto lama, bisa merupakan pelanggaran terhadap rahasia negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Fadhli, tidak tertutup kemungkinan bom Marriott merupakan bentuk pengalihan isu kecurangan pilpres yang begitu sistematis. Mulai dari kasus DPT, KPU yang tidak netral, hingga adanya keterlibatan lembaga asing dalam soal penghitungan suara. mnh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;http://www.eramuslim.com/berita/nasional/sejumlah-kejanggalan-di-bom-ritz-marriott.htm&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-871281657412775227?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/871281657412775227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/sejumlah-kejanggalan-di-bom-ritz.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/871281657412775227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/871281657412775227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/sejumlah-kejanggalan-di-bom-ritz.html' title='Sejumlah Kejanggalan di Bom Ritz-Marriott'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SnE-itE4E_I/AAAAAAAAAQw/Gimk6TqPrlw/s72-c/diskusi_teroris2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-3825018051376900576</id><published>2009-07-29T23:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-29T23:27:57.166-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Beginikah Demokrasi Negeri Ini???</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 5 Juli lalu, pernah menerbitkan sebuah surat elektronik milik Andi Malarangeng, sang jubir Presiden RI. Isi surat tersebut benar-benar mengejutkan. Terlihat sekali konspirasi di balik perhelatan demokrasi yang mahal itu. Pemegang kendali konstelasi politik dalam negeri tetap ada di tangan para munafikin antek kafir yang bermodal besar. Bukan rakyat, sebagaimana yang selama ini dielu-elukan dalam demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah isi surat elektronik yang dikirimkan oleh Andi Malarangeng kepada Muchlis Hasyim, editor senior salah satu media cetak besar di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;From: Andi Mallarangeng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Date: Fri, 3 Jul 2009 18:59:14 -0700 (PDT)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;To: Subject:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Re: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Muchlis yang baik tapi sedang gundah, Menurut saya, kita masih on the track. Isu yang menyudutkan saya di Makasar, masalah di Medan, DPT bermasalah, atau omongan ngaco PS tentang GBK tidak akan mempengaruhi pemilih. Apa dia punya bukti kita memanipulasi media. Masyarakat kan melihat media sendiri lah yang menentukan berita mana yang pantas mereka turunkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ada beberapa argumen yang bisa memperkuat keyakinan saya bahwa beragam isu ini tidak akan mempengaruhi kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pertama, bangsa kita berada pada tahap puncak konsumerisme yang menyebabkan kaburnya identitas Nasional. Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila itu tinggal jargon2 saja. Jadi orang akan memiih dari apa yang mereka lihat dan sukai dan itu jelas masalah pembawaan dan penampilan. Masyarakat konsumen tidak akan peduli dengan apa yang dibawa oleh orang tersebut. Mau kapatalis, sosialis, atau neolib sekalipun, mereka tidak akan pedulikan. Yang penting mereka puas dengan penampilan si kandidat.. Dan kandidat itu adalah SBY-Boediono. Jadi, kejadian saya di Makassar kemarin itu tidak usah dipikir terlalu berat, itu hanya sebuah eksperimen kecil saya untuk melihat apakah isu berbau SARA masih mendapat tempat di masyarakat kita? dan saya sudah mendapatkan jawabannya, memang betul terjadi sedikit riak di Makassar sana dan mungkin elektabilitas JK langsung meningkat tajam. Tetapi lihatlah pada hari pencontrengan nanti, masyarakat tetap tidak akan bergeming dari pilihan kita. Sebab bagi masyarakat konsumen, yang penting bukanlah isu, tetapi penampilan dari kandidat. Ibaratnya blackberry vs pancasila, jelas ketahuan mana yang laku dan tidak sekarang ini. Masyarakat kita mati2an berhutang kiri kanan buat beli blackberry makin lupa lah sama pancasila. Ingat bung, Obama bisa jadi presiden hanya karena konsumerisme dan kapitalisme di AS sedang runtuh sehingga penduduknya kembali ke nilai-nilai kebangsaannya yaitu "all men are created equal", makanya kulit hitam bisa jadi presiden. Kalau ndak ada keruntuhan ekonomi ndak mungkin kejadian tuh Obama boss.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kedua, FZ cs tidak percaya bahwa politik aliran sudah mati di Indonesia. NU, Muhammadiyah apalah yang lain juga sudah tidak seperti dulu lagi. Kita kan juga liat sendiri, kyai kan UUD juga akhirnya toh, tinggal mana yang kantongnya paling dalam dan janjiny paling manis aja. Dan kita kan main cantik sekali seperti anda liat. Lalu, orang seperti ini ini juga tidak mau belajar dari sejarah kepemimpinan nasional di Indonesia. Sejak negara ini berdiri, semua presiden yang naik itu karena kecelakaan sejarah. Bung Karno diangkat menjadi presiden, karena Jepang kalah dari sekutu dan terjadi vacuum of power pada masa itu. Soeharto naik juga akibat kecelakaan sejarah yaitu terjadinya peristiwa 65. Nah yang lucu, setelah itu kecelakaan sejarahnya semakin ngaco. Reformasi bergulir tahun 98, menghasilkan presiden yang buta. Presiden buta dijatuhkan, naik pula lah perempuan bisu. Kalau politik aliran memang belum mati, sudah pasti Mega atau Habibie jadi. Lagipula kalau memang ada politik aliran maka alirannya pasti jawa, laki-laki, militer dan islam. Non jawa seperti saya dan teman-teman ini kan sudah memang tempatnya jadi king maker saja, lebih enak ndak repot tapi kebagian serunya toh. Makanya SBY berbeda, dia muncul by design yang matang lewat pemilihan langsung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketiga, ancaman tentang gerakan mahasiswa dan rakyat itu sudah tidak relevan lagi dengan iklim demokrasi sekarang. Hanya mimpi siang bolong yang bisa menghadirkan kekuatan mahasiswa. Bahkan tahun 98 pun banyak orang salah meletakkan sejarah itu sebagai kebangkitan mahasiswa menggulingkan Soeharto. Padahal bukan begitu. Itu memang jatuhnya Soeharto dan mahasiswa jadi alat saja, tapi memang jumlahnya besar sekali jadi secara visual kelihatan seperti sebuah fenomena gerakan mahasiswa yang digerakkan sebuah pemikiran kebangsaan. Buktinya tidak ada satu pun tokoh mahasiswa yang jadi legenda karena pemikirannya di tahun 98. Rama yang jadi tokoh terpopuler pun ternyata Cuma onggokan omong kosong saja dan sebentar lagi berangkat pula ke bui. Jadi tidak perlu khawatir mahasiswa kita ndak ada yang berkualitas pemikirannya sampai bisa menggerakkan massa jadi selalu menunggu ditungangi. Dan yang menunggangi tidak pernah pintar sehingga selalu ketahuan sehingga masyarakat tidak pernah percaya lagi sama kredibilitas demo mahasiswa jadi tenang saja boss. Kita mengontrol pikiran dan sentiment public sekarang, ndak ada yang bisa kalahkan itu. Sudahlah, rakyat tidak percaya lagi pada mahasiswa. Kita datangin mereka ke tv saja mereka sudah senang sekarang. jadi Bos, gerakan mahasiswa itu bukan lagi suatu hal yang menakutkan sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lagipula, taruhlah media tidak lagi "bersahabat" , itu hanya segelintir. Media itu bisnis bung, owner nya ndak mungkin ambil risiko untuk lima tahun ke depan. bisa ndak makan mereka kan. Yang penting anda kan sudah dijelaskan dan ditunjukkan. selama skenario utama tetap terjaga, Cuma hitungan hari kok dan jadilah kita berangkat ke Bermuda kan haha ingat saja, skenario ini sudah lima kali dites dan tidak pernah gagal.. Dengan persiapan sudah lebih lama dan panjang, skenario sekarang jauh lebih sempurna.Ndak usah paniklah dengan semua isu yang berkembang ini, mereka lupa musuh utama adalah waktu, bukan kita. betul kan? Kalau orang ini memang bisa berbuat sesuatu kan sudah lama dia lakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ok boss, nda usah kuatir dengan FZ cs, mereka itu cuma angin sepoi-sepoi. Tiga hari lagi dan lima tahun ke depan kita selesaikan urusan dengan mereka satu persatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Trims AM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;From: Muchlis Hasyim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;To: mallarangeng@ yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sent: Saturday, July 4, 2009 8:52:49 AM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Subject: Fw: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Daeng, Saya baru terima email dari kawan kita ini. Terus terang saya agak tidak nyaman. Mungkin ini kembali menjadi pengingat Daeng. Isu kemarahan masy sulsel, DPT, dan penggadaian GBK, Din Samsudin yang semakin rame, saya khawatir bisa bergulir diluar kontrol kita. Perlu dicermati baik-baik dan diantisipasi semaksimal mungkin boss. Saya harap Daeng bisa memberikan pencerahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Trims MH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;From: Ronggo Lawe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Date: Fri, 3 Jul 2009 18:50:45 -0700 (PDT)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;To: Subject: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kawan Muchlis, Banyak yang mulai tidak suka dengan permainan kita di media. Mereka mulai mengerti cara kita mengontrol berita di media. Itu sebabnya mereka terus mempermasalahkan Kasus DPT bermasalah, isu SARA celi, penghinaan orang Bugis oleh Andi, penjualan Gelora Bung Karno, dll. Saya lihat Fadli Zon cs terus bergerak untuk menguji kekuatan kita di media.. Sebab mereka tahu untuk isu-isu yang sangat sensitif itu, akan sangat janggal sekali jika media tidak memberitakannya dan itu di luar kontrol kita boss. Saya lebih khawatir lagi orang-orang seperti Fadli Zon ini bisa menggerakkan mahasiswa dan masyarakat. Jadi boss, permainan di media ini mulai berbahaya. Kayaknya kita harus mencari strategi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari : www.berandalantuhan.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-3825018051376900576?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/3825018051376900576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/beginikah-demokrasi-negeri-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/3825018051376900576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/3825018051376900576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/beginikah-demokrasi-negeri-ini.html' title='Beginikah Demokrasi Negeri Ini???'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4314502481079526276</id><published>2009-07-29T23:16:00.000-07:00</published><updated>2009-07-29T23:24:17.149-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Kisah nyata di Parlemen, ambilah pelajaran wahai orang-orang yang berakal!!!</title><content type='html'>Kiriman Akh Tegoeh Al Banna (Via Multiply)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya tidak pernah menduga bahwa apa yang telah Allah tetapkan di dalam Kitab-Nya dan lewat lisan Rosul-Nya saw membutuhkan persetujuan hamba-hamba Allah, akan tetapi saya dikejutkan bahwa firman Rabbul Yang Maha Tinggi itu senantiasa berada di dalam mushaf –tetap memiliki kesucian di hati-hati kami– sampai hamba-hamba Allah di parlemen menyetujui untuk menjadikan firman Allah itu sebagai undang-undang. Bila ketetapan hamba-hamba Allah di parlemen itu berselisih tentang hukum Allah di dalam Al Qur’an maka sesungguhnya keputusan hamba-hamba Allah itu akan menjadi undang-undang yang dijadikan acuan dalam lembaga Yudikatif yang penerapannya mendapat jaminan dari lembaga Eksekutif, meskipun itu bertentangan dengan Al Qur’an dan Assunnah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan bukti atas hal itu adalah bahwa Allah swt telah mengharomkan khomr, akan tetapi parlemen mengizinkannya, dan Allah juga telah memerintahkan penegakkan hudud, akan tetapi parlemen menggugurkannya. Hasil yang ada sesuai dengan contoh-contoh itu adalah bahwa apa yang ditetapkan oleh parlemen telah menjadi qonun (undang-undang) meskipun itu berseberangan dengan Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat di atas adalah kesimpulan salah seorang ulama Islam yang pernah duduk di kursi parlemen sebagai wakil rakyat selama delapan tahun. Anggota dewan yang ‘alim ini dahulu telah merasakan akan pentingnya ceramah di atas mimbar-mimbar, dan pentingnya menulis di koran-koran. Setelah lama dia hidup menjalani metode-metode itu, dia semakin yakin akan pengaruh hasil yang dicapainya, akan tetapi dia merasakan bahwa sekedar (menulis dan ceramah) saja tidak bisa menghasilkan perubahan dalam undang-undang dan pengaruh yang berkesinambungan dalam kekuasaan Legislatif, Yudikatif, dan Eksekutif, maka akhirnya dia mencalonkan dirinya untuk menjadi anggota parlemen dalam rangka mencari metode baru untuk tujuan meninggikan kalimat Allah swt dengan pemberlakuan/penerapan syari’at Islam, ini untuk menyelamatkan hamba-hamba Allah dari kesesatan, dan melepaskan mereka dari kebathilan, serta merangkulnya ke dalam haribaan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhiranya sang ‘alim ini berhasil menjadi anggota parlemen di bawah motto (Berikan suaramu kepadaku agar kami bisa membereskan dunia ini dengan agama), dan orang-orang pun memberikan suara mereka kepadanya karena merasa percaya terhadapnya meskipun banyaknya cara-cara pemalsuan, dan manipulasi dalam pemilu-pemilu itu. Maka keanggotaan sang ‘alim ini terus berlangsung berturut-turut selama dua masa jabatan, kemudian setelah masa itu dia berkata: “Sesungguhnya suara Islam itu sangatlah sulit mendapatkan gemanya di dua masa/periode ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ‘alim ini suatu hari pergi menuju salah satu kantor kamtib untuk menyelesaikan kepentingan-kepentingan masyarakat, kemudian dia dikagetkan di kantor Rehabilitas Moral dengan keberadaan tiga puluh wanita yang duduk di atas lantai, maka dia bertanya: “Apa kesalahan mereka?” Maka seorang petugas menjawab kepadanya: “Sesungguhnya mereka itu adalah wanita-wanita jalang (WTS/PSK),” maka si ‘alim bertanya: “Dan mana para laki-laki hidung belangnya? Karena itu adalah kriminal yang tidak mungkin dilakukan kecuali antara laki-laki pezina dengan wanita pezina,” maka si petugas memberitahukannya bahwa si laki-laki pezina bagi mereka adalah hanyalah sekedar saksi bahwa dia telah melakukan zina dengan wanita ini dan dia telah memberinya bayaran atas hal itu, kemudian dia (si wanita) dikenakan hukuman bukan karena dia telah berzina akan tetapi karena dia telah meminta upah. Ternyata orang yang mengaku bahwa dirinya berzina telah berubah menjadi saksi atas si wanita, dan undang-undang tidak menoleh kepada pengakuan dia akan zina itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wakil yang ‘alim ini berang, marah karena Allah, maka si petugas berkata kepadanya dengan santainya: “Kami hanya melaksanakan undang-undang yang kalian tetapkan di parlemen.” Akhirnya si wakil yang ‘alim ini mengetahui bahwa meskipun banyaknya orang yang menyuarakan penerapan syari’at, dan meskipun itu didukung oleh Kitabullah dan Sunnah Rosul-Nya, maka sesungguhnya harapan-harapan akan penegakkan syari’at itu tidak mungkin terealisasi kecuali lewat jalur parlemen yang mereka namakan (kekuasaan legislatif). Dan dikarenakan badan yudikatif itu tidak memutuskan kecuali dengan undang-undang yang bersumber dari parlemen, serta karena kekuasaan eksekutif tidak akan bergerak untuk melindungi Al Qur’an dan Assunnah dan tidak pula bergerak melindungi Al Islam kecuali dalam batas kesucian apa yang telah diakui oleh parlemen, maka sang ‘alim ini meyakini bahwa mencapai tujuan ini adalah mungkin saja bila para anggota perlemen mengetahui bahwa ini adalah firman Allah, sabda Rosulullah saw dan hukum Islam supaya mereka menetapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkatlah sang wakil yang ‘alim ini, terus dia mengajukkan program penggodokan undang-undang untuk menegakkan hudud syar’iyyah, program penggodokan undang-undang untuk mengharomkan riba dengan pengajuan solusi pengganti, program penggodokkan undang-undang untuk menertibkan sarana-sarana informasi agar sesuai dengan hukum-hukum Allah, program penggodokkan undang-undang untuk menghormati kesucian bulan Romadhon dan tidak terang-terangan melakukan pembatal shoum di siangnya, program penggodokkan undang-undang untuk membersihkan pantai-pantai wisata dari hal-hal porno/cabul/keji/dll, serta program-program Islami lainnya. Program-program ini disamping ditandatangani dia, ikut menandatanganinya juga sebagian besar anggota parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil yang ‘alim ini berangkat untuk menunaikan umroh, dan dia disertai sebagian anggota parlemen itu. Di sisi hajar aswad mereka berjanji kepada Allah untuk selalu memperjuangkan syari’at Allah di parlemen. Kemudian mereka naik pesawat menuju Al Madinah Al Munawwaroh, dan di sana juga mereka saling berjanji setia untuk menyuarakan suara-suara mereka demi membela syari’at Allah--bukan membela partai-partainya. Sang wakil yang ‘alim ini menyalahkan ketiga lembaga itu (Eksekutif, Yudikatif, dan Eksekutif) atas pelegalan hal-hal yang diharomkan dan menyimpang terhadap syari’at. Dia mengancam Menteri Keadilan bahwa dia akan menggunakan hak interplasinya terhadapnya setelah beberapa bulan, karena si menteri tidak menyerahkan apa yang telah diselesaikan berupa undang-undang pemberlakuan syari’at Islam. Dan si menteri itu tidak memenuhi apa yang diminta oleh sang wakil tersebut, maka dia menginterplasi sang menteri itu –Interplasi dalam kamus parlemen adalah mengharuskan pejabat yang diinterplasi untuk menjawab apa yang diajukan oleh anggota parlemen selama keanggotaan si menteri itu belum gugur atau si menteri yang diinterplasi belum keluar dari jabatan kementerian– dan si wakil itu terus saja menginterplasi si menteri dan pemerintah pun justeru mendukung si menteri dan bersikeras berusaha untuk menggugurkan interplasi itu. Pada saat runcingnya hak interplasi si wakil rakyat yang ‘alim itu, maka pemerintah merombak kabinetnya dan tidak ada yang diberhentikan dari jabatan menteri kecuali menteri keadilan itu, jadi dia dicopot dari jabatannya supaya hak interplasi itu itu menjadi gugur. Dan perlakuan ini sering berulang-ulang sehingga menjadi kaidah yang jitu saat berhadapan dengan parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si wakil rakyat yang ‘alim itu kembali bertanya-tanya kepada para anggota dewan seraya berkata: “Sesungguhnya proyek-proyek undang-undang Islam itu disimpan di laci-laci panitia, sedangkan kalian telah berjanji kepada Allah di Al Haromain untuk menjadikan suara-suara kalian ini bagi Allah dan Rosul-Nya.” Dan si wakil wakil rakyat itu meminta mereka agar menandatangani untuk menuntut pemberlakuan secepatnya syari’at Islam, maka mereka pun memenuhi permintaannya dan menandatangani apa yang dipinta oleh sang wakil rakyat, kemudian sang wakil yang ‘alim ini menyimpan berkas ini di sekretariat parlemen. Dia meminta atas nama semua anggota dewan agar memperhatikan undang-undang syari’at Allah. Maka ketua parlemen pun bangkit dan menuntut atas nama semua anggota agar kembali memperhatikan undang-undang penerapan syari’at Allah, dan dia berkata: “Sesungguhnya pemerintah ini memiliki semangat yang sama dengan kalian untuk membela Islam, akan tetapi kami meminta dari anda-anda kesempatan untuk melakukan lobi-lobi politik, maka semua anggota yang menandatangani dan yang telah berjanji di Al Haromain untuk memberlakukan syari’at Islam bertepuk tangan dan menyetujui permintaan itu, sehingga lenyaplah sudah tuntutan penerapan secepatnya akan syari’at Islam, dan menanglah pemerintah. Maka keterputusasaan telah meliputi diri sang wakil yang ‘alim itu, karena ketidakberhasilan usaha-usahanya dalam rangka menegakkan syari’at bersama-sama dengan para anggota yang telah dia ajak kemudian mereka menyetujuinya, terus setelah itu mereka justeru berpaling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi dia suatu hari dikejutkan dengan satu usulan dari ketua parlemen untuk menyepakati dibentuknya panitia umum dalam rangka mengundang-undangkan syari’at Islam, dan ternyata jelas tujuan sebenarnya, dia mendapatkan bahwa keputusan pemerintah yang tiba-tiba ini tidak lain untuk menutupi kebobrokan maha besar yang telah mencoreng negeri, dan pemerintah ini TIDAK mengambil keputusan untuk kepentingan Islam. Dan sang wakil itu tetap menyambut rencana ini meskipun dia mengetahui tujuan sebenarnya. Panitia pun berkumpul, akan tetapi si wakil merasakan ketidakseriusan pemerintah terhadap penerapan syari’at Allah, karena kalau seandainya pemerintah memang menginginkan ridho Allah, tentu di sana ada hal-hal yang tidak membutuhkan proses-proses. Penutupan pabrik-pabrik khomr mungkin dilakukan dengan satu goresan pena, dan penutupan diskotik dan bar-bar bisa dengan satu goresan pena pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada fenomena-fenomena yang menunjukan bahwa di balik itu ada tujuan sebenarnya, yang semuanya memberikan pengaruh dalam jiwa sang wakil –yang sebenarnya merupakan salah satu kaidah dalam menghadapi parlemen– yang isinya adalah:&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; “Bahwa syari’at Allah tidak akan terealisasi SELAMA-LAMANYA lewat tangan-tangan anggota parlemen.”&lt;/span&gt; Masyarakat dikejutkan dan si wakil juga dikejutkan dengan dibubarkannya parlemen, padahal sebelumnya dia adalah ketua panitia proyek-proyek penerapan syari’at Islam dan dia terus melakukan pengkajian dan penyusunan undang-undang bersama panitia dalam tiga puluh pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kekosongan parlemen muncul keputusan yang sangat berbahaya dalam masalah yang menyentuh langsung kehidupan pribadi masyarakat. Maka sang wakil yang ‘alim ini berdiri menghadang keputusan ini, karena itu bertentang dengan Islam dan undang-undang dasar, akan tetapi kaidah yang baku mengatakan: “Sesungguhnya parlemen itu dapat dibubarkan dengan dekrit bila negara hendak memaksakan sesuatu atas masyarakat, meskipun itu bertentangan dengan Islam.” Adapun kaidah terpenting yang dijadikan landasan oleh parlemen adalah apa yang telah disimpulkan oleh sang wakil yang ‘alim dengan ucapannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya meskipun, saya diberi kemampuan menyampaikan hujjah-hujjah, dan meskipun sikap saya ini berlandaskan Kitabullah dan Assunnah, maka sesungguhnya di antara aib parlemen dan tanggung jawabnya yang jelas nista adalah bahwa demokrasi itu menjadikan keputusan itu ada ditangan mayoritas SECARA MUTLAK dengan pasti, dan tidak ada batas serta tidak ada syarat meskipun bertentang dengan Islam.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wakil mulai merasakan bahwa ada langkah dan usaha-usaha dari pemerintah, ketua parlemen dan partai-partai mayoritas untuk mempersempit ruang geraknya. Dan kepemimpinan parlemen pun mulai melawan usaha-usahanya, menuduhnya bahwa dia menghambat pekerjaan-pekerjaan panitia, akan tetapi dia terus mengerahkan usaha dan kemampuannya. Dia mengajukan banyak pertanyaan yang belum dicantumkan dalam jadwal-jadwal panitia, dan dia juga bangkit menuntut banyak permintaan untuk merubah jadwal, akan tetapi dia mendapati semua itu sudah dikubur dan tidak ada lagi wujudnya. Kemudian dia kembali menggunakan hak interplasinya yang tidak bisa ditolak. Dia menginterplasi menteri-menteri pemerintahan tentang penutupan yang dilakukan negara terhadap lembaga pengadilan syar’iy dan wakaf, lembaga-lembaga pendidikan agama, pondok-pondok tahfidz Al Qur’anul Karim, dan tentang tindakannya terhadap kurikulum-kurikulum pendidikan di universitas-universitas agama dengan dalih pengembangannya, dan tentang tekanannya terhadap mesjid-mesjid dengan cara mengeluarkan keputusan yang tidak membolehkan seorang pun meskipun dia itu adalah syaikh (ulama) untuk masuk tempat ibadah dan mengatakan meskipun dalam rangka nasihat agama ungkapan yang bertentangan dengan aturan kantor/tata tertib atau undang-undang yang baku, dan siapa melakukannya maka dia ditahan dan dikenakan denda, dan bila dia melawan maka denda dilipatgandakan dan kemudian dipenjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wakil yang ‘alim ini menginterplasi menteri pariwisata, karena para siswa sekolah perhotelan dipaksa harus mencicipi khomr, mereka menolak dan akibatnya diberhentikan dari sekolah. Dia juga menginterplasi menteri penerangan menuntut dibersihkannya sarana-sarana informasi dari tindakan porno yang menghancurkan tatanan moral dan akhlak serta kesucian negeri. Interplasi ketiga kepada menteri perhubungan tentang fenomena buruk dan tindakan tidak maksimal akan sarana ini. Sang wakil yang ‘alim ini telah merasa bahwa ia terus mengajukan berbagai macam interplasi akan tetapi seolah-olah itu ditujukan terhadap drum yang bolong, maka ia berdiri di parlemen seraya meminta pertanggungjawaban ketuanya dan menuduhnya bahwa dia telah keluar dari tata-tertib parlemen. Maka ketua parlemen memerintahkan dalam permainan yang berkesan untuk memasukan tiga interplasi itu dalam satu kali pertemuan padahal setiap interplasi itu membutuhkan beberapa hari, kemudian dia memanggil salah satu fraksi parlemen dari partai mayoritas untuk menggulirkan interplasi-interplasi ini. Menteri pariwisata dipanggil, lalu pemerintah yang menentang pencantuman interplasi ini dalam jadwal kerja ikut campur karena di dalamnya ada kata-kata yang pedas yaitu tuduhan yang dilontarkan pemilik interplasi itu terhadap sang menteri, bahwa dia mengingkari hakikat sebenarnya dalam menjawab pertanyaannya, kemudian situasi dilimpahkan kepada para wakil di parlemen, maka mereka memutuskan untuk menghapuskan interplasi itu dan mereka menggugurkan apa yang dinamakan haq dusturiy (hak undang-undang) sang wakil itu dalam meminta pertanggungjawaban pemerintah. Kemudian selanjutnya interplasi kedua yang diajukan kepada menteri penerangan, sebagaimana para wakil itu membela khomr maka mereka juga membela dansa padahal mereka itu sudah berjanji kepada Allah untuk membela syari’at-Nya. Kemudian selanjutnya dibahas interplasi ketiga, akan tetapi para wakil ini melihat bahwa permintaan tanggung jawab si menteri perhubungan ini sesuai dengan selera mereka (maka mereka membela interplasi sang wakil itu), maka pada akhirnya sang wakil yang ‘alim itu berdiri ke podium dan berkata kepada para wakil di parlemen:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Wahai hadirat para wakil yang terhormat, saya bukanlah penyembah jabatan, dan saya juga tidak menginginkan kursi ini karena kedudukannya, sungguh syi’ar saya dahulu adalah “berikan suaramu kepadaku untuk kami benahi dunia ini dengan agama”, dan dahulu saya mengira bahwa cukup untuk mencapai tujuan ini dengan mengajukan proyek-proyek undang-undang Islam, akan tetapi telah nampak jelas bagi saya bahwa majelis kita ini tidak memandang hukum Allah kecuali lewat hawa nafsu kepartaian, dan mana mungkin hawa nafsu itu mempersilahkan agar kalimat Allah itu adalah yang paling tinggi…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya telah mendapatkan bahwa jalan saya untuk menuju tujuan itu telah/dan selalu tertutup di antara kalian, oleh sebab itu saya mengumumkan pengunduran diri saya dari parlemen ini tanpa ada penyesalan dan rasa sayang akan hilangnya keanggotan saya ini.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pulanglah sang wakil yang ‘alim ini ke rumahnya pada bulan April tahun 1981, dan majelis pun ditutup. Sang wakil yang ‘alim ini telah meninggalkan parlemen itu, kemudian beberapa tahun berikutnya dia pergi meninggalkan dunia yang fana ini, dan parlemen pun selalu tetap memutuskan, menetapkan hukum, dan melaksanakan dengan selain apa yang Allah turunkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_______________________&lt;br /&gt;Dari buku AGAMA DEMOKRASI karangan Syaikh Al Maqdisiy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4314502481079526276?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4314502481079526276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/kisah-nyata-di-parlemen-ambilah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4314502481079526276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4314502481079526276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/kisah-nyata-di-parlemen-ambilah.html' title='Kisah nyata di Parlemen, ambilah pelajaran wahai orang-orang yang berakal!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-8724726097456952140</id><published>2009-07-29T04:32:00.000-07:00</published><updated>2009-07-29T06:07:44.493-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Alqaidah ada di Indonesia???</title><content type='html'>hmm, baru aja searching di internet dan di situs eramuslim. Ana nemuin sebuah artikel yang sempat bikin ana bingung+termenung...&lt;br /&gt;Wallahu a'lam apakah artikel yang berisi pernyataan Nurdin M TOP itu memang benar atau itu bisa-bisa pihak lain yang sengaja menyebarkan artikel tersebut. Berikut artikel ini :...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEDIA TANDZIM AL QO'IDAH INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETERANGAN RESMI TANDZIM AL QO'IDAH INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI HOTEL JW. MARRIOT JAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أمَّا بعد&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo'idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW. MARRIOT Jakarta, pada hari Jum'at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap "KADIN Amerika" di Hotel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya telah sempurna pelaksanaan Amaliyat Istisyhadiyah dengan karunia Allah dan karomah-Nya setelah melakukan survey yang serius dan pengintaian yang mendalam terhadap orang-orang kafir sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sungguh benar firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَلَمۡ تَقۡتُلُوهُمۡ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ قَتَلَهُمۡ‌ۚ وَمَا رَمَيۡتَ إِذۡ رَمَيۡتَ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ‌ۚ وَلِيُبۡلِىَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مِنۡهُ بَلَآءً حَسَنًا‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ۬ (سورة الأنفال : 17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui". (QS. Al Anfal : 17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga sesuai dengan firman Allah Ta'ala :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَـٰتِلُوهُمۡ يُعَذِّبۡهُمُ ٱللَّهُ بِأَيۡدِيڪُمۡ وَيُخۡزِهِمۡ وَيَنصُرۡكُمۡ عَلَيۡهِمۡ وَيَشۡفِ صُدُورَ قَوۡمٍ۬ مُّؤۡمِنِينَ (سورة التوبة : 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman".(QS. Attaubah : 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar ummat ini mengetahui bahwasanya Amerika, khususnya orang-orang yang yang berkumpul dalam majlis itu, mereka adalah para Pentolan Bisnisman dan Inteljen di dalam bagian ekonomi Amerika. Dan mereka mempunyai kepentingan yang besar dalam mengeruk harta negeri Indonesia dan pembiyaan tentara kafir (Amerika) yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Dan kami akan menyampaikan kabar gembira kepada kalian wahai ummat Islam, bi idznillahi Ta'ala dengan mengeluarkan cuplikan-cuplikan film dari Amaliyat Istisyhadiyah ini insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kami beri nama Amaliyat Istisyhadiyah ini dengan : "SARIYAH DR. AZHARI".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ber-Husnu Dhon kepada Allah bahwa Allah akan menolong kami dan menolong kaum muslimin dalam waktu dekat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amir Tandzim Al Qo'idah Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafidzohullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETERANGAN RESMI DARI TANDZIM AL QO'IDAH INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI HOTEL RIZT CALRTON JAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أمَّا بعد&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo'idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Rizt Calrton Jakarta, pada hari Jum'at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap antek-antek Amerika yang berkunjung di Hotel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Rizt Calrton. Yang mana penjagaan dan pengamanan di sana sungguh sangatlah ketat untuk dapat melakukan serangan seperti yang kami lakukan pada kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَڪَرُواْ وَمَڪَرَ ٱللَّهُ‌ۖ وَٱللَّهُ خَيۡرُ ٱلۡمَـٰكِرِينَ (سورة ال عمران : 54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar". (QS. Ali Imron : 54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebagai Qishos (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia&lt;br /&gt;2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini&lt;br /&gt;3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia&lt;br /&gt;4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala' (Loyalitas) dan Baro' (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala'nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini&lt;br /&gt;5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : "SARIYAH JABIR"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amir Tandzim Al Qo'idah Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Mu'awwidz Nur Din bin Muhammad Top&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafidzohullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(source : Arrahmah.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Cuma Allah yang tahu kebenarannya-&lt;br /&gt;Wallahu a'lam...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-8724726097456952140?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/8724726097456952140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/alqaidah-ada-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8724726097456952140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8724726097456952140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/alqaidah-ada-indonesia.html' title='Alqaidah ada di Indonesia???'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4576304360011195660</id><published>2009-07-22T00:27:00.000-07:00</published><updated>2009-07-22T00:56:28.681-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Jihad diidentikan dengan Teroris??? hehe,,, Inget masa lalu.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmbFcPsHs8I/AAAAAAAAAQg/O1j1psfniC0/s1600-h/01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmbFcPsHs8I/AAAAAAAAAQg/O1j1psfniC0/s320/01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361189495469749186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Aray-Alqassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;TANYA KENAPA???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dulu gua pernah berdiskusi dengan seorang sahabat tentang Jihad di Indonesia. Maksudnya jihad disini secara "FRONTAL" (Face to Face). Gua sih mikirnya gini aja, k'lo di Indonesia diterapkan langsung kayak gitu, gua yakin banget bakalan gak pas kondisinya alias gak sesuai. Indonesia tuh masih abu-abu (antara haq dan bathil masih nyampur), udah gitu kondisi pemahahaman umat islam yang kurang tahu apa itu jihad.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm,,, Jadi inget peristiwa 9/11 dulu tuh...&lt;br /&gt;Peristiwa ditabraknya WTC oleh pesawat terbang. Nah setelah kejadian itu, Umat Islam habis-habisan dituduh sama Dajjal Milenium alias si Bush...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nih, gua lampirkan sebuah wawancara exklusif syaikh Usamah Bin Laden... Silahkan dinikmati... Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;MENGENANG PERISTIWA 9/11, WAWANCARA EKSKLUSIF DENGAN SYAIKH USAMAH BIN LADIN Jun 14&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;11 September 2008, tepat 7 tahun kita mengenang peristiwa 11 September 2001. Banyak orang masih bertanya-tanya siapakah yang berada di balik peristiwa tersebut. Berikut Wawancara Eksklusif Tayseer Allouni (TA) bersama dengan Syaikh Usamah Bin Ladin (UBL) yang dikutip dari Majalah Al Muhajirun Edisi Khusus. Semoga bermanfaat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Semoga Allah menyambutmu (hayyakallah)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Sebuah pertanyaan yang sering diulang-ulang oleh lisan mayoritas manusia di seluruh penjuru dunia: USA (Amerika Serikat) menyatakan bahwa itu bukti yang meyakinkan atas keterlibatan anda dalam peristiwa di New York dan Washington. Apa jawaban anda atas hal itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga kedamaian dan rahmat-Nya tertuju pada Muhammad, keluarganya dan sahabat-sahabatnya. Dilaporkan; mengenai penggambaran aksi-aksi tersebut sebagai aksi teroris maka penggambaran itu adalah sebuah kesalahan. Pemuda-pemuda tersebut telah jelas berjuang di jalan Allah, mereka menggeser perang menuju jantung kota AS dan mereka menghancurkan bangunan yang terkenal yang melambangkan kekuatan militer dan perekonomian AS, itulah kehendak Allah. Dari apa yang kita pahami bahwa mereka melakukan aksi ini supaya kita terdorong untuk bangkit dari tidur yang panjang sebelumnya, dan bisa mempertahankan diri sendiri, mempertahankan saudara-saudara kita, anak-anak yang di Palestina dan untuk membebaskan tempat suci kita. Dan jika dorongan untuk melakukan aksi ini adalah terorisme dan jika membunuh orang yang telah membunuh anak-anak kita adalah teroris, maka biarlah sejarah menyaksikan bahwa kita adalah teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Baiklah, tapi syaikh, orang-orang yang memonitor dan mendokumentasikan perkataan-perkataan anda menghubungkannya dengan sumpah yang anda ucapkan baru-baru ini, anda telah berkata: “Saya bersumpah demi Allah Yang Maha Kuasa, Dzat yang telah meninggikan langit, bahwa Amerika tidak akan pernah tenang hingga ketenangan itu menjadi sebuah realita bagi kita yang hidup di Palestina.” Kemudian aksi-aksi teroris yang terjadi di New York dan Washington dihubungkan dengan pernyataan anda sebelumnya itu. Lalu apa pendapat anda mengenai opini ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Menghubung-hubungkannya memang mudah. Jika itu memang termasuk ada hubungannya bahwa kita mendorong aksi ini maka saya katakan ya, kami telah mendorong untuk melakukan aksi ini selama bertahun-tahun. Kami melakukan apa yang telah diperbolehkan dalam syari’ah dan banyak dokumen-dokumen mengenai persoalan ini dan seruan dari yang lain untuk mendorong aksi ini pun bahkan telah dipublikasikan dan disiarkan ke berbagai media. Lalu jika mereka mengartikannya demikian atau jika anda pun juga memaknai bahwa ada hubungannya maka itu adalah benar. Kamilah yang mendorongnya dan dorongan inilah yang dibutuhkan saat ini, Allah telah memerintahkan akan hal ini kepada manusia terbaik yaitu Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman: “Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri. Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah amat besar kekuatan dan amat keras siksaan(Nya)”. (QS. An-Nisaa’ [4]: 84).