
Oleh : Aray Alqassam
Kemarin (28-09-09) tepatnya setelah adzan maghrib terdengar dan saatnya berbuka puasa... Tiba-tiba terdengar bunyi dering HPku tanda SMS masuk. Setelah ku baca SMS tersebut yang isinya adalah syuro yang berlokasi di masjid agung At-tin ba'da shalat tarawih. Setelah membaca SMS tersebut aku segera bergegas untuk sholat maghrib dan berangkat ke At-tin tanpa makan terlebih dahulu. Maklum karena lokasi masjid At-tin dengan rumahku lumayan jauh, sehingga mengharuskanku untuk berangkat lebih awal...
Tepat pukul 18.30 WIB aku berangkat dari rumah menuju lokasi. Dengan kondisi terburu-buru, aku pun mengendarai motorku dengan kencang alias ngebut (kira2 kecepatannya 120 km/jam ke atas, hwehehe lebay amat yak :p). Yah, dengan kondisi naik motor yang ugal-ugalan dalam benakku saat itu adalah jangan sampai telat. Ehh,, ternyata aku pun tiba lebih awal kira-kira pukul 18.45 WIB aku telah sampai di tempat. Padahal biasanya butuh waktu setengah jam lebih untuk sampai di sana, tapi memang karena jurus Valentino Rossiku keluar (baca : ngebut) saat mengendarai motor ya akhirnya sampai lebih awal deh...
Aku pun segera berwudhu dan mengisi shaf shalat di barisan kedua terdepan. Hmmm, sambil menunggu saat Isya aku pun bertilawah sebentar. Allahu Akbar,,, Allahu Akbar... Suara adzan pun terdengar dan aku segera menunaikan shalat Isya. Sebelum melaksanakan shalat tarawih (11 raka'at+3 witir), MC pun maju ke depan mimbar untuk memberitahukan beberapa taklimat...
Wahhh,,, tak ku sangka dan tak ku duga saat MC membacakan yang menjadi Imam Shalat Tarawihku adalah Syaikh Mahmud Siyam (Imam Besar Masjidil Aqsha). Hatiku seolah-seolah tak percaya dan senang sekali. Subhanallah..... Dan setelah ba'da tarawih+witir di lanjutkan dengan tausyiah dan cerita dari beliau tentunya ada yang menterjemahkan apa yang beliau katakan. Di saat shalat tarawih, beliau membaca surat panjang yang isinya perintah jihad seperti surat At-Taubah. Subhanallah, sungguh mengingatkanku dengan jihad di Palestina. Ba'da shalat, akhirnya acara memasuki sesi tausyiah dan nanti di lanjutkan dengan cerita pengalaman beliau dan kondisi di Palestina sana+sesi tanya jawab.
Beliaupun memberikan taujih kepada para jama'ah dengan penuh ghirah yang tinggi,,, sampai-sampai perkataan beliau seolah-olah masih mendengung di fikiranku sampai sekarang. Beliau bercerita tentang sebab kemenangan yang di raih oleh para Mujahidin di sana. Dan beliau menuturkan pula bahwa beliau bangga dengan para muslim di seluruh dunia yang peduli terhadap nasib saudara-saudaranya di Palestina wa bil khusus Indonesia (Allahu Akbar!!!). Beliau bercerita pula tentang kondisi masjidil Aqsha di sana yang masih mengenaskan, karena masih ada blokade dari Zionis Israel. Dan beliau menuturkan perasaan kecewa beliau karena ada pula bangsa Arab dan pemimpin-pemimpin Arab yang turut membantu memblokade wilayah Palestina (Na'udzubillah). Setelah bercerita panjang lebar, sesi tanya jawabpun masuk. Dan para jama'ah sangat antusias untuk bertanya kepada beliau. Subhanallah,,, banyak banget yang bertanya sampai2 sesi pertanyaan ditutup karena pertanyaan yang sudah tak tertampung lagi. Wahh,,, sayang juga sih gak bertanya (hehe,,, gak kebagian aja). Sampai pukul 21.45 WIB acara pun selesai dan penarikan uang amal untuk Palestina juga sudah kelar. Aku pun sempat mengambil foto beliau dan berjabat tangan dengannya (Alhamdulillah dapet kesempatan juga).
Masya Allah, aku pun lupa dengan SMS dan missed call dari temanku agar cepat menuju tangga utama di At-tin untuk segera memulai syuro (Hehehehe,,, habisnya waktunya bentrok banget sama acara tadi). Yah, teman-temanku sudah menungguku dari tadi. Dan aku pun hanya bisa bilang "AFWAN, soalnya tadi posisi ana sulit untuk keluar dari tempat. Ana dapet tempat di deket mimbar yang ada beliaunya". Emmm,,, sebelum syuro dimulai aku pun usul untuk makan terlebih dahulu karena tadi belum sempat makan dari rumah. Tepat pukul 22.00 WIB kami pun memulai syuro yang di hadiri oleh 5 orang ikhwan (termasuk aku). Seperti biasa syuro kami dihiasi dengan canda tawa dan ceng2an. Hwehehe, tapi tetap fokus, ya walaupun ada yang agak melenceng dari topik (udah pada ngantuk kali y). Syuro pun selesai tepat pukul 22.45 WIB dan kami pun bergegas untuk pulang sambil mengendarai motor masing-masing. Wahhh,,, udah kayak geng motor aja :p . Widihhh,,, malem-malem kebut-kebutan di jalan raya. "Udah kayak konvoy FPI aja", kata salah satu temanku. Wew, aku pun tiba di rumah tepat pukul 23.00 WIB.
Widihhhhh,,, subhanallah pengalaman yang sulit untuk di lupakan... Pengalaman yang tak terduga, memang Allah sudah merencanakannya untukku. Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaha illallah, wallahu akbar....
0 komentar