Bila AlQur'an mulai berbicara

Diposting oleh aray_alqassam Senin, 10 Agustus 2009


Waktu engkau masih kanak-kanak….
Kau laksana kawan sejatiku,
Dengan wudhu’ kau sentuh aku dalam keadaan suci…
Kau pegang aku, kau junjung dan kau pelajari…
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari,
Setelah selesai engkau menciumku mesra...


Sekarang engkau telah dewasa….
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Apakah aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah…?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu, aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji…
Sekarang aku tersimpan rapi sekali;
Sehingga engkau lupa di mana aku tersimpan
Aku sudah anggap engkau hanya sebagai pengisi setormu.

Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa atau
Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian.
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.

Dulu… pagi-pagi,,, surah-surah yang ada padaku, engaku baca beberapa halaman.
Di waktu petang , aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…
Sekarang,,, seawal pagi sambil minum kopi,, engaku baca surat kabar dahulu.
Waktu lapang engkau baca buku karangan manusia, sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azza wa jalla,..
Engkau,,, engkau abaikan dan engkau lupakan…

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (Basmalah).
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi.
Tidak ada kaset yang berisi ayat-ayat Allahyang terdapat di dalam keretamu sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju kepada stasiun radio kesukaanmu.
Mengasyikkan…
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.
Di komputermu pun kau putar musik favoritmu, jarang sekali engkau putar ayat-ayatku…
Email dari temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan.
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku.

Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV, menonton siaran televisi.
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk, hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah.
Waktupun cepat berlalu….
Aku semakin kusam dalam laci-lacimu…
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama.

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali, itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara lafadzh yang tak semerdu dulu.
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku atau waktu kematian saudaramu atau taulanmu.

Bila engkau dikubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba, engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya,
Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kamu???
Yang pasti ayat-ayat allah yang ada padaku menolongmu.
Itu janji Tuhanmu, Allah SWT…

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu,,,
Setiap saat berlalu…
Dan akhirnya……..
Kubur yang setia menunggumu………….
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu.

Jika aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
Di kuburmu nanti akan aku datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan akulah “AlQur’an”, kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu…

Peganglah aku kembali…
Bacalah aku kembali setiap hari…
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasala dari Allah Azza wa Jalla, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu.
Keluarkanlah aku segera dalam almari, dari lacimu…
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu, sentuhilah aku kembali…

Baca dan pelajari lagi aku…
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebus ayat
Sseperti dulu…
Waktu engkau masih kecil…
Di surau kecil kampungmu yang damai..
Jangan aku engkau biarkan sendiri…
Dalam bisu dan sepi…

0 komentar

Poskan Komentar

ayo berikan saran dan kritiknya yang membangun... Ingat untuk PERUBAHAN!!!

Powered by Blogger Widgets