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Allah perintahkan atas orang-orang kafir adalah berperang dan memerangi mereka. Jadi kaitannya adalah benar, bahwa kami telah menyebarkan semangat orang-orang mukmin untuk membunuh orang-orang Amerika dan Yahudi. Itu benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Baik Syaiikh Usama bin Ladin, Organisasi Al-Qaidah yang ditemui saat ini bertujuan untuk mendominasi dunia secara militer, politik dan teknologi. Lalu dengan alasan apa Al-Qaidah yang secara kemampuan materi tidak mencukupi datang untuk menghancurkan kemampuan yang dimiliki AS, dengan logika apa yang disepakati oleh organisasi seperti Al-Qaidah, untuk mengalahkan militer AS, misalkan saya ambil contoh demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Alhamdulillah… saya katakan bahwa perang yang terjadi bukanlah antara organisasi Al-Qaidah (tandzim Al-Qaidah) dengan dunia salib. Perang yang terjadi adalah antara kaum muslimin (orang-orang mukmin) dengan dunia salib. Organisasi Al-Qaidah itu dengan keagungan Allah, digunakan oleh saudara-saudara Mujahid kita di Afghan dan orang-orang pun juga menggunakan kata-kata seperti itu dan bahkan lebih kuat lagi dengan mengatakan: “Bagaimana mungkin kamu dapat mengalahkan kekuasaan Soviet?” pada saat itu kekuasaan Soviet adalah kekuatan yang kuat, bahkan sangat kuat, kekuatan yang menakuti seluruh dunia dan NATO pun terguncang dalam ketakutan di depan kekuasaan Soviet. Lalu Allah swt mengirimkan kekuatan yang kuat kepada kita dan saudara-saudara Mujahid kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan Soviet menjadi sangat kecil dan tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan kekuasaan Allah. Hari ini tidak ada lagi kekuasaan Soviet di sini, mereka terpecah menjadi kesatuan yang kecil dan hancur yang pada akhirnya meninggalkan Afghanistan. Allah telah menguatkan kita dan menstabilkan kedudukan kita untuk mengalahkan kekuasaan Soviet, begitupun juga akan mampu untuk menguatkan kita lagi dan mengizinkan kita untuk mengalahkan Amerika di tanah yang sama dan dengan perkataan yang sama, itulah kemuliaan Allah swt. Jadi kita percaya bahwa mengalahkan Amerika adalah sesuatu yang bisa tercapai dengan izin Allah swt, itu mudah bagi kita dengan izin Allah swt sebagaimana kita mengalahkan kekuatan Soviet sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Bagaimana anda berfikir itu mudah? Kenapa anda berpikir itu mudah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Kami telah mencoba… seperti saudara-saudara kita yang melakukan perang dengan Amerika, mirip dengan contoh di Somalia. Kami belum mendapati sebelumnya sebuah kekuatan yang dapat disebutkan. Ada banyak kekaguman tentang Amerika, yang digunakan untuk menakut-nakuti orang-orang sebelum melakukan perang. Jadi saudara-saudara kita yang berada di Afghanistan berusaha (melakukan hal yang terbaik) dan Allah memperjelas jalan bagi mereka dengan beberapa orang mujahid di Somalia, lalu Amerika mundur menarik diri dibelakang tali-tali kehinaan, terkalahkan dan kehilangan segala apa yang dimiliki tanpa bisa kembali dan tanpa kembali, melupakan semua bahwa media secara besar-besaran yang menginformasikan tentang Pemerintahan Dunia Baru, bagaimana penguasa itu memerintah dan bisa melakukan apa saja yang disukainya. Pada faktanya semua itu telah terlupakan, mereka menjemput tentaranya dan mencoba kembali akan tetapi tetap kalah dengan izin Allah Ta’ala. Kemudian kami mencoba berperang melawan Rusia dari tahun 1979 hingga 1989, selama 10 tahun dengan kemuliaan Allah swt, lalu kami melanjutkan perlawanan terhadap komunis di Afghanistan. Hari ini kami berada di akhir minggu kedua dan apa perbedaannya seperti malam dan siang antara kedua peperangan tersebut kami mohon kepada Allah swt untuk menguatkan kami dengan pertolongannya dan menghancurkan Amerika, karena Allah mampu untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Baik syaiikh, berhubungan dengan tempat, anda katakan bahwa kami akan mengalahkan Amerika di tempat ini. Tidakkah anda berpikir bahwa eksistensi organisasi Al-Qaidah di tanah Afghanistan membuat penduduk Afghanistan membayar dengan harga yang mahal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Baik, pandangan itu adalah parsial (sebagian) dan tidak menyeluruh serta hanya berasal dari satu sisi. Ketika kita datang pertama di Afghanistan dan ketika kami datang untuk membawa kemenangan atas para Mujahid pada saat Rusia masuk tahun 1399 Hijriyah (1979 M), pemerintah Saudi secara resmi meminta kami untuk tidak masuk ke Afghanistan. Seyogyanya saya masuk ke Afghanistan, dan karena kedekatan keluarga saya dengan sistem pemerintahan Saudi, sebuah surat datang memerintahkan kepada Usamah untuk tidak masuk ke Afghanistan, dan untuk tetap tinggal dengan Muhajirin (para imigran) di Peshawar, sebab dalam kasus ini Rusia hendak menangkap Usamah, itu merupakan bukti yang menunjukkan bahwa Saudi mendukung para mujahid melawan kekuasaan Soviet. Selama kurun waktu itu, seluruh dunia terguncang dalam ketakutan terhadap kekuasaan Soviet, dan saya tidak melebih-lebihkan tentang larangan ini (untuk masuk ke Afghanistan), lalu dari poin pandangan mereka, tampaknya hal ini merusak mereka. Mereka terdesak karena opini-opini mereka (orang-orang kafir). Ketika kami datang ke Afghanistan pertama kali, kami memikul apa yang menjadi beban kami, dalam keinginan untuk hidup dalam syari’ah Islam, dan mengamankan anak-anak muslim dan keturunan mereka di Afghanistan, serta memberikan kemenangan atas dien (agama) itu adalah sebuah keajaiban atas semua umat muslim, tidak hanya di Afghanistan. Jika saya pergi atau beberapa saudara saya datang untuk jihad, malaksanakan tugas ini, yaitu untuk membawa kemenangan kepada saudara-saudara kita di Palestina, maka tidak bermakna bahwa Usamah sendiri untuk memikul tugas ini, akan tetapi ini adalah sebuah tugas (wajib) atas semua ummat Islam untuk memikulnya karena pelaksanaan ini berada di jalan Allah dan jihad adalah tujuan semua muslim kita saat ini, di Afghanistan ataupun di tempat yang lain. Itu adalah benar bahwa mereka memikulnya, akan tetapi ini adalah sebuah tugas Islam (wajib syar’i) dan sebuah kewajiban atas mereka dan yang lain untuk mendukung ini (fii sabilillah)…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Mari kita kembali kepada apa yang terjadi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : …untuk permasalahan yang dihubungkan dengan bom dari Afghanistan yang ditujukan pada kita (para mujahid), itu alasan yang tidak personal. Tidakkah Amerika yang memulai dengan mengambil uang saya, bukankah tindakan Amerika itu telah merugikan saya, sudah menjadi tugas kita untuk mengobarkan semangat melawan orang-orang Yahudi dan Amerika untuk melindungi ummat Islam. Secara fakta Amerikalah yang melawan penegakan negara Islam dan Amir ummat muslim (Amirul Mukmunin, Mullah Muhammad ‘Umar dari Kandahar) yang telah diumumkan lebih dari satu kesempatan oleh Amerika, Amerika juga melawan banyak anggota Taliban, mengindikasikan bahwa mereka adalah obyek target karena agama mereka, tidak hanya karena keberadaan Usamah bin Laden seperti yang beliau (Mullah Umar) katakan, Inggris datang dan mereka dikalahkan di Afghanistan sebelum Usamah ada di sini, Rusiapun datang sebelum Usamah ada dan sekarang Amerika datang. Kami mohon kepada Allah untuk mengalahkan mereka seperti Allah telah mengalahkan musuh-musuh mereka sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Mari kita tengok kembali pelanggaran hukum yang terjadi di NewYork dan Washington. Apa analisa anda tentang apa yang terjadi, tentang pengaruhnya terhadap Amerika dan pengaruhnya terhadap dunia Islam? Pertanyaannya ada dalam 2 bagian, mohon dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Saya katakan bahwa kejadian pada hari selasa 11 September di New York dan Washington adalah kejadian yang benar-benar peristiwa yang besar dalam semua aspek, komentar-komentar yang muncul seputar kejadian tersebut tidak jauh dari hal itu dan kejadian ini masih akan berlanjut. Jika runtuhnya dua menara kembar yang tepat dititik pusat menara merupakan kejadian yang besar maka pertimbangkanlah efek samping yang diakibatkannya setelah itu… mari kita bicarakan tentang pengaruhnya dalam aspek ekonomi yang masih terasa hingga saat ini. Sesuai dengan daftar yang mereka miliki, bagian dari dinding jalan pasar yang hancur mencapai 16%. Mereka mengatakan bahwa jumlah (angka) ini adalah sebuah rekor, karena kejadian ini tidak pernah terjadi semenjak pembukaan pasar lebih dari 230 tahun yang lalu. Ini adalah jumlah kehancuran yang besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Jumlah kotor perdagangan di swalayan mencapai 4 trilyun dolar. Lalu jika kita lipat gandakan 16% dengan 4 trilyun dolar Amerika maka didapatkan keterangan kehilangan yang mempengaruhi persediaan yang mencapai 640 miliyar dolar Amerika, dengan kehendak dan kemuliaan Allah swt. Jumlah ini setara dengan neraca keuangan Sudan selama 640 tahun. Mereka telah kehilangan ini karena sebuah serangan yang sukses dengan izin Allah hanya dalam 1 jam terakhir. Pemasukan perhari dari bangsa Amerika adalah 20 Milyar dollar Amerika. Pada minggu pertama mereka tidak bekerja karena semuanya menderita syok secara psikis atas serangan tersebut, dan bahkan hingga hari ini sebagian dari mereka belum bekerja karena trauma serangan 11 September. Jika kamu melipatgandakan 20 milyar dolar Amerika dalam 1 minggu, maka yang keluar berjumlah 140 milyar dolar Amerika, dan bahkan bisa mencapai lebih besar dari ini. Jika kamu menambahkan 640 milyar dolar Amerika, kita telah mencapai berapa banyak? Rata-rata 800 milyar dolar Amerika. Biaya pembangunan gedung dan konstruksi yang hancur berapa? Mungkin dapat kami katakan lebih dari 30 milyar dolar Amerika. Lalu mereka yang terbakar dalam kejadian ini atau hilang hingga hari ini atau pasangan-pasangan yang terbakar beberapa hari yang lalu? Dari rombongan yang ada di pesawat lebih dari 170.000 pekerja, itu termasuk muatan yang ada di pesawat, perniagaan pesawat, kelompok studi Amerika, dari analisa yang disebutkan bahwa 70% rakyat Amerika hingga saat ini masih menderita depresi dan trauma psikis setelah kejadian dari 2 menara kembar tersebut serta serangan atas menteri pertahanan Pentagon, puji syukur kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hotel terkenal Amerika dikalangan antar benuapun tak luput ikut terbakar dalam kejadian tersebut beserta 20.000 pekerjanya, puji syukur kepada Allah swt. Orang-orang mengatakan tidak bisa mengkalkulasikan satu persatu kerugian yang mereka derita karena banyaknya korban dan rumitnya kerusakan yang ada, dan bisa jadi skala kerugian yang telah dikalkulasikan sebelumnya lebih meningkat lagi, terima kasih ya Allah. Bisa kita lihat bahwa jumlah perkiraan kerugian yang terbawah kurang lebih 1 trilyun dolar Amerika. Puji syukur kepada Allah swt, karena telah mensukseskan secara penuh dan merahmati serangan tersebut. Kami berdo’a kepada Allah untuk menerima saudara-saudara muslim kita yang menduduki syahid dan menerima mereka untuk dimasukkan pada tingkatan syurga yang tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya prediksikan bahwa akan hadir lagi kejadian-kejadian lain yang terjadi, yang lebih besar, lebih dahsyat dan lebih berbahaya dari keruntuhan 2 menara kembar tersebut. Dalam peradaban Barat yang menjadi sandaran Amerika, banyak sekali ditemukan nilai-nilai. Bangunan materialistik dapat dihancurkan untuk mencapai kebebasan, hak-hak manusia dan persamaan hak. Sebuah penghinaan secara total yang nampak jelas ketika pemerintah AS melakukan intervensi dan melarang media untuk melakukan siaran tidak lebih selama beberapa menit karena mereka merasa bahwa kebenaran mulai nampak di kalangan masyarakat Amerika bahwa kami sebenarnya bukanlah teroris dengan definisi yang mereka inginkan akan tetapi kami adalah orang-orang yang dianiaya di Palestina, Iraq, Libanon, Sudan, Somalia, Kasmir, Filipina dan diberbagai tempat dan ini adalah reaksi dari pemuda dari ummat ini untuk melawan pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah Inggris. Oleh karena itu mereka mendeklarasikan apa yang mereka deklarasikan, mereka memerintah apa yang mereka perintah dan mereka telah melupakan segala sesuatu yang telah mereka sebutkan tentang kebebasa berbicara dan tidak memihak opini dalam semua persoalan. Saya katakan bahwa kebebasan dan hak-hak di Amerika serta hak-hak azasi manusia yang telah mereka ajarkan, mereka penggal (hilangkan) sendiri, tidak mereka tempatkan kecuali jika mereka dibutuhkan kembali untuk ditempatkan. Pemerintahan Amerika akan menjadikan orang-orang Amerika dan rakyat Barat secara umum masuk ke dalam kehidupan yang mencekik dan mendorong mereka tercebur ke dalam neraka, sebab secara fakta orang-orang yang ada dalam pemerintahannya sangat kuat mengikat mereka (rakyatnya) dan mereka dilupakan oleh Zionis Yahudi untuk melayani kebutuhan Israel membunuh anak-anak kami dan keturunan-keturunan kami tanpa hak lalu mereka mengontrol hukum secara penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Tentang pengaruh atas aksi-aksi tersebut di dunia Islam, ternyata ada perbedaan pendapat. Ada sebagian yang mengatakan bahwa sesuatu yang terjadi itu adalah sesuatu yang diperbolehkan dalam dunia Islam dan andapun juga mendengar semua pernyataan secara resmi serta pernyataan yang dibuat oleh orang-orang yang senantiasa mengatakan bahwa orang-orang yang melakukan serangan itu adalah teroris, dan telah membunuh penduduk yang tidak berdosa, kami tidak akan menerima orang-orang semacam itu dan orang-orang yang tidak menyerukan kedamaian bersama dengan agama Islam modern, serta tidak akan menerima orang-orang yang sepaham dengan mereka. Lalu apa pendapat anda mengenai berita-berita yang mampu anda ikuti yang terjadi di dunia Islam dengan jaringan yang anda miliki atau pendapat anda tentang semua yang terjadi di dunia saat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Saya katakan bahwa kejadian-kejadian tersebut cukup membuktikan dengan jelas akan terorisme Amerika yang berdampak di dunia. Bush hanya menerima 2 macam manusia: pertama Bush dam pengikutnya, kedua, ummat yang lain yang tidak mengikuti perintah Bush atau dunia perang salib, lalu mereka akan menjulukinya dengan teroris. Lalu terorisme macam apa yang lebih mengerikan dan lebih jelas daripada itu? Ada banyak negara yang tidak bisa berkomentar tentang diri mereka sendiri, mereka mengikuti dunia yang kuat tentang definisi terorisme, dan mereka dipaksa sejak saat itu bahwa mereka bersama dengan Bush (di pihak Bush). Padahal mereka semua mengetahui tanpa keraguan bahwa kami berperang untuk melindungi saudara-saudara kami dan tempat suci kami. Kemudian mereka mendeklarasikan bahwa pemimpin-pemimpin kami baik di timur atau di barat, merekalah penyebabnya dan akar dari terorisme yang harus ditinggalkan. Setelah ditanya siapakah mereka, menjawab, itu berkaitan dengan persoalan Palestina. Kami menjadi bagian dari persoalan Palestina, akan tetapi karena takut kepada Amerika, mereka tidak mengatakan persoalan kita secara adil lalu mereka menyebut kita sebagai teroris dan meminta kita untuk memperbaiki isu Palestina. Kemudian didasarkan atas orang-orang yang melakukan aksi 11 September baru-baru ini dan atas apa yang terjadi, Bush dan Blair bergerak dan berkata sekaranglah waktunya untuk menciptakan negara Palestina yang merdeka. Subhanallah, ini adalah kalimat yang sangat mengherankan!! Selama waktu 10 tahun terakhirpun itu tidak terjadi (negara Palestina yang independen) hingga serangan itu terjadi?? Lalu mereka (kaum muslimin pun) belum juga tersadar! Tanpa bahasa mengalahkan dan membunuh seperti halnya mereka (orang-orang kafir) membunuh kita (kaum muslimin), tanpa ada keraguan kemudian kami membunuh mereka hingga kami mendapatkan keseimbangan dalam teror. Inilah pertama kalinya skala teror mendapatkan kedekatan antara dua sisi yaitu ummat muslim dan Amerika dengan kejadian akhir-akhir ini (11 September). Orang-orang Amerika telah berbuat terhadap kita apa saja yang mereka sukai dan korban dari kitapun berjatuhan, tidakkah itu menimbulkan jeritan tangis? Kemudian Cinton muncul di publik dan mengatakan kepada kita bahwa Israel itu benar karena mempertahankan diri mereka sendiri setelah mereka (Israel) melakukan pembunuhan (pembantaian) di Qonaa (Libanon). Mereka (Amerika) tidak memberikan peringatan sama sekali terhadap Israel!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika presiden baru Bush datang bersama menteri Colin Powell, bulan pertama pemerintahan mereka, mereka mengatakan bahwa mereka akan menggerakkan pasukan AS dari Tel Aviv ke Jerusalem dan Jerusalem akan menjadi ibukota abadi Israel, adapun konggres dan majelis tinggi AS bertepuk tangan untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah bentuk kemunafikan di atas kemunafikan, dan jelas-jelas sebuah penganiayaan. Mereka (orang-orang kafir itu) tidak akan pernah sadar akan apa yang mereka lakukan kecuali kalau serangan dijatuhkan di atas kepala-kepala mereka dan bersama dengan keagungan Allah SWT, perang digerakkan ke jantung kota Amerika. Kami akan terus berjuang atas izin Allah hingga kemenangan dapat tercapai atau hingga kami bertemu Allah SWT (melalui Syahid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA : Tapi Syaiikh, berdasar atas apa yang saya lihat dari jawaban-jawaban anda, anda katakan mereka selalu mengait-ngaitkan dengan isu Palestina dan orang-orang Palestina. Saya bertanya kepada anda, berkaitan dengan pernyataan-pernyataan anda yang terakhir atau tepatnya pernyataan bahwa beberapa tahun yang silam telah diajarkan untuk membunuh orang-orang Yahudi dan pelaku Perang Salib dan kami masih ingat akan sebuah hadits yang terkenal, “Usirlah orang-orang musyrik dari Jazirah Arab” (HR Bukhari No. 2932 dan Muslim No. 3089), anda berkonsentrasi untuk mengusir orang-orang Amerika dari jazirah Arab. Perkataan anda yang terakhir kami lihat mengarah ke sana. Anda meletakkan kelayakan atas isu Palestina atau sepertinya anda menyerukan juga isu tentang Aqsa pada garis terdepan dan anda menggerakkan isu dari Haramain untuk penekanan kedua. Lalu apa opini atau argumen anda mengenai hal ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBL : Saya katakan tanpa ada keraguan bahwa jihad itu diperintahkan atas semua muslim (fardhu ‘ain) untuk membebaskan Aqsa atau untuk menyelamatkan Palestina, Libanon, Iraq dan semua tanah-tanah Islam. Tidak ada keraguan bahwa pembebasan jazirah Arab dari orang-orang musyrik juga diperintahkan atas semua muslim (fardhu ‘ain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan perkataan bahwa Usamah meletakkan isu Palestina di garis terdepan itu tidak benar. “ Al-Abd Al-Faqir” (Syaikh UBL) pada tahun 1407 H telah mengatakan perkataan untuk mengobarkan semangat ummat muslim untuk memboikot produk-produk Amerika dan saya menggunakan perkataan bahwa Amerika telah mengambil uang-uang kita dan memberikannya kepada Yahudi sehingga mereka dapat membunuh anak-anak kita di Palestina. Diperintahkan atas semua ummat muslim (fardhu ‘ain) untuk melakukan jihad seperti yang terjadi di Kashmir, begitu juga seperti perang yang telah terjadi beberapa tahun yang lalu yang disebut: Front Islam Untuk Jihad melawan orang-orang Yahudi dan Salibiyyin.”(Al-Jabha Al-Islamiyyah lil Jihad Dudda Al Yahuud wal Salibiyin). Lalu kami menyebutkan 2 topik atau 2 isu yang keduanya sama-sama penting. Beberapa kejadian penting akhir-akhir ini telah mendorong seseorang untuk berpindah ke isu yang lain lalu kami berjuang secara langsung terhadap isu tersebut tanpa menafikan isu kaum muslimin yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Muslim Daily&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah meneguhkan, menolong dan memenangkan para mujahidin, serta semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk dapat bergabung dengan barisan mujahidin untuk berjihad fii sabilillah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4576304360011195660?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4576304360011195660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/jihad-diidentikan-dengan-teroris-hehe.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4576304360011195660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4576304360011195660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/jihad-diidentikan-dengan-teroris-hehe.html' title='Jihad diidentikan dengan Teroris??? hehe,,, Inget masa lalu.'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmbFcPsHs8I/AAAAAAAAAQg/O1j1psfniC0/s72-c/01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-9085754273891653622</id><published>2009-07-22T00:01:00.001-07:00</published><updated>2009-07-22T00:26:15.445-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Ternyata akulah TERORIS SEBENARNYA!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sma-_PaIIUI/AAAAAAAAAQY/xQwWYg08xoc/s1600-h/Saya_Mujahid_Bukan_Teroris42000.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 220px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sma-_PaIIUI/AAAAAAAAAQY/xQwWYg08xoc/s320/Saya_Mujahid_Bukan_Teroris42000.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361182400108306754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Aray-Alqassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haha... Gua ketawa abis-abisan gara-gara nonton wawancara exklusif di tvone kemaren bersama mantan ketua DENSUS 88 (Brigjen purn. Suryadharma Salim)...&lt;br /&gt;Asli, dari wawancaranya kebanyakan teori doank. Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Suryadharma bilang k'lo &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;TERORIS&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tuh punya cita-cita untuk mewujudkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAULAH ISLAMIYAH atau NEGARA ISLAM (GUA BANGET DONK!!!)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Haghag,,,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dari yang pak Surya tuturkan mengenai Insiden peledakan bom kemaren, Gua nangkep gini nih. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bahwa AlQaeda yang berperan dibalik layar insiden tersebut dan Nurdin M TOP merupakan panglima AlQaeda Asia Timur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;Nih, orang sok tau banget dah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Tentang AlQaeda yang dituding pak Surya dibalik itu semua belum bisa membuktikan fakta apa-apa. Nyata-nyatanya k'lo mau tahu yak, perbedaan antara aksi AlQaeda dengan Aksi Insiden bom kemaren jelas-jelas berbeda. Apa bedanya??? K'lo elu liat aksi-aksi AlQaeda selama ini, pasti elu tau k'lo AlQaeda ketika sudah beraksi pasti akan memberitakan aksinya ke khalayak ramai k'lo emang bener AlQaeda yang beraksi. Lah, Insiden kemaren mah bener-bener jauh beda! Si Pelaku/dalang dibalik semua itu malah bersembunyi baknya seorang &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;PENGECUT!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Beda sekali dengan sikap AlQaeda yang ksatria!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;K'lo Nurdin M TOP menurut laporan pak Surya, beliau pernah mengaku sebagai Panglima AlQaeda Asia Timur... Hahahahaha,,,, Gua bener2 pengen tanya sama pak Surya. Emangnya AlQaeda pernah mengakuinya??? K'lo Syaikh Abu Mushab Az-Zarqawi gua percaya kalau beliau adalah anggota AlQaeda (Amir tanzhim AlQaeda Irak). Orang emang jelas diakui oleh AlQaeda sendiri. Nah, k'lo Nurdin M TOP siapa yang mau akui????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payah dah ahh...&lt;br /&gt;Jadi yang bener siapa sich dalang itu semua...???&lt;br /&gt;Apakah Jama'ah Islamiyah juga ada hubungannya???&lt;br /&gt;Atau Ustadz Abu bakar Ba'asyir juga ada hubungannya???&lt;br /&gt;(Ust. Abu Bakar bilang k'lo yg ngebom tuh Musuh Islam)&lt;br /&gt;Atau ini emang skenario CIA atau dalam negeri saja???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic; font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Atau Emang GUA KALI YAK???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;:) :p&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hahahaha....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-9085754273891653622?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/9085754273891653622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/ternyata-akulah-teroris-sebenarnya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/9085754273891653622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/9085754273891653622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/ternyata-akulah-teroris-sebenarnya.html' title='Ternyata akulah TERORIS SEBENARNYA!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sma-_PaIIUI/AAAAAAAAAQY/xQwWYg08xoc/s72-c/Saya_Mujahid_Bukan_Teroris42000.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-7595734522784431622</id><published>2009-07-21T23:50:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T23:59:48.278-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Mengenal Gerakan Syiah Shafawis Persiatik</title><content type='html'>MENGAPA HIZBULLAH MENYULIK 2 TENTARA ISRAEL?&lt;br /&gt;Membaca Tujuan Hakiki di Balik Itu&lt;br /&gt;DR. Muhammad Bassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal tulisan ini, menjadi penting untuk dijelaskan bahwa Israel tidak lebih dari sebuah lembaga zionis yang 'disisipkan' dalam tubuh wilayah Arab-Islam kita. Dan sang penyusup ini harus dilawan dengan segala cara yang memungkinkan, hingga Palestina dapat dibebaskan. Seluruh Palestina...dari ujung laut hingga sungainya. Lembaga zionis ini tidak lebih dari sebuah kangker yang ditanamkan Barat di pusat kawasan Islam demi melanggengkan tujuannya: memecah belah dan menghalangi terwujudnya sebuah kekuatan negara berperadaban yang menjadi Islam sebagai referensi tertingginya. Meskipun kita sangat yakin, bahwa 'proyek' zionis itu akan berjalan menuju kepunahannya sebagai sebuah akibat yang pasti dari Sunnatullah di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah apapun yang menimpa lembaga zionis itu, dan apapun yang menimpa tentara-tentara negara pencuri itu; semuanya akan membuat kita gembira, ridha dan semakin yakin bahwa lembaga itu hanyalah sekumpulan omong kosong yang kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu dengan label Islam, dan merasa cukup dengan gembar-gembor untuk membebaskan dataran tinggi Golan dan Palestina...Isu Palestina menjadi isu dagangan pokok kelompok-kelompok yang dimotori oleh mereka yang membangun 'Proyek Shafawisasi' atau 'Persianisasi' di semenanjung Arabia; sebuah proyek yang mengalami kemajuan cukup pesat sejak dimulainya penjajahan terhadap Irak secara Amerikanis-Shafawis-Zionistik, setidaknya sejak 3 tahun belakangan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Damaskus, tiga bulan yang lalu, telah diumumkan terbentuknya sebuah aliansi strategis Iran-Suriah yang didalamnya turut pula bergabung kelompok Hizbullah dan beberapa kelompok Palestina, setelah sebelumnya kaum Shafawis Iran telah terlibat dalam suatu 'permainan' dengan Pemerintah Suriah...'Permainan' itu terutama sangat jelas aromanya di bumi Irak yang terjajah, tentu dengan irama yang sejalan dengan sang penjajah Amerika. Meskipun masing-masing pihak tetap menjaga 'mimpi-mimpi' mereka untuk menanamkan pengaruhnya di kawasan Arab dan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, mungkin menjadi sangat penting bagi kami untuk menunjukkan bahaya 'mimpi-mimpi' kaum Persianis-Shafawis, yang didukung penuh oleh Pemerintah Suriah, Hizbullah dan kelompok-kelompok Syiah di Irak. Persekutuan gelap ini telah berubah menjadi gejala 'kangker' yang sangat parah (dan keji!), yang bahayanya bagi umat Islam (terutama di kawasan Arab) melebihi bahaya lembaga zionis bernama Israel itu sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa fenomena 'Proyek' Rasialis Shafawistik ini:&lt;br /&gt;1. Adanya gerakan dan upaya pembersihan etnis dan madzhab terhadap Ahlussunnah Arab di Irak, yang gejalanya semakin meningkat beberapa bulan belakangan ini, seiring dengan upaya pengisoliran terhadap mereka di wilayah selatan Irak. Ditambah lagi dengan seruan untuk membagi kawasan Irak berdasarkan kelompok aliran, serta mendorong pasukan penjajah Amerika untuk terus melakukan penangkapan, penawanan, pembunuhan, penghancuran dan pembersihan terhadap kaum Ahlussunnah di Irak, terhadap mesjid-mesjid, lembaga-lembaga, dan juga gerakan-gerakan mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Keterlibatan kaum Persia Shafawis di Irak dengan kerjasama yang sangat sempurna dengan Pimpinan tertinggi kaum Syiah di Irak, khususnya yang memiliki ras Persia. Dan itu diwujudkan dalam bentuk kerjasama intelejen, militer, ekonomi, politik dan agama, dengan dukungan penuh dari Amerika baik secara militer dan logistik, hingga Irak menjelma menjadi negara yang tunduk di bawah penjajahan kaum Persia Shafawis dengan menggunakan tank-tank Amerika!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Keterlibatan kaum Persia Shafawis di Suriah untuk mengerahkan gerakan Syiahisasi di tengah rakyat Suriah yang muslim sunni, dan pemberian kewarganegaraan Suriah kepada para keturunan Persia dan warga Syiah Irak, dari pihak pemerintahan Hafzih al-Asad. Dan jumlah mereka hingga saat ini telah melebihi 1.000.000 jiwa. Mayoritasnya bermukim di Propinsi al-Sayyidah Zainab dan sekitarnya di Damaskus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menonjolnya upaya-upaya pemalsuan yang sangat vulgar dalam perhitungan demografis terhadap rakyat Suriah. Dan mungkin bukti yang paling jelas atas itu adalah studi-studi fiktif yang dipulikasikan oleh Intelejen Suriah bahwa masyarakat Suriah adalah masyarakat minoritas, dan prosentase Ahlussunnah dari keseluruhan jumlah masyarakat Suriah itu hanya 48%. Dan jumlah itupun mengalami perpecahan di dalam tubuhnya sendiri! Padahal, rakyat Suriah secara mayoritas mutlak terdiri dari Ahlussunnah, dan ini adalah sebuah fakta yang terlalu jelas di Suriah. Tetapi para pelaksana proyek Persianis-Shafawis ini mengira bahwa dengan melakukan pemalsuan terhadap angka-angka demografis di Irak –tentu saja dengan mengorbankan Ahlussunnah yang mayoritas-, mereka juga dapat melakukan hal yang sama di Suriah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kesepakatan dan konspirasi bersama dengan kekuatan Amerika Sang Penjajah. Dan mungkin bukti paling jelas atas itu adalah apa yang dipublikasikan oleh pimpinan spiritual tertinggi Syiah di Irak, berupa fatwa-fatwa yang mengharamkan perlawanan terhadap 'Sang Penjajah' dan membukakan pintu seluas-luasnya terhadap 'proyek' penyembelihan kaum Ahlussunnah di Irak, bahkan melabeli mereka dengan label teroris. Dan semua itu dilakukan seiring dengan upaya-upaya dusta mereka yang seolah mendorong perlawanan terhadap Amerika hingga negara itu merdeka! Sejarah memang selalu berulang. Peran-peran yang mereka lakukan hari ini sesungguhnya diilhami oleh peran-peran keji nenek-moyang mereka: al-Thusy dan Ibn al-Alqamy, bersama tentara Mongolia dan Tartar untuk menjatuhkan umat Islam di akhir masa kekhilafahan Abbasiyah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Semakin meningkatnya upaya-upaya penangkapan yang dilakukan oleh Pemerintah Hafizh al-Asad terhadap warga Arab Iran (al-Ahwaz) yang mencari perlindungan ke Suriah sejak puluhan tahun yang lalu. Tidak hanya itu, sebagian tokoh perlawanan al-Ahwaz itu (seperti Khalil ibn 'Abd al-Rahman al-Tamimy dan Sa'id 'Audah al-Saky) kemudian diserahkan kepada pihak Intelejen Iran!&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tentu proyek Shafawistik ini memerlukan 'sampul' dan 'bingkai' yang bisa diterima oleh seluruh bangsa Muslim. Harus ada upaya percepatan yang memungkinkan para pelaku proyek ini 'mempermainkan' keterlibatan emosional seluruh bangsa Muslim di dunia. Dan untuk saat ini, tidak ada cara yang terbaik kecuali mengangkat masalah Palestina, lalu kemudian 'memainkannya' dengan cantik...Dari balik 'sampul' itulah tersembunyi niat-niat keji para pelaku proyek busuk ini. Banyak yang tertipu. Sebagian gerakan Islam bahkan terbuai dalam permainan yang mereka mainkan... Semboyan-semboyan kosong yang memancing emosi dan solidaritas benar-benar menyilaukan mereka yang selalu menyederhanakan bahaya kaum Syiah Shafawis ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk upaya mempermainkan 'kisah pilu' Palestina ini maka dilakukanlah langkah-langkah berikut:&lt;br /&gt;1. Lebih dari sekali, Presiden Iran meneriakkan slogan-slogan kosongnya untuk seruan menghapuskan Israel (dari peta dunia)!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengumumkan aliansi Iran-Suriah dengan beberapa organisasi Palestina yang memiliki citra yang baik di mata dunia Arab dan Islam. Mereka juga berlagak akan memberikan bantuan finansial kepada pemerintahan HAMAS...tapi seperti biasa bantuan itu tak pernah ada! Bantuan-bantuan itu tak pernah sampai ke tangan yang berhak hingga sekarang. Dan yakinlah, bantuan itu tak akan pernah sampai hingga kapanpun...Menteri Luar Negri Iran pada tanggal 10 Juli 2006 menegaskan dalam sebuah jumpa pers bahwa proses pemberian bantuan 50 juta dolar itu masih dalam taraf pengambilan keputusan (4 bulan setelah janji itu disampaikan), dan hingga sekarang jumlah itu belum pernah dibayarkan. Maka bantuan Iran itu tidak lebih dari sekedar gembar-gembor dan janji kosong, sebab kaum Shafawis-Persianis itu tak akan dapat digerakkan kecuali dengan motif ras dan kelompok, yang salah satu konsekwensinya adalah tidak memberikan bantuan apapun terhadap gerakan Palestina manapun yang Ahlussunnah, bagaimanapun kondisinya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penyelenggaraan berbagai pertemuan mencurigakan antara pemerintah Suriah dengan pemerintah Zionis, yang diawali dengan jabatan tangan antara Presiden Suriah, Basyar al-Asad dan Moshe Katzav, Presiden Israel, saat mengunjungi jenazah Paulus di Vatikan. Hal itu kemudian diikuti dengan pernyataan-pernyataan pihak Zionis bahwa pemerintah Suriah adalah pilihan mereka yang harus didukung. Sementara pihak Suriah juga menyatakan keinginannya untuk berdialog dengan kaum Zionis, meski di saat yang sama, pihak Suriah gencar melakukan pembersihan etnis terbesar dalam sejarahnya terhadap warga negaranya, melakukan konspirasi terhadap upaya pengajaran Islam Ahlussunnah, sembari memberikan dorongan bahkan bantuan moral dan materil terhadap pengajaran Syiah-Shafawis. Peristiwa paling mutakhir yang membuktikan hal ini adalah pertemuan dubes Suriah dengan pimpinan persatuan Zionis di London (Surat kabar al-Syarq al-Ausath, 12/7/2006) dan penyambutan terhadap pemuka Zionis Amerika untuk menyampaikan ceramah di salah satu mesjid jami' terbesar di Halab (Surat kabar al-Khalij, 11/7/2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Keterlibatan Mossad yang cukup dalam di Irak dengan dukungan pemerintah Irak buatan Amerika, dengan koordinasi yang kuat dengan apa yang disebut al-Haras al-Tsaury al-Irany (Pengawal Revolusi Iran) dan berbagai milisi Syiah Shafawiyah di Irak; untuk menangkap dan membunuh para ulama dan tokoh Ahlussunnah yang berpengaruh di Irak. Mereka bahkan melakukan berbagai tindakan terror terhadap Ahlussunnah di Irak berupa penculikan, penyiksaan hingga pembunuhan. Dan aliansi strategis ini bahkan telah siap melakukan langkah yang sama di tiga wilayah: Irak, Suriah dan Lebanon. Karena itu, tindakan apapun yang dilakukan oleh salah satu dari aliansi ini, sesungguhnya merupakan bagian dari global proyek Shafawis ini di sepanjang kawasan yang memanjang dari Iran hingga Lebanon, termasuk didalamnya Irak dan Suriah! Karena itu, dan berdasarkan kesatuan strategi dan tujuan, serta komperhensifitas peran antara pemerintahan Persianis Iran, pemerintahan al-Asad di Suriah dan gerakan-gerakan Syiah di Lebanon... berdasarkan itu saja, kita dapat menyimpulkan berbagai upaya dan tindakan yang selama ini dilakukan, serta menentukan arahnya: apakah ia sepenuhnya untuk kemashlahatan bangsa Arab dan kaum muslimin...atau untuk kepentingan pelaksanaan rencana kaum Shafawis Persianis untuk menguasai wilayah dan kekayaan kita, untuk kemudian melakukan gerakan pembersihan etnis dan aliran terhadap Ahlussunnah di wilayah ini, untuk selanjutnya memperluas aksinya ke semanjung Arabia hingga Afrika Selatan...demi mengembalikan kejayaan Dinasti Shafawiyah dan Fathimiyah, dengan menguasai wilayah Arab dan kaum muslimin!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba Anda renungkan:&lt;br /&gt;Apa arti dari peristiwa kemarahan Basyar al-Asad di Damaskus terhadap Pemerintah Lebanon, yang lalu diikuti dengan mundurnya 5 menteri Syiah dari Hizbullah dan Gerakan Amal ...mereka mengundurkan diri lalu membekukan kegiatan mereka di sana??!&lt;br /&gt;Apa arti dari apa yang dilakukan oleh sebagian peserta Konferensi Advokat Arab -yang diselenggarakan di Damaskus beberapa bulan yang lalu-, yang mengangkat bendera Hizbullah di konferensi itu...padahal tidak ada satupun tanda atau symbol Lebanon sebagai negara yang diangkat di sana, bahkan untuk bendera kebangsaannya sekalipun??!&lt;br /&gt;Mengapa Hasan Nashrullah meletakkan foto si orang Persia bernama "Imam" Khomeni itu di atas kepalanya dalam ruang kerjanya di Lebanon??&lt;br /&gt;Dan sebelum itu, apa makna dari jawaban salah seorang pemimpin Hizbullah atas pertanyaan wartawan di tahun 1987 "Apakah kalian merupakan bagian dari Iran?" (yang kemudian menjawab): "Bahkan kami adalah Iran di Lebanon dan Lebanon di Iran"??&lt;br /&gt;Nah, atas dasar fakta-fakta inilah seharusnya kita menghukumi berbagai hal dan kejadian yang belakangan ini terjadi, yang notabene diprovokasi dan diledakkan oleh Hizbullah dari balik aliansi Shafawis strategisnya –yang katanya- melawan keberadaan Zionisme!!&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya tujuan utama dari proyek Kaum Shafawi Persia ini adalah menguasai dunia Arab dan Islam, yang dimulai dengan menundukkan wilayah bulan sabit (Negri-negri Syam dan Irak). Proyek ini setidaknya dibangun di atas 5 pijakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bekerja sama dengan kekuatan Barat di bawah komando Amerika semaksimal mungkin untuk menguasai negri-negri kaum muslimin, serta melakukan peran-peran keji yang tidak kalah kejinya dengan apa yang dilakukan oleh Ibn al-Alqamy saat bekerja sama dengan Holako Khan untuk menjatuhkan Khilafah Islamiyah. Dan seluruh dunia mengetahui dengan baik, bahwa Iran memiliki peran yang sangat besar dalam bekerja sama bersama Amerika untuk menjatuhkan Afghanistan... kemudian Irak. Para petinggi Iran sendiri mengakui hal itu. Bahkan mereka bangga akan itu. Muhammad Ali Abthahi, wakil presiden Iran yang lalu mengatakan: "Seandainya bukan karena Iran, Amerika tidak mungkin mampu menguasai Irak...Seandainya bukan karena Iran, Amerika tidak mungkin mampu menundukkan Afghanistan." Tentu ini semua demi untuk melemahkan Ahlussunnah, lalu kemudian menghancurkan mereka di bawah payang pendudukan Amerika!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menyalakan api peperangan antar kelompok, melakukan upaya pembersihan etnis dan kelompok, bekerja keras untuk membagi-bagi wilayah kita kaum muslimin, mengusir warga Irak yang Ahlussunnah dari propinsi-propinsi dimana mereka hidup bersama dengan kaum Syiah, ditambah dengan peran-peran merusak para pemimpin spriritual Syiah di Irak untuk menghancurkan Ahlussunnah dan semua lembaga yang mereka miliki. Ingat! Al-Syirazy menyerukan dalam khutbahnya untuk menghancurkan mesjid-mesjid Ahlussunnah di Irak. Dan mereka benar-benar menghancurkan ratusan mesjid Ahlussunnah, atau mengubahnya menjadi Husainiyat dan pusat-pusat Syiah Shafawis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membunuh tokoh-tokoh potensial Ahlussunnah –baik dari kalangan ilmuwan, militer dan agama-, dan melakukan semua upaya keji untuk meneror, mengusir atau membalas dendam pada mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Melakukan kamuflase demografis sebagaimana yang terjadi di Suriah secara khusus. Dan juga seperti yang terjadi di Lebanon dan Yordania, apalagi di irak. Ditambah lagi bertebarannya para missionaris Syiah di tengah shaf Ahlussunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menciptakan benturan-benturan fiktif dengan kaum Zionis Israel. Padahal itu hanyalah sebuah pancingan agar Israel mengamuk lalu menghancurkan negri-negri kita kaum muslimin. Dan bila kekacauan itu terjadi, mereka dengan mudah memainkan strategi Shafawistik mereka demi mewujudkan tujuan-tujuan kejinya, persis seperti kondisi yang mereka ciptakan sebelumnya di Afghanistan dan Irak!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya proyek Shafawis Syiah itu menyerupai proyek Zionis dalam berbagai sisinya. Namun sebenarnya lebih berbahaya dari proyek Zionis...Para pendukung proyek ini tidak akan berhenti hingga berhasil melenyapkan seluruh Ahlussunnah. Sebuah proyek yang mengemban kedengkian sejarah yang membuncah, yang dibangun di atas sampah-sampah agama mereka, seperti: Mushaf Fathimah, nikah mut'ah, menuhankan para imam, menghina para sahabat, menyimpangkan al-Qur'an dan Sunnah, dan mengafirkan Ahlussunnah... Karena itu, proyek ini jauh lebih berbahaya dari proyek Zionis dan Westernisasi Kolonialis Barat-Amerika...meskipun kaum muslimin tetap berkewajiban untuk melakukan perlawanan terhadap kedua proyek tersebut, namun tetap saja perlawanan terhadap proyek Shafawis Persia itu harus lebih kuat dan keras!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya 4 wilayah yang dipilih oleh kaum Syiah Shafawi sebagai jejak awal merealisasikan tujuan dan rencana mereka adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wilayah Iran: di kawasan ini operasi pembersihan terhadap Ahlussunnah sangat luas terjadi. Ini diikuti dengan penghalalan harta, kehormatan dan bahkan mesjid-mesjid mereka (perlu diingat, bahwa di seluruh Taheran tidak ada satupun mesjid Ahlussunnah!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Wilayah Irak: di kawasan ini, mereka bekerja sama dengan penjajah Amerika untuk melakukan upaya-upaya seperti: penghancuran dan membagi-bagi wilayah Irak, mempersenjatai milisi-milisi Syiah untuk menyerang Ahlussunnah, pembersihan dan pengusiran Ahlussunnah, dan memalsukan prosentase jumlah penduduk Irak dengan menyebarkan studi-studi palsu yang menyatakan kemayoritasan Syiah, padahal sebelumnya Ahlussunnah menempati posisi 52% penduduk Irak!! Di sini harus pula disebutkan adanya misi-misi bersenjata yang ditujukan pada saudara-saudara kita dari Palestina yang hidup di Irak; berupa tekanan, pembunuhan, penangkapan, pelecehan kehormatan, dan penghancuran tempat tinggal...dan fakta menunjukkan bahwa teror-teror itu jauh lebih berat daripada teror yang selama ini mereka terima dari bangsa Zionis. Mereka bahkan berharap dapat kembali ke bumi Palestina dan berada di bawah kaki penjajah Zionis, daripada harus merasakan teror kaum Syiah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Di wilayah Suriah: pemerintah Suriah –yang merupakan sekutu strategis Iran- telah melakukan berbagai upaya penangkapan dan pembersihan yang sangat luas terhadap rakyat Suriah sendiri. Mereka melakukan pembatasan terhadap lembaga-lembaga pendidikan Islam, dan memberikan keleluasaan bagi lembaga-lembaga Syiah...padahal Syiah di Suriah sama sekali tidak mempunyai wujud riil. Pemerintah Suriah juga melindungi upaya misionarisme Syiah di tengah kaum muslimin Suriah, memberikan kewarganegaraan pada kaum Syiah yang datang dari Iran dan Irak, serta mempersempit ruang gerak orang-orang al-Ahwaz yang mengungsi ke Damaskus...Suriah juga menyiapkan dirinya sebagai pangkalan penggempuran terhadap Lebanon dan Yordania, tentu dengan menggunakan masalah Palestina sebagai 'senjata' untuk kepentingan aliansi keji ini!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Di wilayah Lebanon: Hizbullah dan Gerakan Amal –keduanya jelas gerakan Syiah- memainkan peranan sebagai gerakan perlawanan palsu. Mereka berlagak melakukan perlawanan terhadap Israel demi menjaga senjata tetap di tangan mereka, dan untuk memainkan lobi politik mereka di Lebanon demi kepentingan aliansi Shafawis-Persianis. Kedua gerakan ini jelas-jelas melancarkan misionarisme Syiah dan –yang tak kalah penting- sengaja memancing Israel untuk menghantam Lebanon kapan saja aliansi Shafawistik itu membutuhkannya, tentu disertai dengan upaya yang terus-menerus menghancurkan keutuhan Lebanon, dan membentuk sebuah negara Syiah dalam Negara Lebanon!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka menjadi sangat penting -saat kita melihat kawasan yang terbentang dari Iran hingga Lebanon dan Palestina- untuk memahami utuh apa yang telah kita gambarkan sebelumnya. Ini untuk menggambarkan secara utuh dan jelas apa yang sebenarnya menjadi tujuan dari setiap tindakan para pendukung Proyek Shafawis di kawasan manapun. Dasar inilah yang harus jadi pijakan kita dalam melihat tindakan militer yang dilakukan oleh Hizbullah belakangan ini; penyulikan 2 tentara Israel dan pembunuhan terhadap 7 orang dari mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran keadaan sebelum terjadinya tindakan militer ini dapat digambarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Terjadinya peningkatan usaha pembersihan etnis dan aliran yang dilakukan oleh milisi Shafawi-Syiah di Irak, yang juga diikuti dengan pemusnahan yang keji terhadap penduduk yang berasal dari Palestina, dan pengusiran Ahlussunnah dari wilayah selatan Irak (saat ini di Bashrah hanya tersisi 7% Ahlussunnah, padahal sebelumnya selama puluhan tahun mereka mayoritas di sana, dan menjelang pendudukan Amerika jumlah mereka adalah 40%)!! Peristiwa ini diselingi juga dengan pernyataan Presiden Iran untuk melenyapkan Israel!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gerakan perlawanan Palestina –yang tentunya memiliki latar belakang Ahlussunnah- menyita perhatian publik bahwa dialah satu-satunya yang terlibat dalam perlawanan terhadap Israel, dimana Israel telah sampai pada jalan buntu untuk mewujudkan tujuannya melawan rakyat Palestina dan gerakan-gerakan perlawanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tersingkapnya keterlibatan Hizbullah dalam kesepakatan sekutunya, Iran, yang bersama dengan penjajah Amerika bersepakat untuk menghancurkan gerakan perlawanan Irak. Hizbullah juga terlibat dalam pelatihan milisi Syiah Shafawiyah di Irak, dan milisi yang sama-lah yang melakukan pemusnahan terhadap warga Palestian dan Ahlussunnah di Irak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mulainya kejatuhan misi-misi Syiah di Suriah dan Lebanon sebagai sebuah dampak terbalik dari tersingkapnya sikap-sikap politik para 'peserta' aliansi Shafawis yang ternyata mendukung Zionis dan pendudukan Amerika di Irak –yang notabena telah mendapatkan penolakan luar biasa dari rakyat Irak-...lalu disusul oleh munculnya bibit-bibit perbenturan dalam pelaksanaan kedua proyek besar Irak: proyek Amerika dan proyek Persia-Shafawis!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Semakin kuatnya tekanan nasional pihak Lebanon, yang merupakan reaksi negatif atas pemerintah Suriah setelah pengusirannya dari Lebanon...dan juga semakin rapuhnya posisinya pemerintah Suriah akibat semakin dekatnya tudingan dunia internasional atas pembunuhan Presiden Rafiq al-Hariri beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena semua faktor itu, maka:&lt;br /&gt;Harus ada upaya memalingkan pandangan mata dunia dari apa yang terjadi di Irak, baik yang dialami oleh Ahlussunnah maupun warga Palestina berupa tekanan kaum Syiah Shafawis...&lt;br /&gt;Harus ada upaya untuk 'mencuri' pandangan dunia dari gerakan perlawanan Ahlusunnah Palestina yang berhasil membuktikan kelemahan Israel...&lt;br /&gt;Harus ada upaya untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap upaya-upaya 'zending' Syiah di kawasan itu...&lt;br /&gt;Harus ada usaha untuk mengembalikan 'kebenaran' sesumbar dusta Ahmadi Nejad untuk melenyapkan Israel dan melawan negara Zionis itu...Harus ada upaya untuk menutupi kesepakatan Hizbullah yang ingin melawan gerakan-gerakan perlawanan Irak...Harus ada upaya untuk mengacaukan politik di Lebanon demi menciptakan kekacauan yang telah diancamkan oleh Presiden Suriah, Basyar al-Asad...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu harus dilakukan, meski harus mengorbankan Lebanon...seluruh Lebanon bahkan...Yah, meskipun itu harus menyebabkan kehancuran negri bernama Lebanon!!&lt;br /&gt;Untuk itu semualah, Hizbullah –sebagai salah satu pendukung proyek Shafawi-Persianis- menjalankan usaha atau petualangannya belakangan ini 'melawan' Sang Zionis!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita kontra terhadap sebuah gerakan yang melawan Zionis?? Tentu saja tidak! Kita mendukung setiap gerakan yang dapat melemahkan dan menjatuhkan negara pencuri Zionis itu! Tapi kita tidak bisa menerima jika gerakan itu menjadikan upaya perlawanannya sebagai bagian dari sebuah pewujudan tujuan yang jauh lebih berbahaya dari proyek Zionisme di negri-negri kita. Kita tidak setuju jika para pelaksana proyek itu menjadikan masalah Palestina sebagai barang dagangan mereka, sementara di saat yang sama, di Baghdad, mereka menyembelih orang-orang Palestina, merampas harta dan kehormatan mereka.&lt;br /&gt;Kita tidak pernah bisa menerima jika kaum Shafawi-Syiah itu ingin mengacaukan keamanan Suriah dan Lebanon demi mewujudkan tujuan-tujuan agama mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamanya, kita tidak akan menerima jika Lebanon dihancurkan dan rakyatnya dibunuh hanya karena ulah provokatif yang dilakukan oleh pendukung proyek Shafawis-Persianis, yang eksekusinya dijalankan oleh kaum Zionis!! Kita tidak bisa menerima jika kaum Neo-Shafawis itu berlagak ingin mengorbankan diri mereka, bahwa merekalah gerakan perlawanan itu...sementara dengan sangat jelas mereka juga melirik dan mendukung proyek Amerika dan Zionis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa menerima jika dunia memalingkan pandangannya dari segala kekejian dan kejahatan kaum Syiah-Shafawis terhadap saudara-saudara, keluarga dan rakyat muslim kita di Irak...&lt;br /&gt;Kita tidak bisa menerima jika operasi-operasi militer gelap itu dijadikan sebagai ajang penguluran waktu untuk membangun proyek Senjata Nuklir Iran-Shafawis, yang kelak akan digunakan untuk menghancurkan bangsa Arab dan kaum muslimin...untuk merampas negri, kekayaan dan juga harga diri mereka!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periksalah semua lembaran sejarah, Anda tidak akan pernah menemukan bahwa Iran pernah terlibat dalam peperangan melawan kaum Zionis sekalipun...atau bahkan melawan 'Si Setan Besar' Amerika!! Anda tidak akan pernah menemukan satu huruf pun di dalam sejarah yang menunjukkan itu. Bahkan Iran justru pernah mempermalukan dirinya dengan mengimpor senjata dari Israel dan Amerika saat berperang melawan Irak (ingat kasus Iran-gate!)...Iran sendiri-lah yang membujuk dan mendukung keberlangsungan pendudukan Amerika di Irak...Iran sendiri-lah yang ikut campur dan memudahkan pemerintah Suriah untuk melenyapkan putra-putra terbaiknya...Iran sendiri-lah yang menggunakan Hizbullah untuk memancing tindakan penghancuran Lebanon oleh Israel...Iran sendiri-lah yang merebut tiga pulau milik Emirat Arab...dan Iran-lah yang berusaha mengubah gerakan perlawanan Palestina menjadi selembar kertas yang kelak dengan mudah ia mainkan, meski harus mengorbankan stabilitas keamanan seluruh kawasan Arab dan Islam!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila aliansi Neo Syiah-Shafawi itu sungguh-sungguh melakukan perlawanan terhadap pendudukan Israel, mengapa dataran tinggi Golan masih tenang-tenang saja hingga kini??!&lt;br /&gt;Bila Hasan Nasrullah dan Hizbullah-nya memang ingin membebaskan tawanan-tawanan Lebanon, mengapa ia tidak menuntut sekutunya, Suriah, untuk melepaskan ratusan orang-orang Lebanon di penjara Suriah??!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila aliansi Neo Syiah-Shafawi ini jujur dengan semua gembar-gembornya, lalu siapakah yang menyambut pasukan Zionis dengan karangan bunga ketika mereka berhasil menguasai wilayah Lebanon Selatan bulan Juni 1982??! Lalu siapa yang mengundang pasukan Amerika ke Irak, dan hingga kini saat kalimat-kalimat ini dituliskan, aliansi itu masih terus berlanjut??!&lt;br /&gt;Jika Hizbullah memang ingin melindungi Lebanon dan rakyatnya, mengapa mereka melakukan upaya provokatif baru-baru ini tanpa sepengetahuan pemerintah Lebanon yang pada Rabu sore, 12-7-2006 mengeluarkan pernyataan: "Pemerintah Lebanon sama sekali tidak mengetahui operasi yang dilakukan oleh Kelompok Hizbullah ini" ??!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka –kaum Neo Syiah-Shafawis- itu memang ingin meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina yang terus terancam oleh tekanan Zionis, lalu mengapa mereka menghabisi mereka di Baghdad dengan cara yang jauh lebih keji dan kejam??!&lt;br /&gt;Maka setelah semua ini, menjadi kewajiban kita semua –bangsa Arab dan seluruh kaum muslimin- untuk memahami sebaik-baiknya kenyataan politik, keamanan dan pandangan keagamaan kaum Neo Syiah-Shafawis yang ada saat ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka harus menyadari kedahsyatan bahaya mereka terhadap –tidak saja bangsa Arab-, namun juga kaum muslimin. Lalu kemudian merumuskan langkah yang tepat untuk melawan kedua proyek keji ini: proyek Zionis-Salibis dan proyek Neo Syiah-Shafawis-Persianik –dimana yang terakhir disebutkan jauh lebih keji dan berbahaya dari yang sebelumnya-. Selamatkan agama, peradaban, masa depan negri dan generasi kita dari mereka!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. Muhammad Bassam Yusuf&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-7595734522784431622?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/7595734522784431622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/mengenal-gerakan-syiah-shafawis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7595734522784431622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/7595734522784431622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/mengenal-gerakan-syiah-shafawis.html' title='Mengenal Gerakan Syiah Shafawis Persiatik'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-8877588430262053534</id><published>2009-07-21T00:08:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T23:18:31.129-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Waduhhhh.... Ana belum siap ustadz!!!</title><content type='html'>Oleh : Aray-Alqassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm,,, belum siap ngapain???&lt;br /&gt;Emang ada apa sich??? Hehehe :p Baca aja sebuah pengalaman ana di artikel ini...&lt;br /&gt;Okeee :D&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Hihi,,, tak tahu kenapa akhir-akhir ini ana sering mikirin walimah yak??? Hehe...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Pasti orang yang kenal ana udah bosen kali dengerin ana ngomongin walimah terus (khususnya buat yang ngerasa aja&lt;/span&gt; :p )&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Widih, walimah. Siapa si' yang gak mau geto???&lt;br /&gt;Pasti mau-lah. Terlepas dari itu semua otomatis kita butuh plan atau perencanaan yang matang untuk mempersiapkan itu semua. Setuju??? (Setuju)&lt;br /&gt;Jangan sampe dari pihak ikhwannya siap mental tapi gak siap lahiriah (untuk menafkahkan sang calon istri). Dulu ana di ceritakan sama seorang ikhwah, k'lo dulu ada ikhwan yang mau ngelamar akhwat lewat bapaknya si akhwat. Nah, bapaknya nih akhwat bertanya kepada si ikhwan tersebut tentang maisyahnya (pekerjaan). Gini nih dialognya kurang lebih...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bapak : Emangnya kerjaan nte apaan???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ikhwan : Wah, afwan saya belum dapet pekerjaan pak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bapak : Lantas mau dikasih makan apa putri saya ini??? Mau dikasih makan batu emagnya!!!&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; ( Emosi mode on: )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ikhwan : Ya enggak lah pak, masa saya setega itu ngasih makan putri bapak batu. Ya saya kasih makan nasi lah. (Tepis sang ikhwan) (ana : nih orang ngeles aja, haha)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Habis selesai berdialog panjang x lebar, ujung-ujungnya si bapak tadi enggak ngizinin anaknya buat dilamar sama tuh ikhwan... (Sedihnya&lt;/span&gt; :(  &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nah, itu dia... Bisa jadi masalah juga k'lo kita nih (khususnya ikhwan) belum mempersiapkan itu semua, jangan udah siap mental tapi lahiriahnya belum siap atau sebaliknya. Atau mungkin lebih parah lagi yaitu dua-duanya belum siap. Emangnya kagak mau nikah yak???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hmm,,, kata seorang akhwat si' ana tuh lagi mengidap &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;euforia walimah&lt;/span&gt;... hehe :p&lt;br /&gt;Bukan cuma ana doank lho, tapi temen ana yang ikhwan juga kayak begitu semua... (Rusak karena walimah, hehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Ana dulu punya pengalaman yang gak enak deh, terutama buat para ikhwan k'lo ngerasain yang ana rasakan (ribet amat). Dulu tuh lagi ada syuro, nah di syuro itu pesertanya ikhwan-akhwat (yang udah pada walimah, walaupun ada akhwat yang belum walimah) disitulah permasalahan ada akhwat yang belum walimah, ada juga ikhwan yang belum walimah (ana dan temen ana). Syuronya sich lagi ngebahas acara Bazar murah, tapi pas pembahasannya udah selesai... &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;Tiba-tiba pembahasannya mengarah kepada&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;WALIMAH!!! &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Waduh,,, kacau bener!!! yang jadi obyek sasaran otomatis ana dan temen ana yang belum walimah... Malah dari seorang ikhwan (yang udah walimah) berkata : Mengingat peserta syuro kali ini dihadiri dan didominasi oleh ikhwan-akhwat yang sudah walimah. So, buat akhwat yang belum walimah, disini ada ikhwan yang juga belum walimah nih. silahkan dipilih..... ( Gubrakkkkk,,, error mode on: )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Masya Allah, waktu cuma bisa ngerasain malu+nyengir doank...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Hehe,,, padahal gak tahu dia k'lo ana udah ada yang punya (kayak lagu aja) haha...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Wah,,, apalagi k'lo ana lagi ngumpul sama temen-temen ikhwan yang laennya. pasti k'lo maen ceng-cengan bahasanya walimah terus... Dan orang yang dicengin itu-itu terus juga. Haghaghag... Peace akh!!!&lt;/span&gt; :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Waduh, pokoknya banyak banget deh pengalaman tentang walimah mulai dari ana, temen ana, kakak alumni, maupun ikhwah sekitar rumah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Emang bener kata seorang kakak alumni Rohis, ketika ditanya : Kak, walimah itu enak gak sich??? Dengan PDnya si kakak menjawab : Wah, Gek enak akhi... Tapi Ueeenaaakkk Banget....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hihihi, jadi pengen cepet-cepet walimah jadinya. Malah dulu pernah disaranin sama akhwat buat cepet-cepet walimah. Weleh-weleh... Sabar-sabar yang mau walimah itu kan ana bukan anti. Tapi tenang aja kok insya Allah gak bakalan lama-lama. Ana juga tahu kasihan juga akhwatnya nunggu kelamaan, bisa-bisa kena komplikasi hati lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Komplikasi hati itu sering memikirkan si calon, rindu, kangen, de el el. Padahal ngerinya takut zina, betul gak??? (Betul) Yang udah khitbah aja belum halal, setengah halal aja juga belum. Hehe...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K'lo ana ditanya apakah sudah siap nikah??? (MR ana yang tanya)&lt;br /&gt;Jawabannya : &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Waduhhh... Ana belum siap ustadz!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Nah, k'lo antum/anti ditanya kayak gitu. Jawabannya apa???&lt;br /&gt;(Di jawab lewat kasih komentar yak)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang yang namanya walimah gak akan pernah selesai untuk dibahas, selalu ada lembaran-lemabaran baru yang akan menuliskan sebuah perjalanan cinta yang suci (Cia elah sok jadi pujangga, hehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walimah oh walimah...&lt;br /&gt;Hanya satu yang ingin didengarnya dariku : &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;walimah bukan istikomah!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Istikomah : &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Istri tiga dikontrakin Rumah!!!&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Hehe... peace ukhty :p&lt;br /&gt;Ana juga gak mau mengalami apa yang pernah dialami oleh seorang ustadz gara-gara mau poligami.&lt;br /&gt;Abi : Umi, abi mau nikah lagi nih. Boleh yah?&lt;br /&gt;Umi : Boleh, kok bi. Tapi ada syaratnya.&lt;br /&gt;Abi : Apa syaratnya mi???&lt;br /&gt;Umi : Pertama abi mesti cari istri yang lebih cantik dari umi.&lt;br /&gt;Abi : Oke mi (Senang mode on: :))&lt;br /&gt;Umi : Terus yang terakhir................ &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LANGKAHIN DULU MAYAT GUA!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Hehehehehehehehehe....... &lt;/span&gt;&lt;span&gt;:p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir cerita yang tragis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-8877588430262053534?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/8877588430262053534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/waduhhhh-ana-belum-siap-ustadz.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8877588430262053534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8877588430262053534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/waduhhhh-ana-belum-siap-ustadz.html' title='Waduhhhh.... Ana belum siap ustadz!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-5857439593504769583</id><published>2009-07-20T00:49:00.001-07:00</published><updated>2009-07-20T00:54:00.021-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Tausyiah Amirul Mu'minin Kolektif Kontra Teroris - Pernyataan sikap mengenai teror bom 17 juli 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQih8riI3I/AAAAAAAAAQQ/9KONJtahgUE/s1600-h/bizcokagladikbylunchtogok1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQih8riI3I/AAAAAAAAAQQ/9KONJtahgUE/s320/bizcokagladikbylunchtogok1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360447423097480050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami nyatakan kepada semua umat Islam untuk tidak terpengaruh dengang meledaknya bom pada tanggal 17-07-2009 yang meledak di  kuningan. Sehingga menimbulkan korban sebanyak 15 orang yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Demi melaksanakan kepentingan-kepentingan asing, dengan memanfaatkan waktu pemilihan presiden.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apabila di analisa mulai dari kasus penggerebegan Nurdin M Top di Cilacap sampai kasus bom kuningan pada tanggal 17-07-2009 dengan terekamnya oleh cctv yang mengikuti pelaku. Hampir ada kesamaan dengan beberapa aksi bom-bom sebelumnya, seolah-olah semua itu sudah terencanakan sebelumnya. Apalagi kejadian itu terjadi menjelang penentuan presiden Indonesia yang diwarnai dengan konflik dan kejanggalan-kejanggalan. Dan pada akhirnya umat islam yang menjadi kambing hitam,dan kami tidak membenarkan aksi-aksi teror itu disebabkan sama sekali tidak sesuai dengan syari’at Islam yang memiliki aturan-aturan yang jelas baik itu dalam masalah sosial, apalagi dalam masalah jihad yang dimana berkaitan dengan masalah harta dan jiwa manusia yang harus dilindungi. Bahkan dalam Qs.17 ayat 33 yang artinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu membunuh orang yang di haramkan Alloh swt (membunuhnya), kecuali dengan alasan yang benar. Dan barang siapa yang dibunuh dengan cara yang zholim, maka sungguh kami telah memberi kekuasaan kepada walinya, tetapi walinyaitu jangan melampoi batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi ayat-ayat yang menjelaskan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah kami turunkan (jibril), kecuali atas perintah Robmu. Milik Nya segala yang ada dihadapan kita, dan yang ada di belakang kita, dan segala yang ada diantara keduanya. Dan Robmu itu tidak pernah lupa." Qs 19 ayat 64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam sebuah riwayat dijelaskan “ Dari salman telah berkata: telah berkata kepada kami orang-orang musyrik: sungguh Nabi kamu semua telah mengajari segala sesuatu kepada kamu semua , sampai masalah buang air besar sekalipun. Maka salman menjawab, benar ”. HR Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dari Abu Dzar telah berkata: Rosululloh saw telah meninggalkan kami, dan tidaklah burung-burung itu membolak balikan sayapnya di udara kecuali Rosululloh saw telah memberitahu ilmunya kepada kami. Dan ia berkata lagi, tidaklah tertinggal segala sesuatu yang mendekatkan kepada surga dan yang menjauhkan kepada neraka kecuali sungguh Rosululloh saw telah menjelaskannya kepada kamu semua (para sahabat dan umatnya)”. HR Thobari fii mu’jam kabir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka segala sesuatu yang bertentangan dengan syari’at islam itu bukan datang dari islam,melainkan datang dari ideologi-ideologi kafir. Adapun sebab dari pada islam dan umat islam selalu dijadikan kambing hitam di negeri yang mayoritas islam dikarenakan umat islam tidak mau bersatu sebagaimana yang Alloh jelaskan di dalam Qs.8 ayat 73 yang artinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan orang-orang yang kafir, sebagian mereka melindungi sebagian yang lain. Jika kamu (semua orang-orang beriman) tidak melaksanakan apa yang diperintahkan Alloh swt (saling melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang besar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan kondisi kaum muslimin seperti yang telah Alloh swt jelaskan dalam ayat tadi menjadi dimanfaatkan oleh orang-orang kafir dan munafiq di Negara ini khususnya dan umumnya oleh Amerika dan antek-anteknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga Alloh swt telah mengingatkan kita di dalam Qs 8 ayat 30 yang artinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan ingatlah, ketika orang-orang kafir memikirkan tipudaya terhadapmu untuk menangkap, memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat tipu daya dan Alloh swt menggagalkan tipu daya itu. Alloh swt adalah sebaik-baik pembalas tipu daya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika mereka menangkapmu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu lalu melepaskan tangan bagimu dan lidahnya kepadamu untuk menyakiti dan mereka ingin agar kamu kafir”.Qs 60 ayat 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu kepada kaum muslimin janganlah terprovokasi dengan isu-isu bom yang di juruskan kepada Islam karena orang-orang kafir sampai hari kiamat akan tetap memusuhi Islam, menyiksa dan memfitnah supaya terbunuh karakter-karakter para pejuang penegakan syari’at Islam di muka bumi Indonesia khususnya dan umumnya di belahan dunia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirul Mu'minin Kolektif Kontra Teroris - 19 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-5857439593504769583?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/5857439593504769583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/tausyiah-amirul-muminin-kolektif-kontra_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/5857439593504769583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/5857439593504769583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/tausyiah-amirul-muminin-kolektif-kontra_20.html' title='Tausyiah Amirul Mu&apos;minin Kolektif Kontra Teroris - Pernyataan sikap mengenai teror bom 17 juli 2009'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQih8riI3I/AAAAAAAAAQQ/9KONJtahgUE/s72-c/bizcokagladikbylunchtogok1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-2088894121981723517</id><published>2009-07-20T00:43:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T00:46:43.846-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Tausyiah Amirul Mu'minin Kolektif Kontra Teroris - Kenapa Umat Islam Selalu Di Hinakan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQg3fpo_pI/AAAAAAAAAQA/EsbTswwKnmA/s1600-h/kontrateroriscopy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 42px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQg3fpo_pI/AAAAAAAAAQA/EsbTswwKnmA/s320/kontrateroriscopy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360445594238779026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalammu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang telah Rosululloh saw katakan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad dari tsauban bahwasanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sudah hampir dekat waktunya umat-umat berkumpul saling memanggil satu sama lain untuk menguasai kamu (umat Islam), yaitu seperti orang-orang yang akan makan berkumpul saling memanggil kepada piring mereka …Dan pada saat itu orang-orang muslim bagaikan buih dilautan”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apa yang telah dikatakan oleh Rosululloh saw ini benar-benar telah dan sedang terjadi menimpa kaum muslimin pada saat ini,yaitu akibat sebuah penyakit yang melekat di dalam hati kaum muslimin yang bernama wahn (cinta harta,tahta,wanita dan takut mati) di sebabkan sebuah sikap moderat dan menolak Al-qur’an serta As-sunnah sebagai pedoman hidup dan tolak ukur sebuah kebenaran.padahal Alloh swt telah menjelaskan di dalam Qs 45 ayat 20 yang artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Al-qur’an) ini adalah pedoman hidup bagi manusia,petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini(Al-qur’an sebagai pedoman hidup)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam Qs 24 ayat 51 Alloh juga menjelaskan tentang sikap orang-orang yang beriman ketika mereka semua diperintah untuk melaksanakan perintah Alloh swt mereka mengatakan “kami dengar dan kami ta’at”. Dan tidak mengatakan “kami dengar dan kami tidak ta’at” sebagaimana yang di jelaskan dalam Qs 4 ayat 46.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sangat ironis sekali apa yang tejadi di Negara ini yang mayoritas penduduknya ber KTP Islam terbesar di dunia, ketika  datang perintah dari yang telah menciptakan mereka dari setetes air yang hina dan yang telah menciptakan Al-qur’an dan As-sunnah sebagai sumber hukum yang pantas bagi mereka, yaitu Alloh swt. Mereka justru serta merta  mendiskusikan dan memusyawarohkannya yang berujung kepada penolakan perintah tersebut.akan tetapi ketika datang perintah dari budak-budak iblis (amerika serikat dan sekutu-sekutunya)laknatulloh a’laihim mereka serta merta menerimanya sambil menjulurkan lidahnya dengan sangat terhina. Padahal di dalam Qs 33 ayat 36 yang artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidak boleh (haram hukumnya) bagi laki-laki yang beriman dan perempuan yang beriman, apabila Alloh swt dan RosulNya telah menetapkan suatu ketetapan, lalu ada pilihan yang lain dari urusan mereka. Dan siapa saja mendurhakai Alloh swt dan RosulNya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menjelaskan sesatnya orang-orang yang memusyawarohkan dan mendiskusikan ketetapan Alloh swt dan RosulNya. Karena hukum Alloh swt itu harga mati tidak bisa ditawar-tawar. Banyak umat Islam yang memperjuangkan Islam demi mengharap kemuliaan Alloh swt, akan tetapi memperjuangkannya dengan jalan yang tidak dikehendaki Alloh swt dan tidak dicontohkan oleh Rosul-Nya, baik itu dengan idiologi yahudi yang bernama demokrasi atau dengan idiologi-idiologi batil lainnya, yang berujung kepada sikap moderat dan lunak terhadap ketetapan –ketetapan Alloh swt yang pada akhirnya mereka menjadi murtad tanpa sadar. Dan untuk hal ini Rosululloh saw telah memberitakan pada 14 abad yang lalu dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam muslim dari Abi Sai’d ra, yang artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahwasannya Rosululloh saw telah berkata: Sungguh kamu akan mengikuti jalan-jalan orang –orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sampai seandainya orang-orang sebelum kamu itu masuk kedalam lubang biyawak sungguh kamu akan mengikutinya, para sahabat bertanya ,wahai Rosululloh!  orang yahudi dan nasroni (yang dimaksud orang-orang sebelum kami itu)?, Rosululloh saw menjawab maka siapa lagi”.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta dalam Qs 2 ayat 208 Alloh swt menjelaskan yang artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kedalam Islam secara keseluruhan ,dan jangan kamu mengikuti langkah-langkah setan.Sungguh setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat Umar bin Khotob ra berkata “Sesungguhnya kita (bangsa arab) dahulu adalah satu kaum yang paling hina, lalu Alloh swt memuliakan kita dengan Islam. maka apabila kita mencari kemuliaan selain dari Islam yang telah Alloh swt muliakan, niscaya Alloh swt akan menghinakan kita. Dan diriwayat yang lain “Sesungguhnya Alloh swt telah memuliakan kita dengan Islam, maka kita tidak boleh mencari kemuliaan selain dengan Islam”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu wahai saudara-saudaraku seperjuangan, hanya dengan dakwah dan jihad yang di contohkan oleh Rosululloh saw lah Islam akan tegak menyinari seantero jagat raya. Yaitu dengan memuliakan Islam seperti orang-orang yang menggigit Islam dengan gigi gerahamnya (memegang teguh Al-qur’an dan As-sunnah sebagai pedoman hidup ) dan menghinakan orang-orang yang menggigit Islam dengan gigi depannya ( tidak merpegang teguh terhadap Al-qur’an dan As-sunnah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudara-saudaraku, bukanlah umat Islam jika tidak memiliki kekuatan dan Islam tidak akan memiliki kekuatan jika kita tidak berjama’ah yang Islami (yaitu jamaah yang berpedoman pada Al Qur'an dan As Sunnah) dan tidak akan terbentuk jama’ah yang Islami jika tidak ada persaudaraan yang Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudara-saudaraku kekufuran itu adalah sebuah ajaran yang salah walaupun berbau Islam ( seperti ahmadiah, JIL, LDII dll) karena tidak sesuai dengan Al-qur’an dan As-sunnah dan tidak ada demokrasi dalam Islam yang ada adalah Alloh krasi (yaitu kekuasaan dan hukum tertinggi ada ditangan Alloh swt).        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Amirul Mu'minin Kolektif Kontra Teroris - 15 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-2088894121981723517?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/2088894121981723517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/tausyiah-amirul-muminin-kolektif-kontra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2088894121981723517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2088894121981723517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/tausyiah-amirul-muminin-kolektif-kontra.html' title='Tausyiah Amirul Mu&apos;minin Kolektif Kontra Teroris - Kenapa Umat Islam Selalu Di Hinakan'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQg3fpo_pI/AAAAAAAAAQA/EsbTswwKnmA/s72-c/kontrateroriscopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-8383951830154130463</id><published>2009-07-19T23:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T00:12:42.027-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sana' khoodu Ma'arikana Ma'ahum</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQY1TqVoNI/AAAAAAAAAP4/0qDDCe73K2s/s1600-h/mujahid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 287px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQY1TqVoNI/AAAAAAAAAP4/0qDDCe73K2s/s320/mujahid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360436760567718098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*Kiriman dari akh Teguh via multiply*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sana'khoodu Ma'arikana Ma'ahum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll take our fights with them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanam dhiJi moo'an Narda'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll go as groups to stop them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa nu'eedul haqqal mug-tasaba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll return our slain rights&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa bi kullil quwwati Nad-fa'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll push them out&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sana'khoodu Ma'arikana Ma'ahum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll take our fights with them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanam dhiJi moo'an Narda'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll go as groups to stop them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa nu'eedul haqqal mug-tasaba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll return our slain rights&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa bi kullil quwwati Nad-fa'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll push them out&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa bi kullil quwwati Nad-fa'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll push them out&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bisilaahil haqqil battari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;By the weapon of truth&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sanu harriru ardhal ahraari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll free the land of the frees&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wanu'eedul tuhraa ilal qudsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll return the pureness of Islam to Al-Quds&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Min Ba'didh-dhuli wadhal 'aree&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;After our weakness our humiliation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bisilaahil haqqil battari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;By the weapon of truth&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sanu harriru ardhal ahraari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll free the land of the frees&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wanu'eedul tuhraa ilal qudsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll return the pureness of Islam to Al-Quds&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Min Ba'didh-dhuli wadhal 'aree&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;After our weakness our humiliation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Min Ba'didh-dhuli wadhal 'aree&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;After our weakness our humiliation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sana'khoodu Ma'arikana Ma'ahum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll take our fights with&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanam dhiJi moo'an Narda'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll go as groups to stop them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa nu'eedul haqqal mug-tasaba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll return our slain rights&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa bi kullil quwwati Nad-fa'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll push them out&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa bi kullil quwwati Nad-fa'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll push them out&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanamdhi Nadukkum-Ma'aqilahum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll carry on bring down their fortresses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bi dawyyin Daamin Yuqliquhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With strong sounds that will scare them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanam hul 'ara' Bi'ayy-deena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll erase our humiliation by our own hands&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa biqullil quwwati Narda'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll stop them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanamdhi Nadukkum-Ma'aqilahum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll carry on bring down their fortresses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bi dawyyin Daamin Yuqliquhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With strong sounds that will scare them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanam hul 'ara' Bi'ayy-deena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll erase our humiliation by our own hands&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa biqullil quwwati Narda'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll stop them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa biqullil quwwati Narda'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll stop them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sana'khoodu Ma'arikana Ma'ahum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll take our fights with them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa sanam dhiJi moo'an Narda'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll go as groups to stop them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa nu'eedul haqqal mug-tasaba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll return our slain rights&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa bi kullil quwwati Nad-fa'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll push them out&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wa bi kullil quwwati Nad-fa'uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;With all force we'll push them out&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lan Nardha Bijuz-in Muhtallin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll never accept a slain part of our lands&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lan Natruka Shibral-lildh-dhulli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll never leave out a bit of our land for them to humiliate us with.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Satamourul ardhu Wa tahriquhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;The Earth will burst in flames and burn them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Fil ardhi Baraakeenun Taghli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;In Earth there is volcanoes that are boiling&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lan Nardha Bijuz-in Muhtallin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll never accept a slain part of our lands&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lan Natruka Shibral-lildh-dhulli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;We'll never leave out a bit of our land for them to humiliate us with.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Satamourul ardhu Wa tahriquhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;The Earth will burst in flames and burn them&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Fil ardhi Baraakeenun Taghli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;In Earth there is volcanoes that are boiling&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Fil ardhi Baraakeenun Taghli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;In Earth there is volcanoes that are boiling&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-8383951830154130463?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/8383951830154130463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/sana-khoodu-maarikana-maahum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8383951830154130463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8383951830154130463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/sana-khoodu-maarikana-maahum.html' title='Sana&apos; khoodu Ma&apos;arikana Ma&apos;ahum'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SmQY1TqVoNI/AAAAAAAAAP4/0qDDCe73K2s/s72-c/mujahid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-8103824554745807122</id><published>2009-07-13T20:13:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T20:19:43.701-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Metamorfosis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slv41dEow8I/AAAAAAAAAPI/d--bJ3Nyl2g/s1600-h/bunga8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slv41dEow8I/AAAAAAAAAPI/d--bJ3Nyl2g/s320/bunga8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358149778908169154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Metamorfosis…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Menjadi karanglah meski itu tidak mudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Sebab ia akan menahan sengat sinar mentari yang garang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Sebab ia akan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Melawan bayu yang keras menghembus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Sebab keteguhannya akan menahan hempasan badai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;yang datang mengerus terus menerus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ia akan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ia akan berdiri tegak berhari – hari, bertahun tahun berabad – abad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;tanpa rasa jemu dan bosan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Menjadi mutiaralah meski itu juga tak mudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia berada di dasar samudera yang dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan tangan manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia begitu berharga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia begitu indah dipandang mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia tetap bersinar meski tenggelam dikubangan yang hitam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Menjadi pohonlah yang tinggi menjulang meski itu tidak mudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia akan tatap tegar bara mentari yang terus menyala disetiap siangnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ia akan meliuk halangi angin yang bertiup kasar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ia akan terus menjejaki bumi hadapi gemuruh sang petir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia hujamkan akar yang kuat menopang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;untuk menahan gempita hujan yang coba merubuhkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;dan senantiasa berikan bebuahan yang manis dan mengeyangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia akan berikan tempat bernaung bagi burung – burung yang singgah di dahannya lalu berikan tempat berlindung dengan rindang daun – daunnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Menjadi pauslah meski itu juga tak mudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab dengan sedikit kecipaknya ia akan menggetarkan ujung samudera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab besar tubuhnya akan menaklukan musuh yang coba mengganggu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;menjadi melatilah meski tampak tak bermakna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ia begitu putih seolah tanpa cacat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;sebab ia tak takut hadapai angin dan hujan dengan mungil tubuhnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ia tak pernah iri melihat mawar yang segar merekah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;dan tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ia tak pernah dengki dengki dan rendah diri pada keanggunan anggrek dan tulip yang berwarna warni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;dan tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;NB : Diambil dari lirik nasyid Metamorfosis Thufail Alghifari. Semoga dapat menambah semangat kita semua...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-8103824554745807122?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/8103824554745807122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/metamorfosis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8103824554745807122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/8103824554745807122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/metamorfosis.html' title='Metamorfosis'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slv41dEow8I/AAAAAAAAAPI/d--bJ3Nyl2g/s72-c/bunga8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4595557492931177550</id><published>2009-07-13T19:59:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T20:33:28.396-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Hmm,,, Aku harus menunggu!!!</title><content type='html'>Oleh : Aray_Alqassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu kapan saatnya pengumuman SNMPTN???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu kapan saatnya aku masuk kuliah???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu kapan saatnya walimah??? (Hhehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu kapan amanah ini berganti???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu kapan yak pergi ke menjelajah ke luar negeri??? (Hhehe... Ngarep bgt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu kapan Islam kan bangkit??? (makanya, mari kita mulai dari diri sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu kapan bertemu dengan seseorang yang ku rindu??? (Hmm, siapa tuh?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus menunggu dan terus menunggu hingga rambut ini memutih dan ajal kan datang menjemput....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : bikin postingan kayak gini coz lagi liburan,,,, hhehe maklum liburannya lama banget!!! :p :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4595557492931177550?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4595557492931177550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/hmm-aku-harus-menunggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4595557492931177550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4595557492931177550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/hmm-aku-harus-menunggu.html' title='Hmm,,, Aku harus menunggu!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-2948076589201444037</id><published>2009-07-13T19:57:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T19:59:31.376-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='risalah ikhwan'/><title type='text'>Dakwah Tetap Berjalan Pada Relnya Hingga Menuju Kemenangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slv0dkskr7I/AAAAAAAAAPA/B7kgAQKbs4A/s1600-h/ikh3-300x205.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 205px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slv0dkskr7I/AAAAAAAAAPA/B7kgAQKbs4A/s320/ikh3-300x205.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358144970591350706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Ikhwanul Muslimin, 03-07-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerjemah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_______&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah, dan shalawat dan salam atas Rasulullah saw, beserta keluarganya dan para sahabatnya serta orang-orang yang mendukungnya…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, Islam telah datang dengan bentuk yang paling sempurna di muka bumi ini, dengan tingkatan paling tinggi dan universal pada sistemnya untuk dapat mengembangkan kehidupan dan membahagiakan umat manusia, bekerja untuk memberikan petunjuk kepada seluruh manusia akan kebaikan ini, dan menyampaikannya ke telinga-telinga dan ke dalam hati-hati mereka, dan Nabi saw juga telah menjabarkan akan hakikat-hakikatnya atas manusia, sehingga bagi yang memiliki akal jernih akan dapat menerimanya, menarik jiwanya yang memiliki fitrah yang lurus, sehingga terjadilah kehancuran masa jahiliyah; merebut kuda dan orang-orangnya, walaupun hal tersebut orang-orang yang kafir tidak akan pernah tinggal diam kecuali berusaha untuk menempelnya dengan pertentangan yang keji dan keras, perang yang kotor dan bertentangan dengan akhlaq mulia. Namun mulianya kebenaran yang dibawa oleh nabi saw dan indahnya prinsip-prinsip yang diserukan olehnya, serta kebutuhan manusia akan manhaj dan akhlaq yang disodorkan; mendorong akal untuk beriman kepadanya sebagaimana para pengikut jahiliyah berusaha memenangkan kebatilan pada perang eksistensi ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَانْطَلَقَ الْمَلأُ مِنْهُمْ أَنِ امْشُوا وَاصْبِرُوا عَلَى آَلِهَتِكُمْ إِنَّ هَذَا لَشَيْءٌ يُرَادُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata): “Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki”. (Shaad:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka terus melancarkan serangan dan perang atas Islam hingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap”. (Al-Isra:81)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kemenangan dan pertolongan Allah telah datang, dan umat manusia masuk kepada agama Islam dengan berbondong-bondong, dan tidaklah nabi saw wafat menghadap Allah kecuali seluruh jazirah Arab telah tunduk dan masuk kepada agama Islam, bernaung di bawah naungan tauhid dan keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setelah nabi saw meninggal, umat Islam menghadapi ujian, sementara kekokohan Islam belum bersemi, sehingga bangsa Arab ada yang kembali murtad, bermunculan kemunafikan, umat Islam saat itu dirundung kesedihan yang sangat karena kehilangan nabi saw padahal jumlah mereka masih terbilang sedikit sedangkan jumlah musuh begitu banyak. Walaupun demikian, umat Islam tetap berpegang teguh di bawah komando dan pimpinan sang khalifah Abu Bakar AS-Shiddiq, mereka tetap bersabar dan tegak berdiri membawa beban dan risalah dakwah dengan sebaik-baiknya. Abu Bakar berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أينقصُ الدينُ وأنا حي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah agama ini akan berkurang jumlahnya sementara saya masih hidup?”..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, umat Islam pun sadar dan enggan untuk menyerah pada kondisi ini sementara mereka (orang-orang kafir) menghinakan dakwah, bahkan mereka tidak sekadar menjadi musuh Islam saja namun terus berusaha memecah belah umat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu setelah itu diikuti oleh generasi Islam, membawa Islam ke berbagai tempat; memperbaiki pemahaman yang keliru, menyebar berbagai kebaikan dan cahaya ke segala penjuru dunia, sekalipun mereka harus menghadapi siksaan yang begitu keras, mereka tetap teguh dalam membawa beban ini di jalan Allah, sampai Allah membukakan dan menetapkan kemenangan dan keteguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para duat menyadari –di antara mereka adalah Ikhwanul muslimin- bahwa jalan untuk membawa petunjuk dan mengarahkan manusia serta menyebarkan kebaikan dan karunia di muka bumi ini; akan selalu menghadapi berbagai kesulitan dan rintangan seperti yang dihadapi oleh para nabi dan salafus shalih lainnya; namun risalah tetaplah risalah, sementara kesesatan dan hawa nafsu juga demikian, sebagaimana rintangan tetap merupakan rintangan, dan kekuatan zhalim akan terus tetap berdiri tanpa ada manusia dan dakwah, menyebarkan fitnah dengan kesesatan dan kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Al-Qur’an mengingatkan kepada setiap muslim yang jujur bahwa fitnah dan ujian merupakan suatu keniscayaan dan kewajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَكَذَلِكَ فَتَنَّا بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin)”. (Al-An’am:53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan memiliki tujuan yang jelas; yaitu untuk membedakan yang jelek dan buruk dari yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu”. (Muhammad:31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun tidak ada tempat yang indah di surga yang dapat disinggahi kecuali bagi orang yang bersabar menghadapi ujian ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, Padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar”. (Ali Imran:142)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah tidak heran dan tidak diragukan lagi bagi para pembawa kebaikan dan sinar cahaya untuk memiliki sikap kelembutan, kesabaran dan permohonan ridha dari Allah SWT, karena kebatilan memiliki jaulah tersendiri kemudian pergi secara sia-sia dan menjadi hampa, sementara kebenaran memiliki efek yang memberikan banyak manfaat, memiliki keteguhan dan kekekalan, maka jika bertambah keras siksaan dan banyak intimidasi,  orang-orang beriman akan tetap bersimpuh pada benteng pertahanan dengan bertawakal kepada Allah dan bersabar dalam menghadapi berbagai ujian, syiar mereka adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا لَنَا أَلاَّ نَتَوَكَّلَ عَلَى اللَّهِ وَقَدْ هَدَانَا سُبُلَنَا وَلَنَصْبِرَنَّ عَلَى مَا آَذَيْتُمُونَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُتَوَكِّلُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa Kami tidak akan bertawakal kepada Allah Padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada Kami, dan Kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakal itu, berserah diri”. (Ibrahim:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai rintangan di jalan dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak dan beragam rintangan dan hambatan yang dihadapi –dan bahkan akan selalu dihadapi- oleh pembawa dakwah pada kebenaran, kebaikan, hidayah dan cahaya, sejak diutusnya para Nabi dan Rasul oleh Allah hingga hari ini dan bahkan hingga terjadinya hari kiamat nanti. Di antaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem pemerintahan yang zhalim di muka bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang selalu menghadang manusia dari mendengar hidayah, berusaha menyebarkan fitnah bagi orang-orang yang mendapat hidayah, dan mengusir mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِرُسُلِهِمْ لَنُخْرِجَنَّكُمْ مِنْ أَرْضِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: “Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri Kami atau kamu kembali kepada agama kami”. (Ibrahim:13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ الْمَلأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لَنُخْرِجَنَّكَ يَا شُعَيْبُ وَالَّذِينَ آَمَنُوا مَعَكَ مِنْ قَرْيَتِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pemuka-pemuka dan kaum Syu’aib yang menyombongkan dan berkata: “Sesungguhnya Kami akan mengusir kamu Hai Syu’aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota Kami, atau kamu kembali kepada agama kami”. berkata Syu’aib: “Dan Apakah (kamu akan mengusir kami), Kendatipun Kami tidak menyukainya?” (Al-A’raf:13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembesar yang sombong tersebut tidak akan berhenti dalam usahanya untuk menghalangi laju Islam dan menebarkan fitnah kepada para duat serta mengajak orang-orang zhalim yang terpedaya oleh karenanya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. dan ke dalam Jahanam lah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan”. (Al-Anfal:36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ironinya, mereka semua adalah orang-orang yang merasa dirinya sebagai kampium kebebasan dan kemerdekaan serta hak asasi manusia, mengobarkan propaganda yang menjadi bagian kerusakan di sana sini, menginjak-injak hak asasi ini kemudian diam seribu bahasa bak kuburan jika korbannya adalah pembawa syariat Islam, bahkan menjadi negara-negara Islam dan pembawa dakwahnya sebagai musuh tanpa ada pengakuan kepadanya dan menyadari akan kebaikan yang dibawanya, sekiranya mereka mau menjernihkan pandangan mereka dan bersikap adil, maka akan merekaakan mendapatkan kemuliaan agama pada dunia modern ini yang sedang mengalami berbagai krisis dan sebagai pemberi solusi akan permasalahan dan problematika yang dihadapi, dan bahkan bisa jadi mereka akan bersegera menerimanya dan masuk ke dalamnya secara berbondong-bondong, namun karena adanya fanatisme membuat mereka buta dan tuli, dan tentunya tiada daya dan upaya kecuali dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezim-rezim yang keji ini tidak berpandangan jauh dari kursi-kursi tempat mereka duduk di atasnya, tidak berfikir yang lain kecuali pedang keamanan yang berusaha dipegang dalam kebesarannya dan kekuatannya, tidak percaya pada hal lain sebagai solusi kecuali kekerasan dalam mempertahankan singgasana yang dirampasnya dan mencuri kekayaan yang berlimpah; karena itu, pemerintahan yang diktator tidak akan melihat lainnya  kecuali hanya dirinya sendiri, tidak memiliki pandangan yang jauh ke depan kecuali hanya untuk kemaslahatannya sendiri, dan tidak ada yang mau mendekat kepadanya kecuali orang yang ingin mencari keuntungan dan mendapat restu darinya, dan oleh karena itu, pada saat di dalamnya ada sesuatu yang mengecilkannya dan mundur di hadapan musuh-musuh negara; mencoba mengangkat orang-orang shalih dan reformis dari golongan mereka, menjadikannya sebagai korban dihadapan kekuatan jahat dan sombong yang mengglobal, sebagai harga akan kejahatannya terhadap bangsa yang kalah, mengisi hati-hati yang beriman akan kenestapaan, sementara dirinya melihat kepada anak bangsanya dan agamanya yang disimpangkan oleh musuh-musuhnya dan dimusuhi oleh ikhwannya sendiri, menyerah kepada siapa yang membuat makar dengan mereka, menghormati orang yang berbuat kemunafikan secara suka rela atau terpaksa, menganggap remeh orang yang mencoba memberikan nasihat kepadanya dan memberikan solusi terbaik untuk mereka dan negeri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya mereka mau meninjau kembali urusan mereka, merenungkan akibat-akibatnya, dan melihat dengan kaca  mata kebenaran dan keadilan; maka mereka akan mendapatkan bahwa kemaslahatan mereka dan kekuatannya berada pada pembelaan terhadap agama, berdiri tegak di tengah bangsa mereka, dan menyadari bahwa tidak ada tempat bersimpuh dan memohon pertolongan setelah Allah kecuali kepada bangsa mereka sendiri seperti yang diinginkan oleh Islam sebagai bangsa, Al-Qur’an sebagai undang-undang dan minhaj (pedoman hidup); maka apakah mereka mau kembali dan menyadari?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika merasa heran, maka lebih mengherankan lagi diamnya para kaum terpilih dari para cendikiawan dan penyeru kebebasan berpendapat, berfikir dan mengungkapkan ide; akan kekejaman pemerintahan diktator terhadap kaum reformis dari kalangan Islam secara umum dan Ikhwanul Muslimin secara khusus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal merekalah yang telah mengisi dunia penuh dengan teriakan dan tangis terhadap kebebasan dan kemerdekaan yang hilang, jika dikeluarkan akan cerita yang jahat, atau terhapus barang temuan secara tiba-tiba, atau menghalangi para ulama untuk menetapkan pendapat yang samar-samar dan palsu, membenturkan tsawabit (kaidah-kaidah yang tetap) umat dan nila-nilainya, dan mencela agama dan peradabannya! Dan cukuplah bagi kami Allah dan Dialah sebaik-baik pelindung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah menegaskan bahwa kemenangan adalah milik kebenaran dan pembawa kebenaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang membuka hakikat sejarah akan berkeyakinan bahwa kebatilan akan sirna sementara kebenaran akan tetap bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, Maka ia tetap di bumi”. (Ar-Ra’d:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana hal itu juga akan dipahami bagi siapa yang mau membuka lembaran kisah-kisah umat terdahulu bersamaan dengan turunnya risalah langit, dan apa yang diletakkan dari berbagai rintangan dan hambatan serta fitnah di jalan dakwah terhadap keimanan dan dihadapan kebenaran dan hidayah, kemudian berakhir dalam perseteruan diantara mereka dan kebenaran tersebut, akan kemenangan kebenaran tersebut dan hancurnya orang-orang yang memusuhinya secara keseluruhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, Maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak Menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang Menganiaya diri mereka sendiri”. (Al-Ankabut:40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah SWT membuat perumpamaan akan kekuatan yang jahat secara keseluruhan sebagai permasalahan yang besar akan wahn (perasaan takut mati dan cinta dunia) dan kehancurannya. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. dan Sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui”. (Al-Ankabut:41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menyadari dari mereka yang menghadapi kebenaran bahwa mereka -musuh- akan kalah, seperti yang diceritakan kepada kita dalam kitab-kitab sirah bahwa pada saat  Huyay bin Akhtab berhadapan dengan nabi saw dan berdiri dihadapnnya lalu matanya bertatapan dengan matanya; beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمَا وَاَللهِ مَا لُمْت نَفْسِي فِي مُعَادَاتِك، وَلَكِنْ مَنْ يُغَالِبْ اللّهَ يُغْلَبْ، ثُمَّ قَالَ: يَا أَيُّهَا النّاسُ، لا بَأْسَ قَدَرُ اللّهِ، وَمَلْحَمَةٌ كُتِبَتْ عَلَى بَنِي إسْرَائِيل&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata: “Demi Allah, aku sama sekali tidak menjerumuskan diriku dalam memusuhimu, namun barangsiapa yang ingin mengalahkan Allah maka akan kalah, kemudian dia berkata lagi: wahai manusia, tidak ada buruknya akan takdir Allah, sedangkan kekalahan telah tertulis atas Bani Israel”. (Zadul ma’ad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, orang tersebut menyadari bahwa dirinya berada pada barisan yang kalah, dan tidak ada jalan lain untuk mengalahkan kebenaran, namun karena kedengkian yang tidak beralasan yang telah menguasainya dan menguasai kaumnya; maka apakah para pemimpin Barat menyadari akan pelajaran-pelajaran sejarah ini, meninggalkan akan mimpi ideologi, peradaban dan kekuasaan mereka terhadap umat Islam, meninggalkan politik perang dan imperialisme yang telah banyak mengalami kegagalan, meninggalkan politik dalam menghadang gerakan-gerakan Islam atau berusaha menghancurkan dan membumi hanguskannya, setelah ada ketetapan untuk mereka akan kehancuran dan kegagalan… sekiranya para pemimpin Barat menyadari akan pelajaran sejarah dan kembali pada meja perundingan dan kerja sama, sebagai alternatif dari melakukan perang dan penghadangan; akan menjadikan dunia ini pada kondisi lain yang penuh dengan kedamaian, ketenangan, kenyamanan dan kesejahteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa yakin akan kemenangan dakwah kebenaran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebagian orang merasa heran terhadap orang yang berpegang teguh dari  kalangan mujahidin di jalan Allah dan penyeru kebaikan dengan risalah mereka, sekalipun harus menghadapi serangan bertubi-tubi dari kekuatan zhalim atas mereka, kerasnya perang yang jahat dan keji yang menimpa dan ditujukan kepada mereka, melermparkan para aktivis di medan dakwah ke dalam penjara, namun mereka tetap beriman dengan keimanan yang mantap dan tidak ada keraguan di dalamnya bahwa kebenaran akan menang, bahwa kebenaran akan meninggi benderanya, dan menyebar ke berbagai pelosok dan penjuru dunia, dan keyakinan kami disertai dengan adanya beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bahwa dakwah ini sesuai dengan fitrah yang diberikan Allah kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَةَ اللَّهِ الَتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لاَ تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ القَيِّمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka hadapkanlah wajahmu dengan Lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (Ar-Ruum:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam hadits Al-Qudsi disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وإِنِّي خَلَقْتُ عِبَادِي حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ، وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمُ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Aku telah menciptakan seluruh hamba-Ku dalam kondisi yang hanif, namun kemudian mereka mendatangi syaitan-syaitan sehingga mereka menyimpang dari agamanya..”. (Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa akidah Islam dan syariatnya yang termaktub dalam Al-Qur’an disampaikan dengan bentuk yang mudah dan gamblang, memiliki gaya bahasa yang menakjubkan; mudah untuk diingat dan dipahami oleh orang yang memiliki pengetahuan dan awam, sekalipun banyak ragamnya dalam cara menyampaikan dan memberikan kepuasan karena adanya keragaman potensi manusia dan pengetahuan mereka, namun tidaklah orang yang memiliki akal yang merdeka, pandangan yang bersih dan fitrah yang suci kecuali tunduk dan beriman kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Iman yang agung yang merasuk ke dalam jiwa para duat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa ketika aqidah yang benar telah terpatri dalam jiwa dan merasuk dalam hati maka akan memberikan hasil dan buah akan terbebasnya jiwa untuk tunduk pada kediktatoran, atau berdiri pada kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beriman menyadari bahwa seluruh makhluk tidak memiliki jiwa mereka masing-masing sedikit pun, bahkan tidak memiliki kemampuan untuk mempertahankannya sedikit pun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ لَن يَخْلُقُوا ذُبَاباً وَلَوِ اجْتَمَعُوا لَهُ وَإِن يَسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْئاً لاَّ يَسْتَنقِذُوهُ مِنْهُ ضَعُفَ الطَّالِبُ وَالْمَطْلُوبُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, Tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan Amat lemah (pulalah) yang disembah”. (Al-Hajj:73)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menyadari bahwa umur manusia berada digenggaman Allah, tidak bisa dikurangi atau ditambah, tidak bisa di dahulukan atau ditunda, dan bahwasanya dirinya tidak bisa mencari keselamatan (menghindar) dari kematian, dan bahkan tidak mampu lari darinya sedetikpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُل لَّن يَنفَعَكُمُ الفِرَارُ إِن فَرَرْتُم مِّنَ المَوْتِ أَوِ القَتْلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan “. (Al-Ahzab:16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ أَجَلَ اللَّهِ إِذَا جَاءَ لاَ يُؤَخَّرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan”. (Nuh:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, seorang dai yang jujur akan mampu menghadapi berbagai kondisi dengan penuh keberanian, tetap teguh di hadapan berbagai cobaan dengan iman yang mantap; karena dirinya menyadari bahwa tangan Allah selalu terbentang kepadanya, dirinya membaca firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)”. (Al-Baqarah:257)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sang dai sebelum dan sesudahnya selalu terikat dan yakin akan hari akhir, bergantung pada semangat untuk menggapai ganjaran dan pahala di dalamnya; karena itu dirinya selalu menampilkan dakwahnya menuju hidayah Tuhannya, berharap tidak menemui kendala, rintangan dan siksaan di jalan Allah, dan berkeyakinan akan dekatnya cahaya fajar keadilan dan datangnya hari pembalasan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ هَلْ تَرَبَّصُونَ بِنَا إِلاَّ إِحْدَى الحُسْنَيَيْنِ وَنَحْنُ نَتَرَبَّصُ بِكُمْ أَن يُصِيبَكُمُ اللَّهُ بِعَذَابٍ مِّنْ عِندِهِ أَوْ بِأَيْدِينَا فَتَرَبَّصُوا إِنَّا مَعَكُم مُّتَرَبِّصُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: “tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi Kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan. dan Kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. sebab itu tunggulah, Sesungguhnya Kami menunggu-nunggu bersamamu.” (At-Taubah:52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berfirman untuk orang-orang yang takut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الوَكِيلُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cukuplah Allah pelindung kami dan Dialah sebaik-baik pelindung”. (Ali Imran:173)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam syair juga disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَن لم يمتْ بالسيفِ ماتَ بغيرِهِ تعددت الأسبابُ والموت واحد&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa yang tidak mati dengan pedang, maka tetap akan mati dengan selainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak sebabnya sementara kematian tetaplah satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah berfirman untuk orang-orang yang terpengaruh dengan isu-isu dan perang jiwa yang telah dilakukan oleh musuh-musuh Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ إِنَّ العِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا هُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kamu sedih oleh Perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui”. (Yunus:65);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu apakah dapat digambarkan akan kekalahan seperti sang dai pembawa aqidah yang benar?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tsiqah yang sempurna terhadap janji Allah akan kemenangan dan kejayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa aqidah yang benar akan membina jiwa-jiwa para duat pembawa kebenaran dan kebaikan akan perasaan optimisme kepada Allah, tsiqah pada kemenangan; sekalipun ujian dan cobaan terus datang silih berganti di tengah masyarakat dan kekejaman penguasa diktator terus dialami pada umat; bahwa tsiqah kepada Allah akan mampu mengusir keputusasaan dalam jiwa, menolak akan berbagai kesulitan sekalipun sangat keras, dan siap menghadapi berbagai rintangan sekalipun sangat besar, bagaimana sang dai dapat tertimpa keputusasaan sementara dirinya adalah pembawa aqidah yang benar, sambil dirinya membaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَنُرِيدُ أَن نَّمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ الوَارِثِينَ. وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِي الأَرْضِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi). Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi”. (Al-Qashash:5-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin dirinya tertimpa kelemahan dihadapan kondisi yang lemah padahal dirinya membaca ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ تَهِنُوا وَلاَ تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ. إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ القَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُ وَتِلْكَ الأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, Maka Sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)”. (Ali Imran:139-140)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin dirinya mau mundur dihadapan berbagai kekuatan yang keji padahal dirinya selalu membaca firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الكِتَابِ مِن دِيَارِهِمْ لأَوَّلِ الحَشْرِ مَا ظَنَنتُمْ أَن يَخْرُجُوا وَظَنُّوا أَنَّهُم مَّانِعَتُهُمْ حُصُونُهُم مِّنَ اللَّهِ فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُم بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي المُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُوْلِي الأَبْصَارِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; Maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. dan Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (Kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, Hai orang-orang yang mempunyai wawasan”. (Al-Hasyt:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagaimana mungkin dirinya ragu untuk maju di jalan Allah atau menempuh perjalananyang  jauh padahal dirinya selalu membaca firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا الجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِن قَبْلِكُم مَّسَّتْهُمُ البَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلاَ إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, Padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat”. (Al-Baqarah:214)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, seorang dai akan tetap berada dalam ketsiqahan yang sempurna terhadap kebenaran akan janji Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa”. (An-Nuur:55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pemahaman mereka akan kebutuhan dunia terhadap risalah yang diembannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para duat yang jujur akan memahami betul bahwa obat yang dibutuhkan oleh manusia untuk menyembuhkan penyakit yang di derita olehnya; yaitu risalah yang diberikan oleh Allah untuk diembannya dan diperintahkan untuk menyebarkannya, karena itu berbagai krisis yang terus mendera dunia, kegaduhan dan degradasi moral yang menimpa suatu bangsa, perang saudara di tengah suatu bangsa, tatanan dunia baru yang gagal, perpecahan rumah tangga yang menggejala, adanya perbedaan tingkatan masyarakat yang hina, rasisme yang merajalela, dan fanatisme kesukuan di berbagai penjuru dunia… semua itu dan lain-lainnya tidak ada jalan lain untuk menyelesaikannya kecuali dengan manhaj Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan yang hilang, keamanan tingkat regional dan domestik yang diidam-idamkan, keadilan yang dicita-citakan, persamaan di antara manusia, kehormatan dan harga diri manusia serta perlindungan jati dirinya; tidak mungkin akan sempurna dalam bentuk yang baik, bersih dan seimbang kecuali di bawah naungan manhaj Islam yang mulia. Oleh karena itulah, kewajiban para duat yang telah diamanahkan oleh Allah untuk menyampaikan hidayah kepada manusia dan mengeluarkan manusia dari kezhaliman menuju cahaya; untuk terus menghadirkan kebaikan kepada umat manusia seluruhnya, sekalipun harus dikalahkan oleh kezhaliman, dan disimpangkan oleh kekuatan yang sesat dari jalan menuju petunjuk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Allah telah menegaskan akan kewajiban yang berat ini sebagai sarana turunnya kemuliaan umat Islam dengannya dan tinggi martabat dan derajatnya karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ المُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”. (Ali Imran:110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata sang Imam pembawa pembaharuan Hasan Al-Banna pada ceramah yang berjudul (Faktor-faktor kesuksesan):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diantara hak kita –wahai Ikhwan- untuk mengingat bahwa dihadapan kita begitu banyak hambatan dan rintangan; bahwa kita akan terus menyeru kepada Allah yang merupakan seruan paling mulia, mengajak pada ideologi Islam yang merupakan ideologi paling kuat, menghadirkan kepada manusia syariat Al-Qur’an yang merupakan syariat paling adil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صِبْغَةَ اللهِ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللهِ صِبْغَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Shibghah Allah. dan siapakah yang lebih baik shibghah nya dari pada Allah?”. (Al-Baqarah:138)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa dunia secara keseluruhan sangat membutuhkan dakwah ini, dan seluruh yang ada di dalamnya mengharapkannya dan bergerak di jalannya, dan kita semua –segala puji bagi Allah- merdeka dari ketamakan pribadi, jauh dari keinginan nisbi (pribadi), tidak bermaksud lain kecuali hanya berharap karena Allah dan demi kebaikan manusia, tidak bekerja kecuali hanya berharap keridhaan-Nya, dan kita selalu memantau akan dukungan Allah dan pertolongannya; karena dengan-Nya tidak ada yang mampu mengalahkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ذَلِكَ بِأَنَّ اللهَ مَوْلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لا مَوْلَى لَهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang demikian itu karena Sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai Pelindung”. (Muhammad:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, dengan kekuatan dakwah kami, dan adanya kebutuhan manusia akan dakwah ini, kemurnian dan kesucian tujuan yang dicapai, serta dukungan Allah kepada kita; merupakan faktor-faktor kemenangan yang tidak tergoyahkan walaupun dihadapannya terdapat berbagai rintangan, dan tidak akan lengah walaupun dihadapannya terdapat ujian dan penghalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاللهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya”. (Yusuf:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak ujian dan cobaan atas barisan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bagi kebanyakan para penentang dakwah akan berkhayal bahwa dengan berbagai tekanan, paksaan dan pengekangan berbagai kebebasan hidup atas para duat dan pintu rezki mereka; akan menghentikan mereka dari dakwah, dan umat manusia pun akan lari dari mereka?!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut merupakan bayangan dan prasangka yang salah, karena para duat akan selalu  siap menghadapi berbagai rintangan dengan iman yang kokoh dan murni ini, tidak peduli terhadap yang lainnya kecuali kemenangan agamanya, meninggikan kalimat Allah di muka bumi ini, serta selalu mengumandangkan syair dibalik jeruji mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أخي أنت حر وراء السدود أخي أنت حر بتلك القيود&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إذا كنت بالله مستعصمًا فماذا يضيرك كيد العبيد؟&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi..engkau akan tetap merdeka walau berada di balik jeruji besi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi.. engkau akan tetap merdeka walau berada dalam ikatan besi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau tetap berpegang teguh terhadap agama Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak ada yang mampu membuatmu menderita dari berbagai tipu daya hamba?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasihat untuk Ikhwanul muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa dakwah kita akan tetap terus berjalan pada jalan yang telah digariskan, sesuai dengan peta yang telah dibuat, tidak peduli dengan berbagai tantangan dan rintangan, tidak akan pernah mundur walau berada pada banyak halangan dan hambatan, dan mungkin sangat cocok jika saya mengingatkan kepada kalian pesan yang disampaikan oleh imam Syahid Hasan Al-Banna:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“… kelak para pemimpin, penguasa, pemilik jabatan dan kekuasaan akan iri dan dengki kepada kalian, dan akan memutuskan atas kalian berbagai hukuman secara bersamaan, dan setiap pemerintah akan berusaha menghadapi aktivitas dan gerak kalian, meletakkan berbagai rintangan di jalan kalian, dan para perampas akan terus menghancurkan setiap jalan untuk menghancurkan dan mematikan cahaya dakwah kalian, dan mereka akan terus meminta bantuan pada pemerintahan yang lemah dan tangan-tangan yang menengadah untuk meminta dan kepada kalian dengan bentuk penistaan dan permusuhan, dan akan terus dibangkitkan kepada seluruh manusia di tengah dakwah kalian debu-debu keraguan dan syubhat dan kejinya tuduhan-tuduhan, bahkan mereka akan terus berusaha melekatkan berbagai kelemahan dan kekurangan, serta menampakkan dihadapan manusia pada gambaran yang keji dan kotor, dengan bersandarkan pada kekuatan dan kekuasaan mereka, harta dan eksekusi mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللهُ إِلا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai”. (At-Taubah:32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalian akan masuk pada kondisi seperti itu, dan tidak diragukan lagi kalian akan berada pada posisi yang penuh dengan cobaan dan ujian; kalian akan dipenjara dan ditangkap, diusir dan dideportasi, dirampas berbagai kepentingan kalian, dipecat dari tempat kerja kalian, digeledah rumah-rumah kalian, dan bisa jadi akan terus memanjang ujian yang akan mendera kalian …Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (Al-Ankabut:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Allah telah memberikan janji kepada kalian setelah itu semuanya berupa kemenangan bagi para mujahidin dan ganjaran bagi para aktivis yang berbuat ihsan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ. تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ. يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ. وَأُخْرَى تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ فَآَمَنَتْ طَائِفَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَتْ طَائِفَةٌ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آَمَنُوا عَلَى عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar. Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman. Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa Ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongan dari Bani Israel beriman dan segolongan lain kafir; Maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang”. (As-Shaf:10-14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, apakah kalian akan tetap berada dan menjadi penolong Allah?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kalian merasa hina dan rendah diri wahai Ikhwan, janganlah kalian mundur, bersabarlah pada kebenaran yang dengannya kalian beriman, tsiqahlah pada kemenangan Allah yang sudah dekat, mohonlah kepada Allah agar dibukakan kepada kita dan umat kita akan kebenaran, karena Dialah sebaik-baik pembuka kebenaran, dan tsiqahlah bahwa dakwah harus dapat mencapai pada tujuan dan misinya selama Allah bersama kita, karena Dialah pembimbing kita dan pemberi kemenangan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَكَفَى بِرَبِّكَ هَادِيًا وَنَصِيرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong”. (Al-Furqan:31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka akan berkata: Kapankah hal itu terjadi?! Katakanlah kelak hal tersebut sudah dekat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha besar dan segala puji hanya milik Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad, nabi yang ummi, beserta keluarganya dan para sahabatnya..&lt;br /&gt;Dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-2948076589201444037?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/2948076589201444037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/dakwah-tetap-berjalan-pada-relnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2948076589201444037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2948076589201444037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/dakwah-tetap-berjalan-pada-relnya.html' title='Dakwah Tetap Berjalan Pada Relnya Hingga Menuju Kemenangan'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slv0dkskr7I/AAAAAAAAAPA/B7kgAQKbs4A/s72-c/ikh3-300x205.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-2100081064834292318</id><published>2009-07-13T19:53:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T19:56:40.287-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='risalah ikhwan'/><title type='text'>Ikhwan, Putar Haluan, Meninggalkan Politik Praktis?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlvzvI0EjFI/AAAAAAAAAO4/6VvW5mMC10M/s1600-h/1ikhwanputar-haluanokeh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlvzvI0EjFI/AAAAAAAAAO4/6VvW5mMC10M/s320/1ikhwanputar-haluanokeh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358144172832623698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pekan lalu, Al-Ahram, salah satu harian terbesar di Mesir, menerbitkan seri berikutnya dokumen-dokumen tentang ‘organisasi internasional yang dilarang’; Ikhwan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejak kelahirannya, Ikhwan memang tidak lepas dari berbagai intrik penguasa setempat yang melarang, dan mengilegalkannya. Ikhwan, tidak pelak, telah melihat jati diri dan peranannya saat ini; ia menjadi “ibu” dari gerakan politik berbagai jamaah yang lain, karena magnit dan pengaruhnya di wilayah Arab dan negara-negara Muslim di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokumen-dokumen itu berisi, meminjam istilah para jurnalis Mesir, isi kepala dari masyaikh Ikhwan (tokoh-tokoh Ikhwan). Bertahun-tahun lamanya, anggota Ikhwan menjalani hidup antara rumah dan penjara, karena opressi (penindasan) penguasa Mesir yang memang keras terhadap segala hal yang berbau pergerakan Islam. Beriringan dengan itu, Ikhwan membangun infrastruktur di semua lini, termasuk yayasan dan perusahaan besar, yang kemudian menggambarkan mindset (kerangka berpikir) dan rencana besar Ikhwan. Apalagi ketika Ikhwan terlibat dalam politik parlemen secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan pemerintah Mesir selalu berkutat dalam hal keamanan: Sebuah kelompok yang secara legal dilarang dari aktivitas politik telah melanggar hukum karena itu harus dikenai sanksi. Ikhwan, melalui para Mursyid 'Aam-nya Pembimbingnya)  menegaskan bahwa semua dokumen dan penangkapan tokoh kunci Ikhwan oleh pemerintah Mesir adalah suatu akal bulus pemerintah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran jika kemudian, Ikhwan—dengan segala tekanan itu—mendeklarasikan diri bukan sebagai partai politik,  tapi lebih merupakan sebuah proyek besar yang komprehensif dan politik hanya sebagian kecil dari tujuan pergerakan mereka. Ini semua mengembalikan Ikhwan pada poin utama Ikhwan dari awal. Eforia kemenangan kursi parlemen yang cukup signifikan di tahun 2005 telah mengubah wajah Ikhwan menjadi begitu lembek dan tak lagi bertenaga, cenderung kompromis dengan penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika gerakan Ikhwan terlibat secara utuh dalam pembinaan, maka konfrontasi langsung dengan pemerintah Mesir saat ini, mungkin belum saatnya terjadi. Mungkin Ikhwan sudah melihat gerakan Jamaah Tabligh yang menyebar secara cepat ke seluruh dunia, dan dalam situasi seperti ini di berbagai belahan dunia, Ikhwan kehilangan esesnsi pergerakannya, dari zaman Mahmoud al Nuqrashi Pasha sampai hari ini, dihubungkan dengan kenyataan bahwa Ikhwan adalah sebuah proyek besar luar biasa dalam advokasinya terhadap umat. Proyek besar Ikhwan ini lebih komprehensif dibandingkan kudeta militer walaupun Ikhwan berulang kali menyatakan bahwa perubahan melalui kekerasan tidak bisa diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam hal ini, ada satu kondisi sama, namun dengan tanggapan yang berbeda. Pemerintah Mesir mengharamkan Ikhwan, namun Ikhwan pun tak menghiraukan larangan itu. Apakah perjuangan Ikhwan akan berubah? Dua kubu yang kini saling tarik di dalam internal Ikhwan, kaum muda Ikhwan menginginkan Ikhwan berhati-hati dalam urusan politik, bahkan cenderung setuju untuk lebih menguatkan infrastuktur dan pembinaan di tingkat masyarakat bawah, versus generasi lama yang sudah tua yang lebih memilih jalan kanan dengan terlibat langsung dalam politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan tampaknya dalam proses transisi. Mereka sudah terbukti berada dalam opressi keras dari penguasa Mesir. Kedatangan presiden AS, Barack Obama ke Mesir sebagai instalasi politik Timur Tengah dari AS, dan yang paling memilukan drama di Gaza pada Januari 2009 silam sehubungan agresi Israel yang menewaskan 1500 orang Palestina sudah menjadi pertaruhan tersendiri bagi Ikhwan. Putar haluan, Ikhwan?&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;www.eramuslim.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-2100081064834292318?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/2100081064834292318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/ikhwan-putar-haluan-meninggalkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2100081064834292318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2100081064834292318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/ikhwan-putar-haluan-meninggalkan.html' title='Ikhwan, Putar Haluan, Meninggalkan Politik Praktis?'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlvzvI0EjFI/AAAAAAAAAO4/6VvW5mMC10M/s72-c/1ikhwanputar-haluanokeh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-132360167096377324</id><published>2009-07-13T19:42:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T19:53:44.811-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Dibalik “Kemenangan” Liberalis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slvy0kQE2pI/AAAAAAAAAOw/19Zw7k9SXgg/s1600-h/habermas-cartoon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 242px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slvy0kQE2pI/AAAAAAAAAOw/19Zw7k9SXgg/s320/habermas-cartoon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358143166585559698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak rakyat Indonesia sudah mengetahui jika NeoLib dan Liberalisme itu jahat. Mengapa dalam Pilpres 2009 mereka masih memilih pemimpin tipe ini?&lt;br /&gt;Walau hasil real-count Pilpres 2009 baru akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa hari lagi, namun hasil quick-count dari berbagai lembaga survei—baik yang independen maupun yang pesanan, juga hasil perhitungan sementara KPU—telah menunjukkan jika pasangan capres-cawapres nomor 2, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, meraih suara terbanyak yang berarti negeri ini lima tahun ke depan, 2009-2014, akan dipimpin lagi oleh SBY dengan wakilnya yang baru, Boediono.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari proses pemilihan umum yang memang banyak kecurangan di sana-sini, ketidaknetralan KPU yang lebih memihak incumbent dalam berbagai kasus, dan juga kelemahan internal dari para pesaing nomor 1 (Mega Prabowo) dan nomor 3 (JK-Wiranto), maka rakyat Indonesia—anggap saja—telah memilih SBY-Boediono sebagai presiden dan wakil presiden yang baru. Hal ini bagaimana pun harus diterima sebagai kenyataan, baik de facto maupun, nantinya, de jure. Suka atau pun tidak. Lima tahun ke depan, satu periode yang sangat krusial dan kritis bagi perjalanan bangsa ini, Negara Kesatuan Republik Indonesia akan melanjutkan program-program SBY dengan Tim Ekonominya yang berhaluan pasar (baca: Kapitalistik). NKRI yang merupakan negeri mayoritas Muslim terbesar di dunia akan dipimpin lima tahun ke depan oleh satu kelompok yang didominasi oleh para hamba Washington yang terdiri dari gabungan para ekonom NeoLib dan gerakan Liberal, seperti halnya Jaringan Islam Liberal (JIL).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan ini tentunya sangat menyedihkan bagi para pejuang nasionalis, yang menginginkan Indonesia yang besar dan kaya raya ini bisa tumbuh menjadi negara mandiri, berdaulat, bermartabat, dan sejahtera dengan berkeadilan bagi rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan ini tentunya sangat menyedihkan bagi para pejuang agama tauhid ini, para pejuang syariah Islam, yang menginginkan Indonesia yang diperjuangkan kemerdekaannya oleh jutaan syuhada bisa tumbuh menjadi satu negeri yang bertauhid, yang Baldatun Thoyyibatun WaRobbun Ghofur, yang memerangi kesesatan dan menegakkan kalimat tauhid. SBY jelas bukan tipe pemimpin yang mau berjuang menegakan kalimat Allah SWT di bumi Indonesia. Bukankah untuk membubarkan kelompok sesat Ahmadiyah saja dia tidak mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mujahid di negeri ini pastilah tengah berdoa sekuat tenaga, berpuasa sunnah, agar Allah SWT tidak menjadikan negeri ini sebagai Baldatun La’natun wa Robbun Ghodobun, satu negeri yang dilaknat Allah dengan silih-bergantinya bencana, seperti yang terjadi selama lima tahun terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama masa kampanye pilpres, rakyat Indonesia telah menyaksikan adu program di antara para kandidat, bukan sekadar janji kampanye yang selalu manis. Bahkan berbeda dengan dua kandidat lainnya, pasangan nomor 1, Mega-Prabowo, tidak lagi sekadar berjanji kepada rakyat namun telah membuat banyak sekali kontrak politik, sebuah janji yang ditorehkan di atas sehelai kertas bermaterai yang di sisi hukum sangat kuat dan rakyat bisa menggugatnya jika janji yang diberikan ternyata palsu. Salah satunya adalah dengan berjanji untuk mencabut UU BHP (Badan Hukum Pendidikan) yang nyata-nyata kapitalistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Pemilu sebelumnya, dalam kampanye Pilpres 2009 ini, rakyat disuguhkan fakta baru yang selama ini hanya milik kaum akademisi, yakni kenyataan jika haluan perekonomian bangsa ini sesungguhnya salah. Konstitusi negara yang tertuang dalam pasal 33 UUD 1945 jelas-jelas mengamanahkan para pemimpin jika semua kekayaan alam beserta isinya harus dipergunakan sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat, bukan untuk dijual ke pihak asing seperti yang terjadi sejak tahun 1967 sampai detik ini. Banyak rakyat jadi paham dengan tanda tanya besar yang telah memusingkan kepala mereka selama puluhan tahun, mengapa sebuah negeri besar seperti Indonesia yang dianugerahi kekayaan alam yang sangat banyak, iklim yang sanat bersahabat, letak yang sangat strategis, namun rakyatnya masih teramat banyak yang miskin melarat. Semua itu adalah akibat jiwa pelacur yang dimiliki para pemimpin negeri ini sejak 1967 hingga sekarang, yang tega menjual kekayaan alam bangsa ini kepada pihak asing, asalkan mereka dan keluarga mereka bisa hidup dengan senang dan mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilpres 2009-lah yang telah mengenalkan istilah “NeoLib” kepada rakyat banyak negeri ini. Namun walau demikian, rakyat Indonesia ternyata telah memilih untuk melanjutkan kondisi negara ini yang seperti sekarang. Sebuah pilihan yang menurut sistem demokrasi-prosedural mungkin tidaklah salah, namun dalam sisi pejuangan kebenaran yang hakiki sangat-sangat harus disayangkan dan ditangisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kalangan bertanya, mengapa rakyat yang sudah mengalami sendiri betapa sulitnya bertahan hidup di bawah rezim Liberal, antek kekuatan Imperialisme Asing, namun masih saja mau-maunya menetapkan pilihan pada sang penindas, dengan suka rela pula. Mengapa rakyat yang tertindas malah terpesona pada sosok Sang Penindas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Max Horkheimer dari Frankfurt Institute menyebutkan jika hal tersebut disebabkan oleh operasi pengebirian akal budi yang dilancarkan secara diam-diam oleh elit penguasa kepada rakyatnya selama puluhan tahun. Marcuse menyebutnya sebagai manipulasi kesadaran dan alienasi kebutuhan. Salah satu cara kerja sistem kapitalisme memanglah demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian tulisan ini mencoba untuk menelusuri dan mencari tahu apa jawaban atas pertanyaan di atas. Herbert Marcuse dari Sekolah Frankfurt, salah satu kiblat bagi gerakan aktivis dunia penentang imperialisme dan kolonialisme baru, pernah menggambarkan secara cerdas situasi kondisi masyarakat atau bangsa seperti yang terjadi di Indonesia sekarang. Marcuse menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masyarakat industri modern bagaikan sebuah bus besar yang bagus, dengan peralatan teknis yang serba lengkap dan mewah, berjalan lancar dan nyaman, para penumpangnya pun merasa puas. Tetapi orang banyak yang tidak menyadari lagi kemanakah bus itu mengarah. Orang sudah terbius dengan kenikmatan untuk tinggal di dalamnya. Bahkan pengemudinya pun terbawa saja oleh mekanisme gerak motor yang memutar roda bus tadi pada porosnya, terus maju seturut jalan satu-satunya yang membawa bus tadi, tanpa sadar bahwa jalan tersebut menuju ke jurang kebinasaan.” (M. Sastrapratedja, ed; Manusia Multi Dimensional, Sebuah Renungan Filsafat; 1983; h.139). Inilah gambaran bangsa Indonesia sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, saya, Anda, dan kita semua, entah harus menangis atau malah sujud syukur atas “kemenangan” mesin NeoLib dan Liberal atas negeri yang sama-sama kita cintai ini. Tulisan ini mencoba untuk menelusuri mengapa kita dan rakyat negeri ini yang tengah ditindas, masih sudi memilih dan terpesona oleh para penindas kita. Mengapa semua itu bisa terjadi dan bagaimana cara kerjanya? Lantas, bagaimana hubungan semua itu dengan kepentingan imperialistik Amerika Serikat yang memang sangat bernafsu untuk menguasai dunia setelah meraih kemenangan dalam Perang Dunia II tehadap fasisme, dan kian bernafsu setelah melenggang sendirian paska keruntuhan imperium Merah Soviet Uni di awal 1990-an. Di mana letak Indonesia dalam pertarungan global seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia tumbuh menjadi macan dunia, yang sanggup menggalang kekuatan alternatif, Gerakan Non-Blok, dan berani mengatakan tidak kepada Amerika maupun Soviet.&lt;br /&gt;Sejak kedatangan bangsa-bangsa Eropa di paruh akhir abad ke-15 Masehi, Portugis, Spanyol, Inggris, lalu Belanda dan lainnya ke Nusantara, maka sejak itulah pribumi mengenal penjajahan. Dengan sekuat tenaga, mengorbankan jiwa raga, jutaan syuhada Bumi Pertiwi berjuang untuk melepaskan diri, memerdekakan bangsa ini,  dari segala bentuk penjajahan. Jika Dienul Islam memerdekakan umat-Nya agar tidak ada Ilah lain selain Allah Swt, maka jutaan syuhada itu berjuang agar bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat, tidak “meng-ilahkan” Amerika seperti yang terjadi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini memetik hasil perjuangannya pada 17 Agustus 1945, hari Jum’at bertepatan dengan bulan Ramadhan. Saat lambung dan seluruh organ tubuh berzikir hanya kepada Allah Swt, melupakan sejenak kelezatan dunia, bibir-bibir yang kering karena berpuasa dengan lantang meneriakkan pekik, “Merdeka!!!”. Bebas dari segala bentuk penjahahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara politik, sejak hari itu memang Indonesia telah menjadi negara merdeka. Namun secara ekonomi belum, karena masih banyak perusahaan-perusahaan inti yang dikuasai Belanda, Amerika, dan bangsa-bangsa Eropa lainnya. Para bapak bangsa ini berusaha sekuat tenaga agar secara perlahan, kemerdekaan di bidang ekonomi juga bisa diraih oleh pribumi. Baru pada tahun 1958, pemerintahan Bung Karno mengeluarkan UU No.86/1958 tentang nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing termasuk sektor pertambangan. Selain itu, Bung Karno juga memberlakukan UU No. 44/1960 yang mempertegas pengelolaan migas sepenuhnya dalam kontrol Negara. Setelah itu, Bung Karno menyerahkan skema profit-sharing agreement (PSA) yakni 60:40, ditambah kebijakan lain seperti seluruh perusahaan asing (Multi National Corporate, MNC) wajib menyerahkan 25% area eksplorasi setelah 5 tahun dan 25% lainnya setelah 10 tahun. Selain itu, MNC wajib menyediakan kebutuhan untuk pasar domestik dengan harga tetap yang ditetapkan pemerintah Indonesia dan menjual aset distribusi-pemasaran setelah jangka waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu skema Bung Karno langsung disetujui oleh presiden AS, John F Kennedy, dan tiga raksasa minyak dunia (Stanvac, Caltex, dan Shell). Indonesia kala itu benar-benar berdaulat dan punya izzah yang tinggi di mata AS. Dampaknya langsung terasa di Indonesia, sektor pendidikan maju dengan pesat, tingkat melek huruf naik dari sebelumnya yang hanya 10% ke 50% (1960). Biaya pendidikan pada masa itu juga sangat murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan pemerintahan Bung Karno adalah sesuai dengan amanah Konstitusi Negara yang mengamanahkan jika seluruh kekayaan alam Indonesia digunakan sebesar-besarnya (untuk) kemakmuran rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, apa yang dilakukan Soekarno diam-diam menimbulkan kegeraman yang sangat di dalam diri banyak pengusaha dunia yang rata-rata masuk dalam jaringan Yahudi Internasional. Mereka menghendaki Bung Kano ditumbangkan agar kekayaan Indonesia bisa dikuasai kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Campur Tangan Imperialisme Barat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindia Belanda, nama Indonesia sebelum merdeka, merupakan negeri pengekspor migas terbesar ke Amerika Serikat (Gouda &amp;amp; Zaalberg; 2007). Semua keuntungan hasil ekspor kekayaan alam Bumi Pertiwi itu masuk ke dalam kas negeri Belanda. Sebab itu, ketika Indonesia memperjuangkan kemerdekaannya, Amerika berusaha sekuat tenaga mendukung Belanda agar pasokan migasnya tidak terganggu. Kala itu bukan hal yang aneh jika tentara Belanda yang mendarat di Indonesia pasca Perang Dunia II ternyata banyak yang mengenakan seragam US Army, demikian juga dengan senjata dan betbagai kendaraan militer yang masih ada cap US Army-nya (Robert Lovett kepada Frank Graham, 31 Desember 1947, Foreign Relation US, 1947, vol. 6, h.1099, 1164).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perkembangan dunia internasional pasca Perang Dunia II yang memusuhi kolonialisme dan imperialisme dan mendukung lahirnya negara-negara baru membuat AS harus berpikir realistis. AS pun kemudian mengakhiri dukungannya kepada Belanda dan berbalik mendukung Indonesia. Logika yang dibangun Washington sangat sederhana: Jika AS bisa berhubungan langsung dengan Indonesia, mengapa pula harus lewat Belanda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam skenario Washington, dukungan AS ini akan mempererat hubungannya dengan Indonesia sehingga negara yang masih hijau ini akan mau diajak bekerjasama dengan AS, di mana kepentingan AS jelas lebih banyak ketimbang kepentingan Indonesia. AS hendak memasukkan Indonesia, negeri yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya ini, di bawah pengaruhnya, dalam menghadapi ekspansi Soviet Rusia. Perhitungan Washington ternyata salah besar. Soekarno yang keras kepala tidak mau tunduk pada AS, bahkan dengan lihainya memainkan dua negara adidaya kala itu, Soviet dan AS, dengan cerdik. Indonesia bagaikan perahu kecil yang meliuk-liuk di antara dua kutub Barat dan Timur, tanpa mau bersandar pada salah satunya. Hal ini jelas menjengkelkan AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Washington mengambil keputusan untuk menumbangkan Soekarno dan menggantinya dengan penguasa Indonesia yang mau tunduk pada kepentingan imperialistik AS. Sebuah rencana yang sukses paska tragedi 1965.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Intervensi Budaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang tidak sadar jika tahun 1965-1966 bagi bangsa Indonesia bukan sekadar perpindahan kekuasaan de-facto antara Presiden Soekarno kepada Jenderal Suharto, bukan sekadar peristiwa terbunuhnya enam jenderal Angkatan Darat di Lubang Buaya, bukan sekadar berubahnya Indonesia dari satu negara yang tadinya berdaulat dan mandiri menjadi negara yang sangat tergantung pada imperialis AS. Tahun 1965-1966 merupakan tonggak, al-furqon, bagi orientasi dan semangat kebangsaan, ghirah nasionalisme, dan Character of Nation negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak terbitnya fajar gerakan kebangsaan yang ditandai dengan kelahiran Syarikat Islam di tahun 1905, lalu Sumpah Pemuda 1928, perjuangan merebut kemerdekaan, proklamasi, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, dan kemudian melewati tahun-tahun penuh mara-bahaya—Vivere Pericoloso, kata Bung Karno—dalam mengelola negara yang masih muda ini menghadapi keganasan imperialisme Barat dan rayuan maut fasisme Soviet, menghapus exploitation de l’homme par l’homme (penindasan utara terhadap selatan), semangat revolusi membara dalam dada semua anak bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orangtua di negeri ini masih bisa mengingat dengan baik, bagaimana semangat menyala-nyala tertanam kuat di dalam dada mereka untuk berjuang menegakkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, penuh harga diri, menentang Neo-Kolonialisme dan Neo-Imperialisme (Nekolim). Ketika itu semua anak bangsa, putera-puteri Indonesia adalah manusia-manusia terbaik yang menjaga kobaran semangat kebangsaan dan nasionalisme di dalam dadanya. Nation and Character Building yang dipompakan Bung Karno kian hari kian tinggi menjulang, membakar manusia Indonesia punya pikiran. Pidato-pidato presiden pertama yang menggeledek, merobek langit dan mencakar bumi ini menciptakan generasi Indonesia yang penuh dengan izzah, berani memperjuangkan kebenaran apa pun resikonya, walau harus melawan raksasa imperialisme dunia yang dipimpin Amerika sekali pun. Indonesia tumbuh menjadi macan dunia, yang sanggup menggalang kekuatan alternatif, Gerakan Non-Blok, dan berani mengatakan tidak kepada Amerika maupun Soviet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kebanggaan ini sirna dalam sekejap, generasi penuh harga diri dan keberanian ini hilang bagai menguap ke udara kosong, saat Jenderal Suharto, atas dukungan penuh CIA, naik ke pentas kekuasaan dengan membantai jutaan rakyatnya sendiri dalam masa penuh darah antara Oktober 1965 sampai awal tahun 1966. Sejak itu bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kerdil, penakut, peragu, dan tidak punya harga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;www.eramuslim.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-132360167096377324?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/132360167096377324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/dibalik-kemenangan-liberalis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/132360167096377324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/132360167096377324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/dibalik-kemenangan-liberalis.html' title='Dibalik “Kemenangan” Liberalis'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Slvy0kQE2pI/AAAAAAAAAOw/19Zw7k9SXgg/s72-c/habermas-cartoon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4738087542713125951</id><published>2009-07-06T19:33:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T18:54:20.773-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Maaf karena ini Pilihanku!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlLAOMLDFWI/AAAAAAAAAOo/J8BE0Ue8xto/s1600-h/golputg.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlLAOMLDFWI/AAAAAAAAAOo/J8BE0Ue8xto/s320/golputg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355554256915207522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Aray_Alqassam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk bagi orang-orang yang lalim. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani) seraya berkata: Kami takut akan mendapat bencana. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada RasulNya)atau suatu keputusan dari sisiNya. Maka karena itu mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan terhadap diri mereka sendiri (QS. Al-Maidah : 50-52)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa besok tanggal 8 Juli 2009 adalah hari pemilihan calon pemimpin bangsa ini. Yah, tentunya lewat Pemilu yang dianggap sebagian kalangan dari kalangan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);font-size:180%;" &gt;PENJILAT DAN PELACUR DEMOKRASI&lt;/span&gt; merupakan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;PESTA DEMOKRASI!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, Demokrasi diidentikan dengan kedaulatan Rakyat atau bisa dibilang dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dimana partisipasi dari rakyat diperlukan untuk mensukseskan pemilu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin anda sudah tahu kan siapa saja calon pemimpin yang akan memimpin bangsa ini. Mulai dari nomor urut 1 yang berjanji manis dengan kontrak&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; POLITIK BUSUK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang menggiurkan sampai dengan nomor 3 yang udah ngebet &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;buat berkuasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;Oiya, tak ketinggalan dengan nomor urut 2 yang bermental kapitalis-liberal yang sudah tak asing bagi kita, selama 5 tahun bangsa ini dipimppin sama no. urut 2 ternyata tidak membuahkan hasil yang maksimal justru sebaliknya. Apalagi hutang kita sampai meningkat... K'lo menurut pakar politik rizal Ramli sihh,&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; "Setiap Kepala di Indonesia dibebani hutang sebesar 7-8 juta rupiah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;". Apalagi kata-kata yang sangat saya tak sukai keluar dari pasangan no. urut 2 tsb. Gini loh katanya&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; "Indonesia tak akan hidup k'lo gak berhutang"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;... Gilaaaa.... belum mimpin aja udah mau nambah hutang apalagi k'lo udah memimpin!!!! &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Apa kata dunia????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah,,, itulah sekilas gambaran calon pemimpin (baca : Fir'aun) bangsa ini...&lt;br /&gt;Back to topic tentang pilihanku,,,&lt;br /&gt;Hmmm,,, apa pilihanku nanti???&lt;br /&gt;Mw nyontreng nomor berapa???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehe... Sorry Bro-sis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;GUA GOLPUT!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kenapa??? Why??? What's wrong??? (Hehehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coy,,, Mau dibilang apalagi yak.... Saya sudah muak dengan semuanya (Calon pemimpin, sistem negeri ini dan segala tetek bengeknya). Umat ini mau saja dikibuli dengan sistem jahiliyah ini. Umat ini gak akan bangkit dengan sistem jahiliyah (Baca : Demokrasi dan segala perangkatnya) ini, malah semakin dipecah belah dan di ninabobokan... coba aja liat tuh partai Islam udah kepecah jadi berapa, dan yang udah kepecah ya kepecah lagi... Masya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah gitu coba kita tengok trak record pemipin kita terdahulu,,, Adakah yang berteriak lantang seraya berkata : &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Woyyyy!!!! Umat Islam Indonesia!!! Tidak ada solusi selain ISLAM maka karena itu kita harus menegakkan SYARI'AT ISLAM dan mengganti SISTEM KUFUR INI!!! MARI KITA TEGAKKAN DAULAH ISLAMIYAH DI BUMI INDONESIA INI!!!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Kira-kira ada gak??? Yah, jelas gak ada-lah... Yang ada malah yang mengolok-olok ayat Allah dan mengatakan bahwa Alqur'an itu kitab pornolah. Siapa lagi k'lo bukan si&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; KAFIR GUS DUR sang pelayan setia ZIONIS!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu menjadi bahan ejekan dan permainan..." (QS. AL-MAIDAH : 57)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi sorry nih bro-sis,,, gua juga gak mau menjadi penjilat Thagut bersimbol Demokrasi bisa-bisa nanti gua dapet julukan sesuai dengan firman Allah ini lagi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Katakanlah (Muhammad) “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk pembalasannya  dari orang fasik di sisi Allah? Yaitu orang- orang yang di laknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan KERA dan BABI dan (orang yang) menyembah thagut. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus” (QS. AL-MAIDAH : 60)&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat – ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat – ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan, maka jadilah dia termasuk orang – orang yang tersesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya kami tinggikan derajatnya dengan (ayat – ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya yang rendah, maka perumpamaan mereka seperti ANJING. Jika kamu menghalaunya dijulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya ia tetap menjulurkan lidahnya juga. Demikianlah perumpamaan orang – orang yang mendustakan ayat – ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah – kisah itu agar mereka berpikir” (QS: Al A’raf : 175 – 176)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na'udzubillahi min dzalik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;SEKALI GOLPUT TETAP GOLPUT!!!&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;BODO AMAT ORANG MAU BILANG APA!!!&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;KARENA KU YAKIN!!! TIDAK ADA TEMPAT UNTUK DEMOKRASI DALAM ISLAM!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wallahu musta'an...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4738087542713125951?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4738087542713125951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/maaf-karena-ini-pilihanku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4738087542713125951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4738087542713125951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/maaf-karena-ini-pilihanku.html' title='Maaf karena ini Pilihanku!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlLAOMLDFWI/AAAAAAAAAOo/J8BE0Ue8xto/s72-c/golputg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-5846677890689808745</id><published>2009-07-06T19:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T18:53:21.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Realistis terhadap fakta demokrasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlKz6btWxzI/AAAAAAAAAOY/CZwGYw-XUfE/s1600-h/demokrasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 209px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlKz6btWxzI/AAAAAAAAAOY/CZwGYw-XUfE/s320/demokrasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355540723348719410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Muhammad Thufail Alghifari (Bang Thufail)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tidak ada yang memperdebatkan Ayat – ayat Allah, kecuali orang yang kafir” Al Mu’min : 4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MITOS DEMOKRASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada saat dimana Allah menguji kita dengan kemiskinan, atau mungkin saat di mana tidak kau dapati sekerat rotipun di rumahmu. Sering pada saat itu kita seperti melihat gemerlap dunia membuai dalam rayuan “Ayolah ambillah realitas ini, tidak ada salahnya sesekali mengalah toh kamu tetap terlabel Islam dengan atau tanpa kontain di dalam label itu”. Begitu mungkin pernyataan pernyataan mereka yang di urat nadi dan pembuluh darahnya telah ‘menghalalkan’ mitos dari bid’ah besar demokrasi dalam aqidah islam mereka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya persis seperti kisah nyata dari seorang sahabat yang mencoba menasehati sahabatnya. “Sudahlah akhi, ideologis itu baik, namun realistis itu juga tidak kalah penting, demokrasi adalah keniscayaan, kita harus merebut kekuasaan agar dakwah kita menjadi kuat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf kawan, realistis yang kamu maksud itu pragmatis, karena realistis bagi saya adalah tegar di tengah badai, karena saya sangat realistis dengan keyakinan saya jika Allah dapat memberikan makan burung – burung maka tak mungkin Ia menelantarkan orang – orang yang berpegang teguh di jalan dan tidak merendahkan SyariatNya untuk di voting sejajar dengan hukum Kafir” Jawab sahabat yang satu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidakkah kau perhatikan orang – orang yang telah menukar ni’mat (perintah dan ajaran – ajaran) Allah dengan kekafiran Dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? Yaitu neraka jahannam : mereka masuk ke dalamnya; dan itulah seburuk buruknya tempat kediaman” Ibrahim : 28 - 29&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang mendengar gumaman retorika dari setiap halaqoh pengajian hingga perdebatan demokrasi warung kopi memang tidak ada habisnya. Bahkan tidak aneh juga di zaman ketika Syuro berarti DPR yang salah satu isinya adalah kafirun dari partai damai sejahtera, dan lusinan makhluk sosialis opportunis sejenis Budiman Sudjatmiko bisa duduk sejajar dengan ustad – ustad berlabel LC, MA dan sejenisnya untuk menggarap sebuah hukum final dibawah naungan patung baru Latta dan Uzza bernama Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: ‘Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang – orang yang lebih buruk pembalasannya, dari (orang – orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang – orang yang di kutuki dan dimurkai Allah diantara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan orang – orang yang menyembah Thagut?’. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus”. Al Maaidah : 60&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bahkan hukum itu jauh lebih berharga dari Al Quran dan As Sunnah. Seberharga berbahayanya Poligami dan carut marutnya orisinalitas undang – undang anti pornografi dan pornoaksi. Seperti ‘Semengerikannya’ Dua Istri Aa Gym hingga Poligami Shaikh Puji daripada menghabisi lusinan diskotik yang menghalalkan pelacuran, sepelacur gangster Islam Liberal yang berkoalisi dengan Ahmadiyah. Menelanjangi wajah toleransi diatas nama nasionalisme yang hari ini masih eksis menjadi ‘lebih halal’ dari perlawanan Nahi Munkar Front Pembela Islam di setiap tempat kemaksiatan yang di babatnya, namun FPI selalu saja disebut biang kekerasan, organisasi rendahan, dan tetek bengeknya, yang tidak kalah menyedihkannya pendapat itu juga sering terlontar tidak sedikit dari para kader – kader partai Islam. Atas nama eleganitas, kearifan, dan retorika lainnya. Maka yakinlah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkan kamu dari jalan Allah, mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanya berdusta (terhadap Allah)” Al An’aam : 116&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ISLAM ITU REALISTIS, TAPI REALISTIS TIDAK SELALU ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ya hari ini kita memang tidak perlu bicara lagi tentang Ideologi, Sejak Hidayat Nur Wahid menyolati legenda Abdullah Bin Ubay Nurcolish Madjid sambil mengharamkan Golput dan duduk bersama Ruyandi Hutasoit, lalu orang sekaliber Din Syamsudinpun pernah berdoa bersama dalam sebuah perayaan natal. Maka jika demokrasi adalah kendaraan menegakkan Syariat Islam, ketahuilah tak ada Syariat Islam yang berdiri dari voting suara – suara manusia. Apalagi jika diantara manusia tersebut terdapat golongan yang tidak beriman kepada Allah Swt dan Rasulullah SAW, dan itulah Dewan Perwakilan Rakyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin keridhoan dan keberkahan Allah Swt datang atas negeri jika pada hari dimana pemungutan suara dilakukaan diseantero negeri, para panitianya lebih sibuk menghitung lembaran suara pemilu daripada berangkat ke masjid tepat waktu untuk menunaikan sholat fardhu. Bayangkan berapa banyak pada hari pemungutan suara orang – orang lebih memilih duduk duduk menyaksikan proses pemilu dan mengurusnya berwaktu – waktu di TPS – TPS menjadi lebih menarik daripada menjawab suara adzan ketika waktu sholat dzuhur, ashar, maghrib bahkan Isya untuk segera ke berangkat sholat berjamaah di Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata di masa pemilu thagut ini, kita tidak hanya menemukan dosen yang meninggalkan mahasiswanya, melalaikan kewajiban mengajar demi kampanye, namun kita juga menemukan begitu rendahnya Syariat Allah dibandingkan sebuah pesta thagut bernama demokrasi. Ya…kalaupun ada yang menghargai Adzan ia hanya beristirahat untuk membiarkan suara adzan berkumandang lalu mengumumkan bahwa waktunya istirahat karena sudah masuk Ashar, namun itu tidak menjamin bahwa mereka menegakkan sholat tersebut, kecuali mereka hanya bersantai – santai di pos TPS tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya beruntunglah orang – orang yang beriman, (yaitu) orang – orang yang khusyu’ dalam sholatnya, dan orang – orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang melalaikan”&lt;br /&gt;Al Mu’minuun : 1 – 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sebaik – baiknya definisi realistis harusnya adalah bicara apa adanya, katakanlah yang benar sekalipun itu menyakitkan. Katakanlah bahwa yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah. Tanpa harus mencari dalil untuk di cocok – cocokkan. Tanpa harus mengelabui kebodohan dengan pembodohan demi pembodohan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REALISTIS ATAU PRAGMATIS?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah cerita menarik ini, suatu ketika di sebuah Mabit seorang mad’u muda bertanya tentang alasan kenapa sosok Presiden Suharto harus di masukkan menjadi bagian dari Pahlawan Indonesia. Maka di keluarkanlah dalil Hudaibiyah oleh Si Pembicara Mabit. Katanya “ Rasulullah saja mau mengalah”. Bahkan dalam kasus yang lain ada juga ustad yang bicara “ Coba antum lihat bagaimana Umar Bin Khatab Ra patuh pada keputusan syuro di kisah perjanjian Hudaibiyah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah ini, kita bisa belajar membedakan antara definisi realistis dengan definisi pragmatisme dakwah. Orang – orang yang realistis Insya Allah bisa memahami bahwa kondisi keputusan ‘gencatan senjata’ di Hudaibiyah bukan berdasarkan sebuah hasil Syuro atau musyawarah. Namun keputusan Rasulullah Saw untuk menahan diri dan menghindari pertumpahan darah dengan kaum musyrikin bukan karena sebuah hasil syuro manusia, namun lebih kepada keputusan seorang Mulia bernama Rasulullah Saw yang setiap keputusannya selalu bersinergi dengan wahyu - wahyu yang diturunkan oleh Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana mungkin ada perjanjian (aman) di sisi Allah dan RasulNya dengan orang – orang musyrik, kecuali dengan orang – orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka)di dekat masjidil Haram (hudaibiyah), maka selama mereka berlaku jujur kepadamu hendaklah kamu berlaku jujur (pula) terhadap mereka. Sungguh Allah menyukai orang – orang yang bertakwa” At Taubah : 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sikap realistis terhadap perjanjian hudaibiyah jelas berbeda dengan konsep ‘rekonsiliasi terhadap tirani soehartoisme’. Ini salah satu contoh bagaimana seharusnya kita membaca jelaga dari gejala. Ada beberapa kasus yang jika secara detail kita telusuri makna – makna Hudaibiyah memiliki ‘kelas tersendiri’ yang tidak bisa di cocok – cocokkan dengan fakta untuk dijadikan dalil manuver politik pragmatis sebuah partai politik berlabel dakwah dan Islam. Karena setiap orang yang menggunakan dalil Al Quran dan As Sunnah harus memperhatikan kaidah penggunaan dalil, yaitu salah satunya hukum As Sunnah tidak boleh bertentangan dengan dalil Al Quran. Kita tidak bisa menggunakan sebuah hadist sebagai hujjah jika ia bertentangan dengan Al Qur’an. Jika Al Quran sudah menjelaskan dengan tegas bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat – ayat Allah di ingkari dan diperolok – olokkan (oleh orang – orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka, sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang – orang munafik dan orang – orang kafir di dalam Jahannam” An Nisa : 140&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan sinkronisasi surat At Taubah ayat 7 yang berkata ‘selama mereka berlaku jujur’ dengan surat An Nisa : 140 dimana Allah mengharamkan kita jangankan bekerja sama, duduk bersama dengan orang – orang yang mengingkari dan mengolok – olok ayat Allah saja tidak boleh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah indahnya Islam, setiap muslim atau setiap mujahidin diharamkan melakukan aniaya, pendzoliman dan bersikap tidak adil terhadap mereka para kafir yang tidak memerangi islam ( tidak mengolok olokkan) Syariat Allah. Mereka di golongkan ke dalam Kafir Dzimmi, Rasulullah SAW bahkan dengan tegas akan menghukum umat Islam yang mengganggu kehidupan komunitas kafir dzimmi pada masanya. Hingga di dapati bahwa para kafir dzimmi itu melakukan olok – olokkan terhadap ayat Allah Swt, melakukan usaha pemurtadan terhadap kaum muslimin, maka sungguh mereka telah termasuk Kafir Harbi (kafir yang memerangi Islam), maka mereka wajib di perangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang – orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka, katakanlah : ‘Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)’. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” Al Baqoroh : 120&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal kita kaji fakta – fakta di dalam demokrasi, benarkah di dalam institusi Pancasila semua elemen adalah orang – orang jujur (menghargai Syariat Allah Swt)?, benarkah di dalam DPR semua komponen adalah orang – orang yang beriman kepada Allah Swt dan Rasulullah SAW?, Benarkah di dalam Konstitusi negeri thagut ini para pemimpin tidak hanya menempatkan Syariat Islam hanya di KTP semata? Dan yang paling penting Syariat Islam tidak ditegakkan menunggu mayoritas masyarakat memintanya di tegakkan, ia di tegakkan karena mutlak kewajiban dari Allah Swt bagi setiap muslim menegakkannya, dengan atau tanpa suara terbanyak di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;APAKAH DEWAN SYURO ANDA SEKELAS ALI BIN ABU THALIB RA?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas pada perjanjian hudaibiyah ‘bersabarnya’ Rasulullah Saw untuk melakukan perjanjian damai dengan kaum musyrikin adalah karena tuntunan dari skenario Allah Swt untuk memberi pelajaran kepada umat Islam sendiri juga para musyrikin, saya pribadi melihat seperti sebuah kesempatan dari Allah Swt agar para musyrikin itu bisa belajar memahami bahwa Islam bukan agama terror, ia tidak mengganggu sebuah kemaslahatan masyarakat, sekalipun ada orang – orang tidak beriman selama mereka tidak mengolok – olokkan Syariat Allah SWT. Namun ketika mereka kaum musyrikin dan kaum kafirun itu mengolok – olok ayat Allah sekali lagi sudah jelas bagaimana surat An Nisa : 140 menjelaskan pada kita haram berkompromi dengan mereka. Juga di beberapa ayat Al Qur’an yang lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“dan apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada hokum Allah bagi mereka yang yakin?” At Taubah : 50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pelajaran yang juga saya petik dari kisah Perjanjian Hudaibiyah. Ketika Rasulullah Saw menerima Suhail sebagai utusan kaum musyrikin untuk bernegosiasi, Rasulullah Saw akhirnya hendak menulis poin – poin kesepakatan damai atau gencatan senjata. Ketika itu Ali Bin Abu Thalib Ra adalah sahabat yang hendak menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah berkata “Bismillahirrahmanirrahim”, Suhail keberatan sambil berkata “tentang Ar Rahman, demi Allah aku tidak tahu siapa dia? Tetapi tulislah: Bismika Allahumma.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah memerintahkan Ali Bin Abu Thalib untuk menulis seperti itu. Ada perbedaan pendapat tentang hal apakah Ali menuruti kemauan Rasulullah atau tidak, namun kebanyakan ulama menyakini bahwa Ali Bin Abu Thalib menolak menulis Bismika Allahumma hingga Rasulullah Saw merubahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua Rasulullah mendikte “Ini perjanjian yang ditetapkan Muhammad, Rasul Allah”, Suhail kembali keberatan sambil berkata “Jika kamu memang utusan Allah, tentunya kami tidak akan menghalangimu untuk masuk masjidil Haram, tidak pula memerangimu, tetapi tulislah Muhammad Bin Abdullah” itulah salah satu keberatan dan permintaan Suhail. Akhirnya Rasulullahpun mengalah, lalu meminta Ali Bin Abu Thalib Ra untuk mengubah tulisan “SAW” menjadi Muhammad Bin Abdullah.  Dalam hal ini ulama sepakat Ali Bin Abu Thalib kembali menolak karena keimanannya. Akhinya Rasulullah Saw sendiri yang mengubah nama itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEDUSTAAN DALIL HUDAIBIYAH DAN REKONSILIASI PAK HARTO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita petakan terlebih beberapa poin penting dalam masalah hudaibiyah dan kecocokannya dengan fenomena iklan (rekonsiliasi) Pak Harto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Keputusan Damai dalam peristiwa Hudaibiyah memang di dasari dari peristiwa keinginan berhaji Rasulullah Saw dan para sahabat. Jadi memang tidak mungkin sebuah niat untuk berhaji dilakukan sambil memancing sebuah peperangan selain itu hanyalah sebuah kesiagaan untuk membela diri ketika di serang terlebih dahulu oleh musuh Islam. Keputusan damai ini bukan keputusan pengampunan dosa Abu Sufyan dan Hindun beserta Kafir Quraisy lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah memaafkan kesalahan (mengampuni dosa) Abu Sufyan dan Hindun yang telah membunuh Hamzah Ra paman Rasulullah dan lain sebagainya bukan pada perjanjian Hudaibiyah. Tapi ketika peristiwa Futuh Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengampunan terhadap seorang manusia yang telah berbuat dzalim terhadap syariat dan umat islam harus melalui 4 mekanisme dasar yaitu 1. Tabayyun : orang tersebut harus mengakui dosa – dosa masa lalunya, 2. Bertobat : orang tersebut harus bertobat kepada Allah Swt, 3. Islah : orang tersebut harus memperbaiki diri dari kejahiliyan dan dari kemaksiyatan masa lalunya dan berhijrah kepada Syariat Allah Swt, 4. Berpegang teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah : Orang tersebut harus hidup berpegang teguh pada Al Quran dan As Sunnah. Sudahkah Pak Harto melakukan keempat hal di atas? Sudahkah pak harto mengakui kedzalimannya kepada para ulama dan mujahid di zaman orde baru? Sudahkah bung karno mengakui pengkhianatan dia terhadap Daud Bereuh dan umat islam pada Orde Lama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pengampunan itu hanya antar manusia dan manusia bukan antara Allah dan Manusia, pengampunan Allah kepada manusia jawabannya hanya di Yaumul Hisab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang – orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” Ibrahim : 41&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Kebijakan Rasulullah untuk melakukan gencatan senjata juga dalam bingkai tuntunan skenario Allah Swt dalam wahyu – wahyu Allah Swt yang turun di surat Al Fath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang perjanjian hudaibiyah adalah hasil keputusan Syuro, harusnya logikanya adalah Rasulullah Saw mengajak Abu Bakar As Shidiq, Umar Bin Khatab, Ustman Bin Affan dan sahabat terdekatnya untuk mengadakan rapat musyawarah bersama dalam mengambil kebijakan dalam perjanjian hudaibiyah tersebut. Namun faktanya tidak ada syuro disana yang ada adalah keputusan Rasulullah Saw yang selalu berada dalam tuntunan Allah Swt secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas ini bukan sebuah keputusan Syuro, tapi ini murni sebuah keputusan Rasulullah Saw secara personal yang di benarkan oleh Allah dalam wahyu di surat Al Fath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah keputusan Syuro untuk mengangkat Suharto sebagai pahlawan diputuskan oleh seorang Rasul (baru) saat ini? Ada kebijakan itu merupakan sebuah wahyu baru? Bukan! Semua itu tidak lebih dari sebuah usaha untuk mencocok – cocokkan dalil bagi sekumpulan aktivis yang mulai kehilangan jati diri ideologis dalam simalakarma demokrasi! Persaksian palsu apalagi yang harus di dengarkan oleh umat ini? maka tinggalkanlah semua kepalsuan demokrasi itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang – orang yang tidak memberi kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang – orang) yang mengerjakan perbuatan – perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga harga dirinya” Al Furqaan : 72&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Rasulullah tidak melakukan gencatan senjata karena ketakutan kaum muslimin kepada thagut musyrikin seperti apa yang terjadi saat ini dimana begitu banyak aktivis dakwah lebih memilih menjual Aqidahnya dengan berkata Pancasila Sudah Final karena ketakutan – ketakutan mereka kepada hal – hal yang sebenarnya membuktikan keraguan mereka kepada kebesaran Allah. Dan itulah yang di maksud Rasulullah sebagai WAHN walau mereka tidak mengakuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka seperti buih di lautan, dan itulah faktanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Ali Bin Abu Thalib tidak mau menghapus kata Bismillahir rahmanir rahim dan Muhammad, Rasul Allah karena sikap Al Wala Wal Baranya kepada Allah dan RasulNya. Coba kita bayangkan seorang sahabat seperti Ali Bin Abu Thalib Ra saja begitu takut merendahkan Allah dan RasulNya, hatta (sekalipun) Rasulullah memintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah dengan dakwah saat ini dimana begitu mudahnya para ustad – ustad berlabel LC. MA, Doktor Aqidah dan sebagainya mengedit – edit dalil Al Quran dan As Sunnah semau mereka untuk di cocok cocokkan demi sebuah pembenaran Ijtihad dan Tahrir kontemporer. Tidak ada ijtihad yang benar jika ia bertentangan dengan Al Quran juga As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi tanyakan secara logis terlebih dahulu, adakah di zaman ini orang yang sejajar derajatnya dengan kemuliaan Ali Bin Abu Thalib ra yang menolak merubah dua kata sederhana dalam surat perjanjian hudaibiyah? Jika tidak ada, Ali Bin Abu Thalib saja tidak berani bagaimana mungkin para ustad – ustad yang makin mengacung pada thagut pancasila itu berani melakukan ‘hal yang tidak berani dilakukan’ oleh Ali Bin Abu Thalib Ra, dan Bagaimana mungkin dalil hudaibiyah ini cocok dengan dengan dalil ‘kepahlawanan’ Suharto bahkan bung karno yang jelas jelas mensejajarkan Pancasila dan UUD 45 dengan Al Quran dan As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Keputusan Rasulullah untuk merubah kedua kata itu adalah kebijakan otoritas seorang Rasulullah Saw, yang kebijakan itu bersifat Sunnah Khususiyat, yaitu Sunnah yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain kecuali Rasulullah Sendiri ( dan sikap Rasul itu dibenarkan oleh Allah Swt  dengan di turunkannya surat Al Fath ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata”&lt;br /&gt;Al Fath : 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi hakikat gencatan senjata dalam Perjanjian Hudaibiyah memiliki unsur wahyu dimana Allah berperan secara langsung disana. Dan harusnya kita sepakat bahwa setiap ustad yang memaksakan ijtihadnya bahwa dalil hudaibiyah ini bisa menjadi dasar argumen terhadap penempatan manuver rekonsiliasi rezim dan pengangkatan kepahlawan Suharto, sungguhlah ia telah masuk ke teritori sunnah khususiyat atau mensejajarkan dirinya seperti Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mensejajarkan diri seperti Rasulullah Saw, Selevel Ali Bin Abu Thalib saja mereka tidak pantas dan tidak akan pernah layak. Pantaskah ustad – ustad yang bahkan levelnya jauh dari Ali Bin Abu Thalib ra itu lancang menempatkan cara mereka mengambil ijtihad secara tidak langsung sejajar dengan Rasulullah Saw. Yang ketika mereka dikritik atas kekhilafannya mereka mengelak sambil berkata “kami bukan jamaah malaikat”, ya benar kalian bukan jamaah malaikat karena itu kalian janganlah berlagak layaknya dewan syuro kalian dipimpin oleh seorang Rasulullah Saw yang lebih sempurna dari Malaikat dalam mengambil sebuah ijtihad keputusan Syuro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah :’sesungguhnya aku (berada) diatas hujjah yang nyata (Al Qur’an) dari Rabbku sedang kamu mendustakannya. Bukanlah wewenangku untuk menurunkan azab yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah, Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik” Al An’aam : 57&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Perhatikan baik – baik bagaimana Rasulullah Saw menjawab kegelisahan Umar Bin Khatab Ra yang kurang bisa mencerna dengan baik strategi jangka Panjang dari Perjanjian hudaibiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Ibnul Khaththab, aku adalah Rasul Allah dan tidak akan mendurhakaiNya, Dia adalah penolongku dan sekali – kali tidak akan menelantarkan aku.” Jawab Rasulullah Saw kepada Umar Bin Khaththab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang lain Rasulullah juga berkata “Aku adalah Rasul Allah mana mungkin aku menyesatkanmu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, perlu kita telaah bahwa maqom (level kualitas) Rasulullah memang jelas berbeda. Beliau adalah Rasulullah Saw. Tidak akan mungkin beliau berbohong apalagi mengakali umat Islam demi kepentingan pribadinya. Dan setiap keterlibatan beliau dalam mengambil sebuah keputusan pastilah diketahui oleh Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada kasus pak harto, apakah gerangan jawaban para pemimpin itu ketika di tanyakan penjelasan tentang mengangkat Pak Harto sebagai pahlawan selain sebuah keputusan syuro (dari sebuah kumpulan pemimpin jamaah yang makin pragmatis). Yang pada akhirnya tidak lebih dari sebuah usaha mencari simpati untuk mengumpulkan suara bagi persiapan pemilu 2009. Jelas ini bukan sebuah sikap yang dicontohkan Rasulullah saw selain sebuah usaha menjilat dalam konteks salah satu bukti ‘menghalalkan’ segala cara demi sebuah kemenangan pemilu. Dan itulah fakta betapa jalan demokrasi bukanlah jalan yang benar di syariatkan oleh Allah dan RasulNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jelas penempatan dalil hudaibiyah pada kasus pak harto adalah hal yang tidak nyambung dan sangat jelas hanyalah upaya untuk mencocok cocokkan dalil atau hanya mengutip dalil sepotong sepotong. Inilah yang saya maksud pragmatis itu! Karena kebijakan hudaibiyah bukan kebijakan Syuro tapi kebijakan dari arahan Allah dan RasulNya (wahyu langsung) bukan dari analisa, klaim logika dan asumsi dari segelintir manusia biasa berlabel Dewan Syuro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu menukar ayat – ayatKu dengan harga yang sedikit. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang di turunkan Alloh, maka mereka itu adalah orang – orang yang kafir” Al Maaidah : 44&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       Rasulullah memang mengalah, tapi ia tetap tidak membenarkan finalitas berhala – berhala kaum musyrikin seperti Latta, Uzlah dan ratusan berhala lainnya. Berbeda dengan Indonesia dimana para praktisi partai Islam lebih banyak sepakat bahwa Pancasila merupakan sebuah hal yang final. Pancasila itu berhala berbentuk burung garuda, menempatkan Pancasila lebih tinggi dari Al Quran dan As Sunnah merupakan sebuah kemusyrikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah : ‘Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan – tuhan yang kamu sembah selain Allah’. Katakanlah : ‘Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian dan tidaklah (pula) aku termasuk orang – orang yang mendapat petunjuk”&lt;br /&gt;Al An’aam : 56&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh aneh jika ada orang mengatakan tidak apa – apa menggunakan Nama Pancasila yang penting isinya tetap Syariat Islam. Jangankan bicara Syariat Islam di dalam Pancasila, menjebol system kuffur UUD 45 untuk mensahkan RUU APP yang 100% sesuai Al Qur’an dan As Sunnah saja harus babak belur di kerjain voting dengan budaya dan tradisi kafir, sehingga UU APP yang hadir sekarang memang Pancasilais tapi ia tidak 100 % Al Qur’an dan As Sunnah. Ini fakta bahwa mitos contain Islam dalam pancasila tidak lebih sebuah banyolan kosong dan lucu dan jelas sekali pragmatismenya, karena disitu yang ada justru kita mengolok – olok syariat Allah Swt. Dan itu baru satu contoh saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat – ayat Allah di ingkari dan diperolok – olokkan (oleh orang – orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka, sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang – orang munafik dan orang – orang kafir di dalam Jahannam” An Nisa : 140&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.       Yang harus diketahui juga permasalahan lain selain kafir Quraisy dan sekutunya, Umat Islam saat itu memiliki kepentingan untuk menaklukkan benteng Khaibar, salah satu keuntungan dari perjanjian hudaibiyah adalah kesempatan menyolidkan dakwah di Madinah semakin besar, karena salah satu kekuatan kafir yang memusuhi islam sudah melepaskan diri dari peperangan terhadap kaum muslimin. Dalam hal ini manuver dakwah dan jihad kaum muslimin menjadi jauh lebih leluasa untuk sementara karena salah satu kendala dakawah yaitu kaum quraisy di Mekkah sudah ‘takluk’ dalam perjanjian (sementara) Hudaibiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga dijadikan kesempatan Oleh Rasulullah untuk mempersiapkan pasukan untuk menaklukkan benteng Khaibar yang merupakan markas Yahudi lainnya yang sudah hengkang dari Madinah. Benteng Khaibar adalah salah satu titik kekuatana kafir harbi Yahudi untuk mengkonsolidasikan konspirasi mereka dan menyusun agenda agenda makar terhadap Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.       Lalu juga perlu kita pahami gencatan senjata dalam perjanjian Hudaibiyah bukan sekedar karena kelemah lembutan namun juga kecemerlangan agenda jangka panjang Rasulullah Saw untuk menaklukkan musuh – musuh Islam yang hidup dalam hokum hokum thagut satu persatu tanpa harus menjilat mereka dengan puji – pujian apalagi sampai mengagungkan kaum kafir itu sebagai pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan momentum itulah yang ditunggu Rasulullah Saw. Setelah menaklukkan Benteng Khaibar, kesepakatan damai selama 10 Tahun menjadi batal, karena pengkhianatan Bani Bakr yang merupakan koalisi Kafir Quraisy yang melakukan penyerangan terhadap Bani Khuza’ah yang merupakan bagian dari kaum muslimin. Serangan dari Bani Bakr itu jelas telah melanggar kesepakatan gencatan senjata Hudaibiyah selama 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu, Rasulullah Saw menampakkan sikap tegasnya sebagai seorang pemimpin. Momentum pengkhianatan itu bukan hanya membatalkan perjanjian Hudaibiyah, namun itulah momen yang tepat untuk ‘menyelesaikan’ urusan dengan kafir Quraisy di Makkah. Itulah saat dimana Kaum Muslimin memiliki alasan untuk bersiap siap untuk bergegas melakukan perlawanan balik terhadap pengkhianatan Bani Bakr terhadap Perjanjian Hudaibiyah dan kedzaliman mereka yang telah menyerang Bani Khuza’ah. Maka serangan Ke Mekkah harus segera dipersiapkan. Islam tidak memulai perang, tapi pengkhianatan kafirlah yang memulainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana mungkin ada perjanjian (aman) di sisi Allah dan RasulNya dengan orang – orang musyrik, kecuali dengan orang – orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka)di dekat masjidil Haram (hudaibiyah), maka selama mereka berlaku jujur kepadamu hendaklah kamu berlaku jujur (pula) terhadap mereka. Sungguh Allah menyukai orang – orang yang bertakwa” At Taubah : 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakjujuran (baca: pengkhianatan) kaum Quraisy telah memberikan sebuah kesempatan penting bagi umat Islam untuk menaklukkan Mekkah setelah mereka menaklukkan Khaibar. Dan yang tidak kalah pentingnya, Kesempatan untuk menghancurkan Kafir Quraisy di Makkah justru berubah menjadi sebuah pemfutuhan, dimana lebih dari 200 berhala di dalam kabah di hancurkan oleh Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghancuran 200 Berhala jelas berbeda dengan memposisikan dalil Hudaibiyah sebagai hujjah untuk membenarkan usaha rekonsiliasi kacangan untuk menempatkan Pak Harto sebagai guru bangsa, jelas sangat ngawur! Karena untuk orang – orang yakin yang pada Al Qur’an dan As Sunnah tentunya mengerti tidak ada yang final bagi Pancasila selain Al Qur’an dan As Sunnah. Kalau Rasulullah saja mengajarkan kita tidak ada kompromi terhadap lebih dari 200 berhala di dalam kabah, maka tidak ada yang final bagi 1 berhala bernama Pancasila, dan Suharto adalah seorang Pancasilais yang juga sudah banyak melakukan kedzaliman terhadap para ulama, mujahid dalam sejarah Indonesia tempo dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan katakanlah, ‘yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap’. Sesungguhnya yang bathil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap” Al Isra : 84&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah, ‘Kebenaran telah datang dan yang bathil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi’.” Saba :49&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelaslah sudah bahwasanya fakta – fakta dalil hudaibiyah ini tidak lebih dari prinsip pragmatis para aktivis Demokrasi, ini tidak lebih dari upaya mencocok cocokkan dalil untuk melegalkan pragmatisme dan opportunism mereka, agar terlihat legal di mata umat seakan sesuai syariat padahal hanyalah sebuah kebohongan belaka…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NABI YUSUF DI PARLEMEN FIRAUN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari kita mungkin sering mendengar dalil – dalil dari para aktivis dakwah di dalam parlemen demokrasi thagut, dalam membenarkan usaha mereka berdemokrasi mereka menggunakan dalil :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi Yusuf As aja masuk ke parlemen Firaun” atau yang lebih dangkal lagi “Nabi Musa As aja cari makan dari Firaun”. Jujur untuk masalah nabi Musa As cari makan dari Firaun belum saya temukan dalilnya sejak Nabi Musa As diangkat menjadi Nabi oleh Allah. Karena setahu saya Nabi Musa memang tumbuh dari keluarga kerajaan Firaun, namun sejak dia diangkat menjadi Nabi beliau tidak pernah berkompromi dengan parlemen Firaun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk permasalahan Nabi Yusuf di Parlemen Firaun, memang bisa di terima bahwa Nabi Yusuf pernah diangkat menjadi bagian dari parlemen Firaun. Namun menjawab hal ini mudah untuk menemukan bantahan ilmiahnya, bahwasanya hujjah tentang nabi Yusuf ini bukanlah alasan yang tepat untuk mengatakan bahwa Demokrasi adalah bagian dari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena risalah Nabi Yusuf bukanlah Risalah yang sempurna, karena itulah Allah selalu mengutus nabi – nabi selanjutnya sejak masa Nabi Adam As hingga ke Nabi Yusuf, lalu hingga ke zaman Nabi Isa As dan berakhir di Nabi Penutup yaitu Muhammad Saw. Dimana tidak ada satupun Nabi yang sempurna risalahnya selain Nabi Muhammad Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlu di kaji apakah Nabi Yusuf memvoting hokum Allah di hadapan Firaun? Jawabannya adalah TIDAK!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Saibah &amp;amp; Al Bazar, suatu ketika Rasulullah Saw melihat Umar Bin Khatab Ra membawa kitab Taurat, lalu Rasulullah Saw langsung marah seraya berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Umar, bukankah engkau tahu bahwa aku membawa kertas putih bersih, seandainya saudaraku musa melihatku tidak akan dia melakukan apa – apa selain mengikutiku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jelaslah sudah hadist diatas bahwasanya tidak layak seorang muslim mengambil contoh dari para Nabi Sebelum Muhammad Saw, karena sejatinya semua Risalah sudah ditutup dan kitab kitab telah disempurnakan melalui kehadiran lelaki mulia yang sempurna dan disempurnakan yaitu Muhammad Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab – kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab – kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan (Al Quran &amp;amp; As Sunnah) dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran (Al Qur’an dan As Sunnah) yang telah datang kepadamu” Al Maaidah : 48&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“dan apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada hokum Allah bagi mereka yang yakin?” At Taubah : 50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: ‘Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang – orang yang lebih buruk pembalasannya, dari (orang – orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang – orang yang di kutuki dan dimurkai Allah diantara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan orang – orang yang menyembah Thagut?’. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus”. Al Maaidah : 60&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelaslah sudah bahwa semua dalil pembenaran demokrasi yang tidak berdasarkan pada Al Quran dan As Sunnah apalagi mengeluarkan dalil ‘nostalgia’ dari sebuah risalah yang tak sempurna dari Nabi – nabi sebelum Muhammad Saw adalah kedustaan belaka, yang tidak lebih dari sebuah usaha mencocok – cocokkan dalil yang pada akhirnya amat sangat tidak nyambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMILIHAN UMUM DALAM PENGANGKATAN KHALIFAH USTMAN BIN AFFAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Pemilihan Umum Terjadi pada masa pengangkatan Khalifah Ustman Bin Affan? Bisakah Syuro para sahabat setelah Syahidnya Umar Bin Khatab untuk menentukan siapa Khalifah selanjutnya sama dengan Pemilihan Umum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil yang satu ini memang sering juga di gunakan sebagai alasan pembenaran ‘halal’nya pemilu demokrasi di mata Syariat Islam. Namun pada faktanya jelas 180 persen tidak nyambung. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Proses pengangkatan Khalifah baik dari Zaman Abu Bakar As Shidiq Ra, Umar Bin Khatab Ra hingga ke Zaman berikutnya berdasarkan Syuro bukan Pemilihan Umum dalam system demokrasi yang menggunakan pengangkatan dari suara terbanyak. Dalam syuro pendapat masyarakat hanyalah masukan bukan sebuah rujukan sebuah keputusan. Sedangkan dalam Pemilihan Umum system demokrasi suara terbanyak adalah pemenang sebuah pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Syuro jika dua orang calon akan diangkat menjadi pemimpin suara terbanyak bukanlah patokan layak atau tidaknya. Namun ketakwaan dan kesholehannya. Ketakwaan dan kesholehan ini di lihat dari: 1. Siapa dulu yang masuk Islam. Jika dua – duanya bersamaan masuk Islam, maka yang ke 2. Di lihat lagi bagaimana Hafalan Al Qur’annya, yang terbanyaklah yang lebih layak memimpin, namun jika sama maka dilihat lagi hal 3. Yaitu siapa yang lebih tua. Dan seterusnya dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas, sebuah syuro menetapkan sebuah pemimpin yang Sholeh dan bertakwa kepada Allah Swt dan Rasulullah Saw bukan kepada suara terbanyak. Namun seorang calon pemimpin yang akan memimpin umat Islam haruslah memiliki tingkat kesholehan dan ketakwaan yang kesholehan dia itu memang di rasakan oleh masyarakat sekitarnya lebih dari sekedar bias bias retorika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Perbedaan Pemilihan Umum dan Syuro jelas berbeda, perbedaan antara Demokrasi dan Syuro jelas berbeda. Dalam pemilihan umum pemimpin tidak hanya dipilih suara terbanyak tapi juga mereka berhak membuat undang – undang baru. Disinilah letak salah satu kekuffurannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam system syuro (system islam) seorang pemimpin tidak berhak membuat undang – undang baru selain Al Quran dan As Sunnah. Al Quran dan As Sunnah-lah hokum yang sudah absolute dan tidak boleh dirubah, apalagi di voting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun membuat undang – undang baru, itu boleh – boleh saja. Contoh untuk bab Lalu Lintas Udara, di Zaman Rasulullah tidak ada pesawat terbang, jadi tidak ada nash yang menjelaskan masalah ini. Maka sangat di bolehkan seorang muslim membuat aturan baru tentang ini dengan dasar Al Quran dan As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada bab – bab yang sudah jelas aturannya seperti bab aurat yang di tolak oleh Undang – Undang anti pornografi. Haram bagi seorang muslim memvoting hokum Allah lalu terlibat dalam perubahannya atas dasar kemaslahatan dari suara terbanyak. Ini letak dimana salah satu contohnya RUU APP yang gagal total untuk bisa membuktikan bahwa jalan demokrasi bisa menjadi jalan penegakan syariat islam melalui parlemen pada akhir terlihat jelas mandul. Karena pengesahan UU APP justru sangat jauh dari nilai – nilai syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak suka setiap orang yang tetap dalam kekuffuran dan selalu berbuat dosa” Al Baqarah : 276&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas berbeda ketika pengangkatan Khalifah ustman, disitu Khalifah ustman hanya menjadi pemimpin untuk menjalankan Undang undang dasar yang sudah di tetap oleh Allah Swt dan Rasulullah Saw selamanya! Bukan menjalankan undang – undang baru yang di buat sekumpulan manusia dari beraneka ragam kenyakinan ada yang muslim, kafir Kristen, kafir budha, kafir hindu, kafir sosialis, kafir katolik, kafir kapitalis yang merumuskan bersama sebuah hokum masyarakat yang ujungnya menyepakati berdasar voting dan suara terbanyak. Disinilah salah satu alasan kenapa demokrasi adalah system KAFIR!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat – ayat Allah di ingkari dan diperolok – olokkan (oleh orang – orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka, sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang – orang munafik dan orang – orang kafir di dalam Jahannam” An Nisa : 140&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEMOKRASI BIKIN USTAD JADI OPPORTUNIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah adalah sebuah kesaksian dari seorang anak ulama, ulama besar itu bernama Abdullah Hanafi Rahimahullah. Ulama besar ini tidak setenar Muhammad Natsir atau bahkan Abu Bakar Ba’asyir dan Rahmat Abdullah. Namun tentunya jika Rahmat Abdullah masih hidup ia akan mengangkat topi jika bertemu beliau. Itulah yang dilakukan Abu Bakar Ba’asyir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah Hanafi adalah pendiri sebuah pesantren sederhana Missi Islam. Rahmat Abdullah dan Abu Bakar Ba’asyir adalah salah satu murid beliau. Salah satu anak Abdullah Hanafi memberikan sebuah kesaksian kepada saya. Ustad Hasyim Abdullah bin Abdullah Hanafi mengatakan kepada saya sebelum Rahmat Abdullah meninggal dunia beliau sempat bertemu dengan ustad Rahmat di sebuah toko obat. Lalu Ustad Hasyim bertanya kepada Rahmat Abdullah : “Bagaimana kabar Dakwah Parlemen ustad?” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustad Rahmat Abdullah menjawab lusuh “Susah akhi, kita sulit bicara Syariat Islam di sana, ana saja berencana untuk keluar dari PKS”. Cerita ini mengingatkan saya dalam sebuah mabit paman saya bertanya kepada Ustad Habibullah Lc. Dalam sebuah pertanyaannya itu Paman saya Ustad Raden Ahmad Qudratu terkutip sebuah kalimat “ Ustad Rahmat Abdullah saja sudah lebih dari satu kali mengajukan pengunduran diri dari dakwah Partai”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka cocoklah apa yang saya dengar dari paman saja dengan kesaksian ustad Hasyim Abdullan Bin Abdullah Hanafi itu. Sungguh jika orang besar seperti Rahmat Abdullah saja hendak mengundurkan diri dari PKS, maka mungkin semua itu menjadi tidak jika hari ini saya mendengar beberapa pendiri Masyumi tempo dulu menceritakan bagaimana demokrasi itu tidak akan pernah bisa menjadi jalan untuk menegakkan Syariat Islam. Apalagi jika dalam proses kampanye menggunakan jalan dengan menghalalkan segala cara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kalian perhatikan kampanye perumpamaan dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Hijau bisa Thufail Al Ghifari? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Biru bisa Thufail Al Ghifari? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Hijau bisa Thufail Al Ghifari? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Kuning bisa Thufail Al Ghifari? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Katolik bisa Thufail Al Ghifari ? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Budha bisa Thufail Al Ghifari ? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Hindu bisa Thufail Al Ghifari? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Kristen bisa Thufail Al Ghifari? Untuk Indonesia yang lebih baik mengapa tidak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam tidak mengajarkan menjadi bunglon, yang menclak sana dan menclak sini dan berbangga dengan menjual jati diri sambil hidup sebagai penjilat thagut. Islam tidak mengajarkn menjadi abu – abu apalagi taklid seperti kerbau yang mau dituntun oleh anak kecil yang tidak berbaju. Islam adalah kemuliaan yang sempurna dan tidak perlu dikebiri toleransi atas dasar kemaslahatan hanya untuk duduk bersama dengan para kafir musrik dan munafik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu ni’matku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu” Al Maaidah:3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah tidak pernah mengajarkan kita menjual hal – hal prinsip demi sebuah kemaslahatan muamallah. Ia telah menolak matahari dan bulan demi Aqidah mulia ini, ia telah bersabar Di Thaif dan dihadapan panah – panah Perang Uhud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sekalipun ada dalil dari zaman sebelum Rasulullah Saw, ia hanya bisa kita jadikan Ibroh (pengajaran/pelajaran) untuk membuat kita lebih bertakwa kepada Allah dan tetap mengembalikan semua kepada Al Qur’an dan As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh, pada kisah – kisah mereka itu terdapat ibroh (pelajaran) bagi orang – orang yang mempunyai akal. (Al Qur’an) itu bukanlah cerita yang di buat buat, tetapi membenarkan (kitab – kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk rahmat bagi orang – orang beriman” Yusuf:12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Ibroh bukanlah alasan untuk dijadikan dalil hukum menyangkut metode – metode gerak dakwah dan jihad Islam. Karena sejatinya setiap manuver dakwah dan jihad haruslah mencontoh kepada Rasulullah Saw. Ketika nabi Yusuf As masuk ke dalam Parlemen dan Nabi Muhammad Saw, maka setiap muslim wajib mengikuti apa yang di contohkan oleh Rasulullah Saw karena Syariat Nabi Yusuf telah disempurnakan dengan kedatangan Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah setiap pilihan dan argument harus memiliki kekuatan dalil yang bisa dipertanggung jawabkan. Maka sudah seharusnya setiap muslim realistis terhadap fakta demokrasi. Pada akhirnya tak ada lagi bantahan bahwasanya Demokrasi bukan jalan yang benar dan bukanlah bagian dari metode perjuangan kebangkitan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab – kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab – kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan (Al Quran &amp;amp; As Sunnah) dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran (Al Qur’an dan As Sunnah) yang telah datang kepadamu” Al Maaidah : 48&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“dan apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada hokum Allah bagi mereka yang yakin?” At Taubah : 50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu ni’matku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu” Al Maaidah:3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di riwayatkan oleh Ibnu Katsir, Suatu ketika di zaman Nabi Isa Alaihisalam hidup seorang Ashabul Ukhdud bernama Faimiyyun. Faimiyyun adalah salah satu orang sholeh yang istiqomah dengan Risalah Nabi Isa As.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah kepergian Nabi Isa As meninggalkan bumi, perang antara komunitas Tauhid dan Syirik juga terjadi. Para penyihir tumbuh subur menyemai doktrin doktrin kontra tauhid di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat itu juga, hiduplah seorang pemuda yang haus Ilmu yaitu Abdullah Bin Ats Tsamir. Abdullah ingin sekali mempelajari ilmu spiritual. Setelah menyaksikan beberapa penyihir beliau sempat ingin belajar kepada penyihir. Namun suatu ketika Abdullah melihat Faimiyyun melakukan sholat, hingga akhirnya ia tertarik kepada Faimiyyun untuk belajar agama Tauhid,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Abdullah penasaran siapakah lebih hebat apakah Faimiyyun atau para penyihir. Suatu ketika Faimiyyun berduel dengan Penyihir. Si penyihirpun mengeluarkan seekor ular, namun seketika itu juga ular itu mati dengan batu yang di lempar Faimiyyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu Abdullah Bin At Tsamir serius belajar ilmu – ilmu kesholehan Nabi Isa As kepada Faimiyyun juga ilmu menyembuhkan orang dari Faimiyyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika ada kerabat raja yang sakit. Lalu Abdullah membantu menyembuhkan orang itu dengan pertama menawarkan Tauhid terlebih dahulu. Setelah kerabat tersebut menyakini Tauhid lalu Abdullah berdoa pada Allah dan akhirnya Allah menyembuhkan kerabat raja tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tiba di saat dimana sang rajalah yang sakit. Lalu si kerabat raja ini menawarkan kepada raja bahwa ia tahu siapa yang bisa menyembuhkannya. Si raja bertanya kepada kerabat itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja                       : Siapakah yang akan menyembuhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat                   : Rajaku (maksudnya Allah Swt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja                       : Siapa rajamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat menjelaskan tentang Allah Swt, lalu si Raja marah dan bertanya siapa yang mengajarkan. Akhirnya setelah tahu tentang Faimiyyun dan Abdullah Bin At Tsamir, Raja langsung menangkap kedua orang itu lalu menyuruh  keduanya menghadap si Raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertanya siapa Rajanya, Faimiyyun dengan lantang menyebut nama Allah Swt. Begitu juga kepada Abdullah Bin At Tsamir, Abdullah juga menjawab hal yang sama. Lalu raja mengancam Faimiyyun, jika ia tidak berubah pendirian maka Raja akan membunuhnya. Namun Faimiyyun tidak berubah, maka raja membunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu raja menawarkan si Kerabat untuk bertanya kembali siapa rajanya. Namun si kerabat tetap menyebut nama Allah Swt. Maka si kerabatpun di bunuh oleh si raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula ketika si raja berhadap dengan Abdullah bin At Tsamir. Abdullah tidak berubah ia juga lantang dan tegas menyebut nama Allah Swt. Lalu raja hendak membunuhnya dan memanggil pasukan agar membawa Abdullah Bin At Tsamir ke bawah gunung dan membunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika para pasukan kerajaan ingin membunuhnya, gunung bergetar. Dan takutlah para pasukan kerajaan tersebut dan segera melaporkannya ke raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu raja memerintahkan kepada Pasukan agar membunuh Abdullah Bin At Tsamir di tengah lautan. Namun setelah di bawah ketengah laut, terjadi badai dan perahupun terbalik. Dan Abdullahpun tidak jadi di bunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalilah para pasukan membawa Abdullah menghadap Raja. Setelah si raja kebingungan, Abdullahpun berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah kalian tidak akan bisa membunuhku sebelum kalian mentauhidkan Allah, dan saya tahu caranya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana caranya” Tanya raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang pertama Kumpulkanlah rakyatmu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiklah” jawab si raja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Rakyat dikumpulkan, Abdullah kembali bicara di depan raja dan Rakyat yang berkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Gantunglah aku dan panahlah aku sambil mengucapkan Bismillahirrohmannirrohim”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu si raja itupun memperaktekkan itu. Maka benarlah seketika itu Abdullah itupun Syahid. Dan seketika itu juga ribuan rakyat yang menyaksikan itupun beriman kepada Allah Swt. Makin pusinglah si raja ini, maka ia hendak membunuh semua rakyatnya yang menyakini Tauhid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu rajapun membangun parit – parit dan isinya adalah kayu yang dibakar. Siapa saja rakyatnya yang tidak berpaling dari Tauhid maka akan di lempar ke dalam parit yang terbakar. Lebih dari 20.000 orang memilih melompat bahkan secara sukarela daripada harus berpaling dari Tauhid. Hingga ada seorang ibu yang yakin pada Tauhid namun ragu untuk melompat, dengan anaknya ibu ini sempat terdiam di depan api. Namun saat itu juga anaknya berkata “Ibu tahanlah sakitnya demi kebenaran” maka lompatlah ibu dan anak itu menyusul kesyahidan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini diriwayatkan dari Ibnu Ishak, Wahab Bin Munabbih, Imam Ahmad, Imam Muslim dan Nasa’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka lihatlah saudaraku sekalian, jauh dari zaman Nabi Muhammad Saw, Jauh dari zaman Hasan Al Banna, Sayyid Qutb, Taqiyuddin An Nabhani, Abu Ala Al Maududi dan sebagainya, telah begitu banyak orang sholeh berpegang teguh. Beribu – ribu orang mati demi Tauhid. Mereka menolak berkompromi apalagi memvotingnya, namun kematian mereka tidak membuat dakwah mulia ini berhenti dan hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang –orang beriman, barang siapa murtad dari agamaNya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya. Yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang kafir. Yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak taku kepada celaan orang – orang yang suka mencela” Al Maaidah:54&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah..yang hidupku ada di tanganNya, aku pertanggungjawab tulisan ini di hadapanNya kelak. Wahai saudaraku jika engkau masih berada dalam pengajian pengajian pragmatis yang masih menjadikan Demokrasi sebagai jalan maka segera tinggalkanlah pengajian – pengajian itu, karena begitu banyak kedustaan yang telah disebarkan oleh mereka tentang Demokrasi!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-5846677890689808745?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/5846677890689808745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/realistis-terhadap-fakta-demokrasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/5846677890689808745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/5846677890689808745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/realistis-terhadap-fakta-demokrasi.html' title='Realistis terhadap fakta demokrasi'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/SlKz6btWxzI/AAAAAAAAAOY/CZwGYw-XUfE/s72-c/demokrasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-2708376744531991284</id><published>2009-07-02T19:38:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T19:40:13.545-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Manifesto Harokah</title><content type='html'>Oleh : Muhammad Ridho - Aktivis Jembatan Harokah Kota Bogor dan Revolt Islam Movement&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harokah Islamiyah atau Islamic Movement adalah wadah tempat kalian beramal jama`i. Harokah adalah tempat dimana pun kalian bisa mendakwahkan ideologi kalian dengan berbagai cara dan sarana. Harokah adalah usaha kalian menerapkan deologi dan mempengaruhi lingkungan dengan warna yang kalian inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada tazkiyah yang mewajibkan kalian terdaftar di departemen dalam negeri pemerintahan manapun!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang mengharuskan logo atau bendera berbentuk apapun.Sebab harokah adalah bagaimana kalian gerak dan diam kalian dalam sinergi jiwa yang hidup dengan semangat ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harokah adalah teguran kalian kepada seseorang yang direncanakan. Harokah adalah spontanitas ideologis untuk tidak begitu saja menerima keadaan. Maka, tidak ada yang dapat menghalangi kalian untuk bergerak. Tidak ada yang berhak mengambil kepentingan ideologi kalian. Apapun mereka dan siapapun orangnya, seorang muharrik tidak menyerahkan ideologinya kepada manusia atau kumpulan manusia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harokah adalah bacaan al-qur`an kalian kepada seorang kawan yang tertidur disamping kalian. Kemudian ia adalah nasihat taqwa atas dasar cinta kepada Alloh. Oleh karenanya, ia bisa berwujud sikap kasih sayang atau pembangkangan; atau keduanya sekaligus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harokah adalah perwujudan cita-cita besar berupa amal, meskipun ia kecil. Harokah tidak berbicara tentang banyak atau tidaknya orang yang bekerjasama. Ia adalah efektifitas kerja dan evaluasi mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harokah adalah berkumpulnya kalian di mesjid untuk bermusyawarah, dengan ataupun tanpa kehadiran seorang Jama`ah Tablig.&lt;br /&gt;Harokah adalah pergumulan politik kalian dalam sebuah kutlah taghyr, dengan ataupun tanpa seorang Syabab Hizbut Tahrir.&lt;br /&gt;Harokah adalah lingkaran keluarga taqwa, dengan ataupun tanpa kehadiran seorang Ikhwan Partai Keadilan Sejahtera&lt;br /&gt;Harokah adalah majlis musyawarah para mujahid dakwah, meski tanpa kehadiran Mujahidin MMI atau FPI.&lt;br /&gt;Harokah adalah semangat menuntut ilmu syar`i, dengan ataupun tanpa kehadiran syaikh Salafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang dapat meredusir kalian. Tidak ada yang mampu menista kalian. Karena kalian bersama Islam; Sebuah Transaksi Hidup yang Tinggi, tidak ada yang lebih tinggi darinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka,&lt;br /&gt;Tidak ada rekruitmen sejati selain Syahadat dan masuknya kalian kepada Dienul Islam. Tidak ada taklimat kecuali Seruan ayat Al-Qur`an dan Hadith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menolak semua otoritas politik dan jutifikasi publik kecuali atas dasar ilmu dan hikmah dalam kebenaran.&lt;br /&gt;Kami menggugat klaim kalian atas penafian gerakan-gerakan kecil yang kreatif dan independen. Kami mengafirmasi mereka sebagai harokah dan mendudukan mereka dengan kedudukan yang adil dan beradab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mempertanyakan ajakan dan ketergabungan kalian! Karena sesungguhnya ketergabungan bukan sebuah pengakuan artifisial. Ia adalah keterlibatan jiwa dan raga dalam sebuah amal nyata; bukan sebuah kartu anggota!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, saudara muslim kalian. Membuka mata kalian tentang sebuah stuktur tandzim kecil di sebuah surau atau langgar. Bahwa sesungguhnya DKM dan Remaja Mesjid kalian adalah Harokah Islamiyah! Tidak partai atau ormas yang lebih mulia, apalagi berhak mengatur mereka. Tidak ada yayasan atau lembaga yang berhak mengintervensi mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, saudara muslim kalian. Menguak tabir kebodohan dan fanatisme tentang kebersamaan dalam amal jama`i dengan kasyaf yang tidak dimiliki oleh seorang Guru Sufi. Bahwa tidak seorangpun berhak mengatur afiliasi selain kepada kebenaran. Seorang murid bukanlah budak yang tak boleh berpendapat. Maka, betapa tololnya seorang murid yang hanya mengambil ilmu dari seorang guru. Betapa dzalimnya guru yang memonopoli ilmu muridnya. Ketahuilah, tidak setiap guru itu baik sebagaimana tidak setiap guru baik wajib dituruti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, NAHNU DU`AT `ALA QOBLA SAIY.&lt;br /&gt;Ya, kita da`i sebelum menjadi angota partai&lt;br /&gt;Kita da`i sebelum qosam kepada kelompok politik&lt;br /&gt;Kita da`i sebelum dan sesudah PEMILU 2009!&lt;br /&gt;Dan seorang da`i tidak akan mengeluarkan pertanyaan aneh; "saya harus ikut harokah yang mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang da`i tidak akan sibuk untuk kepentingan selain kepentingan dan proyek da`wahnya. Ia tidak sibuk dengan proyek pemenangan pemilihan oranglain (meskipun orang itu saudara-nya; dan merekapun da`i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang da`i hanya akan berurusan dengan cara bagaimana ia bisa menyampaikan kebenaran dan ilmu yang dimiikinya kepada oranglain atau kelompok lain. Ia akan sibuk mencari jalan dan sarana untuk bisa menyampaikan kalimat yang haq kepada pengemis atau penguasa. DAN aktifitas seorang da`i dalam diam dan geraknya, adalah SEBUAH HAROKAH!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-2708376744531991284?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/2708376744531991284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/manifesto-harokah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2708376744531991284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/2708376744531991284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/manifesto-harokah.html' title='Manifesto Harokah'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4337562905346703191</id><published>2009-07-02T19:33:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T19:36:19.796-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Bait - Bait Rindu Untuk Avelia - Gadis Kecilku Di Palestina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sk1uV-AP1pI/AAAAAAAAAOQ/vWG2JCE0q10/s1600-h/free-palestine.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 276px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sk1uV-AP1pI/AAAAAAAAAOQ/vWG2JCE0q10/s320/free-palestine.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354056855713732242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kepada gadis palestin itu kuserahkan bunga ia tak bertanya, dari mana gerangan kuperolah kuntum lili itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia terlalu tenggelam dalam perasaan yang megah seolah dunia memandangnya dengan mata berbinarsejenak terlupa, angin tetap mengirim debu pada antero derita yang ditanggungnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pipinya merah dadusebuah paras yang luput dari lukisan perang bibirnya terbasuh kesumba oleh gemetar kata-kata yang hendak diucapkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada gadis palestin itu kuserahkan mahkota yang terbuat dari kertas surat kabar, terlampau sederhana lalu ia janjikan sebuah pasmina yang pernah berbulan-bulan menutupi rambutnya seolah aku, dalam tiupan angin kering ini, telah mencium aroma wangi lehernya yang melekat di ujung rajutannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;matanya mengandung cahaya tentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu api harapan yang sengaja dinyalakan sebelum aku pulang, istirah dari kemelut seraya merasa bersalah telah meninggalkannya dalam marabahaya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi cinta tetap tumbuh seperti lumut yang mendekap batu ah, tidak...........! seperti butir pasir yang selalu kembali ke hamparan gurun&lt;br /&gt;inilah perang – seperti cerita keseharian – yang tak pernah diumumkan&lt;br /&gt;telah habis halaman untuk menuliskan nama-nama&lt;br /&gt;jumlah korban tak terjumlahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayi-bayi dilahirkan&lt;br /&gt;di bawah hujan abu mesiu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disematkan pada mereka nama&lt;br /&gt;yang selalu ingin mengelak sebagai sarang peluru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak-anak kita dibesarkan pada lengkung tahun yang muram&lt;br /&gt;seperti bendera yang dikibarkan hanya separuh gagah, di setengah tiang&lt;br /&gt;melalui gambar rajah di tangan yang kelak bersimbah darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka belajar membaca peta buta yang tidak pernah kekal&lt;br /&gt;batasnya angin gurun selalu menghapus jejak dan gugus&lt;br /&gt;dengan kelopak hangus jiwa yang terluka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang-orang ditahbiskan menjadi pahlawan pada genangan dendam&lt;br /&gt;karena perang ini – seperti sebuah rutin – tak pernah diumumkan&lt;br /&gt;bahkan pada beranda rumah tempat kalian selalu berkemah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami selalu berbondong dalam kubah rasa takut, juga&lt;br /&gt;cemeti yang rajin melecut, berjalan lurus menuju plaza&lt;br /&gt;tanah perjanjian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami selalu memaklumi diri sebagai&lt;br /&gt;prajurit dengan pemimpin sebayang impian untuk sampai&lt;br /&gt;pada jalan keselamatan, darussalam yang tak pernah diketahui&lt;br /&gt;titik bujur dan lintangnya dalam perjalanan hidup kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami selalu menjadi hikayat sebelum dilahirkan, dan tak&lt;br /&gt;terbaca lagi nama kami setelah kematian. kami adalah sebuah&lt;br /&gt;garis takdir yang beredar pada orbit di luar peradaban, bermandi&lt;br /&gt;debu dan darah, bermain peluru dan granat, yang kisahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senantiasa dibaca penuh hikmat oleh hampir seluruh umat,&lt;br /&gt;dielu-elukan dalam puisi yang gemetar, meski mereka hanya&lt;br /&gt;melihat secara samar-samar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin di jejak pendahulu kami ini ada sisa sujud untuk&lt;br /&gt;diteruskan.&lt;br /&gt;perjalanan tak putus pandangan adalah shaf-shaf gaib yang&lt;br /&gt;gema suara imamnya terlampau lirih untuk dicatat&lt;br /&gt;pada buku perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka belum sempat mendengar jelas&lt;br /&gt;untuk menuliskan maklumat, terburu tinta itu kesat&lt;br /&gt;kota itu, entah apa namanya, telah mengubur dirinya&lt;br /&gt;dalam timbunan jenazah kami........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bocah-bocah kecil itu berlari, melompat, dan menyerbu&lt;br /&gt;lihat kawan..beradu dengan bom dan peluru&lt;br /&gt;hanya dengan batu-batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bocah-bocah kecil itu&lt;br /&gt;menerjang tiada gentar&lt;br /&gt;memburu tiada ragu&lt;br /&gt;ia bukan di negeri khayalan&lt;br /&gt;ia ada di sana, di....palestina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada paksaan untuk bergerak&lt;br /&gt;tak ada pula hadiah pengganti luka&lt;br /&gt;ia hanya inginkan surga dan bumi palestina merdeka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan tanya kapan ia akan berhenti&lt;br /&gt;jangan tunggu kapan ia akan mengeluh&lt;br /&gt;karna ia akan selalu kembali&lt;br /&gt;untuk bebaskan tanah suci&lt;br /&gt;karna akan selalu terdengar&lt;br /&gt;lemparan batu dan teriakan allahu akbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa bilang ia kalah?&lt;br /&gt;bahkan lawan pun ketakutan&lt;br /&gt;siapa bilang ia salah?&lt;br /&gt;bahkan langitpun memujinya&lt;br /&gt;akan selalu ada Allah bersamanya&lt;br /&gt;menemani hari-harinya, desah nafasnya, di relung hatinya...&lt;br /&gt;berbagai wajah wajah bertopeng gentayangan&lt;br /&gt;dalam pesta pesta diplomasi peperangan&lt;br /&gt;dalam ragam macam peran&lt;br /&gt;yang pangeran pangeran&lt;br /&gt;yang raja raja&lt;br /&gt;yang presiden presiden&lt;br /&gt;yang menteri menteri&lt;br /&gt;dan ragam macam lagi&lt;br /&gt;para penggenggam ragam kekuasaan&lt;br /&gt;pesta pesta diplomasi peperangan silih ganti&lt;br /&gt;teriring teriak tangis yang terluka yang mati&lt;br /&gt;sampai kapan tragedi ini bisa terhenti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kutulis syair ini dengan darah,&lt;br /&gt;ketika malam berganti tapi tetap saja gaduh oleh suara senapan.&lt;br /&gt;ku tulis syair ini dengan darah,&lt;br /&gt;ketika pagi datang tapi tak hentinya rudal itu menggema di seantero jagat.&lt;br /&gt;kutulis syair ini dengan darah,&lt;br /&gt;ketika seliter minyak lebih berharga dari segumpal darah.&lt;br /&gt;kutulis syair ini dengan darah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika takbir berganti dengan jerit tangis ketakutan.&lt;br /&gt;kutulis syair ini dengan darah,&lt;br /&gt;ketika anak2 tak bisa lagi tertawa dalam pelukan ibunya.&lt;br /&gt;kutulis syair ini dengan darah,&lt;br /&gt;sampai darah ini tak lagi memerah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya allah,&lt;br /&gt;dalam sebuah layar kaca, hatiku bertanya&lt;br /&gt;apakah keadilan itu perlu diabaikan&lt;br /&gt;sekelompok manusia, laki-laki, perempuan&lt;br /&gt;bahkan beberapa anak kecil&lt;br /&gt;bertengger di perut ibunya&lt;br /&gt;terduduk di atas genangan air mata&lt;br /&gt;aku tidak mengutip kilasan berita yang jarang dinikmati,&lt;br /&gt;tapi lihatlah, beberapa orang terkelupas kulitnya&lt;br /&gt;beberapa lainnya mengelupas kulit punggung penderitaan&lt;br /&gt;sambil mengelupas luka-luka kemarin sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peluru yang ditembakkan ke udara adalah gambaran nasib-nasib mereka&lt;br /&gt;segumpal darah membeku, sumber perdamaian di antara jerit hati,&lt;br /&gt;isak tangis dan retakan tanah kelahiran perjanjian tercipta dari keserakahan kata&lt;br /&gt;penderitaan hidup mengkristal pada puncak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;energi perjuangan. sebuah bendungan tebal kokoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan bom-bom waktu yang ingin meledakkan diri&lt;br /&gt;belum juga sungai-sungai yang mengalirkan darah&lt;br /&gt;ke muara-muara sunyi jauh penjuru semesta akan mengeras. seperti ombak&lt;br /&gt;yang senantiasa digarami waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di lembah negara-negara yang masih perawan&lt;br /&gt;mereka menanggalkan jubah dan status, merangkai, menyambung, menjahit dan merajut kulit penderitaan, menjadi hiasan ornamen kehidupan&lt;br /&gt;darah yang keluar menetes perlahan ketika jarum jam mengeratkan&lt;br /&gt;mereka oleskan untuk menghitung angka-angka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;usia ketidakmapanan tercium anyir darah dan bau lumpur tercemar amis&lt;br /&gt;tapi kanpankah tanah kelahiran akan kembali tak jumpai jawaban berarti&lt;br /&gt;hanya danau airmata menggenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;palestina,&lt;br /&gt;negeri sempit, pendudukmu bagai angsa-angsa putih,&lt;br /&gt;dan sebuah nilai perjuangan berkobar di atas jantungmu&lt;br /&gt;belum juga ada kedamaian atau kemerdekaan berdentang&lt;br /&gt;yang ada hanya mereka dengan kata-kata zionism-nya&lt;br /&gt;menoreh darah derita pada permukaan pasir suci&lt;br /&gt;hanya kau, palestina, dengan sebutir peluru di dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menghirup nafaspun sesak, letusan dan kedamaian beku&lt;br /&gt;masya Allah,&lt;br /&gt;berpuluh tahun para peserakah datang dan pergi&lt;br /&gt;mengumbar angkara perang, puing-puing, mayat-mayat, bangkai berserakan&lt;br /&gt;sebuah perjanjian tak berarti akan selesaikan nasibnya&lt;br /&gt;di belantara negeri yang sedang terbakar&lt;br /&gt;pion-pion perdamaian kini tak lagi berpacu&lt;br /&gt;sementara anjing zionis menyalak berdalih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan pioner itupun menundukkan kepala&lt;br /&gt;di atas bukit pyramid dengan teriakan melengking seperti jeritanmu&lt;br /&gt;yang diberondong seribu peluru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;palestina,&lt;br /&gt;adalah bukti kekusutan pikiran logika kita&lt;br /&gt;adalah keangkuhan dan ketakberdayaan kita&lt;br /&gt;adalah nurani keimanan kita yang terkoyak&lt;br /&gt;adalah kepanikan manusia atas diri sendiri,&lt;br /&gt;dibodohi, diingkari, dinodai di atas selembar perjanjian tak berujung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akupun memandang pada kita yang berperasaan tolol dan tidak jelas ejaannya, namun aku juga melihat wajah mereka sedemikian polosnya, tidak tampak bahagia, juga bergelimang putus asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hatiku berkecamuk ketika kudengar mulut-mulut peserakah berkoar&lt;br /&gt;sehingga paha mulus zionis sekarang menantangku berkelahi&lt;br /&gt;di tanah gaza yang terbangun oleh benteng-benteng kemurkaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Allah,&lt;br /&gt;di ujung pernyataan ini,&lt;br /&gt;kukatakan bahwa kau sangat diplomatis&lt;br /&gt;karena kau pulalah yang dulu mengilhami&lt;br /&gt;dan mengajarkan dialektika&lt;br /&gt;pada kaum-kaum perusak perdamaian&lt;br /&gt;dalam permainan selembar kulit kertas&lt;br /&gt;tereja mulut cincin namun sesungguhnya, mereka sekedar ingin belajar mengerjakan apa yang tidak kau sukai serta meninggalkan apa yang kau sukai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam tujuan apa, aku masih belajar mencari tahu&lt;br /&gt;tapi … dalam jalan-Mu yang penuh lorong panjang&lt;br /&gt;di situlah keadilan-Mu bertitel Maha Bertahta&lt;br /&gt;kau janjikan status Maha Pemurah dan Maha Keadilan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Avelia...I Miss u..Take Care Yourself..&lt;br /&gt;See You At Immortal Jannah Of Allah Swt..Insya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Muhammad Thufail al-Ghifari -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4337562905346703191?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4337562905346703191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/bait-bait-rindu-untuk-avelia-gadis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4337562905346703191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4337562905346703191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/bait-bait-rindu-untuk-avelia-gadis.html' title='Bait - Bait Rindu Untuk Avelia - Gadis Kecilku Di Palestina'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sk1uV-AP1pI/AAAAAAAAAOQ/vWG2JCE0q10/s72-c/free-palestine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-154720394891623201</id><published>2009-07-02T19:14:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T19:25:22.365-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Mereka Memperkosaku Seperti Ini!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sk1sBzQG9LI/AAAAAAAAAOI/mutKLZ-JTFA/s1600-h/aisha.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sk1sBzQG9LI/AAAAAAAAAOI/mutKLZ-JTFA/s320/aisha.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354054310206829746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;"Artikel ini ditujukan untuk setiap muslim yang masih memiliki darah mengalir di nadinya"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia adalah salah satu korban tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dia ditangkap tanpa alasan. Ketika dia dibebaskan dari penjara, tidak langsung kembali ke pangkuan keluarganya sebagaimana kebanyakan tahanan lainnya yang telah mengalami hal buruk, meskipun ketika dia telah terbakar oleh api penindasan dan kerinduan pada keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia kabur dengan segera setelah dia meninggalkan penjara, bukan karena perasaan malu yang akan diterimanya karena sejumlah kejahatan yang dilakukannya, akan tetapi karena apa yang telah dialami olehnya dan wanita Iraq lain yang tertangkap, yaitu pemerkosaan dan penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dinding penjara mengungkapkan banyak cerita tragis, namun apa yang dikisahkan Nadia merupakan kebenaran hidup dan sekaligus neraka hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia memulai ceritanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku sedang mengunjungi salah seorang kerabatku, kemudian tiba-tiba tentara Amerika memasuki rumahnya dan mulai menggeledah rumah itu. Mereka menemukan beberapa senjata ringan. Maka merekapun menangkap semua orang yang berada di rumah itu termasuk aku. Aku mencoba menjelaskan pada penerjemah yang menyertai patroli Amerika bahwa aku hanyalah seorang pengunjung. Akan tetapi pembelaanku gagal. Aku kemudian menangis, memohon pada mereka, sampai hilang kesadaran karena takut ketika mereka membawaku ke penjara Abu Ghraib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia melanjutkan: “mereka menempatkanku sendirian di sebuah sel penjara yang gelap dan kotor. Aku berharap aku akan segera dibebaskan, utamanya setelah penyelidikan terbukti aku tidak melakukan kejahatan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia menjelaskan sambil air matanya mengalir ke pipinya, sebuah pertanda betapa banyak dia telah mengalami penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari pertama sangat menyusahkan. Selnya berbau tidak sedap, lembab dan gelap, kondisi ini membuatku semakin lama semakin takut. Suara tertawa prajurit di luar sel semakin membuatku ketakutan. Aku khawatir akan apa yang menimpaku nanti. Untuk pertama kalinya aku merasa berada dalam cengkraman situasi yang sulit dan aku telah memasuki sebuah dunia yang tidak dikenal yang aku tidak akan pernah keluar darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah beraneka ragamnya perasaanku saat itu, aku mendengar suara seorang tentara wanita Amerika berbicara dalam bahasa Arab. Dia berkata kepadaku: “Aku tidak mengira penjual senjata di Iraq adalah wanita.” Ketika aku mulai mencoba menjelaskan kepadanya kondisi yang sebenarnya, dia memukulku dengan kejam. Aku menangis dan berteriak “Demi Allah ! aku dianiaya, demi Allah ! aku dianiya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara wanita itu menghujaniku dengan cacian dengan cara yang belum pernah aku bayangkan bisa terjadi atau aku akan diperlakukan seperti itu dalam keadaan apapun selamanya. Kemudian dia mulai menertawakanku sambil mengatakan bahwa dia telah memonitorku sepanjang hari dengan satelit, dan bahwa mereka mampu melacak musuh-musuh mereka meskipun sedang berada di dalam kamar tidur mereka sendiri dengan teknologi Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia tertawa dan berkata,"Aku mengawasimu ketika kamu bercinta dengan suamimu.” Aku menjawab dengan suara kebingungan “Tapi aku belum menikah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memukuliku selama lebih dari 1 jam dan dia memaksaku minum segelas air, yang kemudian kuketahui mereka memberi obat di air itu. Aku mendapatkan kembali kesadaranku setelah 2 hari dalam keadaan telanjang. Segera aku tahu jika aku telah kehilangan sesuatu yang hukum apapun di dunia tidak akan mampu mengembalikannya kepadaku lagi. Aku telah diperkosa. Aku kemudian histeris tak terkontrol, dan aku mulai memukulkan kepalaku dengan keras ke tembok sampai lebih dari lima tentara Amerika yang dikepalai tentara wanita itu memasuki sel dan mulai memukuliku, kemudian mereka memperkosaku bergantian sambil tertawa-tawa dan menperdengarkan musik dengan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari skenario pemerkosaan terhadapku diulangi. Dan setiap hari mereka menemukan cara baru yang lebih kejam dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia mulai menjelaskan perbuatan mengerikan dari Amerika bajingan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah sekitar satu bulan, seorang tentara negro memasuki selku dan melemparkan 2 potong pakaian militer Amerika kepadaku. Dalam bahasa Arab yang lemah dia mengatakan agar aku memakainya. Setelah dia menutup kepalaku dengan kantong hitam, dia menuntunku ke toilet umum yang ada pipa untuk air dingin dan panas, dan dia memintaku untuk mandi. Kemudian dia menutup pintu dan pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjadi sangat lelah dan merasakan kesakitan, tanpa mempedulikan banyaknya memar di tubuhku aku menuangkang sejumlah air ke badanku. Sebelum aku selesai mandi, tentara negro tadi masuk ke dalam. Aku ketakutan dan memukul wajahnya dengan mangkok air. Namun dia sangat kuat, dia memperkosaku dengan kejam dan meludahi mukaku, kemudian dia pergi dan kembali lagi dengan 2 tentara yang membawaku kembali ke sel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan seperti itu terus berlanjut, yang paling parah kadang aku diperkosa sampai 10 kali dalam sehari, membuat kesehatanku sangat buruk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia berlanjut mengungkapkan perbuatan Amerika yang mengerikan terhadap wanita-wanita Iraq, dia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah lebih dari 4 bulan, seorang tentara wanita datang, dan aku menyimpulkan dari percakapannya dengan tentara lainnya jika namanya adalah Mary. Dia berkata kepadaku “sekarang kamu memiliki kesempatan emas, karena seorang petugas yang memiliki posisi tinggi akan mengunjungi kita hari ini. Jika kamu menghadapinya dengan sikap yang positif kamu akan dibebaskan, terutama karena kami sekarang yakin kamu tidak bersalah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjawab,"Jika kalian yakin aku tidak bersalah, mengapa kalian tidak membebaskan aku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjerit dengan gelisah,"Satu-satunya yang menjamin terbebasnya kamu adalah sikap positifmu terhadap mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia membawaku ke toilet umum, dan dia mengawasiku mandi sambil membawa tongkat tebal untuk memukulku jika aku tidak melakukan perintahnya. Kemudian, dia memberiku make up, dan memperigatkanku untuk tidak menangis dan merusak make up ku. Lalu dia membawaku ke sebuah ruangan kosong yang di situ tidak ada apapun kecuali sebuah penutup lantai. Setelah satu jam dia datang dengan ditemani 4 tentara dengan memegang kamera. Dia melepas bajunya dan mulai menggangguku seoalah-olah dia adalah seorang lelaki. Tentara lainnya tertawa dan memperdengarkan musik yang ribut, mengambil photoku dalam berbagai pose, dan mereka menunjuk-nunjuk wajahku. Yang wanita menyuruhku tersenyum, jika tidak dia akan membunuhku. Dia mengambil pistol dari salah satu temannya dan menembakkan empat peluru di dekat kepalaku seraya bersumpah bahwa peluru yang kelima akan ditembakkan tepat di kepalaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, keempat tentara lainnya memperkosaku secara bergantian sampai aku kehilangan kesadaranku. Ketika kesadaranku pulih aku menemukan diriku di sel dengan bekas-bekas gigitan, kuku dan rokok ada di sekujur tubuhku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia berhenti bercerita tentang tragedi yang menimpanya untuk menyeka air matanya, kemudian dia melanjutkan lagi: “Kemudian suatu hari Mary datang dan mengatakan kepadaku bahwa aku kooperatif dan akan dibebaskan setelah aku menonton film yang mereka rekam. Aku merasa sakit setelah menonton filmnya, dan Mary mengatakan,"Kamu telah diciptakan hanya untuk membuat kami bersenang-senang”. Saat itu aku menjadi sangat marah dan aku menyerangnya meskipun aku takut akan reaksinya, aku akan membunuhnya kalau saja tentara lain tidak turut campur. Ketika para tentara melepaskanku, Mary menghujaniku dengan pukulan, kemudian mereka meninggalkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kejadian itu, tidak ada seorangpun yang menggangguku selama lebih dari satu bulan. Aku menghabiskan masa itu dengan beribadah dan berdoa pada Allah Ta'ala yang memiliki seluruh kekuatan untuk menolongku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mary datang dengan beberapa tentara yang memberiku pakaian yang kukenakan ketika mereka menangkapku dan membawaku ke sebuah mobil Amerika. Kemudian mereka melemparkanku di sebuah jalan raya setelah memberiku 10.000 dinar Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pergi ke sebuah rumah yang berdekatan dengan tempat aku dibuang, dan untuk mengetahui reaksi keluargaku, aku memilih mengunjungi salah seorang kerabatku supaya mereka mengetahui apa yang telah menimpaku ketika menghilang. Aku mengetahui bahwa saudaraku telah memasang papan tanda duka untukku selama lebih dari 4 bulan, mereka menganggapku sebagai orang yang sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memahami jika tikaman malu sudah menungguku. Maka, aku pergi ke Baghdad dan menemukan sebuah keluarga yang baik yang menampungku, dan aku bekerja pada keluarga ini sebagai pembantu dan guru privat bagi anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadia terheran dalam kesakitan, penyesalan dan kemarahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang akan memuaskan dahagaku? Siapa yang akan mengembalikan keperawananku? Apa salah keluarga dan familiku? Aku mengandung seorang bayi, bahkan akupun tidak tahu siapa ayahnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Nadia mengakhiri ceritanya sampai di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Amerika hanya memperkosa Nadia ataukah mereka memperkosa seluruh pria dan wanita di Ummat Islam ? Nadia adalah saya dan anda, istrimu dan juga istriku, saudarimu dan juga saudariku, ibumu serta ibuku. Dimanakah para pembela kesucian Islam! Dimanakah para pembela Islam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" class="fullpost" &gt;“Mungkin masih banyak kisah menyesakan dada, bagi kita ummat Islam. Mungkin masih ada Nadia-Nadia lain di dalam penjara penuh penjaga babi dan kera berbangsa Amerika. Dimanakah kalian, jikalau kalian tidak tersentuh dengan cerita saudari kita, marahkah kalian dengan perlakuan manusia-manusia yang lebih kotor dari binatang ternajis sekalipun, bahkan mungkin mereka menjadi yang paling hina di Dunia dan Akhirat. Bangunlah wahai ummat!! Tidur kalian sudah terlalu lelap!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-154720394891623201?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/154720394891623201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/mereka-memperkosaku-seperti-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/154720394891623201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/154720394891623201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/07/mereka-memperkosaku-seperti-ini.html' title='Mereka Memperkosaku Seperti Ini!!!'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sk1sBzQG9LI/AAAAAAAAAOI/mutKLZ-JTFA/s72-c/aisha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4722859137942167523</id><published>2009-06-29T05:27:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T06:06:23.808-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='risalah ikhwan'/><title type='text'>Peran Pemuda Sebagai Agen Kebangkitan Umat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Ski8RdnHLWI/AAAAAAAAANw/5Ez2EZZ_rxc/s1600-h/pemuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Ski8RdnHLWI/AAAAAAAAANw/5Ez2EZZ_rxc/s320/pemuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352735165322308962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 18-06-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerjemah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah saw, beserta keluarga dan para sahabatnya dan orang-orang yang mendukungnya, selanjutnya…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa pemuda dan pemudi kita merupakan amunisi masa depan, buah cita-cita menuju kebangkitan umat, keluar dengannya dari keterbelakangan dan keterpurukan menuju kemajuan dan kecemerlangan, ketika kita menjalankan kewajiban bersama mereka dalam tarbiyah yang benar atas iman yang murni, jiwa yang baik, akhlaq yang suci dan mulia, membangun perasaan yang hidup, bersama para pemuda umat menuju kemuliaannya, bersungguh-sungguh dalam mengembalikan kemuliaannya, melindungi agama dan negerinya, mengeluarkan harta karun yang terpendam di dalamnya, memanfaatkan sumber daya alamnya, menguasai energi dan potensinya, menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menghalanginya tanpa mewujudkan misi ini, siap memikul segala penat dan beban di jalan menuju tujuan ini, demikian tujuan pertama yang dibawa Ikhwanul Muslimin, sehingga mampu mengembalikan kehormatan dan kemuliaan umat, mengembalikan kepemimpinan dan jati dirinya, mengembalikan kepada alam kemanusiaan terhadap apa yang hilang darinya berbagai hidayah dan petunjuk dan menimpa mereka akan sirnanya kebahagiaan dan kebaikan; karena Allah SWT memerintahkan agar jangan sampai melakukan dakwah dan pemikiran kecuali dengan kekuatan dan potensi pemuda, dan demikianlah sirah nabi saw dan sirah para shalihin yang mengabarkan kepada kita bahwa pemuda adalah pengendali nya dan penolongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda adalah tonggak kebangkitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda dalam tubuh umat adalah sumber kekuatannya, pembuat kemuliaannya, arsitek kehidupannya, tanda menuju masa depannya, karena mereka memiliki potensi dan kekuatan, memiliki banyak waktu dan keinginan, khususnya para pelajar yang -saat ini- telah selesai melaksanakan ujian. Pemuda yang memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan pekerjaan dan amal yang sesuai keinginan mereka, ketika para pemilik ide dan hikmah di dalam tubuh umat memiliki proyek reformasi yang jujur, benar dan sesuai dengan aqidah umat, sejarahnya dan peradabannya, mereka selalu menghadirkan para pemuda; karena mereka akan terdorong dengan penuh semangat untuk mengemban amanah ini dan berjalan dengannya menuju realisasi dan kejayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Ibnu Abbas mengabarkan kepada kita bahwa nabi saw bersabda pada saat perang Badar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ فَعَلَ كَذَا وَكَذَا وَأَتَى مَكَانَ كَذَا وَكَذَا فَلَهُ كَذَا وَكَذَا”، فَتَسَارَعَ إِلَيْهِ الشُّبَّانُ، وَثَبَتَ الشُّيُوخُ عِنْدَ الرَّايَاتِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang melakukan ini dan ini, dan berada di tempat ini dan ini maka ia akan mendapatkan ini dan ini, maka bersegeralah para pemuda menuju apa yang disebutkan, sementara para senior (orang tua) tetap berada menjaga bendera…(Nasa’I dan Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas berkata: Tidaklah Allah memberikan kepada seorang hamba ilmu pengetahuan kecuali kepada para pemuda, karena banyak kelebihan dan kebaikan yang terdapat di dalamnya”, kemudian beliau membaca firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالُوا سَمِعْنَا فَتًى يَذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهُ إِبْرَاهِيمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka berkata: Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim”. (Al-Anbiya:60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آَمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk”. (Al-Kahfi:13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَآَتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami berikan kepadanya hikmah pada usia masih kecil”. (Maryam:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu di antara prioritas dakwah reformasi yang penuh berkah kami ini adalah fokus pada pemuda, dan di antara karakteristiknya adalah kuatnya penerimaan para pemuda di berbagai tempat atas dakwah Ikhwan; beriman kepadanya, mendukungnya dan menolongnya, dan berjanji kepada Allah untuk bangkit dengan realistis dan bekerja di jalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konspirasi yang tertuju pada pemuda Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada saat yang dibutuhkan umat peran yang banyak dari pemuda melalui adanya qudwah hasanah dalam berbagai bidang yang beragam; justru para pemuda sedang berhadapan dengan konspirasi besar dengan beragam jenis, bentuk dan sarananya; yang dilakukan oleh kelompok penguasa melalui pengendalian potensi umat dan mimbar-mimbar tsaqafiyah, media dan tarbiyah, mazhab-mazhab yang batil, dakwah-dakwah yang sesat, film-film beraroma pornografi dan pornoaksi, narkoba yang merusak dan lain sebagainya dari berbagai corak penyimpangan dan penyesatan yang beragam, hiburan yang sia-sia, dan berbagai sarana pembawa kerusakan yang hingga sekarang masih merajalela; yang bertujuan untuk melemahkan kekuatan umat Islam dan meruntuhkan pertahanannya, menghancurkan imunitasnya, menyia-nyiakan harta dan generasinya, membunuh karakternya, menghancurkan akal para pemudanya, membuat keraguan pada agama dan manhaj-manhajnya, menjauhkan antara mereka dan nilai-nilai mulia yang ada dalam sejarah mereka, memberikan pendidikan yang acuh dan cuek, mengikuti hawa nafsu dan syahwat, tidak peduli dengan berbagai urusan umat dan mereka bekerja dalam usaha menyimpangkan para pemuda dari petunjuk pada kesesatan, menyia-nyiakan waktu dan potensi mereka pada sesuatu yang tidak bermanfaat baik agama dan dunia; sehingga mereka mampu menguasai para pemuda, berusaha menjadikan obsesi salah seorang dari mereka –pemuda dan pemudi- pada fenomena yang kosong atau makanan yang enak, pakaian yang unik, kendaraan yang mewah, pekerjaan yang mengarah materi belaka dan julukan yang kering, sekalipun herus dengan beli kemerdekaannya, menginfakkan  kehormatannya, dan menghilangkan hak umatnya. Dan oleh karena itulah umat terus berada pada keterbelakangan dihadapan umat yang mengalami kemajuan, mampu dikalahkan oleh musuh karena kelemahannya… yang demikian merupakan usaha yang berkelanjutan untuk menghancurkan obsesi dan menghilangkan permusuhan atas mereka (musuh Islam), memilah-milah para pemuda umat untuk menghancurkan akhlaq mereka, ditambah dengan ikut serta mereka saat di akhirat nanti, ke dalam neraka dan azab yang pedih… na’udzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konspirasi yang selalu menimpa para pemuda #  Untuk melepaskan diri dari kesatuan berperang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konspirasi yang selalu berkata kepada mereka; kemarilah # Kepada syahwat dibawah naungan minuman yang memabukkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konspirasi yang melemparkan pengaruh # Yang selalu diatur oleh syaitan pembawa kehancuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran masyarakat Islam terhadap pemuda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya diketahui bahwa masyarakat Islam membutuhkan akan pengerahan potensi yang besar untuk menghidupkan iman dalam jiwa pemuda, menumbuhkan perasaan tanggungjawab dari jiwa pemuda, baik dari para orang tua, kaum ibu, para guru, para duat, cendekiawan, wartawan dan pemimpin politik; akan pentingnya kerja sama, saling tolong menolong, dan mengerahkan segala potensi dan kekuatan dalam mengalihkan pemuda umat dari apa yang dapat membahayakan mereka agamanya, akhlaqnya dan kesehatannya, mendistribusikan kekuatan mereka kepada sesuatu yang memberikan manfaat untuk umat, dan kami melihat bahwa jalan untuk menuju hal tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memberikan pendidikan kepada para pemuda untuk hidup di bawah naungan risalah yang mulia, membentengi mereka dengan ilmu pengetahuan dan kesadaran, dan mengobarkan semangat kesadaran yang terdiri pada ajaran Islam yang dapat merasuk dalam jiwa mereka, dan apa yang seharusnya menjadi kewajiban para pemuda akan istiqamah (integritas) dan I’tidal (sikap lurus), sesuai dengan manhaj (Platform) Islami; sehingga mampu menjalankan tugas-tugas berat, dalam memberikan pelayanan agama, nusa dan bangsa mereka. Dan saya menyeru kepada seluruh universitas dan lembaga-lembaga ilmiah; milik pemerintah dan swasta, dan kelompok –kelompok yang memiliki perhatian terhadap kemajuan umat masa sekarang dan masa depan bangsa untuk memperhatikan hal ini, dan itu berarti mendidik pemuda bangsa dan orang-orang yang bijaksana untuk memiliki kesadaran, dan siap menghadapi dengan sungguh-sungguh terhadap berbagai konspirasi, menyadari apa yang diinginkan umat Islam dari berbagai niat jahat dan licik, dan jadikanlah tema tatsqif kepada para pemuda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar”. (At-Taubah:119)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ. الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak Mengadakan perbaikan”. (As-Syu’ara:151-152)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berusaha mencari alternatif yang lebih baik untuk mengisi kekosongan yang mendorong pemuda jatuh pada penyimpangan akhlaq. Dan dalam hal ini saya menyeru kepada pusat-pusat kepemudaan dan olah raga baik pemerintah maupun swasta,  club-club sosial, dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat untuk memasukkan dunia Islam pada pelaksanaan daurah-daurah ilmiah dan keterampilan yang bermanfaat bagi pemuda, mengarahkan mereka untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan nyata yang beragam, sehingga mereka terbiasa untuk aktif dan merasakan eksistensi dan keberadaan mereka dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membuka kesempatan kepada para pemuda untuk ikut serta dan aktif dalam proyek kebangkitan dan reformasi yang integral, menyadari akan potensi mereka, sehingga dengan itu mereka terbiasa melakukan nilai-nilai positif, meninggalkan sikap acuh dan ketidakpedulian serta sikap-sikap negatif yang telah banyak merasuk dalam  kehidupan para pemuda. Dan dari sini saya menyeru kepada para cendekiawan, koresponden politik, serta lembaga-lembaga tsaqafah, kelompok-kelompok dan yayasan-yayasan yang memiliki hubungan dengan penumbuhan kesadaran dan wawasan untuk memberikan sumbangan pemikiran dan pendapat, dan mendiskusikan permasalahan pemuda dan menyimak pendapat-pendapat mereka, menumbuhkan keahlian mereka untuk dapat ikut serta dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi umat, dan bersegera melakukan kebangkitan dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kepada para ulama yang memiliki perhatian terhadap pemuda hendaknya bersungguh-sungguh dalam menyatukan para pemuda umat ini, memberikan arahan kepada mereka, menghancurkan batu penghalang antara mereka dengan para pemuda umat, mengembalikan perasaan tsiqah yang telah hilang dari mereka, melalui mobilisasi peran positif mereka secara kongkret dalam memimpin kebangkitan ini, melalui pengokohan diri pada kalimat yang hak, memberikan peringatan kepada para pemuda dan umat akan berbagai fenomena yang menafikan dan bertentangan dengan syariat Allah SWT; yaitu dengan selalu menjaga persatuan umat, potensi dan kepemudaannya, dan juga menyatukan keseluruhannya untuk menghadapi ancaman yang berbahaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sampaikan bahwa para ulama memiliki peran yang besar dalam menjaga dan melindungi pemuda, memberikan kepuasan akan kebutuhan ilmiah dan tarbiyah mereka, kepuasan dalam ilmu yang benar dan tarbiyah yang sungguh-sungguh, diiringi dengan taqwa kepada Allah terhadap apa yang akan datang, yang ditinggalkan, difatwakan dan diberikan wawasan, karena tanpa ini semua maka para pemuda akan mencari kesibukan sendiri terhadap sesuatu yang dapat membangkitkan semangat mereka, memahami potensi dan kemampuan mereka bukan pada koridor yang sebenarnya, padahal Allah telah mengambil perjanjian dan menegaskan perjanjian tersebut pada ulama di setiap kepercayaan untuk menjelaskan kebenaran dan tidak menyembunyikannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَتُبَيِّنُنَّهُ لِلنَّاسِ وَلَا تَكْتُمُونَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): “Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya,“(Ali Imran:187)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللاعِنُونَ* إِلا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang Menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati, kecuali mereka yang telah tobat dan Mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), Maka terhadap mereka Itulah aku menerima tobatnya dan Akulah yang Maha menerima tobat lagi Maha Penyayang”. (Al-Baqarah:159-160)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para ulama murabbi ..(ketahuilah) bahwa pembinaan Pemuda bangsa atas kebanggaan, keberanian, kerja keras dan kesungguhan merupakan tanggung jawab kalian, dan kalian adalah yang paling berhak dan ahlinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kepada para pemimpin bangsa dalam berbagai bidang dan tingkatan; hendaknya memberikan kesempatan kepada para pemuda beberapa posisi dan tanggung jawab, dengan memberikan kesempatan kepada mereka yang dapat membuat mereka bebas bergerak dan memilih; guna mempersiapkan mereka, dan mengembangkan bakat dan mengeksplorasi potensi yang mereka miliki, dan juga memberikan kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang tua dan sesepuh, untuk mengambil manfaat dari pengalaman dan mencontoh ibrah dari pengalaman mereka; sehingga menyatu antara potensi pemuda dengan kebijaksanaan dari orang tua, membuahkan hasil menjadi orang yang cerdas dalam memberikan pendapat dan baik dalam kerja, dan demi Allah… Umar bin Al-Khathab, yang mengambil dari pemuda umat ini yang memiliki kesadaran dan pencerahan untuk menjadi penasihatnya; ikut serta dalam majelis bersama para senior dan pemimpin, dan memberikan sesuatu (pendapat) yang bermanfaat untuk bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sama orang yang berfikir  maju # Dengan orang yang berfikir mundur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa yang mencari tujuan bukan pada # Kebenaran tidak akan sampai pada tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasihat untuk para pemuda Ikhwanul Muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tujuh puluh tahun lalu ada enam pemuda dari universitas Mesir hadir; mereka menyerahkan diri dan tenaga mereka karena Allah, dan mereka bergerak untuk menyebarkan dakwah yang benar, petunjuk dan kebahagiaan antara pemuda di universitas-universitas, dan Allah mengajarkan kepada mereka keikhlasan dan kejujuran, memberikan dukungan dan kekuatan kepada mereka, sehingga dalam universitas tersebut seluruhnya bagian dari pendukung Ikhwanul Muslimin, mencintai dan menghormati mereka dan berharap dari mereka mendapatkan kesuksesan, dan dari pemuda universitas tersebut ada kelompok yang mulia dan beriman ikut serta dalam berdakwah, dan menyebarkan kabar gembira di setiap tempat, dan bergerak dari perkotaan ke pedesaan, sehingga akhirnya masyarakat dari perkotaan, pedesaan dan dusun menerima dakwah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hal Ini memiliki dampak yang besar dalam kebangkitan suatu bangsa, tidak hanya terbatas penerimaan pemuda atas kelompok pelajar, orang-orang terkemuka dan yang lainnya saja namun juga pada kalangan rakyat yang beriman mau menerima dakwah ini, dan bahkan menjadi sebaik-baik pendukung dalam perjalanan dakwahnya, betapa banyak dari kalangan pemuda yang tersesat akhirnya mendapatkan hidayah, dalam kebingungan akhirnya mendapat petunjuk, terjerumus dalam kemaksiatan lalu Allah memberikan arahan menuju ketaatan, tidak mengenal tujuan hidup lalu diberikan arahan akan tujuan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَهْدِي اللهُ لِنُورِهِ مَنْ يَشَاءُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki “. (An-Nuur:35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka para pemuda yang memiliki denyut nadi, yang mencintai negara dan bangsa peran mereka yang besar dalam memerdekakan keinginan umat dan dalam menghadapi proyek penjajahan, sekiranya tidak ada pengkhianatan oleh sebagian rezim pemerintah maka akan terwujud apa yang menjadi keinginan mereka dalam menghancurkan proyek Zionisme, namun itulah takdir Allah dan tidak bisa dipungkiri akan adanya hikmah dibaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada kurun 30 tahun yang lalu, ada juga kelompok dari para pemuda Ikhwanul Muslim di Universitas-universitas Mesir aktif dalam menyebarkan dakwah pada kebaikan dan cahaya di tengah para pemuda lainnya, terutama setelah para thagut menduga bahwa mereka telah hancur, padahal para pemuda tersebut telah mendapatkan hikmah dan pengalaman dari para orang tua, memahami risalah dan dakwah, saling melakukan tanya jawab bersama pemuda Islam yang haus pada dakwah yang benar, sehingga dakwahpun menyebar kembali kepelosok negeri Mesir, bahkan hingga menjangkau negara-negara Arab dan Islam dan bahkan negara minoritas muslim, para pembela kebenaran melihat cahaya kebenaran ini dan tunduk kepadanya, dan mereka selalu mendengarkan akan cahaya kebenaran lalu menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan berbagai kendala dan hambatan yang merintang di jalan dakwah dan reformasi; mereka menemukan cara untuk masuk ke dalam hati bangsa, melalui keteguhan para pemuda dan ketegarannya, yang menyadari nilai risalah yang mereka pegang dan hormati, dan kebutuhan negara dan bangsa akan perjuangan dan pengorbanan mereka, mereka terus melakukan kebaikan di berbagai bidang, dan memberikan prestasi di berbagai penjuru, dan menghadirkan teladan yang indah kepada negara, kesetiaan dan pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami melihat ini sebagai tanda petunjuk, dan kami terus melihat kemajuan yang menyeru kami untuk memiliki cita-cita yang kuat, ketekunan dan komitmen serta melipat gandakan kerja keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا النَّصْرُ إِلا مِنْ عِنْدِ اللهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (Al-Imran: 126).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu wahai para pemuda Ikhwanul Muslimin di berbagai penjuru.. berpegang teguhlah kalian pada agama kalian, dan bertebaranlah membawa dakwah yang benar bersama Ikhwan kalian yang lainnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalanlah, karena kalian adalah bak kuda dan hatinya # Sinarilah bumi dengan membawa citra dan cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalanlah dengan membawa berkah Allah dan menyebarlah # Kami akan menjadi telinga yang siap mendengar dan mata yang siap melihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkanlah kepada kami hari-hari telah lewat # Sungguh kami telah lupa akan waktu dan usia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menginginkan para pemuda untuk menentang pemerintah yang korup dan musuh bangsa dan agama, dan membalikan meja para pelaku konspirasi pemuda bangsa ini dan menyeru:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah seorang muslim yang berusaha menyelamatkan dunia # Menuju cahaya, keimanan dan bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ironi terhadap ujian yang menimpa umat ini # Yang telah jauh dari jalan Pemberi hidayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasihat untuk para pemuda umat ini.. laki-laki dan wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian adalah cita-cita dan harapan bangsa, dan kami mengetahui bahwa dalam diri kalian ada kebaikan yang besar, karena itu rasakanlah selalu wahai para pemuda apa yang sedang dialami oleh umat dan bangsa ini akan kehinaan, penindasan, realita yang menyedihkan, kondisi yang memilukan tidak menjanjikan akan kebebasan dan kemerdekaan yang diidamkan. Dan sadarilah, bahwa karena kalian lambat dalam bertobat dan kembali kepada Allah, menjadi sebab lambatnya kebenaran yang muncul di permukaan. Dan karena kalian bermalas-malasan dalam mengerahkan tenaga dan fikiran dalam berdakwah pada kebenaran dan reformasi; maka menjadi penyebab lambatnya kemenangan umat kalian; karena Allah telah menjanjikan kepada kita kekuatan, kemuliaan dan kemenangan jika kita melaksanakan perintah-Nya dan komitmen dengan syariat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad:7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah wahai para pemuda Islam, bahwa kebahagiaan di dunia dan akhirat berada di jalan ketulusan dan dakwah kepada Allah serta dengan selalu menjalin komunikasi yang baik dan pembawa sumber cahaya kepada umat baik dari para duat, orang-orang shalih, ulama, pemberi nasihat dan Ikhwan yang jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para pemuda Muslim di segala penjuru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian harus menjadi contoh yang memberikan pengaruh dalam kehidupan umat dan negeri kalian, kalian harus memiliki peran positif dalam melakukan perubahan terhadap kondisi yang memilukan ini; menuju realita yang lebih diridhai karena Allah, rasul-Nya dan orang-orang beriman, dan benarlah ungkapan di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يا معشر الشباب، اعملوا.. فإنما العمل في الشباب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai para pemuda, bekerjalah… karena sesungguhnya kerja itu ada dalam diri pemuda”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para pemuda umat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saat ini kalian tidak mampu menguasai diri kalian, tidak mau bersungguh-sungguh mengendalikan syahwat dan kecenderungan kalian, malah untuk mengerahkan tenaga pada umur yang baik kalian demi tegaknya aqidah, negeri dan masa depan umat kalian, kapan lagikah hal itu terjadi?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu kemarilah bersama kami, kemarilah bersama kami wahai para pemuda… agar kita bisa berbuat dan bekerja bersama-sama membuat fajar baru, mengembalikan bersama-sama untuk mengembalikan kemuliaan yang dinanti-nantikan yang sedang dinanti-nantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para pemuda generasi Islam kembalilah # Kalian adalah ruhnya dan dengan kalian akan menjadi pemimpin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian adalah rahasia kebangkitan yang telah lama hilang # Dan kalian adalah fajarnya yang membawa cahaya baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad saw, beserta keluarganya, para sahabatnya dan pengikutnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4722859137942167523?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4722859137942167523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/06/peran-pemuda-sebagai-agen-kebangkitan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4722859137942167523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4722859137942167523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/06/peran-pemuda-sebagai-agen-kebangkitan.html' title='Peran Pemuda Sebagai Agen Kebangkitan Umat'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Ski8RdnHLWI/AAAAAAAAANw/5Ez2EZZ_rxc/s72-c/pemuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-4791916332396248458</id><published>2009-06-29T05:22:00.001-07:00</published><updated>2009-07-02T19:50:23.551-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Adik dimana??</title><content type='html'>Oleh: Hendra Ikhwan (Bang Ibos)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kerinduan akan sebuah amal jama’i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jauh perjalanan ini kutempuh dalam naungan ukhuwah untuk bertemu adik tercinta. Ibu dan Ayah kita telah banyak memberikan bekal untuk mengarungi perjalanan panjang ini. Entah adik dimana kurasa semua lorong sudah kususuri, namun abang belum berjumpa dimana adik berada. Mungkin Allah belum mengizinkan perjumpaan kita dalam amal jama’i ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai alamat yang adik tinggalkan di rumah, yang pertama abang tuju adalah rumah Bapak ammah. Sampai di rumah beliau dengan sedikit basa-basi abang bertanya tentang kontribusi dan keberadaan adik di sana. Sesuai kontrak dengan Pak Ammah adik disitu hanya 1 tahun. Dengan hati penuh kerinduan abang mendengarkan cerita Pak Ammah tentang adik. Belum lama bercerita Pak ammah sendiri sudah mulai heran, sebab nama adik tertera jelas dalam daftar nama penghuni, namun seingat Pak Ammah dan berdasar absensi yang pernah dilakukan, keberadaan adik sangat dipertanyakan. Saat rapat-rapat, saat-saat aksi, dan kegiatan-kegiatan di rumah Siyasah, adik jarang hadir. Juga cukup jarang memberitahukan alasan-alasan adik.&lt;br /&gt;Kegembiraan abang di awal justru menjadikan kerinduan semakin memuncak dan menambah beban kesedihan, termasuk juga yang abang lihat dari berkaca-kacanya mata Pak Ammah saat menceritakan adik.&lt;br /&gt;Tak mungkin surut langkah ini berjalan untuk mencari adik. Dan abang tetap melanjutkan langkah-langkah kecil ini. Abang juga ingat seorang sahabat adik yang cukup dekat dengan adik saat itu, yang tinggal di Gang UKK. Langkah kaki abang pun tertuju ke sana. Sampai di mulut gang abang kembali mendapat petunjuk dari pedagang yang berjualan disitu kalau sahabat adik tinggal di rumah dengan lambang RAI. Tanpa berpikir lama abang langsung mencari rumah dengan lambang RAI sesuai penjelasan pedagang itu.&lt;br /&gt;Sampai di rumah itu abang terkejut, sebab rumah RAI itu mirip rumah kosong, sepi penghuni, meja kursi berantakan, atap rumahnya bocor dan hampir roboh. Dengan was-was abang memberanikan diri untuk masuk. Setelah coba masuk. Ternyata di dalam kamar rumah RAI itu masih ada yang penghuninya, yang hidup sederhana apa adanya.&lt;br /&gt;Tanpa basa-basi abang tanya tentang keberadaan adik, anehnya orang yang belum saya tanya namanya itu justru bertanya balik tentang adik kepada abang, kemana selama ini. Padahal sangat banyak kegiatan yang dilakukan dirumah RAI. Kembali orang lain bertanya tentang adik dan keberadaan adik setelah sebelumnya Pak Ammah.&lt;br /&gt;Subhanallah, kerinduan ini semakin mencuat dan membanjiri seluruh raga abangmu ini. Semangat semakin bulat untuk mencari dan bertemu dengan adik. Berhari-hari berjalan, lelah, jauh dan mengharukan. Abang sadar bekal abang dalam perjalanan ini terbatas dan tinggal sedikit. Kaki sudah berat dan enggan melangkah. Namun dari kejauhan nampak sebuah warung. Tak peduli beratnya kaki diangkat semangat dan pikiran abang mengharuskan untuk sampai ke warung itu. Alhamdulillah sampai juga akhirnya.&lt;br /&gt;Warung itu jelas terbaca dan tak mungkin terlupakan, sebab dari situlah dulunya abang berasal serta mendapat banyak bekal. Ya di Warung Forum tempat orang singgah menata niat dan tujuan.&lt;br /&gt;Setelah melepas penat dan mencoba memompa semangat, di warung forum abang coba menjelaskan perjalanan ini kepada pemilik warung. Sebab kerinduan ini, abang jelaskan secara detail tentang adik. Dan senangnya hati abang ketika pemilik warung mulai bercerita tentang kontribusi adik. Beliau bercerita tentang begitu semangatnya adik di awal tahun dalam membawahi salah satu cabang warung forum. Walau pada kelanjutannya cabang-cabang warung itu tidak berjalan optimal.&lt;br /&gt;Dikarenakan banyaknya cabang-cabang warung yang tidak berjalan optimal dari yang direncanakan, warung forum mengalami kerugian dan bangkrut dari tahun ke tahun. Abang turut berduka mendengar berita ini, sebab abang ingat betul bahwa banyak bekal yang abang dapatkan dari warung itu dulu hingga saat ini. Dengan berat hati, sedih dan kerinduan semakin mendalam, kulanjutkan perjalanan ini ke rumah pak lurah sesuai penjelasan pemilik warung tadi. Katanya di rumah pak lurah ada data semua penduduk di desa ini.&lt;br /&gt;Pak lurah yang tinggal di Jalan Dakwah no.16 bernama Pak Kdr. Orangnya ramah, penyayang, dan bijaksana. Setelah dipersilakan masuk di ruang tamu, mulai abang utarakan satu persatu pemberhentian dan perjalanan yang telah terlewati. Pak Kdr bersama petugas yang menemani pun memahami hal tersebut, yang saat ini cukup membuat pusing beliau tentang maraknya kasus yang abang alami. Langsung Pak Kdr yang bijak itu mengeluarkan buku data penduduk untuk kembali mencari keberadaan adik dimana. Semua tempat singgah yang abang lalui juga terdata lengkap di buku itu. Sesuai data yang ada nama adik pernah berada di ruang-ruang kontribusi tersebut.&lt;br /&gt;Saat petugas pembantu Pak Kdr itu mencoba mengingat-ingat kalau tidak salah adik pindah ke desa UK tanpa memberitahukan petugas kelurahan. Desa UK letaknya lumayan jauh di bawah bukit. Tak berpikir lama, bergegas abang pamitan dan melanjutkan perjalanan menuju desa UK. Entah Allah belum mengizinkan pertemuan kita atau memang abang harus terus bersabar. Dan kerinduan ini semakin mendalam.&lt;br /&gt;Allahu akbar, kesabaran yang seperti apa yang kembali diuji dalam perjalanan ini. Ternyata setelah sampai di desa UK katanya adik sudah pindah ke kota kampus yang letaknya sangat jauh.&lt;br /&gt;“Dik, abang begitu lelah berjalan ingin bertemu dengan adik. Mimpi-mimpi malam berjumpa dengan adik, sering menghiasi kerinduan ini.”&lt;br /&gt;“Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” [9:105]&lt;br /&gt;Abang yakin kau sedang bekerja di sana, beramal, membangun umat, memperbaiki dan terus memperbaiki keadaan yang semakin carut marut ini. Namun abang juga sangat rindu ingin berjumpa dalam kerja-kerja bersama. Di rumah Siyasah, forum, dan Kaderisasi. Ya, bukan sendiri-sendiri karena tak banyak yang bisa dilakukan sendiri.&lt;br /&gt;Di sini abang bersama yang laen, Adik dimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;note:&lt;br /&gt;.adik = ADK&lt;br /&gt;.yg laen disesuain sendiri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1042807950699421736-4791916332396248458?l=aray-alqassam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/feeds/4791916332396248458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/06/adik-dimana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4791916332396248458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1042807950699421736/posts/default/4791916332396248458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aray-alqassam.blogspot.com/2009/06/adik-dimana.html' title='Adik dimana??'/><author><name>aray_alqassam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02585399391154157995</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bKA6cyXir5s/Sugtp-_gi7I/AAAAAAAAAR4/7bxMisH82QM/S220/1_510369868l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1042807950699421736.post-2922215408540334635</id><published>2009-06-29T04:49:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T05:26:36.698-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Manifesto Kera, Babi, Anjing Dan Firaun (Realitas Pemilu Presiden)</title><content type='html'>Oleh : Thufail Al Ghifary (Bang Thufail)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup kasar memang kata – kata dari judul artikel kali ini, namun jika anda berpikir itu adalah cacimaki saya untuk orang atau golongan tertentu..ups maaf! Anda salah! Karena sejati tulisan saya kali ini bukanlah sebuah cacian, hanya coba untuk mengkaji perbedaan jelas antara Golongan Allah (Hizbullah) dan Hizbusyaiton (Golongan Setan) tentunya dilihat dari sudut pandang Syariat dan Realitasnya. Dan kita semua akan melihat latar belakang kata Kera, Babi, Anjing dan Firaun tersebut bisa hadir dalam tulisan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tentang Pemimpin Thagut Dan Kaum Munafik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam fenomena dimana demokrasi ‘seakan’ menjadi kebutuhan primer umat islam saat ini, kita akan menemukan bagaimana doktrin doktrin demokrasi disusupkan layaknya bagian penting dari peredaran darah dalam tubuh kita yang tanpanya kita tidak akan bisa hidup tanpa barang najis bernama demokrasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tidak sedikit segelintir orang yang mengaku berpegang pada mazhab salaf yang begitu keras menentang demokrasipun sering secara tidak sadar telah menjadi bagian pengokoh eksistensi demokrasi tersebut. Pendapat – pendapat yang mengatakan bahwa demokrasi itu haram namun hasil demokrasi itu tidak haram karena didalamnya terdapat umat islam dan lusinan tetek bengek yang akhirnya membuat mereka yang tadinya mengharamkan demokrasi menjadi kontradiktif dengan pendapat mereka yang lain yang mengatakan bahwa Presiden RI adalah amirulminkum yang harus di taati berdasarkan ayat Al Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Wahai orang – orang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad) dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) diantara kamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini sepertinya menjadi andalan dan momok sekelompok murjiah bertopeng salafus sholeh, seperti juga sekelompok munafik berlabel aktifivis dakwah parlemen. Padahal ayat ini belum selesai sampai disitu karena setelah kalimat awal tadi masih ada sambungan yang membuat Surat An Nisa’ ayat 59 ini menjadi ayat yang mempertegas arti kepatuhan seorang mukmin kepada pemimpinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah kepada Allah (Al Quran) dan RasulNya (As Sunnah), jika kamu orang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ayat ini, sudah jelas perintah Al Quran bahwasanya tidak ada kepatuhan terhadap pemimpin yang tidak menyandarkan solusi solusi kehidupannya kepada Al Quran dan As Sunnah. Tidak ada ketaatan kepada Presiden yang lahir dari system thagut dan bersandar pada keputusan keputusan yang memihak thagut, apalagi ia adalah seorang yang menjalankan setengah setengah bahkan menolak Syariat Islam dalam kehidupannya dan lebih memilih jalan murtad demokrasi dengan semua dagelan ekonomi neoliberal hingga ekonomi kerakyatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada ketaatan kepada makhluk yang bermaksiat kepada Allah” HR. Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalah artinya sholat kita, sedangkan kita sendiri tidak kaffah dalam menyelami hakikat syahadat kita. Sungguh berhati – hatilah orang yang sering mengkafirkan saudara islamnya sendiri, karena jika saudaranya itu tidak kafir maka kekafiran itu akan kembali padanya, begitulah pesan Rasulullah Saw kepada kita dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Imam Muslim dan Bukhori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada sisi yang lain, kita juga tidak boleh tidak mengkafirkan apa yang sudah di kafirkan oleh Allah Swt. Karena jika itu berarti mendustai satu ayat saja maka tentulah kita sudah murtad tanpa sadar. Itulah hakikat Al Wala dan Al Bara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak boleh mengkafirkan orang yang jelas jelas istiqomah dalam memperjuangkan Syariat Islam secara jelas dan terangan! Apapun resikonya. Kita tidak boleh mengkafirkan orang – orang yang jelas keislamannya, yaitu mereka adalah orang – orang yang  mengatakan yang Haq adalah Haq dan Bathil adalah bathil tanpa disembunyi – sembunyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka sampaikan (Muhammad) secara terang – terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang – orang musrik. Sesungguhnya Kami memelihara engkau(Muhammad) dari (Kejahatan) orang – orang yang memperolok – olokan engkau” Al Hijr : 94 – 95&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak boleh mengkafirkan sesama muslim, yaitu muslim muslim yang teguh pada kemurnian Millah Ibrahim ini. Yaitu setiap muslim yang melepas diri dari semua berhala pemikiran, sistem hingga pergaulan dengan thagut dan semua aturan yang menyekutukan Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh, telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang – orang yang bersama dengannya. Ketika mereka kepada kaumnya. “Sesungguhnya kami melepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami mengingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu ada permusuhan dan kebencian buat selama lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja,”            Al Mumtahanah : 60&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Millah Ibrahim, perjalanan risalah tauhid. Garis kenabian dari risalah Allah untuk mengembalikan umat manusia pada keutamaan kehidupan yaitu Tauhid. Begitulah Millah ini pada akhirnya digenapi secara sempurna oleh Nabi penutup para nabi yaitu Muhammad Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah aku cukupkan nikmatKu bagimu, dan telah aku ridhai Islam sebagai agamamu” Al Maidah : 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita sangat tidak boleh mengkafirkan setiap mukmin yang jelas berpegang teguh pada prinsip prinsip utama Millah Ibrahim. Yaitu mereka yang melepas diri dari semua berhala thagut tersebut dan mereka berpegang teguh pada tali agama Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berpegang teguhlah kamu semua pada tali agama Allah dan janganlah engkau bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan kasih karunia-Nya. Kamu menjadi bersaudara. Sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat – ayatNya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk” Ali Imran : 103&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka berpegang teguhlah engkau pada (Dien) yang telah di wahyukan padamu. Sungguh, engkau berada di jalan yang lurus” As Zukhruf : 43&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah poin penting hukum mengkafirkan sesama muslim. Muslim yang di maksud disini adalah muslim yang jelas dan tidak neko neko atau berbasa basi dalam menunjukkan keislamannya dan kebanggaannya terhadap syariat Allah lalu jelas dan tegas dalam menyampaikan yang Haq adalah Haq dan Bathil adalah Bathil! Inilah yang dimaksud Allah Swt…inilah yang dimaksud Rasulullah Saw muslim seperti apa yang tidak boleh dikafirkan oleh muslim yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Wahai orang – orang yang beriman! Barang siapa yang murtad dari dien(Islam)nya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, dan bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap keras terhadap orang – orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut terhadap celaan orang – orang yang suka mencela”     Al Maidah : 54&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akan berbeda dengan mereka yang duduk bersama dengan kaum munafik, yang berislam hanya pada ruang pelabelan namun pada orientasi kehidupannya mereka bersistem pada sistem yang tidak berasal dari Islam. Mereka ber-KTP Islam tapi mereka berhukum pada hukum thagut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Sungguh diantara mereka niscaya ada segolongan yang memutar balikkan lidahnya membaca kitab, agar kamu menyangka (yang mereka baca) itu sebagian dari kitab dan mereka berkata, “Itu dari Allah,” padahal itu bukan dari Allah. Mereka mengatakan hal yang dusta tentang Allah, padahal mereka mengetahui” Ali Imran : 78&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah (Muhammad) “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk pembalasannya  dari orang fasik di sisi Allah? Yaitu orang- orang yang di laknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan KERA dan BABI dan (orang yang) menyembah thagut. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus” Al Maidah : 60&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah fakta bahwa para munafik yaitu mereka yang mengaku Islam tetapi menolak sebagian bahkan semua hukum – hukum Islam mereka layak disamakan dengan Kera dan Babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sungguh, orang – orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu kitab (Al Qur’an), dan menjualnya dengan harga murah, mereka akan menelan api neraka ke dalam perutnya, dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih “ Al Baqoroh : 174&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini juga termasuk mereka para Ulama munafik yaitu mereka yang diam saja bahkan menyembunyikan kebenaran Islam ketika mereka melihat kebathilan di hadapan mereka. Termasuk yang mereka yang sembarangan mengeluarkan fatwa haram hingga yang menyebarkan ilmu palsu bahwa jihad tertinggi adalah melawan hawa nafsu..sungguh mereka adalah ulama ulama pembohong karena mereka telah mendidik umat dengan kepalsuan dalil demi kepentingan nafsu mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kamu akan melihat banyak diantara mereka (orang munafik dan kafir) berlomba dalam membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sungguh sangat buruk apa yang mereka perbuat. Mengapa para Ulama dan para pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sungguh, sangat buruk apa yang mereka perbuat” Al Maidah : 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengaku diri mereka Ulama, aktivis dakwah dan semua ilusi ilusi dakwah demokrasi yang pada akhirnya hanya membuat mereka tidak hanya sama dengan kera dan babi tapi mereka juga sangat mirip dengan Anjing Penjilat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat – ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat – ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan, maka jadilah dia termasuk orang – orang yang tersesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya kami tinggikan derajatnya dengan (ayat – ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya yang rendah, maka perumpamaan mereka seperti ANJING. Jika kamu menghalaunya dijulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya ia tetap menjulurkan lidahnya juga. Demikianlah perumpamaan orang – orang yang mendustakan ayat – ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah – kisah itu agar mereka berpikir” Al A’raf : 175 – 176&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana mungkin  seorang yang mengaku bahwa demokrasi itu haram namun hasil demokrasi itu tidak haram, bahkan mencocok cocokkan dalil layak orang berzina yaitu zinanya haram namun anak dari hasil perzinahan bukanlah anak haram. Jelas itu dalil yang tidak nyambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah jelas dalam kasus perzinahan pembuahan di dalam tubuh perempuan bukanlah hasil rekayasa manusia namun semua itu terjadi karena izin Allah. Zina adalah sesuatu yang haram, tapi anak yang lahir dari perzinahan bukanlah anak yang haram. Ia tetap lahir dalam keadaan suci dan fitrah Islam. Karena proses pembuahan sel sperma dan sel telur berjalan secara natural dalam sunnatullah atas izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Presiden dalam sebuah hasil demokrasi jelas merupakan hasil dari sebuah proses kekafiran. Dimana proses terjadi bukan atas dasar Perintah Allah. Namun semua karena voting segelintir munafik dengan para murtadin dan kafirin di dalam sebuah sanggar thogut bernama dewan permusyawaratan rakyat yang isinya adalah orang – orang yang menolak hokum Allah dan memilih loyal kepada berhala Pancasila dan Undang undang thogut 45!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang bagi setiap muslim memiliki kewajiban penting untuk menyakini hokum Allah diatas hokum apapun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi mereka yang bertakwa!” sAl Baqarah : 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berpegang teguhlah kamu semua pada tali agama Allah dan janganlah engkau bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan kasih karunia-Nya. Kamu menjadi bersaudara. Sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat – ayatNya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk” Ali Imran : 103&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka berpegang teguhlah engkau pada (Dien) yang telah di wahyukan padamu. Sungguh, engkau berada di jalan yang lurus” As Zukhruf : 43&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang yang balik (kepada kekafiran) setelah petunjuk itu jelas bagi mereka. Setanlah yang merayu mereka dan memanjangkan angan angan mereka” Muhammad : 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang – orang beriman taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan janganlah kamu merusak semua amalmu(dengan tidak mentaati Allah dan RasulNya)” Muhammad 47&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang – orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa” Al Baqoroh : 21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelaslah sudah bantahan terhadap para murjiah berbaju salafi yang sering memutarbalikkan dalil, seakan mereka orang yang berpegang pada As Sunnah, tapi fakta mereka tidak beda busuknya dengan para pelacur demokrasi! Mereka menghamba pada thagut! Mereka terjebak pada WAHN namun mereka tidak mau mengakuinya! Sungguh mereka akan mati dalam salah satu cabang kemunafikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa itu Thagut?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah (Muhammad) “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk pembalasannya  dari orang fasik di sisi Allah? Yaitu orang- orang yang di laknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan KERA dan BABI dan (orang yang) menyembah thagut. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus” Al Maidah : 60&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita menemukan titik sinkronisasi antara judul artikel ini, ada baiknya kita memahami apa yang dimaksud dengan thagut dalam surat Al Maidah ayat 60 ini. Thagut dalam arti sederhananya adalah segala sesuatu yang menyekutukan keutamaan Allah Swt (Tauhid). Keutamaan Allah Swt disini menyangkut berbagai macam hal, mulai dari pemikiran(ideologi), ibadah, muamallah dan system transaksi ekonomi dan peradaban. Segala sesuatu yang bertolak belakang dengan hukum Allah (hukum syara/syariat Islam) itulah thagut!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika sudah jelas aturan dalam Al Quran dan As Sunnah bahwa hukum mengenai permasalahan A jawabannya(tuntunannya) adalah dengan menjalankan pola B. maka seorang muslim wajib mengikuti pola B sesuai yang dianjurkan Al Quran dan As Sunnah. Ketika ada seorang Muslim yang justru menciptakan hukum baru yang bertentangan dengan hukum yang sudah dijelaskan oleh Al Quran dan As Sunnah. Maka sesungguhnya ia telah berhukum kepada hukum thagut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh ketika Allah Swt menjelaskan tentang keutamaan menutup aurat bagi wanita dan pria dengan batasan yang jelas. Namun justru seorang muslim malah menyepakati hokum baru yang bertentangan dengan nilai nilai yang dijelaskan oleh Allah Swt seperti contoh di kasus UU Pornografi pornoaksi. Maka sesungguhnya muslim itu telah hidup berdampingan dengan thagut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ketika seorang muslim tahu wajibnya hukum menutup aurat bagi wanita lalu ia berkata seperti apa yang dikatakan Tiffatul sembiring “Apa kalau istrinya berjilbab lalu masalah ekonomi selesai? Apa pendidikan, kesehatan, jadi lebih baik?” katanya. “Soal selembar kain saja kok dirisaukan.” Sungguh Tiffatul Sembiring dan orang yang mendukungnya adalah orang – orang munafik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga penjelasan Zulkiflymansyah kepada Istri Susilo bambang yudoyono mengenai hokum menutup aurat "Tidak begitu, PKS tidak memaksa-maksa Bu Ani memakai jilbab. Dalam Islam itu kan dianjurkan memakai jilbab, kelihatan anggun saja, seperti Bu Ani yang sebagai symbol”. Padahal Allah melarang kita berdakwah dengan menyembunyikan kebenaran setelah jelas semua aturan itu di dalam Hukum Syara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka sampaikan (Muhammad) secara terang – terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang – orang musrik. Sesungguhnya Kami memelihara engkau(Muhammad) dari (Kejahatan) orang – orang yang memperolok – olokan engkau” Al Hijr : 94 – 95&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang muslim tahu bahwa sesuatu hal itu wajib lalu ia menyembunyikan kebenaran itu dengan berpura – pura dan berdusta tentang kebenaran itu, sungguh orang itu ada dalam kemunafikan yang besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sungguh, orang – orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu kitab (Al Qur’an), dan menjualnya dengan harga murah, mereka akan menelan api neraka ke dalam perutnya, dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih “ Al Baqoroh : 174&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang muslim tahu bahwa bunga pinjaman itu riba, dan iya menjadi bagian dari sebuah parlemen yang terbiasa meminjam uang kepada kapitalis IMF yang juga menggunakan sistem bunga (riba) maka sesungguhnya muslim itu telah berhukum kepada hukum thagut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” Al Baqoroh : 275&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kamu akan melihat banyak diantara mereka (orang munafik dan kafir) berlomba dalam membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sungguh sangat buruk apa yang mereka perbuat. Mengapa para Ulama dan para pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sungguh, sangat buruk apa yang mereka perbuat” Al Maidah : 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan kita yang melebihi kecintaan kita terhadap sesuatu yang bertolak belakang kepada Allah sesungguhnya kita telah mencintai Thagut. Termasuk juga disini adalah ketika kita tidak mampu menolak dan melawan hukum – hokum yang bertolak dengan hokum Allah Swt sesungguhnya kita juga telah menjadi hamba dari hokum thagut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika kita takut kepada thagut, dan lebih memilih eksistensi dunia dan melupakan janji Allah tentang mulianya Syahid. Maka itulah seburuk buruknya penyakit WAHN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu penyakit cinta dunia dan takut mati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demokrasi Dan Senda Gurau Retorika Kaum Zhindiq!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam fenomena kera, babi, anjing dan firaun dalam artikel saya kali ini. Kita tahu saat ini media sedang hangat dengan pemilihan presiden. Setelah pemilihan calon legislatif telah berhasil membuat lusinan munafik berlabel aktivis dakwah dan sejuta umat islam menunda sholat tepat waktunya bahkan ada yang menjama’nya tanpa dalil yang kuat, hanya karena khawatir suara partai berlabel Islamnya ‘dicurangi’ oleh partai thagut dan partai kafir lainnya, padahal mereka sendiri telah berbuat curang dengan syariat Allah. Sungguh ironis orang – orang seperti itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk. Maka perdagangan mereka itu tidak beruntung dan mereka tidak mendapatkan petunjuk” Al Baqoroh : 16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka menipu Allah dan orang – orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari. Dalam hati mereka ada penyakit lalu Allah menambah penyakit itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta. Dan apabila dikatakan kepada mereka,”Janganlah berbuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab “Sesungguhnya kami justru orang – orang yang melakukan perbaikan”. Al Baqoroh: 9-11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemilihan presiden kali ini, kita melihat dengan jelas fakta fakta betapa dengan jelas semua retorika menikmati demokrasi sebagai jalan perjuangan menegakkan syariat islam jelas dan mutlak adalah sebuah kesesatan nyata! Karena jauh sebelum pemilu kafir negeri ini berjalan catatan track record partai partai islam tidak ada satupun yang jelas dan tegas ingin menegakkan hokum Allah di bumi nusantara ini! Mereka justru menciptakan hokum – hokum baru yang jauh bertentang dengan syariat Islam bahkan mereka dengan terang – terangan memperlihatkan keakraban mereka dengan para thagut!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Partai Islam Hari Ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan legenda MASYUMI harusnya bisa di jadikan pelajaran penting bagi para pejuang Islam. Namun sayangnya masih ada yang ingin bermain api dengan thagut demokrasi! Yang pada akhirnya hanya membuat apa yang mereka sebut dakwah tidak lebih dari sebuah dagelan menyedihkan juga memalukan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slogan – slogan bersih perduli dan professional hingga isu – isu penegakan syariat Islam nyatanya hanya membuat Islam menjadi kacung neo liberalisme dari pion – pion catur IMF dan Amerika Serikat. Padahal jauh sebelum pemilu legislative para aktivis partai partai berlabel Islam begitu gencar menakut nakuti umat dengan ancaman – ancaman semu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari ancaman ‘jika umat islam golput dan kaum Kristen yang menang?’, atau iming – iming busuk “Kita harus merebut kekuasaan untuk mewarnai Indonesia dengan syariat Islam” atau janji palsu”bersama kami kita tegakkan syariat Islam” atau omong kosong “harapan itu masih ada” dan tetek bengek lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu gagah! Begitu yakin! Partai – partai islam itu menunjukkan ‘keislaman’ mereka di depan umat islam. Namun amat disayangkan ketika mereka berdiri dihadapan para kafir dan kacung pancasila mereka justru berkata lain. Ada yang bilang Pancasila sudah finallah, ada yang mengatakan kami tidak ingin menegakkan syariat islamlah, bahkan ada yang sampai melegalkan budaya kafir seperti makan sambil berdiri dan berjabat tangan dengan lawan jenis demi kepentingan politiknya padahal mereka semua tahu itu semua salah dalam hokum syariat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa kamu menyuruh orang mengerjakan kebajikan, Sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri” Al Baqoroh : 42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MS Kaban ketua umum Partai Bulan Bintang memulai dagelan ini dengan mengatakan bahwa tidak relevan lagi memilih presiden dari partai islam.padahal Al Quran berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah orang – orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pemimpin” Ali Imran : 28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBB yang paling ‘jantan’ berteriak penegakan syariat Islam dalam Iklannya ternyata ciut dan kehilangan kepercayaan diri ketika bertempur dengan partai kafir dan munafik lainnya dalam jalan ‘benar’ yang mereka sebut demokrasi, PBB yang terlihat begitu berani dan terbuka berteriak tentang penegakan Syariat Islam dalam iklan iklan kampanyenya, nyatanya tidak lebih dari kacung thagut yang hanya menjual Isu Syariat Islam demi kepentingan perut golongan semata, padahal mereka sendiri tidak menegakkan itu dalam semangat ideologi mereka sehari hari!. Bagaimana mungkin generasi Yusril Ihza Mahendra itu mau menegakkan Syariat Islam, padahal si dedengkot PBB yaitu Yusril sendiri gagal menyadarkan istrinya tentang kewajiban menutup aurat! Menyedihkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan” As Shaff : 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBB yang sempat menjual nama Masyumi dalam salah satu iklan kampanyenya kini merapat ke Susilo Bambang Yudhoyono(SBY). Presiden Indonesia yang pernah mengatakan bahwa Amerika Serikat adalah tanah air keduanya setelah Indonesia! SBY juga yang membohongi begitu banyak petani, juga sukses menambah utang Indonesia bukan malah menguranginya, SBY juga yang kini mengangkat Budiono seorang sekuler kontra Syariat Islam yang merupakan perpanjangan tangan IMF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu campuradukan kebenaran dengan kebathilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran sedangkan kamu mengetahuinya” Al Baqoroh : 42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah fakta – fakta lain dari demokrasi yang harus segera di sadari! Hanya karena suara sedikit lalu menjadi minder dengan partai partai kafir lainnya. Padahal jika kita mau kembali berpegang pada prinsip AL Quran dan As Sunnah karena sejatinya kemenangan Islam tidak di lihat dari jumlah yang banyak, Allah berkata dalam firmannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu umat Islam adalah umat terbaik” Ali Imran : 110&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya ‘umat terbaik’ itu kini menjadi ‘pemalu’ dengan ‘warisan’ terbaik dari Allah ini. Bukan hanya PBB tapi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang notabene dikenal sebagail partai Islam paling tua..fuiiiih…muak saya membahasnya! Boro boro mau negakin syariat Islam, wong mereka sendiri ketika menyerang PKS dalam sebuah debat di salah satu stasiun tv swasta ada kadernya yang berkata “ Kitakan bukan orang Islam yang tinggal di Indonesia tapi kita orang Indonesia yang beragama Islam”. Luar biasa bukan partai Islam berlambang kabah ini? Jangan pernah berharap Syariat Islam tegak oleh partai ini karena mereka lebih cinta Islam yang ke-indonesiaan daripada Islam yang mengacu para orisinalitas Hukum Syara.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari Partai Amanat Nasional hingga Partai Matahari Bangsa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah bicara soal PPP versus PKS sebelum pemilu legislatif dulu, saya jadi amat sangat tertarik dengan partai Islam yang sedang naik daun saat ini yaitu PKS. Bahkan saking naik daunnya mereka rela melakukan  apa saja demi ‘road to victory’ mereka dalam pemilu ini dan hasilnya mereka mengantongi 7% suara dalam pemilu legislative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa cuma PKS yang dibahas? Memang masih banyak partai berbasiskan Islam lainnya seperti PMB, PKNU, PAN, namun jika saya tidak membahasnya satu persatu karena saya yakin kita semua sudah tahu bututnya para dedemit thagut berlabel ‘kyai’ hingga makhluk makhluk cendekiawan semodel Amin Rais yang kita tahu dia sudah punya Aqidah baru yaitu Opportunis diatas segala galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah semua manusia semodel Amin Rais itu akan menjilat ketiak AKKB hingga SBY selama di sana ada eksistensi dan legalitas bagi hasrat opportunis yang sudah mendarah daging! Jangan pernah berpikir Syariat Islam itu akan tegak dari tangan orang seperti Amin Rais. Amin Rais bukan hanya satu komplotan dengan AKKB yang telah sukses menjebloskan Habib Rizieq ke dalam Penjara, namun Amin Rais adalah tokoh yang sangat kritis terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono terutama masalah Freeport dan sebagainya, kini hanya karena iming – iming ‘kue’ telah menjadi bagian dari status kuo yang dulu ia kritisi sendiri. Inilah demokrasi dimana menjilat ludah itu menjadi ‘halal’ yang penting kepentingan kita tetap berjalan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan juga Din Syamsudin yang pernah melakukan natalan bersama dan mendukung film propaganda liberalisme yaitu Perempuan Berkalung Sorban sebagai film “bermutu” ini, nyata – nyatanya juga tidak perduli dengan kebangkitan Islam atas dasar syariat yang benar. Perpecahan antara PMB dan PAN merupakan gambaran dan salah satu bukti Demokrasi tidak akan bisa menyatukan umat Islam. Demokrasilah sumber perpecahan umat islam tersebut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika kita mau bicara PKB dalam panggung eksistensi Gusdur versus Muhaimin Iskandar. Dulu juga Muhaimin Iskandar orang yang habis – habis membela Gus Dur kini justru memberontak kepada Gus Dur. Semua Cuma karena dua hal yaitu masalah eksistensi dan Kekuasaan yang ujung – ujung hanya masalah pragmatism perut masing masing! Tidak ada yang tulus berjuang karena kepentingan Umat Islam berdasarkan Hukum Syara-nya. Demokrasi terlalu melenakan untuk dijadikan alat menegakkan Dien yang mulia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada Syariat Islam di dalam imajinasi cita – cita orang – orang seperti mereka itu. Orang – orang seperti itu adalah orang yang hanya mengambil syariat setengah setengah, yaitu mengikuti yang mereka sukai dan menolak yang tidak mereka sukai. mereka itu disebut juga di dalam Al Quran :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka itulah orang – orang yang di kutuk Allah; lalu dibuat tuli pendengarannya dan di butakan penglihatannya. Maka tidakkah mereka menghayati Al Qur’an, ataukah hati mereka sudah terkunci? Sesungguhnya orang – orang yang berbalik (kepada kekafiran) setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, setanlah yang merayu mereka dan memanjangkan angan – angan mereka. Yang demikian itu karena mereka mengatakan kepada orang – orang yang tidak senang dengan apa yang di turunkan Allah, “Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan,” tetapi Allah mengetahui rahasia mereka.” Muhammad 23-26&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PKS Oh PKS…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kembali ke topic tentang PKS yang ‘luar biasa’ itu. PKS oh PKS..Partai yang bermoto Bersih Perduli dan Profesionalitas itu ternyata telah semakin kehilangan jati dirinya sebagai partai dakwah. PKS yang selalu berteriak bahwa harapan itu masih ada ternyata amat sangat mirip dengan Anjing Penjilat di dalam Al Quran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat – ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat – ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan, maka jadilah dia termasuk orang – orang yang tersesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya kami tinggikan derajatnya dengan (ayat – ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya yang rendah, maka perumpamaan mereka seperti ANJING. Jika kamu menghalaunya dijulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya ia tetap menjulurkan lidahnya juga. Demikianlah perumpamaan orang – orang yang mendustakan ayat – ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah – kisah itu agar mereka berpikir”  Al A’raf : 175 – 176&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bukti terupdate bahwa PKS itu benar benar sama dengan anjing penjilat seperti apa yang dijelaskan ayat diatas. Lihatlah bagaimana TIfatul Sembiring mengolok – olok Hukum Allah demi kepentingan golongan mereka dihadapan thagut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kalau istrinya berjilbab lalu masalah ekonomi selesai? Apa pendidikan, kesehatan, jadi lebih baik?” katanya. “Soal selembar kain saja kok dirisaukan.” Sungguh Tiffatul Sembiring dan orang yang mendukungnya adalah orang – orang munafik! Mereka benar benar menjulurkan lidahnya dihadapan thagut dan menghalalkan segala cara sambil menopengi diri mereka Partai Dakwah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan bukan sekedar anjing penjilat! Mereka semua itu sama juga dengan KERA dan BABI di dalam Al Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah (Muhammad) “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk pembalasannya  dari orang fasik di sisi Allah? Yaitu orang- orang yang di laknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan KERA dan BABI dan (orang yang) menyembah thagut. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus” Al Maidah : 60&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PKS VERSUS GOLKAR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah hari ini, dimana mereka menutupi kebenaran sambil membenarkan yang sudah jelas salah! Saya ingat gertakan sambal PKS kepada Partai Demokrat (PD), bahwa mereka akan mengundurkan diri dari koalisi dengan PD jika PD menerima GOLKAR dalam koalisinya. Inilah penjelasan jelas bahwasanya PKS tidak layak lagi disebut sebuah partai dakwah. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jika memang PKS mengembar gemborkan dakwah parlemen, maka PKS harusnya tidak melakukan tindakan tindakan yang bersifat tendensius terhadap partai lain. Nyatanya? Politik tetaplah politik! Demokrasi adalah demokrasi! Tidak ada kawan abadi yang ada hanyalah kepentingan abadi dan itulah salah bukti haramnya demokrasi! Karena di dalam Al Quran sendiri berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Sesungguhnya setiap mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah diantara keduanya’  Al Hujurat : 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang PKS tahu setiap mukmin itu bersaudara maka ia mestinya tahu bahwa Yusuf Kallah adalah seorang muslim kalau dilihat dari retorika kebanyakan kader PKS bahwa orang yang masih sholat itu masih muslim seperti SBY dan Istrinya yang tidak berjilbab itu. Namun kenyataanya? Demokrasi tidak pernah bisa menegakkan atau menyatukan umat Islam apalagi menegakkan syariat Islam, demokrasi hanya menghadirkan pertikaian atas dasar kepentingan. Yang kepentingan itu hanya berujung pada masalah eksistensi golongan masing – masing! Dan sekalipun eksistensi itu harus menjual ukhuwah islamiyah, itu menjadi lebih baik, karena di dalam demokrasi Aqidah tertinggi itu adalah suara terbanyak dan juga kepent
